Connect with us

Apa Kabar Lampung

Cegah Korupsi, Pemkab Mesuji Terapkan SIPPKD

Redaksi LT

Published

on

MESUJI : Pemerintah Kabupaten Mesuji akan menerapkan Sistem Informasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPPKD). Hal ini dimulai dengan dilaksanakannya sosialisasi aplikasi SIPPKD kepada Anggota DPRD dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Acara ini digelar pada hari rabu (10/4) bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Mesuji di Komplek Perkantoran Pemkab Mesuji, Desa Wiralaga Mulya, Kecamatan Mesuji. Acara dibuka oleh Pj.Sekda Mesuji, Drs.Indra Kusuma Wijaya, M.M. mewakili Plt. Bupati Mesuji, turut hadir mewakili Gubernur Lampung, Kepala Badan Keuangan Daerah Propinsi Lampung, Drs.Minhairin, dan sebagai Narasumber menghadirkan Rio Pranata dari Medan Sumatera Utara, sebagai Pengembang dan Tenaga Ahli Aplikasi SIPPKD.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Saply TH yang dibacakan oleh Pj Sekda Mesuji Drs.Indra Kusuma mengatakan bahwa Pemkab Mesuji memiliki komitmen untuk menciptakaan perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah yang yang lebih baik untuk mencegah korupsi dan kebocoran anggaran serta meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Mesuji. Karena itu, pihaknya menerapkan SIPPKD yang merupakan penyempurnaan dari sistem-sistem sebelumnya. Penerapan SIPPKD ini juga sebagai salah satu upaya mewujudkan misi ke lima Kabupaten Mesuji yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif dan efisien.

Aplikasi SIPPKD ini juga direkomendasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diterapkan di Pemda melalui kegiatan koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah). Penggunaan aplikasi SIPPKD ini sebelumnya telah di launching di Propinsi Lampung pada 5 Maret 2019 yang ketika itu dihadiri langsung oleh pimpinan KPK Agus Rahardjo. Agus Rahardjo ketika itu mengatakan berdasarkan prediksi banyak lembaga. Indonesia akan menjadi negara Maju, SIPPKD adalah salah satu sistem untuk mewujudkan negara maju. Penggunaan SIPPKD ini adalah salah satu
cara mewujudkan sistem yang baik dan
transparan.

“Kalau itu bisa terwujud maka
kita akan menyaksikan Indonesia menjadi negara yang maju,”Sebut Agus.

Sementara itu, Kepala Bakuda Propinsi, Minhairin mengatakan bahwa Pemprov Lampung punya niat agar uang rakyat yang begitu besar dalam APBD itu untuk kesejahteraan dan pembangunan. “Ini adalah langkah awal untuk menciptakan pemerintahan yang baik,”ucapnya.

Dia juga berharap dengan adanya SIPPKD dapat meminimalisir terjadinya kebocoran anggaran dan pendapatan yang bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kab. Mesuji, Irhandi Juanesvant, S.Hut menenambahkan, bahwa Aplikasi SIPPKD ini Mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran di daerah. Sebagaimana pihak KPK menyarankan semua daerah membangun aplikasi SIPPKD, karena salah satu area lahan korupsi di lingkup pemerintahan bisa terjadi dalam perencanaan dan penganggaran.

“Maka dari itu bagaimana upaya kita semua daerah menggunakan sistem aplikasi ini, agar pengguna anggaran APBD benar-benar digunakan tepat sasaran,” kata Anes, sapaan akrabnya.

Dia melanjutkan, bahwa saat ini Pemkab Mesuji selain sudah mensosialisasikan penggunaan SIPPKD, juga tengah menyiapkan perangkat pendukung, seperti server, jaringan, operator dan pendukung lainnya. “Targetnya SIPPKD sudah bisa diterapkan sepenuhnya dalam penyusunan APBD Mesuji Tahun Anggaran 2020 nanti,”tandasnya.

Reporter : Erwan EP
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Apa Kabar Lampung

Ditemani Istri Tercinta, Gubernur Ridho Nyoblos di TPS 01

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengajak masyarakat menjaga kondusifitas Pemilu 2019 baik saat pemilihan maupun setelahnya.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat di Lampung agar situasi yang kondusif dan damai ini terus dijaga setelah pemilu ini dan seterusnya,” ujar Gubernur Ridho usai melakukan pencoblosan di TPS 10 Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung Jalan Dr. Susilo Gang H. Satim, Rabu (17/4/2019).

Menurut Gubernur, untuk pertama kalinya dalam Pemilu 2019 ini dilakukan pemilihan serentak Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Karena ini baru pertama kali dilaksanakan Pemilu Pileg bersamaan dengan Pilpres, masyarakat Lampung diharapkan bisa menjaga situasi yang kondusif, menjaga situasi pembangunan tidak terganggu, perekonomian berjalan dengan baik tidak ada hambatan dan rintangan yang signifikan,” kata Gubernur.

Ridho yang datang bersama istrinya Yustin Ridho Ficardo mengatakan Pemilu di Lampung tidak ada permasalahan sama sekali. “Saya bersyukur bahwa kita bisa menjaga situasi di Lampung dalam pemilu ini yang bisa dibilang tidak ada permasalahan sama sekali sampai dengan hari H,” ujarnya.

Gubernur juga menyebutkan penyelenggaraan pesta demokrasi yang baik di Provinsi Lampung akan berdampak bagi lancarnya pembangunan.

“Dengan kondusifitas ini, apa pun yang menjadi pilihan kita tentunya pemerintahan dan pembangunan akan terus berjalan dan berlanjut. Juga ketika ini bisa kita lewati dengan baik akan membawa suatu lompatan pembangunan kemajuan dan kesejahteraan untuk warga masyatakat Lampung,” katanya.

Tetapi apa bila muncul permasalahan, lanjut Ridho, seperti benturan sosial pada pesta demokrasi, maka akan membawa dampak negatif untuk bangsa Indonesia khususnya Provinsi Lampung.

“Ketika ada suatu permasalahan sosial yang kemudian signifikan dan menggangu beberapa aspek yang lain justru akan membuat kita menjadi gangguan terhadap pembangunan, maka ini kita jaga sama-sama situasinya,” ujarnya.

Ridho menyampaikan bahwa siapa pun yang terpilih adalah yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

“Suara rakyat adalah suara Tuhan sepanjang mekanisme penyelenggaraan terjaga dengan baik dan sepanjang tata aturannya juga berjalan dengan benar maka suara dari rakyat dan apa yang muncul dari rakyat itu yang terbaik untuk bangsa kita,” tandasnya.(Humas Prov Lampung).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ditemani Istri, Bupati Pesibar Nyoblos di TPS 02

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Hj. Septi Istiqlal menyalurkan hak suaranya di TPS 02 pekon Gunung Kemala Kecamatan Way Krui, pada Rabu (17/04/2019).

Agus Istiqlal mengharapkan agar pada momentum pesta demokrasi yang damai dan luber ini bisa kita jadikan contoh nantinya dan dengan harapan akan tetap selalu menjunjung tinggi nilai-nilai demoratis yang telah berjalan.

Agus Istiqlal juga optimis dan memberikan apresiasi dengan melihat masyarakat yang berbondong – bondong datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.

Bupati juga meninjau ke TPS 3, TPS 1 di Pekon Gunung Kemala Timur, Kecamatan Way Krui dan dilanjutkan meninjau di beberapa TPS lainnya dan di dampingi Kajari Lampung Barat, Mansyur.SH., beserta Tim DESK pemilu 2019.

Setelah melakukan pemantauan ke sejumlah TPS di kecamatan way krui, Bupati beserta para rombongan menuju ke Kecamatan Pesisir Tengah. Dari Kecamatan Pesisir Tengah dilanjutkan ke Kecamatan Pesisir Selatan dengan agenda memonitoring pelaksanaan pemungutan suara di beberapa Kecamatan lainnya.

Turut hadir Kajari Lampung Barat, Kapolsek Pesisir Tengah, Koramil Pesisir Tengah, Pabung dan para OPD.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Usai Nyoblos, Winarti Pamer Jempol Kanan

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang : Usai nyoblos di TPS 01, Bupati Tulangbawang Winarti memamerkan jempol kanan sebagai tanda telah menggunakan hak pilihnya sebagai Warga Negara Indonesia.

Berdasarkan pantauan lampungtoday.com di TPS 01 Kampung Astra Ksetra Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang, wanita pertama di Tulangbawang itu antusias memeriksa dan mencoblos surat suara.

Usai mencoblos, Bupati Wianrti langsung menunjukan jari jempol sebelah kanan sebagai tanda telah melakukan pencoblosan.

Reporter : Fitriyanto
Editor : Red

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: