Connect with us

Apa Kabar Lampung

Warga Sungai Badak Tolak Izin Penambangan Batu Bara

Redaksi LT

Published

on

Mesuji : Warga desa Sungai Badak kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji sebagian besar menolak rencana penambangan batu bara.

Ha ini terungkap dalam sosialisasi rencana kegiatan penambangan batubara di Kabupaten Mesuji oleh PT.Indotex Pratama Jaya dan PT.Nokano Coal Mining di aula kantor bupati setempat,selasa (13/03/09).

Eko,warga desa Sungai Badak Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji menggatakan sebelumnya warga desa Sungai Badak telah menggadakan pertemuan internal bersama aparatur desa setempat terkait rencana penambangan batubara di desa tersebut.

“Kami sudah pernah menggadakan rapat internal tingkat desa waktu itu membahas terkait rencana penambangan batubara di desa tempatnya dan sebagian masyarakat menolak keras rencana penambangan batubara tersebut,” Ungkapnya.

Eko juga menggatakan kalau hasil musyawarah tingkat desa beberapa waktu lalu bisa berubah jika apa yang di janjikan dan disampaikan pihak perusahaan penambangan ini dapat benar-benar terealisasi kepada masyarakat.

“Masalah ganti rugi Jika masyarakat merasa tidak di rugikan tetapi di untungkan kami tidak masalah dan mungkin menyetujui rencana exploitasi batubara di desanya,” Tandasnya.

Menanggapi hal ini,Simanakana selaku perwakilan dari PT.Indotex Pratama Jaya dan PT.Nokano Coal Mining menyampaikan kalau masalah ganti rugi lahan pihaknya akan bernegosiasi langsung kepada warga selaku pemilik lahan tanpa perantara serta berjanji akan melibatkan 70 persen warga sekitar untuk dipekerjakan.

“Untuk ganti rugi kami akan langsung bernegosiasi kepada pemilik lahan dan harganya di atas harga pasaran.kami juga berjanji akan memperkerjakan masyarakat sekitar sebanyak 70 persen untuk tenaga kerja,” Pungkasnya.

Diketahui rencana kegiatan exploitasi batubara di Kabupaten Mesuji yang berada di tiga Kecamatan yakni,Kecamatan Tanjung Raya,Panca Jaya dan Kecamatan Mesuji ini sempat di tolak keras oleh Bupati Mesuji Non Aktif Khamami serta Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah yang beralasan akan merusak lingkungan sekitar.

Reporter : Erwan EP
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Nyaris Meregang Nyawa, Chandra Wijaya Lapor Polisi

Redaksi LT

Published

on

LAMPUNG TENGAH : Menjadi salah satu korban dan nyaris meregang nyawa akibat dikepung ratusan massa, Chandra Wijaya warga Kampung Buyut Udik RT 001 RW 001 Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah melaporkan kelompok Massa Pambers ke Mapolres setempat.

Ia meminta aparat Kepolisian Resor setempat segera menangkap Pelaku pengroyokan dan pengrusakan kendara roda dua miliknya dan berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah segera membubarkan paguyuban Pambers.

Diberitakan sebelumnya, pelaporan Chandra terhadap kelompok massa tersebut lantaran aksi kelompok itu yang kerap kali meresahkan. Dan kali ini, Chandra bersama rekannya lainnya nyaris saja menjadi korban pengeroyokan.

Chandra mengungkapkan, malam itu dirinya bersama rekan sejawatnya melihat sekelompok massa. Karena penasaran ia mendatangi kelompok itu untuk mencari tau sebabnya. Namun malangnya bukan informasi yang ia dapat melainkan ancaman.

“Pada saat bersama Hengki dan Ardi mengendarai sepeda motor melihat ada sekelompok massa pambers yang sedang berkumpul-kumpul di rumah Aziz. Dan para pelaku itu diantaranya yang saya kenal bernama Ngatijan dan Roh. Tiba-tiba massa semakin banyak kurang lebih 100 orang, dan massa ada yang melempar gelas ke arah saya, lalu saya bersama teman saya melarikan diri sedangkan motornya tertinggal di tempat tersebut,” ungkap Chandra, Sabtu (18/5/2019).

Saat sepeda motornya tertinggal, ia melihat sejumlah massa Pambers melakukan pengrusakan terhadap kendaraannya.

“Kemudian massa bersama-sama melakukan pengrusakan terhadap 3 unit motor milik kami. Semuanya hancur motor kami,” pungkasnya.

Diketahui, laporan Chandra Wijaya yang juga seorang Reporter di Lampung Tengah tersebut merupakan buntut atas tragedi kericuhan di kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jum’at (17/05/2019) malam.

Berdasarkan informasi yang di himpun, dalam tragedi tersebut terdapat seorang korban yang mengalami luka di bagian kepala. Informasi yang beredar kericuhan dipicu persoalan yang terjadi dalam masa pemilu serentak 2019. (Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho dan Wagub Bachtiar Hadiri Pisah Sambut Wakapolda Lampung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri menghadiri acara pisah sambut Wakapolda Lampung dari Brigjen Pol Teddy Minahasa kepada Kombes Pol Rudi Setiawan, di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, Jum’at (17/5/2019) malam.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ridho Ficardo dan Wagub Bachtiar menyerahkan kenang-kenangan kepada Brigjen Pol Teddy Minahasa sebagai ucapan terimakasih atas kinerja dan dedikasinya kepada Provinsi Lampung selama menjabat sebagai Wakapolda Lampung.

