Connect with us

Apa Kabar Lampung

Bupati Pesibar Serahkan 668 Rumah Swadaya Pemkab Setempat

Published

on

Pesisir Barat : Bupati Pesisir Barat DR.Drs.H. Agus Istiqlal SH.,MH serahkan 668 Bantuan Rumah Swadaya Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2019 di Gedung Wanita, pada Selasa(03/04/2019).

Dalam laporan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir.Arman Ahyuni menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat guna meningkatkan kualitas rumah layak huni agar dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni secara bertahap. “Harapnya”

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa, bantuan rumah swadaya untuk kabupaten pesisir barat pada tahun 2019 yang diberikan oleh pemerintah melalui kementrian pu-pr, yang dianggarkan melalui dana alokasi khusus (dak) Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Barat pada Tahun anggaran 2019.

Berjumlah 668 (enam ratus enam puluh delapan) kepala keluarga penerima bantuan,diharapkan dengan adanya bantuan ditersebut dapat meringankan beban bagi keluarga penerima bantuan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup bagi keluarganya .

Untuk itu perlu saya sampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bagi penerima bantuan diantaranya:
1. bantuan rumah swadaya ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk pengentasan kemiskinan khususnya bidang perumahan.
2. pelaksanaan bantuan ini harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada.
3. bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.
4. bantuan ini harus mencerminkan budaya gotong royong khusus nya sesama penerima bantuan dan masyarakat pada umumnya.
5. bantuan ini bersifat stimulan atau bantuan ini berharap bagi sipenerima untuk dapat membangun rumah yang layak bagi keluarganya.”pungkasnya”

Masih lanjut agus, saya tekankan kembali kepada seluruh perangkat daerah untuk memperhatikan hal hal sebagai :

pertama, dalam penyusunan program kegiatan yang termuat dalam renca kerja perangkat daerah tahun 2020, harus berdasarkan pada filosofi “money follow program anggaran mengikuti program”. semua kegiatan yang direncanakan harus berdasarkan pada program yang telah ditetapkan dalam rpjmd dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam renstra perangkat daerah dengan tetap memperhatikan pada kewenangan daerah (urusan pemerintah daerah);

kedua, dalam penyusunan suatu kegiatan harus jelas output (hasil) dan outcome (manfaat) dari kegiatan tersebut. indikator yang ingin dicapai harus dapat diukur dalam pencapaiannya sehingga keberhasilan perangkat daerah dapat terukur sehingga dapat di evaluasi;

ketiga, dalam perumusan kegiatan harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah, selanjutnya kegiatan tersebut harus mampu untuk dilaksanakan, dengan capaian yang telah ditetapkan dan dengan anggaran kegiatan yang harus terserap dengan maksimal;

keempat, agar memperhatikan sinergitas program dan kegiatan baik di dalam perangkat daerah maupun antar perangkat daerah, provinsi lampung dan pemerintah pusat kelima, kepada perangkat daerah agar aktif untuk mencari sumber pendanaan dari non apbd kabupaten, baik melalui apbd provinsi maupun APBD.

kemudian saya berharap kiranya kita semua pada tahun ini, harus mampu merumuskan beberapa kebijakan dan program strategis untuk memacu percepatan pencapaian target pembangunan demi “terwujudnya pesisir barat barat yang madani, mandiri dan sejahtera”.

Hadir pada acara tersebut Pejabat Pembuat Komitmen BSPS rumah swadaya Provinsi Lampung Muhammad Syahwidin Ridho,ST, Kaur Teknik Rumah Swadaya Provinsi Lampung Oktaria Vidia vida,ST.,WT, Kepala BNI Cabang Krui, Kepala BRI Cabang Krui, Kepala Organisasi Perangakat Daerah, Unsur Forkopimda, Camat, Peratin dan seluruh penerima bantuan.

Reporter : Indra
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Bupati Tuba Barat Sambut Kepala Balai Besar POM

Published

on

Tulangbawang Barat : Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad SP menyambut kedatangan kepala Balai besar POM di Lampung Sukriadi Darma, S.Si, Apt di kota budaya Uluan Nughik. Rabu (15/09)

Dalam sambutan Bupati Umar Ahmad.SP mengatakan.Kunjungan Kepala Balai Besar Pengawas Obat Dan makanan di Tubaba dalam rangka audensi dengan seluruh Tim dari Balai Besar POM lampung untuk bisa lebih mensinkronisasi antara pemkab Tulang Bawang Barat dengan BB POM lampung tentang urusan Obat dan makanan khusus nya untuk kantin kantin di sekolah.

