Connect with us

Apa Kabar Lampung

Ir. Yansen Mulia Melepas CPNS Kementan RI Pendamping Kegiatan PKU

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Ir. Yansen Mulia MP melepas CPNS BKP Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Senin, (12/03/2019), setelah sehari sebelumnya serah terima dari DKP Provinsi Lampung ke DKP Kabupaten Lamsel.

Rombongan dari Kementan RI tersebut bertujuan untuk pendampingan kegiatan Pengembangan Korporasi Usahatani (PKU) pada Gapoktan Margo Mulyo Desa Marga Catur Kecamatan Kalianda. Dimana, kegiatan PKU merupakan kegiatan strategis untuk menurunkan daerah-daerah yang statusnya rentan rawan pangan menjadi tahan pangan melalui peningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompok tani dan kesejahteraan petani.

Informasi diperoleh media ini, CPNS BKP Kementan RI ditempatkan di 13 Lokasi Kegiatan PKU di seluruh Indonesia, salah satunya di Desa Marga Catur Kecamatan Kalianda, Lamsel, yakni Figuria Dinandar Putri, SP yang merupakan CPNS tahun 2018 BKP Kementan RI. Adapun tugas yang diembankan selama dilokasi adalah (1) Mempelajari Kegiatan PKU; (2) Melakukan Identifikasi Masalah dan Solusi Kegiatan PKU di Lapangan dan; (3) Menyusun dan Melaporkan Perkembangan Kegiatan PKU.

Kepala DKP Kabupaten Lamsel Ir. Yansen Mulia MP mengatakan, tahap pertama para CPNS ini akan bertugas selama 3 bulan dan nantinya setelah dievaluasi, akan ditambah pada tahap kedua juga 3 bulan. Secara umum, dirinya menjelaskan, penempatan CPNS bertujuan untuk membekali CPNS lingkup BKP agar memahami sistem pembangunan pertanian, dan secara khusus untuk mengetahui bagaimana proses pengentasan daerah rentan rawan pangan dilakukan.

“Jadi, begitu nanti para CPNS ini selesai bertugas di lapangan, mereka tidak hanya menjadi PNS berkualitas, juga memahami problema dan solusi dalam membangun ketahanan pangan nasional,” jelas Ir. Yansen Mulia, MP, Rabu (13/03/2019), mengutip pernyataan Agung Hendriadi Kepala BKP Kementan pada acara pelepasan CPNS BKP Kementan di Hotel Grand Savero Bogor 8 Maret 2019 lalu.

Lanjut Yansen Mulia mengatakan, agar kelompok dan gapoktan bekerjasama dengan seluruh fasilitator baik pendamping lapangan, pendamping kabupaten, maupun pendamping provinsi serta dinas terkait untuk menyukseskan kegiatan PKU ini.

“Dan tak lupa saya mengucapkan selamat bertugas kepada FIGURIA, semoga pengalaman di lapangan dapat menjadi bekal berharga saat kembali ke BKP pusat,” pungkasnya. (Eko)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Walikota Metro Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Zuli Ardiansyah Zuli

Published

on

METRO   :   Walikota Metro Achmad Pairin melantik 5 pejabat pimpinan tinggi pratama, di Aula Pemkot setempat, Kamis (16/5). Pelantikan dilakukan setelah proses lelang terbuka jabatan yang diikuti 41 peserta berasal dari Kota Metro dan kabupaten lainnya di Lampung. Seleksi dilakukan untuk memperebutkan 6 jabatan eselon II. Satu diantaranya Staf Ahli

Kelima pejabat yang dilantik tersebut: Kepala Dinas Sosial yang dijabat oleh mantan Kabag Umum Setda Kota Metro Suwandi. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian dijabat oleh Siti Aisyah mantan sekretarisnya. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dijabat Tri Hendriyanto, mantan sekretaris dan Kepala Dinas Perhubungan dijabat oleh Zulkifli mantan sekretaris Badan Keuangan Daerah. Kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan dijabat Heri Wiratno, mantan Kabid Pangan. Sedangkan untuk jabatan Staf Ahli Bidang III belun dilakukan pelantikan mengingat pejabat lama yakni Agustine masih menunggu masa pensiun pada Agustus mendatang.

Selain melantik 5 pejabat tinggi pratama yang mengikuti lelang terbuka, Walikota juga melantik Direktur UPTD RSUAY dr. Trestyawaty, S.Pog, dan Wakil Direktur UPTD RSUAY dr. Fitria Agustina.

Dalam sambutannya Walikota mengatakan, pelantikan 5 pejabat tersebut sudah melalui tahapan oleh panitia seleksi (Pansel). Ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang lowong.

“Kepada pejabat yang baru dilantik saya ucapkan selamat. Saya minta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat bekerja yang baru, dan melaksanakan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Pairin meminta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa menjaga kekompakan dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin serta komitmen terhadap berbagaintugas dan tanggungjawab.

“Kepada pejabat yang baru dilantik memang ketentuannya 2,5 tahun baru bisa digantikan. Namun jika pejabat tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik maka akan dievaluasi,” tukasnya. Wali juga meminta pejabat yang baru untuk mensukurinya dan senantiasa berfikir positif..