“Terimakasih kepada Brigjen Pol Teddy Minahasa atas kinerja dan dedikasinya selama menjabat sebagai Wakapolda Lampung, serta selamat bertugas dan sukses atas jabatan baru yang diemban sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri. Dan kepada Kombes Pol Rudi Setiawan saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Wakapolda Lampung,” ujar Gubernur Ridho.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengucapkan selamat jalan dan sukses kepada Brigjen Pol Teddy Minahasa di tempat kerja yang baru sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri. Kapolda juga mengucapkan selamat datang dan bergabung kepada Kombes Pol Rudy Setiawan sebagai Wakapolda Lampung.

“Selamat dan sukses di tempat yang baru untuk Brigjen Pol Teddy Minahasa, dan selamat bergabung kepada Kombes Pol Rudi Setiawan di Polda Lampung,” jelasnya.


Kapolda Purwadi menuturkan bahwa, sebagai Kapolda Lampung, dia memberikan wewenang kepada Wakapolda Lampung untuk mengambil peran dan tugas dalam mendukung kinerja Polda Lampung.

“Saya selalu memberikan peran dan kebebesan kepada Brigjen Pol Teddy Minahasa dalam menjalankan tugasnya, termasuk kepada Wakapolda Lampung Kombes Pol Rudi Setiawan.

Tetapi saya tetap mengambil peran dalam mengendalikan dan mengarahkannya. Hal ini sebagai peningkatan kapasistas kemampuan kepemimpinan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Mantan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Teddy Minahasa menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada pejabat utama Provinsi Lampung, masyarakat, dan semua pihak yang hadir pada acara ini.

“Terimakasih kepada seluruh pejabat di Provinsi Lampung dan jajaran Polda Lampung atas kepercayaan, kerjasama, kekompakan, dan kekeluargaan selama saya menjabat di Polda Lampung,” jelas Brigjen Pol Teddy.

Teddy juga menyampaikan ucapan permohonan maaf kepada seluruh pejabat Provinsi Lampung, dan masyarakat Lampung atas prilaku dan kebijakan yang kurang berkenan.

“Saya mohon maaf kepada semuanya atas segala perbuatan, prilaku, dan kebijakan yang kurang berkenan, serta mohon do’a restunya agar dapat berkerja ditempat yang baru sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri,” ujarnya.

Terkait tantangan ke depan yang semakin berat, Brigjen Pol Teddy berpesan agar semua jajaran forkopimda harus tetap solid dan kompak. “Tantangan ke depan akan semakin berat, terlebih kemajuan teknologi yang dapat merusak tatanan dunia yang telah diatur. Untuk itu, kita semua harus tetap solid dan kompak, itu yang utama,” pesannya.

Sementara itu, Wakapolda Lampung yang baru, Kombes Pol Rudi Setiawan, menyampaikan kebanggaannya karena diberikan kepercayaan untuk dapat bertugas di tempat kelahiran, Provinsi Lampung.

“Saya cukup bangga dan berterimakasih karena sudah diberikan kepercayaan untuk bertugas di Provinsi Lampung,” jelas Kombes Pol Rudi.

Ia menuturkan bahwa dirinya siap mendampingi Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto untuk menjadi polisi yang proaktif, partnership, dan problemsolving. Oleh karena itu, Ia memohon dukungan dari berbagai pihak agar dapat berkerja di Polda Lampung dengan baik. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Safari Ramadhan di Kalianda, Gubernur Ridho Dukung Kesiapan Pemkab Lamsel Antisipasi Arus Mudik

Redaksi LT

Published

on

LAMPUNG SELATAN : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mendukung berbagai upaya Pemkab Lampung Selatan dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran 2019. Hal itu diungkapkan Gubernur saat melakukan Safari Ramadan dan buka puasa bersama dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, di Masjid Agung, Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (17/5/2019).

Menurut Ridho, Lampung Selatan merupakan jalur utama titik mudik seluruh pemudik yang hendak kembali ke Pulau Jawa akan terkonsentrasi di Pelabuhan Bakauheni sebagai jalur utama penyeberangan baik melalui udara di Bandara Radin Intan, melalui penyeberangan laut di Bakauheni, maupun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan pulau Sumatera dan Jawa.

“Safari Ramadhan pada 2019 ini spesial untuk Lampung Selatan yang merupakan kabupaten penentu suatu even nasional yaitu mudik lebaran, jadi jika terjadi suatu hal atau peristiwa pada saat mudik di Lampung tentunya akan menjadi berita internasional,” ujar Ridho.

Gubernur Ridho menilai Lampung Selatan berada pada garis terdepan pintu gerbang Sumatera. “Kita pertama kalinya memiliki Dermaga Eksekutif, dan jalan tol, tentu lonjakan pemudik akan semakin nyata, karena akan menjamu orang se-Indonesia.

Untuk itu saya mengimbau Pemda Lamsel di bawah kepemimpinan pak Nanang, bekerja sama dengan Forkopimda meningkatkan kondusifitas dalam menyambut mudik lebaran,” ujar Gubernur.

Pada bagian lain Gubernur Ridho menyatakan bahwa Safari Ramadhan kali ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sesama aparatur pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

“Bulan Ramadhan ini adalah waktu terbaik untuk kita dalam mempererat tali silaturahmi antara pemprov dan pemkab/kota. Semoga kita dapat terus bersinergi dalam hal pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Ridho.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan Lampung Selatan siap menghadapi lonjakan arus mudik lebaran baik melalu darat, udara, maupun laut. “Pemda Lampung Selatan akan terus bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menjaga kemananan, ketertiban, dan kondusifitas jelang H- hingga H+ Hari Raya Idul Fitri 2019 mendatang,” tutur Nanang.

Tahun ini, lanjut Nanang, akan terjadi lonjakan pemudik di banding tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya JTTS dan Dermaga Eksekutif yang telah beroperasi. Ini membuat Provinsi Lampung sebagai salah satu jalur mudik terbesar yang ada di Indonesia. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: