Connect with us

Advetorial

DPRD Lampung Terima Kunker DPRD Provinsi DKI

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Anggota DPRD Lampung menerima kunjungan kerja (Kunker) Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta diruang rapat Komisi DPRD Lampung,Jumat (12/4/2019).

Pimpinan Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta, M. Ashraf Ali, mengatakan kunjungan ini dalam rangka mencari informasi Study banding dan beberapa hal yang kita temui sesuatu yang menarik di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung diberikan porsi yang cukup dalam penyampaian di Musrenbang. Kemudian peran legislatif sangat penting dari hasil reses yang didapat dari dapilnya masing-masing.

Apa yang telah dilakukan Anggota DPRD itu di kelurahan, kecamatan maupun desa.

“Sehingga ini menjadi satu kesatuan antara Pemprov dan DPRD Lampung, karena kedua lembaga ini memperjuangkan nasib masyarakat Lampung, ” kata dia.

Ashraf menjelaskan bahwa ada perbedaan jauh terkait anggaran APBD tahun ini, kalau Ibukota Jakarta sekisaran Rp. 89 Triliun, sedangkan Pemprov Lampung sebesar Rp. 7,7 Triliun.

Selain itu Silpa APBD tahun 2018 DKI Jakarta sebesar Rp. 18 Triliun. Memang cukup jauh. “Iya namanya Ibukota Negara.

Hanya saja kalau diakumulasikan keseluruhan dari 15 kabupaten/kota Anggaran APBD Provinsi Lampung lebih besar, ” ujarnya.

Sementara Kepala Inspektorat Lampung, Syaiful Dermawan menambahkan bahwa rapat kunjungan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta ke DPRD Lampung membahas badan anggaran saja di Musrenbang dari tingkat RT sampai Pemerintah daerah.

Karena di Provinsi DKI Jakarta sangatlah berbeda dengan Provinsi Lampung dalam pembahasan Musrenbang. Tetapi dalam prosedur pembahasan anggaran sama saja, ” ucapnya

Rapat ini juga dihadiri Plt. Sekretaris Dewan, Tina Marlinda, dan Kabid Anggaran, Marindo Kurniawan dan perwakilan Anggota DPRD Lampung. (ADV)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Advetorial

Masuki Purnatugas, Gubernur Ridho Minta Jaga dan Teruskan Pembangunan Lampung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang mendukungnya sebagai kepala daerah. Ridho meminta aparatur sipil negara (ASN) dan Forum Komunikasi Antar Pimpinan Daerah (Forkompimda), dan masyarakat Lampung menjaga hasil pembangunan dan meneruskannya agar lebih baik.

“Selama masa pemerintahan saya bersama Wakil Gubernur suka dan duka, kita saling mengisi. Hari ini saya merasakan capaian yang diperoleh karena kerja keras dari seluruh unsur ASN Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang mau menerima saya sebagai Gubernur untuk mengikuti dan menjaga saya,” ujar Gubernur Ridho saat acara pelepasan purnatugas periode 2019-2019 bersama Wakil Gubernur (Wagub) Bachtiar Basri di Ballroom Novotel, Jumat (24/5/2019) Malam.

Turut mendampingi Gubernur Ridho, istri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ridho Ficardo, Wagub Bachtiar bersama sang istri yang juga Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Hasiah Bachtiar Basri. Sebagai dedikasi karya bakti Gubernur Ridho dan atas berbagai prestasi yang ditorehkan, pada kesempatan tersebut diluncurkan dua buku Gubernur Ridho selama memimpin Provinsi Lampung.

Kedua buku itu berjudul ‘Lampung : Tinta Emas Karya Bakti Pembangunan, Lompatan Besar Lima Tahun Kepemimpinan M. Ridho Ficardo’ dan ‘Lompatan Besar Ridho Ficardo Untuk Lampung, Gubernur Termuda Indonesia Masa Bakti 2014-2019’. Kedua buku itu mengulas pembangunan yang dilakukan Gubernur Ridho di bidang ekonomi yang mampu menekan inflasi, meningkatkan laju pertumbuhan daerah, memangkas ekonomi biaya tinggi, dan membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Begitu juga bidang pembangunan, fisik dan nonfisik, selalu menjaga keseimbangan akselerasi sumber daya manusia dan teknologi yang memicu terjadinya pertumbuhan ekonomi Lampung di atas rata-rata nasional.

Di bidang kesehatan selain pembangunan lnfrastruktur rumah sakit yakni RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) dan Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) sejumlah fasilitas dan gedung dibangun setara Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. RSUDAM berhasil meraih tipe A, rumah sakit keliling dan sejumlah Puskesmas mendapatkan predikat ‘Top Pelayanan Publik’.

