Connect with us

Advetorial

Masuki Purnatugas, Gubernur Ridho Minta Jaga dan Teruskan Pembangunan Lampung

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang mendukungnya sebagai kepala daerah. Ridho meminta aparatur sipil negara (ASN) dan Forum Komunikasi Antar Pimpinan Daerah (Forkompimda), dan masyarakat Lampung menjaga hasil pembangunan dan meneruskannya agar lebih baik.

“Selama masa pemerintahan saya bersama Wakil Gubernur suka dan duka, kita saling mengisi. Hari ini saya merasakan capaian yang diperoleh karena kerja keras dari seluruh unsur ASN Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang mau menerima saya sebagai Gubernur untuk mengikuti dan menjaga saya,” ujar Gubernur Ridho saat acara pelepasan purnatugas periode 2019-2019 bersama Wakil Gubernur (Wagub) Bachtiar Basri di Ballroom Novotel, Jumat (24/5/2019) Malam.

Turut mendampingi Gubernur Ridho, istri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ridho Ficardo, Wagub Bachtiar bersama sang istri yang juga Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Hasiah Bachtiar Basri. Sebagai dedikasi karya bakti Gubernur Ridho dan atas berbagai prestasi yang ditorehkan, pada kesempatan tersebut diluncurkan dua buku Gubernur Ridho selama memimpin Provinsi Lampung.

Kedua buku itu berjudul ‘Lampung : Tinta Emas Karya Bakti Pembangunan, Lompatan Besar Lima Tahun Kepemimpinan M. Ridho Ficardo’ dan ‘Lompatan Besar Ridho Ficardo Untuk Lampung, Gubernur Termuda Indonesia Masa Bakti 2014-2019’. Kedua buku itu mengulas pembangunan yang dilakukan Gubernur Ridho di bidang ekonomi yang mampu menekan inflasi, meningkatkan laju pertumbuhan daerah, memangkas ekonomi biaya tinggi, dan membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Begitu juga bidang pembangunan, fisik dan nonfisik, selalu menjaga keseimbangan akselerasi sumber daya manusia dan teknologi yang memicu terjadinya pertumbuhan ekonomi Lampung di atas rata-rata nasional.

Di bidang kesehatan selain pembangunan lnfrastruktur rumah sakit yakni RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) dan Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) sejumlah fasilitas dan gedung dibangun setara Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. RSUDAM berhasil meraih tipe A, rumah sakit keliling dan sejumlah Puskesmas mendapatkan predikat ‘Top Pelayanan Publik’.

Di bidang pertanian, selain meningkatkan pengembangan hilirisasi dan transfer teknologi pertanian, ketahanan pangan berhasil mendudukan Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

Tak ketinggalan bidang infrastruktur dan konektivitas, Lampung kini memiliki Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia yang pernah diresmikan Presiden RI Joko Widodo.

Lalu Bandara Radin Inten II kini menjadi berstatus internasional, Lanud Gatot Soebroto di Way Kanan menjadi bandara sipil, dan beroperasinya Bandara Taufiq Kiemas di Pesisir Barat.

Pada kesempatan itu, Ridho bersama Wagub menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lampung bila dalam pengabdiannya tidak semua harapan bisa terpenuhi.

“Tidak semua tujuan bisa tercipta, tetapi saya bersama Pak Wagub dengan segenap kemampuan tanpa mengenal hari dan jam. Apa yang kami lakukan dengan sepenuh hati dan kemampuan dalam masa yang tidak lama ini selama lima tahun.

Bukan masalah berapa lama kami memimpin, tetapi menjadi tantangan apa yang bisa kami lakukan untuk amanah ini, hingga akhirnya kita akan dikenang masyarakat,” ujar Ridho.

Menurut Ridho, apa yang diperbuat demi memajukan Lampung, kesejahteraan menjadikan tujuan setiap gerak langkah dalam membangun Lampung.

“Tentunya dalam kepemimpinan kami ada salah dan khilaf, maka setulus hati kami memohon maaf untuk masyarakat Lampung, ASN di lingkungan Pemprov Lampung, dan semua stakeholder. Sesunguhnya misi yang kami emban yakni misi kesejahteraan dan keamanan untuk masyarakat Lampung,” kata Ridho.

Ridho mengatakan kemajuan Lampung juga buah kekompakan dan kebersamaan Forkopimda Provinsi Lampung.

“Tidak semua provinsi memiliki sinergi sebaik kita. Saya pernah bersama Anda semua, keluarga besar Forkopimda untuk memberikan yang terbaik dan menjadi bagian dari perjuangan membangun lampung,” ujar dia.

