Connect with us

Apa Kabar Lampung

Inflasi Terkendali di 2,73%, Gubernur Berharap Pertumbuhan Ekonomi Lampung Dapat Meningkat

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memimpin rapat tingkat pimpinan atau high level meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dan seluruh TPID 15 Kabupaten / Kota Provinsi Lampung di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung Selasa, (30/04/2019).

Dalam rapat tersebut Gubernur mengatakan inflasi Provinsi Lampung menunjukkan trend yang menurun, yaitu berada pada angka 2,73% atau berada dalam kondisi terkendali. Level inflasi Lampung ini berada di bawah tingkat inflasi nasional yaitu sebesar 3,5 + 1%.

Menurut Gubernur, dalam mengelola ekonomi, tingkat pertumbuhan ekonomi dan inflasi merupakan dua hal yang sangat penting. Pemerintah Daerah dituntut untuk mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan inflasi serendah – rendahnya.

“Penekanan harus memastikan seberapa besar dampak positif yang dirasakan masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya ( kesejahteraan) sebagai impact dari pembangunan. Sebab, salah satu parameter kesejahteraan adalah ketersediaan kebutuhan pokok yang mudah diakses oleh masyarakat” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengingatkan agar semua pihak melakukan tindakan preventif menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran 2019.

“Sebagai pemangku kepentingan sudah semestinya kita menjadikan Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran sebagai bulan relaksasi bagi masyarakat. Saya berharap kita semua membangun konektivitas dan program yang terintegrasi untuk mengontrol ketersediaan pangan dan pengendalian harga – harga kebutuhan pokok bagi masyarakat”, kata Gubernur Ridho.

Senada dengan Gubernur Ridho, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lampung Budiharto Setyawan menilai pihak terkait harus mengupayakan pengendalian inflasi selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Menurutnya, peran Pemerintah menjadi pihak sangat penting dalam menjaga stabilitas inflasi agar tidak berdampak buruk di masyarakat.

“Beberapa upaya yang kita lakukan sesuai dengan arahan Menko Perekonomian perihal menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga HBKN 2019 di antaranya mengintensifkan pemantauan pergerakan harga kebutuhan bahan pokok, memastikan ketersediaan stok dan pasokan bahan kebutuhan pokok,” ujar Budiharto.

Selain itu, lanjut Budiharto, harus dilakukan langkah-langkah korektif atas indikasi adanya ketidakwajaran kenaikan harga, gangguan distribusi, kekurangan stok dan penimbunan. Juga melakukan moral suasion atau mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi, dalam rangka membentuk ekspektasi masyarakat atas harga bahan pangan

Hal lain yang harus dilakukan, lanjut Budiharto adalah mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) maupun kegiatan pasar murah.

Kepala Perwakilan BI ini juga menjelaskan pelaksanaan KPSH maupun upaya lain dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok harus dilaksanakan secara transparan, mengikuti kaidah tatakelola yang baik serta dapat dipertanggungjawabkan.

Asisten Bidang Ekbang Taufik Hidayat, yang mendampingi Gubernur Ridho pada rapat tersebut mengatakan Tapat Tim TPID Provinsi Lampung kali ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergitas Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten/Kota secara intensif.

Selain itu, katanya, diharapkan meningktkan koordinasi dalam mengantisipasi kenaikan harga dan keterjangkauan barang khususnya bahan pangan.

Turut hadir pada rapat ini, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum dan seluruh OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Humas Prov Lampung)

Apa Kabar Lampung

Jalankan Arahan Megawati, BBHAR Bersama Ranting PDI-P Gelar Sunatan Massal

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Badan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat Lampung Selatan (BBHAR Lamsel) bersama Ranting PDI Perjuangan (PDI-P) Desa Banding Kecamatan Rajabasa Basa, Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan sunatan massal untuk masyarakat .

Kepala Badan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat Lampung Selatan (BBHAR Lamsel) Merik Havit SH ,MH mengatakan acara ini merupakan implementasi arahan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

“Kita menjalankan pesan dari Ketum Ibu Megawati Soekarnoputri agar antara budaya lokal dan keagamaan berlangsung dengan baik, dan kita bisa menjalankan ibadah agama dengan baik,” terang Merik Havit, Senin (24/6/2024).

Dalam keterangannya, Caleg terpilih PDI Perjuangan ini mengatakan, panitia tak bisa memberi layanan sunat massal dalam jumlah banyak. Sebab acara mesti berlangsung dengan protokol kesehatan ketat.

” Itulah maka kita hari ini mengadakan sunatan kepada 7 anak yang ada di Desa Banding Kecamatan Rajabasa .Semua kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan,” tutur dia seraya menambahkan Jika Masarakat ingin sunat cukup datang ke kantor BBHAR dan petugas bakal langsung datang melayani.

Sementara Ketua DPC PDIP Lampung Selatan, Hi Nanang Ermanto mengapresiasi apa yang dilakukan oleh BBHAR dan Ranting Desa Banding.

“Sebagai petugas partai harus selalu turun ke masyarakat dan harus sanggup memberikan solusi dari setiap permasalahan masyarakat,” kata Nanang Ermanto yang juga menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan ini.

Berikut nama anak yang di sunat :

1) RisQi Pratama Bin Ade Widiadimata

2) Muhamad Dimas Rafael Syaputra Bin Syafei

3) Zigy Rafertha Bin Rudi Hadikan

4) Muhamad Gilby Zifairdy Bin Rudi Handika

5) Muhamad Alkha di Rendra Bin Ibnuldari

6) Arpanniaz awaf irawan Bin Mahrul amin

7) Denis ajah hermansah Bin Herman

(Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bupati Lampung Selatan Buka Workshop Penguatan Inovasi Daerah

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, membuka Workshop Penguatan Inovasi Daerah di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Kamis (20/6/2024).

Workshop ini menghadirkan Analis Kebijakan Ahli Madya Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Jerry Walo, S.Sos., M.M. sebagai narasumber.

Workshop diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Badan dan Bagian, Camat, serta Deputi Bang Radin yang terdiri dari pendamping dan operator dengan total peserta 276 orang.

Dalam sambutannya, Nanang Ermanto menekankan pentingnya inovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. Terutama, dalam menghadapi tantangan era global yang saat ini terus berkembang.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada hari ini. Karena tantangan kita pada saat ini adalah sangat luar biasa,” ujar Nanang Ermanto.

Nanang mengatakan, melalui inovasi daerah ini lah perubahan dapat diciptakan, menciptakan peluang untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

Oleh karenanya, dalam penciptaan inovasi daerah harus disertai dengan perencanaan yang baik dan matang. Kemudian, memperhatikan tujuan akhir dari inovasi yang telah diciptakan.

Nanang berharap, setelah mengikuti workshop tersebut, para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan tentang inovasi-inovasi yang telah dipelajari.

“Disinilah inovasi, terobosan dan langkah-langkah dibuat. Dengan keikhlasan dan kebersamaan hingga alhamdulillah saat ini capaian Kabupaten Lampung Selatan menghasilkan karya dan prestasi yang kita rasakan saat ini,” kata Nanang. (Kmf/Ko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Bagikan 39 Ekor Hewan Kurban

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berhasil mengumpulkan 39 ekor hewan kurban berupa sapi dari bupati dan perangkat daerah.

Hal ini terungkap setelah Jajaran Pemkab Lampung Selatan menggelar rapat persiapan pelaksanaan salat Idul Adha (Id) 1445 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban di ruang kerja Staf Ahli Bupati, Kamis, 13 Juni 2024.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (PHP) Anton Carmana, mengatakan hewan kurban yang berhasil dikumpulkan tersebut akan di distribusikan kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, organisasi, Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS) dan masyarakat.

“Ya, makna dari berkurban inikan berbagi, untuk menumbuhkan jiwa sosial. Harapannya, disaat merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat turut merasakan kebahagian,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil, menyatakan dari target 52 ekor sapi yang terkumpul total 39 ekor. Dimana, 32 ekor akan didistribusikan untuk pondok pesantren, lembaga dan organisasi.

“Sisanya, 4 ekor akan diprioritaskan untuk THLS, yang nantinya akan di kelola Satpol-PP Lampung Selatan dan 3 ekor lagi akan diserahkan kepada pihak Masjid Agung, untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Gelar Salat Id

Anton Carmana, menjelaskan jika Pemkab Lampung Selatan juga akan menggelar salat Id di dua lokasi saat hari raya kurban yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.yakni di lapangan sepakbola Desa Waygalih, Kecamatan Tanjungbintang dan di Lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan.

“Insya Allah, pak bupati akan melaksanakan salat Id di Desa Waygalih,”jelasnya.

Sementara, Kasubbag Sosial Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Lampung Selatan Dhanil mengatakan pada pelaksanaan salat Id di Lapangan Desa Way Galih akan di Imami Ustad Pendi dan Khotib Ustad Suparman serta Bilal Ustad Fuad.

“Sedangkan, di pelaksanaan salat Id di Lapangan Korpri depan Kantor Bupati Lampung Selatan akan di imami oleh Ustad Khoriul Ulum dan bilalnya Rian. Untuk Khotib -nya belum final. Sebab, imam khotibnya masih dicari,” katanya. (Rls)

Continue Reading

Trending