Di bidang pertanian, selain meningkatkan pengembangan hilirisasi dan transfer teknologi pertanian, ketahanan pangan berhasil mendudukan Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

Tak ketinggalan bidang infrastruktur dan konektivitas, Lampung kini memiliki Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia yang pernah diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

Lalu Bandara Radin Inten II kini menjadi berstatus internasional, Lanud Gatot Soebroto di Way Kanan menjadi bandara sipil, dan beroperasinya Bandara Taufiq Kiemas di Pesisir Barat.

Pada kesempatan itu, Ridho bersama Wagub menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lampung bila dalam pengabdiannya tidak semua harapan bisa terpenuhi.

“Tidak semua tujuan bisa tercipta, tetapi saya bersama Pak Wagub dengan segenap kemampuan tanpa mengenal hari dan jam. Apa yang kami lakukan dengan sepenuh hati dan kemampuan dalam masa yang tidak lama ini selama lima tahun.

Bukan masalah berapa lama kami memimpin, tetapi menjadi tantangan apa yang bisa kami lakukan untuk amanah ini, hingga akhirnya kita akan dikenang masyarakat,” ujar Ridho.

Menurut Ridho, apa yang diperbuat demi memajukan Lampung, kesejahteraan menjadikan tujuan setiap gerak langkah dalam membangun Lampung.

“Tentunya dalam kepemimpinan kami ada salah dan khilaf, maka setulus hati kami memohon maaf untuk masyarakat Lampung, ASN di lingkungan Pemprov Lampung, dan semua stakeholder. Sesunguhnya misi yang kami emban yakni misi kesejahteraan dan keamanan untuk masyarakat Lampung,” kata Ridho.

Ridho mengatakan kemajuan Lampung juga buah kekompakan dan kebersamaan Forkopimda Provinsi Lampung.

“Tidak semua provinsi memiliki sinergi sebaik kita. Saya pernah bersama Anda semua, keluarga besar Forkopimda untuk memberikan yang terbaik dan menjadi bagian dari perjuangan membangun lampung,” ujar dia.

Ridho juga menyampaikan terima kasih kepada para Bupati dan Wali Kota dengan begitu banyak dukungan membangun sinergitas dan arah kebijakan serta dukungan harmoniasi.

“Mungkin pemahaman yang tidak seratus persen, tetapi niatan dan dukungan sinergitas membangun Lampung dan di seluruh leading sektoral. Ini yang terbaik dibanding dengan daerah lain. Saya bersyukur Kabupaten/Kota memberikan dukungan dan mengerti arah kebijakan strategis nasional.

Keberhasilan Lampung hari ini karena besarnya jiwa dan kerja keras kalian sehingga saya merasa terangkat dan terhormat terus menerima penghargaan di tingkat nasional,” kata dia.

Ridho berpesan kepada Kabupaten/Kota untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Pada hakekatnya hadirnya Pemerintah Daerah untuk menyejahterakan masyarakat.

“Berikan yang terbaik dalam pelayanan tata kelola pemerintah, tidak ada tugas yang lain selain itu. Terima kasih atas segala dukungan dari waktu ke waktu, rasa bangga pernah bersama Bapak Ibu sekalian. Mudah-mudahan semua perjuangan ini dapat Bapak/Ibu terus lanjutkan,” ujar Ridho.

Dia yakin kemajuan Lampung mampu menjadi bagian dari penggerak Indonesia dan ke depan akan terus maju.

“Lampung harus bisa lebih maju dan hari ini sudah dirasakan. Ini yang bisa saya dan Pak Wagub berikan untuk masyarakat Lampung seiring doa dan dukungan menjadikan Lampung yang lebih baik ke depan, yang kami hantarkan hari ini,” kata Ridho.

Dari sekian capaian yang dilakukan Gubernur Ridho, pada kesempatan tersebut, Gubernur Ridho juga mendapatkan penghargaan berupa Penganugerahan Radar Lampung Award 2019 sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan.

Lalu, mewakili Pemprov Lampung, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis berikan Piagam Penghargaan Kepada Muhammad Ridho Ficardo atas jasanya sebagai Gubernur Lampung.

Hadir pada acara tersebut para Bupati/Walikota, anggota Forkopimda, tokoh agama/tokoh adat/tokoh masyarakat, akademisi serta para mantan pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Acara pelepasan purnatugas Gubernur dan Wagub Lampung turut dimeriahkan penyanyi Ibukota, Judika. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Advetorial

Gubernur Ridho Resmikan Kantor Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Redaksi LT

Published

on

LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meresmikan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, di Halaman Kantor Dinas setempat, Selasa (14/5/2019).

Pada kesempatan itu, Gubernur juga meresmikan Pembangunan Rehabilitasi Infrastruktur penting, di antaranya peresmian Pembangunan teropong bintang, Pembangunan perpustakaan modern (lanjutan), Pembangunan Saranan dan prasarana bumi perkemahan, Peresmian Pembangunan Lapangan Tembak, Pembangunan Lapangan Panahan.

Pembangunan lainnya yaitu rehabilitasi Tugu Ryacudu, pembangunan rumah adat Lampung Barat (lanjutan), Mess perwakilan TNI AU, renovasi GOR Saburai, rehabilitasi Meseum Lampung, Masjid Ornamen Lampung Al-Ridho Babussalam, dan Masjid PKOR Way Halim Darul Ukhuwah.

“Terkait dengan kebijakan Pemerintah yang hari ini semakin progresif, responsif, semakin melayani, dan secara konkrit membangun dan mampu dirasakan masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya melakukan percepatan pembangunan yang berdampak baik bagi masyarakat Lampung,” ujar Ridho.

Peresmian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung sendiri, menurut Ridho dimaksudkan untuk mempermudah pelayanan perizinan dan investasi di Provinsi Lampung.

Gubernur menuturkan bahwa mudah bukan berarti bisa digampangkan, tetapi untuk mempermudah birokrasinya.

“Ini harus menjadi perhatian bersama, karena ini menjadi pelayanan yang sangat vital karena terkait perizinan, terutama dari pihak ketiga maupun investasi di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Ridho.

Terkait peresmian pembangunan gedung teropong bintang, Gubernur Ridho menjelaskan bahwa pembangunan gedung teropong bintang ini nerupakan tahap 1, dan rencananya akan terdapat 2 tahap. Pembangunan teropong bintang, observatorium dan planetarium ini dalam rangka mendukung kebijakan strategis Provinsi Lampung di Sektor Pariwisata.

Tentunya dalam pengembangan Sektor Pariwisata, lanjut Gubernur, harus ada situs pariwisata yang menjadi batu bangun pariwisata. “Salah satunya pembangunan teropong bintang yang membangun sektor pariwisata dan pendidikan.

Teropong bintang pertama ada di Boscha Bandung, dan planetarium ada di Taman Ismail Marzuki. Dan di Lampung akan dibangun teropong bintang terbaik di asia tenggara, dan planetarium 4D yang terletak di Tahura Wan Abdul Rahman,” ungkapnya.

Sedangkan terkait pembangunan perpustakaan Modern, Gubernur Ridho menjelaskan bahwa pembangunannya dalam rangka membangun SDM Lampung.

“Perpustakaan Modern ini mengacu pada E-Library yang terkoneksi dengan perpustakaan nasional RI. Kita akan buat yang terbaik ditengah-tengah kawasan pendidikan guna meningkatkan SDM masyarakat Lampung,” jelasnya.

Selain pembangunan di atas, Gubernur Ridho menjelaskan Pemprov Lampung juga tengah membangun bumi perkemahan tahap 2 di Kota Baru, Lampung Selatan.

Sejauh ini, Provinsi Lampung akan memiliki bumi perkemahan seluas 60 Ha dan lebih luas dari bumi perkemahan nasional di cibubur yang seluas 50 Ha.

“Bumi perkemahan ini bukan hanya untuk pramuka saja, tetapi juga digunakan untuk seluruh kegiatan lapangan dalam rangka membina generasi muda Lampung,” ungkapnya.

Gubernur Ridho juga menjelaskan Pemprov Lampung juga akan membuat ruang terbuka publik dengan merehabilitasi museum Lampung.

“Kami akan merenovasi tampilan luarnya, halaman depannya yang luas akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka publik di wilayah Rajabasa. Sehingga Lampung akan memiliki 4 ruang terbuka umum,” ungkap Ridho. (Humas Prov Lampung)

Continue Reading

Advetorial

DPRD Gelar Paripurna LKPJ Bupati Lampung Tengah

Redaksi LT

Published

on

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menggelar rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lamteng Tahun Anggaran 2018.

Rapat Paripurna yang digelar digedung dewan setempat, Kamis (02/05/2019) ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Lamteng, Riagus Ria, dan dihadiri para Anggota serta Sekertaris DPRD Lamteng, Syamsi Roli.

Paripurna juga turut dihadiri, Bupati Lamteng, Hi. Loekman Djoyosoemarto, Sekretaris Daerah (Sekda) Adi Erlansyah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Jajaran Forkopimda Lamteng.

