Connect with us

Apa Kabar Lampung

Resmi Dibuka, Lamsel Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Amatir se-Sumbagsel dan Banten

Avatar

Published

on

Lampung Selatan – Kejuaraan Tinju Amatir se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Banten resmi dibuka, di Gedung Olahraga Way Handak (GWH), Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (28/4/2019) siang.

Kejuaraan yang mulai digelar pada 28 April hingga 1 Mei 2019 itu, diikuti ratusan atlet dari 13 kabupaten/kota yang berasal dari 4 Provinsi yakni, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, dan Lampung. Dimana Kabupaten Lampung Selatan Selatan bertindak sebagai tuan rumah.

Adapun kejuaraan itu akan memperebutkan piala Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesa (KONI) Lampung Selatan, piala Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, piala Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung Selatan, dan piala Ketua Pertina Lampung Selatan.

Ketua KONI Lampung Selatan, H. Rudi Apriadi mengatakan, selain sebagai sarana pengembangan dan pembinaan dalam pencapaian prestasi, melalui kejuaraan itu diharapkan akan terbentuk jiwa kebersamaan dan persaingan yang sehat atau fair play diantara atlet yang berkompetisi.

Dengan dilaksanakannya kegiatan itu kata dia, juga sebagai upaya atau ajang untuk mempersiapkan dan menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga, khususnya pada cabang olahraga tinju yang belum banyak diminati masyarakat.

“Dengan kejuaraan tinju amatir ini, diharapkan akan dapat memunculkan atlet berprestasi yang nantinya dapat mewakili daerahnya pada kejuaraan tingkat pelajar maupun umum diberbagai event atau kejuaraan yang lebih tinggi,” ujar Rudi saat menyampaikan sambutan dalam acara itu.

Selain itu, Rudi menambahkan, kejuaraan itu juga merupakan sebagai salah satu tolak ukur cabang tinju Kabupaten Lampung Selatan sebagai wujud realisasi pembinaan prestasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IX tahun 2021 mendatang.

“Kami berharap, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, dapat sukses dalam pelaksanaan, sukses prestasi, dan sukses dalam pemberdayaan atlet di daerah itu sendiri,” katanya.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto dalam sambutannya mengapresiasi digelarnya kejuaraan tersebut.

Dirinya berharap, melalui kejuaraan itu dapat meningkatkan prestasi atlet tinju amatir di Sumbagsel dan Banten, khususnya atlet dari Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh atlet, official, dan pelatih di bumi Khagom Mufakat, Kota Kalianda, Lampung Selatan ini,” ujar Supriyanto yang menyampaikan sambutan Plt Bupati Lampung Selatan sekaligus membuka kejuaraan tersebut.

Lebih lanjut Supriyano mengatakan, melalui event tingkat nasional yang baru pertama kali digelar di Lampung Selatan itu, akan menarik minat generasi muda untuk menggeluti olahraga tinju, sehingga kedepan mampu mencetak atlet-atlet muda berbakat dari daerah.

“Tidak menutup kemungkinan nantinya akan menjadi tinju professional yang penuh prestasi, dan bisa menjadi juara dunia seperti halnya Cris Jhon yang telah telah mengahrumkan bangsa Indonsia melalui cabang oelahraga tinju,” kata Supriyanto.

Diakhir, Supriyanto juga berharap, melalui kejuaraan tersebut, bisa menjadi cerminan sekaligus motivasi untuk membangkitkan gairah bibit-bibit petinju seluruh Indonesia, Khususnya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Tentunya kita sama-sama berharap, kejuaraan tinju yang dilaksanakan di Lampung Selatan ini dapat menjadi pilot project bagi seluruh pertandingan yang dilaksanakan oleh Pertina (Persatuan Tinju Amatir Seluruh Indonesia, red) di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan dilapangan, dalam kejuaraan itu, juga dilaksanakan pertandingan ekshibisi antara Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menghadapi mantan petinju nasional yang pernah menjadi juara nasional dikelas bulu yakni Costa Serumena. (Kmf/Eko)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Akrab, Nanang Ermanto Halal Bihalal Marga Legun Kebandaran Way Urang

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Sekrataris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, menghadiri acara silaturahmi dan halalbihalal Marga Legun Kebandaran Way Urang Kalianda, Rabu (10/4/2024).
Bertempat di Lamban Balak Marga Legun, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, halalbihalal dihadiri Pangikhan Sangun Khatu Ya Bandakh II dan putrinya Ruby Chairani Syiffadia yang juga anggota DPR RI terpilih Dapil Lampung 1.

Adapun halalbihalal tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan saling memaafkan baik antar jajaran pemerintah daerah maupun para tokoh adat Marga Legun.
Bupati Nanang mengatakan, bulan Syawal yang disemarakkan kegiatan halalbihalal merupakan momentum pengingat dan penebus rasa kekhawatiran apabila memiliki kesalahan terhadap orang lain.
“Setelah sebulan menjalani puasa, kita tiba dihari kemenganan Idulfitri dengan silaturahmi dan halalbihalal ini. Harapannya kita dapat kembali suci dan fitri,” ucap Nanang.

Tradisi halalbihalal, yang biasanya menjadi kegiatan tahunan, juga menjadi wadah untuk memperkuat habluminannas, dimana setiap individu diingatkan akan kewajiban saling membantu dan memaafkan.
“Melalui halalbihalal, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta melakukan muhasabah diri untuk meminimalisir kesalahan,” ujar Nanang. (Kmf/rls)
Continue Reading

Apa Kabar Lampung

THR ANS dan THLS Pemkab Lamsel Cair Hari Ini

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) atau honorer cair hari ini, Rabu (27/3/2024).
Hal itu ditandai penyerahan THR secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kepada perwakilan ASN dan THLS di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat.
Nanang menyampaikan, pemberian THR Idulfitri 1445 Hijriah bagi ASN merupakan amanat yang telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Tahun 2024.

Aparatur negara tersebut antara lain, pegawai negeri sipil (PNS) dan calon PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri dan pejabat negara. Namun, tidak untuk tenaga honorer.
“Pemberian tunjangan keagamaan untuk THLS (honorer) merupakan kebijakan dari Pemkab Lampung Selatan dengan melihat kemampuan keuangan daerah,” kata Nanang Ermanto.
Oleh karena itu, Nanang berpesan kepada seluruh pegawai, agar THR Idulfitri 1445 Hijriah dapat dipergunakan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan.
“Ini kewajiban pemerintah daerah yang diharapkan seluruh pegawai. Maka, pemerintah itu harus siap. Alhamdulillah, kita bisa menjalankan amanat Undang-Undang,” ujar Nanang.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Wahidin Amin menyampaikan, bahwa THR Idulfitri 1445 Hijriah bagi ASN dan THLS di 53 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sedang dalam proses pencairan.
Wahidin Amin menyebut, besaran THR (Gaji 14) yang diterima oleh ASN sesuai dengan gaji yang diterima pada bulan Maret 2024. Sedangkan, THR untuk THLS sebesar Rp500.000.
“Semua (proses) sudah diserahkan kepada pihak Bank Lampung. Seluruh ASN dan THLS tinggal menunggu payroll,” ujar Wahidin Amin. (Kmf/ko)
Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pilkada 2024 : Mengacu Aturan MK Nanang Ermanto Berpeluang Bisa Nyalon

Avatar

Published

on

Bandar Lampung, Lampung Today – Tafsir terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 02/PUU-XXI/2023 terhadap uji materi Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) makin terang benderang.
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Lampung, DR. Yusdianto, SH, MH, menyatakan, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto masih berpeluang kembali maju pada Pilkada 2024.
“Dalam Undang-Undang 10 Tahun 2016 itu disebutkan bahwa satu periode kepala daerah terjadi jika masa jabatan definitifnya melebihi setengah masa jabatan definitif,” kata Yusdianto saat diwawancarai di Lantai 2 Fakultas Hukum Unila, Selasa (26/03/2024).
Sebelumnya ramai menjadi perdebatan, bahwa Nanang Ermanto tidak dapat maju pada Pilkada 2024 sebab dianggap telah dua periode menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan.
Menurut Yusdianto, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) Nomor : 22/PUU-VII/2009, dalam amar putusannya khususnya pada poin keempat diterangkan; Masa Jabatan Yang Dihitung Satu Periode Adalah Masa Jabatan Yang Telah Menjalani Setengah Masa Jabatan Atau Lebih Dari Setengah Masa Jabatan.
“Kemudian dikuatkan juga oleh putusan MKRI Nomor 67/PUU-XVIII/2020. Artinya, yang dihitung satu periode adalah masa jabatan yang telah dijalani setengah masa jabatan atau lebih,” terang Yusdianto.
Sedangkan Bupati Nanang Ermanto memang secara sah telah dilantik sebagai bupati sebanyak dua kali. Namun usia masa jabatan Nanang Ermanto sebagai Bupati Lampung Selatan definitif hasil Pilkada 2016-2021, tidak sampai setengah masa jabatan kepala daerah.
“Karena Nanang Ermanto sendiri dilantik sebagai Bupati Lampung Selatan definitif oleh Gubernur Lampung, pada 12 Mei 2020. Berarti hanya terhitung selama 9-10 bulan saja,” kata Yusdianto.
Lebih lanjut dia menyampaikan, Nanang Ermanto juga pernah duduk sebagai wakil bupati, dan ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) bupati sekitar 1 tahun 8 bulan, sejak menerima SK pada 3 Agustus 2018.
“Namun jabatan sebagai Plt tidak terhitung masuk hitungan periode, SK mandat diluar konstitusi. Sehingga tidak ada alasan lagi bupati Nanang Ermanto tidak bias mencalonkan diri kembali,” tegas Yusdianto.
Menurutnya hal tersebut sudah cukup menjawab perdebatan pada masyarakat soal isu terkait Nanang Ermanto tidak dapat maju pada Pilkada Lampung Selatan 2024.
“Beliau masih punya hak konstitusi untuk mencalonkan diri dan dicalonkan kembali menjadi Bupati Lampung Selatan pada Pilkada 2024 nanti,” katanya.
Yusdianto menambahkan, Regulasi Pemilihan Umum Kepala Daerah kewenangannya ada pada pemerintah.
“Kita mohon juga kepada KPU untuk cermat dan bijak menanggapi perdebatan ini. Karena KPU juga tidak punya hak dan kepentingan, mereka hanya melaksanakan saja,” ujar Yusdianto.
Diketahui fenomena perdebatan ini tak hanya terjadi di Kabupaten Lampung Selatan tetapi juga terjadi di Kabupaten Tulang Bawang Barat terhadap bupati Umar Ahmad, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia. (Rls/ko)
Continue Reading

Trending