Connect with us

Apa Kabar Lampung

Hadapi HKG PKK Ke – 47 di Sumatera Barat, Ibu Yustin Minta Para Kader Pahami Sistem Informasi dan Manajemen PKK

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Yustin Ridho Ficardo meminta TP PKK Lampung mempersiapkan diri menghadapi Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Tahun 2019 di Provinsi Sumatera Barat, pada Juli 2019 mendatang. Salah satunya dengan memahami Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) PKK.

“Tahun ini merupakan peringatan HKG PKK ke – 47 yang secara nasional akan dipusatkan di Sumatera Barat pada bulan Juli 2019. Dalam forum tersebut akan diisi dengan berbagai lomba yang menunjukkan kinerja TP PKK di setiap daerah. TP PKK Provinsi Lampung telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan peringatan tersebut,” ujar Yustin, dalam Rapat Konsultasi PKK Provinsi Lampung Tahun 2019, yang dilaksanakan di Gedung Pusiban, Kantor Guberur Lampung, Kamis, (4/4/2019).

Untuk terlaksananya kegiatan ini tentunya diperlukan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dengan harapan adanya, perhatian dan tindaklanjut dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota mampu merumuskan program strategis dan inovatif untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Ada lagi beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, persetujuan dan dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, di antaranya Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) PKK,” ujar Yustin.

Selain itu, lanjut Yustin, harus juga dipahami Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK dan Draft Permendagri tentang Pelaksanaan Perpres No 99/2017 tentang gerakan PKK.

“Tujuan gerakan PKK, adalah memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera lahir dan batin. Untuk mencapai tujuan tersebut dalam pelaksanaannya, perlu adanya dukungan/ dan peningkatan koordinasi dengan Pembina Tim Penggerak PKK di semua jenjang dan dengan lembaga Iain,” ujar Yustin.

Dalam rapat itu, Yustin berharap PKK mampu menjadi mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang sehingga terlaksananya program PKK.

Terkait Hari Kesatuan Gerak PKK, menurut Yustin, merupakan momen yang berkaitan dengan dimulainya gerakan PKK secara nasional, termasuk Rakernas 2020. Dalam Kegiatan PKK 2019 ini tema yang diusung adalah “Konsolidasi Gerakan PKK Menyongsong Rakernas Tahun 2020”.

“Tema tersebut dimaksudkan bahwa pada tahun 2020 mendatang, insya Allah, akan diselenggarakan Rapat Kerja Nasional IX PKK, yang merupakan wahana lima tahunan TP PKK secara nasional untuk menetapkan secara garis besar program-program prioritas yang akan dilaksanakan oleh TP PKK mulai dari tingkat Pusat hingga ke tingkat desa/kelurahan, program-program yang sinergis dalam mendukung program pemerintah yang dilaksanakan melalui lembaga/ kementerian,’ ujar Yustin.

Yustin mengharapkan melalui gerakan PKK , sebagai gerakan masyarakat, tumbuh dari bawah dan pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat dalam menyejahterakan keluarga, yang telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat secara nasional maupun internasional.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat menyambut baik diselenggarakannya Rapat Konsultasi tersebut sebagai upaya strategis untuk menyamakan persepsi dan komitmen agar terarah serta terkoordinasi dengan baik.

Dengan demikian Program Kerja PKK ke depan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas dan mampu memberikan andil yang lebih besar dalam Pembangunan Provinsi Lampung.