Dalam sambutannya, Bupati Loekman menyampaikan beberapa rekomendasi LKPj Bupati Lamteng Tahun Anggaran 2018 sebagai berikut :

Terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar ditingkatkan secara optimal, hal ini telah menjadi komitmen kami bahwa PAD dari tahun ke tahun harus diupayakan meningkat sesuai dengan perkembangan potensi yang ada.

Terkait saran untuk melakukan sosialisasi dan penyusunan data base, secara umum telah kami laksanakan, sesuai dengan objek PAD yang ada. Namun demikian dalam penentuan besaran tarif objek pajak dan Retribusi, kami senantiasa mempertimbangkan kondisi perekonomian dan kemampuan masyarakat sehingga tidak menimbulkan biaya ekonomi tinggi.

Terkait dengan penyusunan perencanaan dan penganggaran agar disusun lebih cermat, hal ini telah kami laksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang ada.

Terkait dengan pemerataan tenaga pengajar, hal ini telah kami lakukan namun demikian belum dapat kami lakukan secara proposional mengingat keterbatasan jumlah tenaga pengajar yang ada.

Hal ini akan menjadi perhatian kami dan akan terus kami upayakan untuk penataan dan pemerataan tenaga pengajar di setiap wilayah.

Terkait dengan adanya pungutan liar di sekolah, perlu kami jelaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak pernah merekomendasikan atau mengizinkan pungutan dalam bentuk dan alasan apapun untuk biaya pendidikan kepada wali murid. Berkenaan dengan masih adanya pungutan, hal ini akan menjadi perhatian kami dan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan peraturan perundangan yang ada.

Terkait dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKB), kami menyadari baru beberapa sekolah yang melaksanakan UNBK karena keterbatasan sarana dan prasarana penunjang, tidak hanya komputer tetapi juga akses internetnya harus mendukung Namun demikian kami sangat mengapresiasi masukan/ saran yang telah disampaikan dan akan kami jadikan bahan evaluasi untuk penyusunan program/ kegiatan ditahun-tahun mendatang.

Terkait dengan rekomendasi agar dilakukan sosialisasi dan pembinaan pola hidup sehat dan pembentukan tim pembinaan pola hidup lingkungan bersih dan sehat, telah kami lakukan, namun demikian kami menyadari bahwa upaya untuk mewujudkan masyarakat yang sadar akan pola hidup lingkungan bersih dan sehat perlu waktu dan kerja keras karena hal ini menyangkut perubahan prilaku dan kebiasaan hidup masyarakat.

Terkait dengan saran untuk melakukan sosialisasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui, hal ini perlu kami sampaikan bahwa kegiatan tersebut telah kami lakukan secara rutin melalui posyandu-posyandu yang ada, serta telah kami lakukan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, guna penanggulangan dan pencegahan stunting, dan ini akan terus kami laksanakan sehingga kedepannya Kabupaten Lampung Tengah bebas kasus stunting.
Terkait dengan keterbatasan jumlah tenaga dokter hewan dan petugas penyuluh lapangan, hal ini akan menjadi perhatian kami dan kami upayakan untuk menambah jumlah tenaga dokte hewan dan petugas tenaga penyuluh lapangan (PPL).

Terkait dengan kelompok peternakan dan perkebunan hal in telah kami lakukan, namun kami menyadarai upaya tersebu belum dapat kami lakukan secara optimal, mengingat keterbatasan tenaga penyuluh dan banyaknya jumlah kelompok yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

Terkait dengan saran untuk meningkatkan kualitas infrastuktur jalan, hal ini kami sangat sependapat dan akan kami upayakan melalui peningkatkan pengawasan, agar jalan dan jembatan yang dibangun kualitasnya baik. Tekait dengan penanganan jalan agar diutamakan pada ruas jalan yang rusak parah, hal ini kami sangat sependapat dan Pemerintah Daerah akan memprioritaskan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan ruas jalan Kabupaten yang menjadi akses utama masyarakat. Terkait koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah propinsi, hal ini telah kami lakukan secara terus menerus dengan pendekatan baik secara formal maupun non formal.

Terkait dengan saran penertiban penguna jalan yang melanggar tonase, hal ini telah kami lakukan pemasangan rambu batas maksimal tonase, namun demikian masih banyak pengguna jalan yang melanggar hal ini tentunya menjadi perhatian kami dan akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk! melakukan tindakan penertiban.

Terkait kerjasama dengan pengembang pasar daerah Jaya Plaza, telah kami lakukan evaluasi secara berkala dan telah kami lakukan teguran untuk mempercepat pembangunan sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam MOU.(ADV). Can

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: