Connect with us

Apa Kabar Lampung

Mengatasnamakan Tokoh Adat, Agus Subagio Ngotot Minta Nama Tol Menggala di Rubah Jadi Penumangan

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat juga menegaskan agar pengelola Pintu Tol agar merubah nama Gerbang Tol Menggala menjadi Gerbang Tol Penumangan.

Hal itu diungkapkan Agus Subagio, Asisten I Setdakab Tubaba menanggapi protes Tokoh Adat, Pemuda dan juga Ketua DPRD Tubaba terkait pemberian nama Gerbang Tol Menggala yang letak teritorialnya berada dalam wilayah Kabupaten Tubaba.

” Biasanya ditempat lain (Gerbang Tol) diberi nama sesuai dengan tempatnya,”ungkapnya saat dimintai keterangan di sekitar Gedung Pemda Tubaba, Senin (13/5/2019).

Agus mencontohkan, disejumlah gerbang tol seperti Gerbang Tol Bakauheni, Gerbang Tol Terbanggi Besar, dan Gerbang Tol lainnya yang diberikan nama sesuai dengan tempat dimana Gerbang Tol tersebut dibangun.

“Gerbang tol Tegineneng Timur dan Barat itu karena sesuai dengan tempatnya,”jelas dia.

Menurut Asisten I, pihak pengelola hingga saat ini memang belum pernah melakukan koordinasi terkait pemberian nama Gerbang Tol tersebut, dan diakuinya memang tidak ada ranah ke arah tersebut.

“Namun, kami menyarankan agar pengelola untuk merubahnya sesuai dengan tempatnya, karena sudah jelas itu masuk wilayah Kabupaten Tubaba tepatnya di Tiyuh Penumangan bukan wilayah Menggala Kabupaten Tulangbawang,”tegasnya.

Disinggung mengenai upaya Pemkab Tubaba dalam menyikapi persoalan tersebut yakni dengan menyurati atau mengundang pengelola dengan para tokoh untuk melakukan musyawarah dalam merubah nama Gerbang Tol tersebut, Agus Subagio mengatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad terlebih dahulu.

“Sikap kita ya jelas seharusnya dirubah nama Gerbang Tol itu, kalau untuk menyurati pengelola atau mengundang mereka ya nanti kami koordinasikan dengan pimpinan terlebih dahulu,”tukas Agus.

Reporter : Jonsi
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Resmi Dibubarkan, Ini Daftar Purna Paskibraka Lampung Selatan 2019

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi membubarkan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019.

Nampak raut muka senang, haru, tangis, sedih dan hahagia terlihat pada setiap anggota Paskibraka. Pasalnya, mereka dinilai sukses bertugas saat upacara detik-detik Proklamasi dan upacara penurunan Bendera Merah Putih saat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2019.

Diketahui, anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan berjumlah 34 orang terdiri dari 17 putra dan 17 putri yang merupakan siswa-siswi SMA/SMK dan MA negeri maupun swasta hasil seleksi tingkat Kabupaten Lampung Selatan.

Pembubaran dilakukan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang dirangkai dalam acara silaturahmi dan pelepasan yang digelar Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019) malam.

Dalam Sambutannya H. Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pelatih, dan anggota Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan yang telah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih dengan baik dan sukses.

“Saya bangga dengan adik-adik sekalian, dan begitupun ini menjadi kebanggaan orang tua kalian. Jadikan apa yang dilaksanakan pada hari ini sebagai tonggak penting dan bersejarah dalam mempersiapkan diri untuk menjadi generasi terbaik guna menyongsong masa depan,” ujar Nanang.

Selain itu, Nanang juga berpesan kepada anggota Paskibraka, untuk terus belajar sebagai generasi yang menguasai ilmu dan teknologi, terus mengembangkan diri dan tetap tidak meninggalkan ibadah agar tetap menjadi perilaku yang relegius serta memiliki budi pekerti luhur.
“Yang harus menjadi catatan bagi adik-adik, bahwa setelah melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, bukan berarti tugas adik-adik telah selesai. Tetapi justru ini harus dijadikan sebagai awal dimulainya langkah baru, semangat baru untuk menggapai cita-cita,” pesannya.

Berikut 34 Purna Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan 2019 :

1. Fajar Maulana (SMK YP Serdang)
2. Dwi Yudha Senggi (SMA Swadhipa)
3. Hycal Asmara Wibowo (SMAN 1 Kalianda)
4. Arpon Rilo Pambudi (SMAN 1 Natar)
5. Bagus Aji Saputra (SMAN 1 Kalianda)
6. M. Galih Vihandika (SMAN 1 Kalianda)
7. Ulil Abror Zahidul Haq (SMAN 1 Kalianda)
8. Muhammad Agung Apriansah (SMKN Tanjung Sari)
9. Muhamad Ramadan Z Z (SMKN 1 Merbau Mataram)
10. Noval Azhar (SMAN 1 Way Sulan)
11. Supli (SMA PGRI Katibung)
12. Shandy Gilang Prayoga (SMKN 1 Ketapang)
13. Enteng Juan Tanamal (SMAN 1 Palas)
14. Fahmi Burhannudin (SMAN 2 Kalianda)
15. Muhammad Rafly Erdian (SMA Kebangsaan)
16. Dodi Jatmiko (SMA IT Babul Hikmah)
17. Irfan Efendi (MA Hidyatul Mubtadiin Jati Agung)
18. Ni Wayan Devi Meidiyana (SMKN 1 Bakauheni)
19. Sephia Wulandari (SMAN 1 Sidomulyo)
20. Reni Istiqomah (SMKN 1 Sragi)
21. Meylinda Hartiana Riadi (SMK Diponegoro)
22. Anita Lestari (SMAN 1 Candipuro)
23. Rosmaini (SMA PGRI Katibung)
24. Helen Pujamiati (SMAN 1 Palas)
25. Akhfitria Vika Sari (SMAN 1 Kalianda)
26. Ratih Murti Dewi (SMK Al-Huda)
27. Vinazah Adha Zanita (SMK Hampar Baiduri)
28. Helma Desti Safitri (SMKN 1 Kalianda)
29. Nindya Azfarina Jamhur (SMAN 1 Kalianda)
30. Eno Ibfainsa Khoirunnisa (SMAN 1 Kalianda)
31. Shelly Sismy (SMAN 2 Kalianda)
32. Olivia Novita Puteri (SMAN 1 Merbau Mataram)
33. Sri Wahyuningsih (MAN 1 Lampung Selatan)
34. Anggi Damayanti (SMA Kebangsaan). (Eko/Kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kajari Lampung Selatan Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Hutamrin, SH, MH, menjadi inspektur upacara penurunan bendera merah putih HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Zainal Abidin Pagaralam, Kalianda, Sabtu (17/8/2019) sore.

Hutamrin yang baru sepekan menjabat Kajari Lampung Selatan ini nampak khidmat menjadi inspektur upacara. Sementara Kapten Infantri Paino yang saat ini bertugas sebagai Pasi Intel Kodim 0421 Lampung Selatan didapuk sebagai komandan upacara.

Selain itu, upacara penurunan bendera tersebut, turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan, Sekretaris Daerah beserta pejabat utama dilingkungan Pemkab Lampung Selatan serta undangan lainnya.

Setelah tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskiraka) bertugas menaikan bendera merah putih pada peringatan hari kemerdekaan RI ke-74 pagi tadi, tugas penurunan bendera merah putih kembali dilakukan 34 anggota Paskibraka berserta tim dari TNI-Polri.

Sukses menjalankan tugasnya, Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan mendapat aplaus dari tamu undangan, keluarga dan masyarakat yang hadir menyaksikan. (Eko/kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pencipta Mars Lampung Selatan Terima Penghargaan Dari Plt Bupati, Keluarga Haru Dan Bangga

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Nur Munasih (63) tidak bisa menahan haru saat dirinya menerima piagam penghargaan dari Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung H. Nanang Ermanto. Nur Munasih merupakan istri dari almarhum Munatsir Amin sang pencipta lagu Mars Lampung Selatan yang yang menerima penghargaan dari orang nomor satu di Kabupaten Khagom Mufakat.

Piagam penghargaan itu diterima Nur Munasih pada momentum silaturahmi dan ramah tamah Plt Bupati Lampung Selatan dengan para pejuang kemerdekaan seperti Veteran, Pepabri dan Warakauri dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74 tahun 2019, yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019).

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran Pemkab Lampung Selatan. Saya merasa bersyukur sekali, terharu sampai tak bisa menahan air mata ini,” ucap Nur Munasih ditemui tim ini usai penyerahan penghargaan.

Nur Munasih menceritakan, lagu Mars Lampung Selatan itu dibuat almarhum Munatsir Amin bersama dirinya. Mulanya kata dia, inspirasi lagu itu didapat setelah almarhum dan dirinya berkeliling Lampung Selatan dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh yang ada di kabupaten paling Selatan Pulau Sumatera ini.

“Banyak lagu yang almarhum (Munatsir Amin) ciptakan. Bahkan terakhir sebelum bapak meninggal juga terima penghargaan pencipta Mars Lampung Barat. Kabupaten Pesawan dan provinsi bapak juga yang ciptakan,” kenang Nur Munasih.

Sementara, dalam kesempatan itu, H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pencipta lagu Mars Lampung Selatan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada pencipta lagu Mars Lampung Selatan. Semoga apa yang telah almarhum berikan dapat bermanfaat untuk kita semua,” ujar Nanang.

Menurut Nanang, isi yang terkandung dalam setiap lirik lagu tersebut sangat menyentuh dan mempunyai arti yang mendalam, sehingga mampu membangkitkan semangat dan kecintaan masyarakat kepada Kabupaten Lampung Selatan.

“Itulah kenapa saya mewajibkan menyanyikan lagu ini disetiap kegiatan. Supaya masyarakat, khususnya jajaran Pemkab Lampung Selatan ini menghayati lagu tersebut, sehingga dapat menjadi pelecut semangat jajaran pemerintahan kami,” kata Nanang. (Eko/kmf)

Continue Reading

Trending