“Sesuai tema yang diangkat, yaitu Konsolidasi Gerakan PKK menyongsong Rekernas 2020. Pemprov berharap dapat menjadi pedoman bagi seluruh peserta dalam merumuskan program selama setahun ke depan, dengan menekankan 3 hal strategis untuk menjadi fokus pembangunan yaitu Revolusi Mental, Peningkatan Kualitas SDM di keluarga, dan konsep keluarga sejahtera membawa masyarakat sejahtera,” ujar Taufik. (Humas Prov Lampung)

Apa Kabar Lampung

Wabup Tuba Barat Buka Pemanduan Bakat Olahraga (Talent Scouting)

Published

on

Tulang Bawang Barat : Wakil Bupati kabupaten TubabaFauzi Hasan SE.MM.membuka Pemanduan Bakat Olahraga (Talent Scouting)

Kegiatan tersebut di laksanakan pada tanggal 21 dan 22 September 2021, di GOR ZA Pagar Alam, Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang bawang Udik (TBU). di hadiri Dr.Matsuri M.Pd selaku Instruktur Pusat,Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Ketua KONI Tulang Bawang Barat, Kapolres Tulang Bawang Barat, serta Pejabat Administratur.

Wakil Bupati Fauzi Hasan mengatakan.Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Desain Besar Olahraga Nasional dengan meminta untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga, penggunaan big data, dan menjadikan sport science sebagai unsur utama di dalam pembinaan olahraga nasional.

“Sejumlah pihak berkepentingan telah di libatkan dalam penyusunan Desain Besar, dengan menargetkan agar atlet-atlet Indonesia pada tahun 2032 mendatang dapat mampu untuk bersaing dengan atlet-atlet negara lain dalam penyelenggaraan olimpiade dan paralimpiade di tahun 2032.” Kata nya

Fauzi Hasan menjelaskan.saat ini Indonesia tengah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade 2032 mendatang.

“Maka dari itu, Kabupaten Tulang bawang Barat menyatakan siap mendukung dan mengirimkan atlet terbaik nya dalam agenda besar tersebut. Desain Besar ini akan kita dorong karena ini adalah perencanaan tentang prestasi olahraga nasional jangka panjang. Tidak ada prestasi yang kita dapatkan by accident, prestasi harus kita dapatkan by design.” Ujarnya.

Di tempat yang sama,Ketua Pelaksana Kepala Disporapar Tubaba Mansyur Yusuf mengatakan,Tes pemanduan bakat atau talent scouting yang di laksanakan di Kabupaten Tubaba ini di ikuti sebanyak 400 peserta.

“Mulai dari usia 12-14 tahun dari siswa-siswi tingkat SMP atau sederajat dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat,dalam 1 hari masing-masing 4 sesi”.kata nya

dalam kesmpatan tersebut.Dr.Matsuri M.Pd, selaku Instruktur Pusat, Kemenpora dari Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga, dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga mengatakan.di gelar nya talent scouting di kabupaten Tubaba dalam rangka pencarian bakat terhadap peserta.

“Jika di dapat peserta memiliki bakat dan memenuhi syarat sebagai atlet, maka selanjut nya akan di lakukan pembinaan secara berkelanjutan untuk di jadikan atlet berprestasi kedepan nya.”tutup nya.(jonsi putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Dijemput Paksa, Tersangka Kades Beringin Lampura, Dijebloskan Ke Tahanan

Published

on

By

Lampung Utara : Kerja keras penyidik Kejaksaan Negeri Lampung Utara dalam mengungkap dugaan tindak pidana korupsi di Desa Beringin, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara, tak sia-sia. Hari ini, Kejaksaan resmi menetapkan Kepala Desa Beringin, Sawaludin,TS sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Program Pembangunan TA 2018-2019 senilai Rp. 105.819.286,-.

Meski, penyidik sempat sedikit dibuat repot oleh ulah sang kades lantaran tidak mengindahkan panggilan alias mangkir dari panggilan penyidik sebagai saksi sebanyak tiga kali atas dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

” Penyidik menetapkan SAWALUDIN TS sebagai tersangka berdasarkan surat Nomor : 3950/L.8.13/Fd.1/09/2021 Tanggal 21 September 2021. Dan kemudian, yang bersangkutan langsung dilakukan penahanan dan dititipkan di Rumah tahanan Kelas IIB Kotabumi,” Ucap Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja, Selasa (21/9/2021) petang.

” Penahanan tersangka Sawaludin, TS dilakukan selama 20 hari kedepan sejak tanggal 21 September 2021 sampai dengan 10 Oktober 2021,” Imbuhnya.

I Kadek lalu menerangkan, bahwa tersangka Sawaludin, TS akan dikenakan pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No.20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No.20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut mantan Kasi Pidum Kejari Tanggamus ini, sebelum Kepala Desa Beringin, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara ditetapkan tersangka oleh penyidik. Tim penyidik telah melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Kepala Desa tersebut di Desa Beringin Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara, pada hari selasa tanggal 21 September 2021 sekira pukul 10.00 Wib.

” Upaya jemput paksa oleh tim penyidik terhadap Kepala Desa Desa Beringin (Sawaludin, TS), karena yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan sebagai saksi tanpa alasan yang jelas sebanyak tiga kali,” Jelas I Kadek.

” Usai pengamanan terhadap Sawaludin oleh tim penyidik Kejaksaan yang dibantu Tim Buser Polres Lampung Utara, penyidik langsung melakukan pemeriksaan intensif. Akhirnya, petang tadi, penyidik menetapkan Kepala Desa Beringin, Sawaludin, TS sebagai tersangka,” Tambahnya lagi.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bentuk Perhatian, Hj. Winarni NE Besuk Warga Penderita Kelainan Kongenital

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto membesuk warganya yang menderita kelainan kongenital.
Adalah Nuriani (19), warga Dusun Palputih II, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung ini mengalami kelainan bawaan atau kelainan kongenital dimana kondisinya tidak normal yang terjadi pada masa perkembangan janin.
Putri kedua dari pasangan Edi Santoso dan Evi Moko Dompit ini, mengalami kelainan kongenital yang memengaruhi fisik atau fungsi anggota tubuh persisnya pada tangan dan kakinya sehingga menimbulkan cacat lahir.
Saat ini, kondisi Nuraini hanya bisa tertidur di atas kasur dan hanya bisa mengandalkan ibu serta saudaranya untuk membantu segala kegiatannya sehari hari.
Sementara, orang tua Nuriani sehari-hari bekerja sebagai buruh tidak tetap. Oleh karena itu cukup sulit bagi keluarga Edi Santoso untuk mengupaykan kesembuhan anaknya.
Sementara itu, dalam kunjungannya, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni nampak didampingi Kepala Dinas Kesehatan Joniansyah serta Kepala Desa Karang Anyar.
Dalam kunjungan itu, Winarni sangat prihatin dengan kondisi Nuruani. Istri Bupati Lampung Selatan ini juga memberikan bantuan untuk keluarga Nuriani.
“Saya minta Pemerintah Desa Karang Anyar untuk tanggap dan membantu mengupayakan pengobatan yang maksimal demi kesembuhan Nuriani,” ujar Winarni disela kunjunganya.
Beranjak dari rumah Nuriani, Ketua TP PKK yang sekaligus Duta Swasembada Giz Kabupaten Lampung selatan ini, juga menyambangi kediaman Wagiyem.
Mbah Wagiyem (75), begitu ia biasa disapa warga sekitar, adalah seorang janda jompo yang tinggal bersama anaknya disebuah rumah kecil di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati agung.
Bekerja sebagai buruh harian lepas, membuat Mbah Wagiyem sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya. Terlebih anaknya, Poniri (44), menderita kelainan mental.
Selepas meninggalnya suami Mbah Wagiyem, ia hanya tinggal berdua dengan anaknya. Tak jarang mereka juga mendapatkan bantuan dari warga sekitar yang merasa kasihan kepada Wagiyem dan Poniri.
Dalam kunjungan ke rumah Wagiyem, Hj. Winarni juga memberikan bantuan kepada Mbah Wagiyem dan anaknya.
“Semoga Mbah Wagiyem selalu diberikan kesehatan. Saya juga mengimbau warga sekitar untuk terus dan tetap peduli dengan kondisi Mbah Wagiyem,” tandasnya. (Eko/kmf)

Continue Reading

Trending