Dikatakanya, dalam melaksanakan tugas kedepan akan semakin berat, disamping pengawasan juga makin ketat. Sementara masyarakat menuntut menginginkan pelayanan yang cepat, tepat dan transparan. Untuk itu maka diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. Lalu beruasaha memahami dan menguasai berbagai permasalahan tugas, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.

“Saya yakin dan percaya jika hal ini dapat dilakukan, maka saudara mampu menjawab persoalan dan tantangan yang ada, secara lebih terencana, tepat dan terarah,” tandas Walikota A.Pairin.

Reporter : Zuli

Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Ridho Ajak Semua Pihak Rajut Persaudaraan dan Persatuan

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengajak semua pihak kembali merajut persatuan dan kesatuan bangsa dengan meningkatkan persaudaraan dan gotong royong dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2019.

Hal itu diungkapkam Gubernur usai menjadi Inspektur Upacara Harkitnas, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Senin (20/5/19).

Menurut Gubernur, semua pihak diharapkan menyamakan gerak langkah dan memperkuat persaudaraan dan gotong royong untuk bersama-sama membangun negeri dan mensejahterakan rakyat Indonesia dalam situasi persaingan global.

“Setiap Harkitnas kita maknai bahwa bangsa kita berada di tengah-tengah kancah pertarungan antar bangsa, maka kita tidak boleh lengah dan harus tetap menjadi bagian dari pemenang,” ujar Ridho.

Sedangkan saat menjadi Inspektur Upacara dalam upacara peringatan Harkitnas ke-111 yang mengusung tema “Bangkit Untuk Bersatu” tersebut, Gubernur Ridho membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara.

“Saya haturkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global,” ujar Gubernur Ridho membacakan sambutan Menteri Rudiantara.

Gubernur Ridho menjelaskan dan menuturkan rasa syukurnya atas telah berjalannya Pilpres dan Pileg yang berlangsung dengan lancar.

Kelancaran tersebut, ujar Gubernur, juga berkat pengorbanan banyak anak bangsa yang menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), bahkan berupa pengorbanan nyawa.

“Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama Iagi,” ujar Gubernur Ridho.

Terlebih lagi, lanjut Ridho, Harkitnas pada tahun ini berlangsung dalam suasana Bulan Ramadhan yang dapat menuntun umat muslim khususnya untuk menjaga kedamaian dan menghindari perpecahan dan penyebaran fitnah.

Diharapkan hingga sampai pada perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat menciptakan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri bersama.

“Semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” papar Ridho.

Upacara Harkitnas berlangsung khidmat dengan diikuti oleh ratusan peserta upacara yang terdiri dari PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, TNI/Polri, dan seluruh Forkopimda se-Provinsi Lampung.
(Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Nyaris Meregang Nyawa, Chandra Wijaya Lapor Polisi

Redaksi LT

Published

on

LAMPUNG TENGAH : Menjadi salah satu korban dan nyaris meregang nyawa akibat dikepung ratusan massa, Chandra Wijaya warga Kampung Buyut Udik RT 001 RW 001 Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah melaporkan kelompok Massa Pambers ke Mapolres setempat.

Ia meminta aparat Kepolisian Resor setempat segera menangkap Pelaku pengroyokan dan pengrusakan kendara roda dua miliknya dan berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah segera membubarkan paguyuban Pambers.

Diberitakan sebelumnya, pelaporan Chandra terhadap kelompok massa tersebut lantaran aksi kelompok itu yang kerap kali meresahkan. Dan kali ini, Chandra bersama rekannya lainnya nyaris saja menjadi korban pengeroyokan.

Chandra mengungkapkan, malam itu dirinya bersama rekan sejawatnya melihat sekelompok massa. Karena penasaran ia mendatangi kelompok itu untuk mencari tau sebabnya. Namun malangnya bukan informasi yang ia dapat melainkan ancaman.

“Pada saat bersama Hengki dan Ardi mengendarai sepeda motor melihat ada sekelompok massa pambers yang sedang berkumpul-kumpul di rumah Aziz. Dan para pelaku itu diantaranya yang saya kenal bernama Ngatijan dan Roh. Tiba-tiba massa semakin banyak kurang lebih 100 orang, dan massa ada yang melempar gelas ke arah saya, lalu saya bersama teman saya melarikan diri sedangkan motornya tertinggal di tempat tersebut,” ungkap Chandra, Sabtu (18/5/2019).

Saat sepeda motornya tertinggal, ia melihat sejumlah massa Pambers melakukan pengrusakan terhadap kendaraannya.

“Kemudian massa bersama-sama melakukan pengrusakan terhadap 3 unit motor milik kami. Semuanya hancur motor kami,” pungkasnya.

Diketahui, laporan Chandra Wijaya yang juga seorang Reporter di Lampung Tengah tersebut merupakan buntut atas tragedi kericuhan di kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jum’at (17/05/2019) malam.

Berdasarkan informasi yang di himpun, dalam tragedi tersebut terdapat seorang korban yang mengalami luka di bagian kepala. Informasi yang beredar kericuhan dipicu persoalan yang terjadi dalam masa pemilu serentak 2019. (Red)

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: