Connect with us

Apa Kabar Lampung

Pasca Pemilu 2019, Polres Lampung Selatan Gelar Silaturahmi Kamtibmas Lintas Sektoral

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan menggelar silaturahmi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) lintas sektoral pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, di Aula Dr. Warsito Markas Polres setempat, Senin (22/4/2019).

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa sekaligus apresiasi terhadap partisipasi Pemilu Presiden-Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif tahun 2019 di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir dalam acara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, anggota Forkopimda Lampung Selatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ormas dan LSM se-Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan, S.IK, MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan agenda pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sehingga katanya, pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan aman, damai, dan sejuk.

“Dapat saya katakan, pelaksanaan Pemilu di 17 kecamatan, Kabupaten Lampung Selatan, berjalan dengan sukses. Tanpa bantuan bapak ibu semua, kami Polri-TNI tidak ada apa-apanya. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lampung Selatan yang telah mewujudkan Susana yang kondusif selama Pemilu 2019,” ujar Syarhan.

Dikesempatan itu, dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, khusunya Plt Bupati Lampung Selatan yang telah memberikan saran dan dukungan sejak dari awal hingga terlaksananya kegiatan tersebut.

Disekempatan sama, Dandim 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie mengatakan, bahwa Pemilu tahun ini merupakan rangkaian yang panjang dimulai dari masa kampanye, pelaksanaan pemilihan sampai penghitungan.

Senada dengan Kapolres, dia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, karena pelaksanaan Pemilu tahun 2019 ini berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Saat pelaksanaan Pemilu saya dan Kapolres meninjau turun ke lapangan, yang saya rasakan saat itu seperti silaturahmi. Apa yang saya khawatirkan tidak terbukti, terima kasih kepada seluruh masyarakat Lampung Selatan yang telah menciptakan suasana yang kondusif,” kata Robinson.

Sementara itu, dalam arahnnya, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyambut baik dilaksanakannya kegiatan tersebut.

Dirinya menilai, kegiatan itu sangat strategis sebagai salah satu wahana untuk mendinginkan suasana atau cooling down pasca pelaksanaan Pemilu 2019. Dimana secara umum Pemilu di Kabupaten Lampung Selatan dapat berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif.

“Tentunya ini semua tidak terlepas dari upaya kerja keras dan sinergi dari aparat keamanan baik Polri maupun TNI serta dukungan para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan segenap elemen masyarakat,” kata Nanang.

Nanang menambahkan, meskipun Lampung Selatan memang masuk zona merah rawan konflik pada Pemilu 2019, tetapi berkat kerjasama jajaran Kepolisian dan TNI serta dukungan seluruh masyarakat Lampung Selatan, pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri atas kerja keras dan upayanya untuk mengamankan Pemilu. Sehingga seluruh masyarakat di Lampung Selatan dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman, damai, dan sejuk,” tutupnya.

Adapun, pantauan tim ini, dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pemberian piagam penghargaan oleh Plt Bupati Lampung Selatan, Kapolres dan Dandim 0421 Lampung Selatan kepada Ketua MUI, tokoh adat dan tokoh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan Pemilu 2019. (kmf/eko)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Bimtek Ratusan Kades di Lampura Terus Menuai Sorotan

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Perjalanan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) ratusan Kepala Desa di Lampung Utara ke Bali beberapa waktu lalu terus menuai kritikan. Bahkan, DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Lampung Utara meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kegiatan bimbingan teknis dari para kepala desa dan ‎aparatur di bawahnya. Pospera merupakan satu-satunya organisasi kemasyarakatan di Indonesia yang pelindungnya presiden (Jokowi).

” Kami minta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas permasalahan bimtek ‎ke Bali dan sebagainya,” Ucap Sekretaris Pospera Lampung Utara, Yoki Agung Malian, disela-sela aksi unjuk rasa di kantor Inspektorat Lampura, Kamis (5/12/2019).

Yoki menuding bahwa kegiatan bimtek yang menelan dana fantastis hingga miliaran rupiah ini disinyalir tidak sesuai aturan dan hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi. Ditinjau dari sisi etika pun, kegiatan ini sangat tidak elok. Kegiatan bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh para aparatur desa bersumber dari anggaran dana desa tahun 2019.

” Kegiatan ini dilaksanakan saat Lampura dalam krisis keuangan dan tidak mendapat restu dari Plt. Bupati Budi Utomo. Bahkan, ada kades yang bawa anak dan istri dalam kegiatan itu,” ketusya.

Diketahui, tidak hanya kegiatan bimtek ‎yang dilaksanakan oleh para kepala desa di Bali, Sekretaris Desa pun melakukan perjalanan Bimtek di Yogyakarta. Sejumlah pihak pun mulai menyoroti kegiatan ini.

Kalangan Legislatif turut ikut mempersoalkan perjalanan Bimtek para Kepala Desa dan jajarannya. Direncanakan, DPRD Lampung Utara melalui Komisi I akan memanggil pihak penyelenggara usai memanggil Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia dan Dinas Pemberdayaan Manusia dan Desa.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Genjot PAD, Pemkab Lampura Pasang Tapping BOX

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Upaya Pemerintah Lampung Utara menggenjot pendapatan daerah di tahun 2020 terus dilakukan.

Untuk itu, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Lampung Utara melakukan terobosan dalam mengoptimalisasi penerimaan pajak Hotel dan Restoran/rumah makan, menggunakan alat perekam transaksi (tapping box) dibeberapa titik di wilayahnya.

Saat launching pemasangan tapping box di rumah makan Taruko 1 Kotabumi, Kelapa Tujuh, Rabu (4/12/2019), Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, mengungkapkan bahwa tapping box akan membantu para pelaku usaha dalam melaksanakan pencatatan keuangan serta monitoring.

“ Tentu ini tidak memberatkan para pengusaha, karena pajak ditanggung konsumen. Hal ini sebagai wujud transparansi pengelolaan pajak daerah kita. Dan Masyarakat dapat mengontrol sendiri pembayaran pajaknya,” ucapnya singkat.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Eksekusi Lahan Warga, Nanang : Penyelesaian Harus Berpihak Pada Rakyat

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menemui warga Dusun 6A dan 6B Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Selasa (3/12/2019).
Pertemuan yang berlangsung di Pasar Margo Rukun, Desa Sidodadi Asri itu, terkait percepatan penyelesaian sengketa lahan antara warga Dusun 6A dan 6B dengan pihak PTPN 7.
Dalam kesempatan itu, Nanang turut didampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo, SH, S.IK, MM, dan Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav. Oktovianus Robinson Bessie.
Kepala Desa Sidodadi Asri, Didi Marhadi melaporkan, masalah sengketa lahan bermula adanya surat dari pengadilan yang akan mengeksekusi lahan di Dusun 6A dan 6B. Dimana kata dia, di dua dusun dengan luasan sekitar 435 hektar itu tedapat 450 KK yang telah tinggal selama puluhan tahun.
“Mewakili warga kami menolak eksekusi yang akan dilakukan pengadilan, bahkan warga akan berunjuk rasa di pengadilan. Untuk itu kami laporkan masalah ini ke Pak Bupati supaya warga bisa dimediasi dengan pihak PTPN,” ujar Didi Marhadi dihadapan Plt Bupati, Nanang Ermanto.
Menanggapi hal itu, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto berjanji akan menyelesaikan sengketa lahan dengan secepatnya. Namun demikian, dia meminta masyarakat bisa bersabar dan tidak melakukan hal-hal anarkis yang justru akan merugikan masyarakat itu sendiri.
“Pesan saya bapak ibu bersabar, jangan anarkis dan berkehendak sendiri-sendiri. Gak usah demo-demo, lebih baik berdoa minta kepada Allah, nanti biar kita carikan solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Nanang meyakini puluhan warga Dusun 6A dan 6B.
Nanang juga menyatakan telah memerintahkan jajarannya agar mengundang PTPN 7 untuk duduk bersama mencari solusi terbaik, sehingga masalah tersebut bisa secepatnya terselesaikan.
“Besok (rabu, red) kita panggil PTPN untuk berdialog. Meskipun putusan pengadilan sudah inkrah, tapi kita selaku pemerintah daerah akan mencari solusi terbaik untuk masyarakat. Saya ini gak mau melihat ada masyarakat saya yang susah,” tandasnya.
Sementara, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo juga meminta warga Dusun 6A dan 6B bisa menjaga situasi dan kondisi yang kondusif.
“Kami dari pihak keamanan tentunya akan menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat juga harus menghadapi permasalahan ini dengan kepala dingin. Pak Kades didata betul warganya, jangan sampai ada penyusup yang justru menjadi provokator dalam masalah ini,” tegas Edi Purnomo.
Senada disampaikan Kapolres. Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav. Oktovianus Robinson Bessie juga meminta masyarakat bisa menahan diri dan menjaga suasana yang kondusif selama proses mediasi.
“Jangan sampai niat baik Pemkab Lampung Selatan ini ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertangungjawab. Karena upaya Pak Plt Bupati ini luar bisa, tolong didukung dan jangan sampai melakukan hal-hal yang anarkis,” tukasnya. (Eko/Kmf)

Continue Reading

Trending