Connect with us

Apa Kabar Lampung

Polisi Tangkap Sindikat Jambret Di Tanggamus

Avatar

Published

on

Tanggamus : Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus melakukan Penangkapan terhadap Empat orang yang diduga sebagai sindikat kejahatan jambret. Hal itu terungkap usai Polisi mengamankan Mujiman yang melakukan transaksi hasil kejahatan melalui Cash Order Delivery (COD).

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas menyampaikan, Kronologis penangkapan para pelaku berawal dari upaya paksa penangkapan terhadap terduga pelaku Mujiman. Kemudian Polisi melakukan pengembangan penyelidikan dimana Mujiman mengaku mendapatkan barang curian berupa Handphone tersebut dari membeli melalui COD jaringan online.

“Mujiman mengaku beli secara online dari seorang laki-laki bernama M. Yusron Fadli (16). Kemudian dari hasil penyelidikan dilakukan penangkapan terhadap Yusron pada hari kamis tanggal 17 Januari 2019, jam 14.30 WIB, di pekon Banjar Negeri kec. Gunung Alip Kab. Tanggamus. Kemudian dari keterangannya Yusron mengaku mendapatkan HP merk OPPO G9 tersebut dari temannya bernama Yolan Ade Putra (21), dan Tekab 308 langsung melakukan penangkapan terhadap Yolan di pekon Banjar Negeri Kec. Gunung Alip kab. Tanggamus,” ucapnya.

Selanjutnya, dari hasil interogasi terhadap Yolan, dirinya mengaku mendapatkan HP tersebut dari membeli dengan seorang pria bernama Subangkit (25).

“Setelah mendapatkan keterangan, Tekab 308 langsung melakukan penangkapan terhadap Subangkit pada hari kamis tanggal 17 Januari 2019, jam 17.00 WIB di Way Halom Pekon Banjar Manis Kec. Gisting. Dari pengakuannya, ia mendapatkan HP tersebut dengan cara membeli secara langsung ke Prayitno (35),” beber Kasat.

Setelah mengetahui keberadaan Prayitno, Team Tekab 308 langsung melakukan penangkapan pada hari kamis tgl 17 januari 2019 jam 19.30 WIB di Gisting Nawah Kec. Gisting kab. Tanggamus.

Polisi menjelaskan, rentetan penangkapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan atas laporan Polisi Nomor : LP / B – 76/ XII / 2018 / POLDA LPG / RES TGMS / SEK GELAR , Tanggal 3 Desember 2018. Tentang tindak pidana Curas.

Kejadian bermula saat korban berinisial CR (17) warga Dsn. Panutan III Rt.001/003 pkn. Panutan Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu melaporkan insiden penjambretan yang dialaminya.

“Pada Hari Senin Tanggal 03 Desember 2018 sekira pukul 19.40 telah terjadi tindak pidana Pencurian Dengan Kekerasan di pekon Panutan Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu. Kejadian Berawal Pelapor dan anaknya sedang berjalan kaki di jalan raya pekon Panutan menuju arah Gereja Santa Maria setempat.

Tiba-tiba dari arah belakang pelapor datang menggunakan motor Bebek yang dikendarai oleh tersangka Prayitno. Lalu merebut tas kresek Hp Samsung warna biru yang berisikan Satu unit HP OPPO F9 warna Unggu Galaksi dengan dan Satu buah buku yang berjudul Puji Syukur warna Hitam,” terang AKP Edi.

Setelah mengambil tas pelapor, terlapor lari menggunakan motor menuju arah Pringsewu. Atas kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah,Red) kemudian Pelapor mengadukan perkara tersebut Ke Mapolsek Pagelaran untuk di tindak lanjuti.

Kini para tersangka berhasil tangkap, dan guna penyidikan lebih lanjut para tersangka diamankan di Mapolres Tanggamus. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apa Kabar Lampung

Resmi Dibubarkan, Ini Daftar Purna Paskibraka Lampung Selatan 2019

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi membubarkan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019.

Nampak raut muka senang, haru, tangis, sedih dan hahagia terlihat pada setiap anggota Paskibraka. Pasalnya, mereka dinilai sukses bertugas saat upacara detik-detik Proklamasi dan upacara penurunan Bendera Merah Putih saat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2019.

Diketahui, anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan berjumlah 34 orang terdiri dari 17 putra dan 17 putri yang merupakan siswa-siswi SMA/SMK dan MA negeri maupun swasta hasil seleksi tingkat Kabupaten Lampung Selatan.

Pembubaran dilakukan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang dirangkai dalam acara silaturahmi dan pelepasan yang digelar Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019) malam.

Dalam Sambutannya H. Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pelatih, dan anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan yang telah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih dengan baik dan sukses.

“Saya bangga dengan adik-adik sekalian, dan begitupun ini menjadi kebanggaan orang tua kalian. Jadikan apa yang dilaksanakan pada hari ini sebagai tonggak penting dan bersejarah dalam mempersiapkan diri untuk menjadi generasi terbaik guna menyongsong masa depan,” ujar Nanang.

Selain itu, Nanang juga berpesan kepada anggota Paskibraka, untuk terus belajar sebagai generasi yang menguasai ilmu dan teknologi, terus mengembangkan diri dan tetap tidak meninggalkan ibadah agar tetap menjadi perilaku yang relegius serta memiliki budi pekerti luhur.
“Yang harus menjadi catatan bagi adik-adik, bahwa setelah melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, bukan berarti tugas adik-adik telah selesai. Tetapi justru ini harus dijadikan sebagai awal dimulainya langkah baru, semangat baru untuk menggapai cita-cita,” pesannya.

Berikut 34 Purna Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan 2019 :

1. Fajar Maulana (SMK YP Serdang)
2. Dwi Yudha Senggi (SMA Swadhipa)
3. Hycal Asmara Wibowo (SMAN 1 Kalianda)
4. Arpon Rilo Pambudi (SMAN 1 Natar)
5. Bagus Aji Saputra (SMAN 1 Kalianda)
6. M. Galih Vihandika (SMAN 1 Kalianda)
7. Ulil Abror Zahidul Haq (SMAN 1 Kalianda)
8. Muhammad Agung Apriansah (SMKN Tanjung Sari)
9. Muhamad Ramadan Z Z (SMKN 1 Merbau Mataram)
10. Noval Azhar (SMAN 1 Way Sulan)
11. Supli (SMA PGRI Katibung)
12. Shandy Gilang Prayoga (SMKN 1 Ketapang)
13. Enteng Juan Tanamal (SMAN 1 Palas)
14. Fahmi Burhannudin (SMAN 2 Kalianda)
15. Muhammad Rafly Erdian (SMA Kebangsaan)
16. Dodi Jatmiko (SMA IT Babul Hikmah)
17. Irfan Efendi (MA Hidyatul Mubtadiin Jati Agung)
18. Ni Wayan Devi Meidiyana (SMKN 1 Bakauheni)
19. Sephia Wulandari (SMAN 1 Sidomulyo)
20. Reni Istiqomah (SMKN 1 Sragi)
21. Meylinda Hartiana Riadi (SMK Diponegoro)
22. Anita Lestari (SMAN 1 Candipuro)
23. Rosmaini (SMA PGRI Katibung)
24. Helen Pujamiati (SMAN 1 Palas)
25. Akhfitria Vika Sari (SMAN 1 Kalianda)
26. Ratih Murti Dewi (SMK Al-Huda)
27. Vinazah Adha Zanita (SMK Hampar Baiduri)
28. Helma Desti Safitri (SMKN 1 Kalianda)
29. Nindya Azfarina Jamhur (SMAN 1 Kalianda)
30. Eno Ibfainsa Khoirunnisa (SMAN 1 Kalianda)
31. Shelly Sismy (SMAN 2 Kalianda)
32. Olivia Novita Puteri (SMAN 1 Merbau Mataram)
33. Sri Wahyuningsih (MAN 1 Lampung Selatan)
34. Anggi Damayanti (SMA Kebangsaan). (Eko/Kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kajari Lampung Selatan Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Hutamrin, SH, MH, menjadi inspektur upacara penurunan bendera merah putih HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Zainal Abidin Pagaralam, Kalianda, Sabtu (17/8/2019) sore.

Hutamrin yang baru sepekan menjabat Kajari Lampung Selatan ini nampak khidmat menjadi inspektur upacara. Sementara Kapten Infantri Paino yang saat ini bertugas sebagai Pasi Intel Kodim 0421 Lampung Selatan didapuk sebagai komandan upacara.

Selain itu, upacara penurunan bendera tersebut, turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan, Sekretaris Daerah beserta pejabat utama dilingkungan Pemkab Lampung Selatan serta undangan lainnya.

Setelah tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskiraka) bertugas menaikan bendera merah putih pada peringatan hari kemerdekaan RI ke-74 pagi tadi, tugas penurunan bendera merah putih kembali dilakukan 34 anggota Paskibraka berserta tim dari TNI-Polri.

Sukses menjalankan tugasnya, Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan mendapat aplaus dari tamu undangan, keluarga dan masyarakat yang hadir menyaksikan. (Eko/kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pencipta Mars Lampung Selatan Terima Penghargaan Dari Plt Bupati, Keluarga Haru Dan Bangga

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Nur Munasih (63) tidak bisa menahan haru saat dirinya menerima piagam penghargaan dari Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung H. Nanang Ermanto. Nur Munasih merupakan istri dari almarhum Munatsir Amin sang pencipta lagu Mars Lampung Selatan yang yang menerima penghargaan dari orang nomor satu di Kabupaten Khagom Mufakat.

Piagam penghargaan itu diterima Nur Munasih pada momentum silaturahmi dan ramah tamah Plt Bupati Lampung Selatan dengan para pejuang kemerdekaan seperti Veteran, Pepabri dan Warakauri dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74 tahun 2019, yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019).

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran Pemkab Lampung Selatan. Saya merasa bersyukur sekali, terharu sampai tak bisa menahan air mata ini,” ucap Nur Munasih ditemui tim ini usai penyerahan penghargaan.

Nur Munasih menceritakan, lagu Mars Lampung Selatan itu dibuat almarhum Munatsir Amin bersama dirinya. Mulanya kata dia, inspirasi lagu itu didapat setelah almarhum dan dirinya berkeliling Lampung Selatan dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh yang ada di kabupaten paling Selatan Pulau Sumatera ini.

“Banyak lagu yang almarhum (Munatsir Amin) ciptakan. Bahkan terakhir sebelum bapak meninggal juga terima penghargaan pencipta Mars Lampung Barat. Kabupaten Pesawan dan provinsi bapak juga yang ciptakan,” kenang Nur Munasih.

Sementara, dalam kesempatan itu, H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pencipta lagu Mars Lampung Selatan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada pencipta lagu Mars Lampung Selatan. Semoga apa yang telah almarhum berikan dapat bermanfaat untuk kita semua,” ujar Nanang.

Menurut Nanang, isi yang terkandung dalam setiap lirik lagu tersebut sangat menyentuh dan mempunyai arti yang mendalam, sehingga mampu membangkitkan semangat dan kecintaan masyarakat kepada Kabupaten Lampung Selatan.

“Itulah kenapa saya mewajibkan menyanyikan lagu ini disetiap kegiatan. Supaya masyarakat, khususnya jajaran Pemkab Lampung Selatan ini menghayati lagu tersebut, sehingga dapat menjadi pelecut semangat jajaran pemerintahan kami,” kata Nanang. (Eko/kmf)

Continue Reading

Trending