“Saya berharap Balai Besar POM lampung untuk bisa membantu pemkab dalam menguji seluruh makanan dan minuman yang ada di kantin dan warung makan khusus nya yang ada dilingkungan sekolah”kata nya

Harapan Umar Ahmad Bupati Tubaba ini disambut baik oleh

Di tempat yang sama.Kepala Balai Besar POM lampung Sukriadi Darma dan Tim yang hadir ke Tubaba langsung menyambut baik saran dan masukan Bupati Umar Ahmad.SP dan menyampaikan memang program Untuk pengawasan makanan dilingkungan sekolah sudah kami jalan kan,

“Tetapi karna saat itu sedang dalam masa pandemi dan peserta didik tidak berada disekolah”kata nya

Seusai berbincang santai dengan Tim Balai Besar POM lampung, Bupati Umar Ahmad mengajak Sukriadi Darma beserta TIM dari Balai Besar POM Lampung untuk berkeliling sambil melihat Uluan Nughik Thermal Terapy yang ada di Rumah panggung ibu desa.jns putra

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Fauzi HadiriSanitasi Total Berbasis Masyarakat

Published

on

Tulangbawang Barat : Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Fauzi Hasan menghadiri acara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2021 melalui Zoom Meeting.acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati.di hadiri Kadis Kesehatan, Kadis DPMT, Sekretaris Dinas PUPR, Unsur TNI, Bappeda dan Camat Tulang Bawang Tengah.15/09/2021

Wakil Bupati Fauzi Hasan mengatakan, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di bentuk melalui UU Nomor 50 Tahun 2008 tanggal 26 November 2008, tentang Pembentukan Kabupaten Tulang Bawang Barat di Provinsi Lampung, dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI pada tanggal 3 April 2009 di Jakarta.

“untuk jumlah penduduk Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2019 sebesar 273.215 jiwa, terdiri dari penduduk laki-laki sebesar 139.900 jiwa dan perempuan sebesar 133.315 jiwa”.kata nya

Fauzi Hasan menjelaskan.Kegiatan STBM Di Kabupaten Tulang Bawang Barat dimulai pada tahun 2016 di satu tiyuh margakencana, dalam perjalanan Pada Bulan Oktober Tahun 2020 , 96 tiyuh definitif yang terdaftar di Laporan Online Web Smart STBM kementerian kesehatan Sudah Di Deklarasikan Menjadi Tiyuh Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar Sembarangan Secara Virtual Pertama Di Provinsi Lampung Dihadiri Oleh Perwakilan Kementerian Kesehatan .

“Lembaga Koordinasi Sektor Sanitasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat terdiri dari.Kelompok Kerja Air Minum Sanitasu Penyehatan Lingkungan (POKJA AMPL). Panitia Kemitraan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS).Kelompok Kerja Perumahan dan Permukiman (POKJA PKP).Tim STBM Tiyuh dan Kecamatan”.ujar nya

Fauzi Hasan menambahkan.Kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung dan menerapkan Enabling.Pemicuan oleh Fasilitator STBM di 96 Tiyuh,Pengendalian sampah dengan 3R(Reduce,Reuse,Recycle) di 3 Tiyuh yaitu Candra Mukti, Pulung Kencana, Mulya Asri yang sudah di bina oleh relawan pemerhati sampah.

“TP-PKK dalam mendukung STBM dengan sosialisasi cuci tangan pakai sabun di setiap jenjang baik kecamatan dan tiyuh yang bekerja sama TNI-POLRI dengan gerakan jambanisasi di 9 kecamatan dengan membantu masyarakat yang belum memiliki jamban.Pembuatan alat cetak jamban oleh anggota Shaka Bhakti Husada di Puskesmas Kartaraharja.Melibatkan peran serta masyarakat dalam STBM yaitu pembuatan jamban keluarga dengan arisan jamban di Tiyuh Tunas Asri, Gilang tunggal Makarta, Tiyuh Mulyo Jadi.Monitoring dan evaluasi terkait keberlanjutan STBM di 16 Puskesmas.Pemantauan dan evaluasi Pokja Sanitasi dalam Q-Kotaku, Pamsimas dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT)”(Advetorial/Jonsi putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kepsek SD Duta Yoso Mulyo Sambut Baik Belajar Tatap Muka

Published

on

Tulangbawang Bawang : Kepala Sekolah SD Duta Yoso Mulyo Sarnoto, S.Pd. mengaku mengambut baik dengan telah di mulainya pembelajaran tatap muka untuk seluruh sekolah di Kabupaten Tulangbawang tak terkecuali di sekolah nya.

Iapun mengucakan terimakasih kepada Bupati Tulangbawang Winarti dan Kementrian Pendidikan yang telah mengizinkan sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka meski dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sarnoto pun berjanji, akan menerapkan prokes ketat kepada setiap staf, dewan guru dan murid pada saat melakukan pembelajran tatap muka. Ia optimis dengan menerapkan prokes ketat, pembelajaran tatap muka dapat berjalan lancar.

“Saya ucapkan terimakasih buat ibu bupati Tulangbawang Winarti dan pak menteri Pendidikan yang sudah memberikan kesempatan belajar tatap muka”. ( Agus Susilo / Red )

Continue Reading

Trending