Ridho juga menyampaikan terima kasih kepada para Bupati dan Wali Kota dengan begitu banyak dukungan membangun sinergitas dan arah kebijakan serta dukungan harmoniasi.

“Mungkin pemahaman yang tidak seratus persen, tetapi niatan dan dukungan sinergitas membangun Lampung dan di seluruh leading sektoral. Ini yang terbaik dibanding dengan daerah lain. Saya bersyukur Kabupaten/Kota memberikan dukungan dan mengerti arah kebijakan strategis nasional.

Keberhasilan Lampung hari ini karena besarnya jiwa dan kerja keras kalian sehingga saya merasa terangkat dan terhormat terus menerima penghargaan di tingkat nasional,” kata dia.

Ridho berpesan kepada Kabupaten/Kota untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Pada hakekatnya hadirnya Pemerintah Daerah untuk menyejahterakan masyarakat.

“Berikan yang terbaik dalam pelayanan tata kelola pemerintah, tidak ada tugas yang lain selain itu. Terima kasih atas segala dukungan dari waktu ke waktu, rasa bangga pernah bersama Bapak Ibu sekalian. Mudah-mudahan semua perjuangan ini dapat Bapak/Ibu terus lanjutkan,” ujar Ridho.

Dia yakin kemajuan Lampung mampu menjadi bagian dari penggerak Indonesia dan ke depan akan terus maju.

“Lampung harus bisa lebih maju dan hari ini sudah dirasakan. Ini yang bisa saya dan Pak Wagub berikan untuk masyarakat Lampung seiring doa dan dukungan menjadikan Lampung yang lebih baik ke depan, yang kami hantarkan hari ini,” kata Ridho.

Dari sekian capaian yang dilakukan Gubernur Ridho, pada kesempatan tersebut, Gubernur Ridho juga mendapatkan penghargaan berupa Penganugerahan Radar Lampung Award 2019 sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan.

Lalu, mewakili Pemprov Lampung, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis berikan Piagam Penghargaan Kepada Muhammad Ridho Ficardo atas jasanya sebagai Gubernur Lampung.

Hadir pada acara tersebut para Bupati/Walikota, anggota Forkopimda, tokoh agama/tokoh adat/tokoh masyarakat, akademisi serta para mantan pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Acara pelepasan purnatugas Gubernur dan Wagub Lampung turut dimeriahkan penyanyi Ibukota, Judika. (Humas Prov Lampung)

Advetorial

Delapan Rekomendasi Pansus DPRD Lampura Untuk Budi Utomo

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Panitia Khusus DPRD Lampung Utara akhirnya memberikan delapan rekomendasi kepada Plt. Bupati Budi Utomo atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lampung Utara tahun anggaran 2019.

Hal ini terungkap dalam sidang Paripurna DPRD tentang LKPJ Bupati Lampung Utara Tahun Anggaran 2019, Rabu (29/4/2020) yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Romli, dan tiga pimpinan DPRD lainnya, yang dihadiri 23 anggota legislatif beserta jajaran pemerintahan yang dikomandoi Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo.

Sekretaris dan Juru Bicara Pansus LKPJ Bupati tahun 2019, Marlena, mengatakan berdasarkan hasil rapat Pansus LKPJ dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ada delapan (8) poin penting yang direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah Lampung Utara.

Delapan poin catatan dan masukan yang direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah itu diantaranya :

1. Meminta Pemerintah Daerah segera mengatasi permasalahan data penerima bantuan sosial dan meningkatkan kinerja operator di setiap daerah.

2. Pemerintah Daerah dapat segera mengatasi masalah parkir dan tenaga BLUD di RSUD HM Ryacudu Kotabumi.

3. Pemerintah Daerah dapat memperhatikan masalah pemetaan dan pemerataan tenaga Pengajar (Guru dan Kepala Sekolah) sesuai SK Menteri nomor 5 Tahun 2011 berdasarkan Sistem Zonasi.

4. Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas Kesehatan dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Puskesmas se-Kabupaten Lampung Utara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

5 dalam menyusun anggaran, hendaknya Pemerintah Daerah dapat membuat skala prioritas program dan kegiatan, sehingga berdampak pada penyerapan anggaran yang baik di setiap OPD.

6. Pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah yang tepat dalam meningkatkan PAD.

7. Hal-hal yang menjadi rekomendasi di LKPJ tahun anggaran 2018 yang belum ditindak-lanjuti oleh Pemerintah Daerah, agar segera diselesaikan khususnya persoalan di dinas PUPR.

8. DPRD mendukung penuh Pemerintah Daerah Lampung Utara dalam menanggapi Covid-19 segera terstruktur, dan terukur. Dan DPRD juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polres, Dandim beserta jajarannya dalam membantu Pemerintah menangani Covid-19.

Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo menyambut baik atas catatan-catatan Pansus LKPJ Bupati tahun 2019 yang direkomendasikan kepada pemerintah. Ia mengatakan bahwa pemberian catatan ini merupakan wujud sinergitas dan harmonisasi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif.

” Kita (Pemerintah) siap menindaklanjuti catatan – catatan itu (8 poin) semaksimal mungkin,” katanya.

Lalu, untuk penyelesaian hutang proyek tahun 2017 dan 2018 yang termasuk dalam catatan LKPj 2018, menurut Budi, FHO dan PHO yang 2017 sudah dibayarkan.

” ‎Sembilan puluh lima persen (95%) hutang proyek 2017 telah dibayarkan, sedangkan hutang proyek 2018 masih menunggu persidangan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Nurdin Habim, anggota DPRD dari fraksi Partai Gerindra memberikan interupsinya dengan menegur Pemerintah Daerah Lampung Utara soal salinan APBD yang dari tahun ke tahun, DPRD Lampung Utara tak pernah menerimanya. Dia menginginkan agar Pemerintah memberikan buku APBD tersebut sebagai sumber informasi bagi anggota DPRD dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawasan.

” Karena kami pernah nanya kebagian hukum, mana buku APBD tahun sekian -tahun sekian, kan tidak ada. Artinya ini merupakan sebuah keteledoran kita semua. Kami (DPRD) sebenarnya malu, karena kami enggak pernah pegang kitab (buku APBD) itu,” keluh Nurdin.

Bak gayung bersambut, Budi pun nampak tak mau bertele-tele dalam menyikapi keinginan DPRD Lampung Utara dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsinya, salah satunya fungsi pengawasan.

” Pak Sekda dan Panitia Anggaran, Bappeda, Asisten, saya berharap untuk APBD tahun 2020, inikan yang sedang kita jalani, sedang kita lakukan, agar pengawasan secara umum bisa dilakukan kawan-kawan di legislatif,” pesan Budi kepada jajarannya.

” Kiranya buku tersebut (buku APBD) yang sudah dievaluasi oleh provinsi melalui tim evaluasi provinsi, ini dapat juga disampaikan kepada DPRD Lampung Utara, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” katanya lagi dengan nada tegas.(ADVETORIAL/ALEX.BW)

Continue Reading

Advetorial

Pesan Khusus Budi Utomo Menghadapi Corona

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Ada pesan khusus yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, kepada masyarakatnya dalam menghadapi wabah covid-19.

Pesan ini disampaikannya saat menggelar videoconference dari rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Utara kepada awak media yang berada di Media Center Posko Gugus Tugas, terkait dua warganya yang terinfeksi virus Covid-19, Kamis (9/4/2020) malam.

Budi Utomo yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Lampung Utara, berpesan agar masyarakat Lampung Utara lebih meningkatkan kepedulian antar sesama dan tidak mengucilkan individu atau keluarga terdampak.

” Janganlah kita langsung bereaksi dengan mengucilkan keluarga maupun individu terdampak Covid-19. Jangan panik, tetap tenang, mari bersama-sama memberikan dukungan baik moril maupun materil,” ucapnya.

Budi juga mengimbau agar masyarakatnya dengan kesadaran dari diri sendiri berjuang melawan wabah covid-19.

Berikut himbauan Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo kepada masyarakatnya :

– Dapat menahan diri dari bepergian ke luar rumah kecuali ada kepentingan yang mendesak.

– Mempertahankan jarak aman dengan para anggota keluarga di tempat tinggal saat ini, dalam bersosialisasi dengan tetangga setidaknya 1 meter.

– Senantiasa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer bila tidak tersedia air dan sabun.

– Menerapkan etika batuk, bersin dan menguap, yaitu menutup mulut dan hidung menggunakan masker, atau bagian dalam lengan dan membuang ludah di tempat tertutup.

– Meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi gizi seimbang, memperbanyak minum air putih dan olah raga secara individu.

– Mengenakan masker bila terpaksa harus keluar rumah.

– Meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah di rumah saja.

Pemerintah Lampung Utara menyiapkan anggaran sebesar lebih 32,2 Miliar untuk penanganan Covid-19. Pemerintah juga telah menunjuk RSUD Ryacudu dan 27 puskesmas untuk rujukan dalam menangani virus korona. Ruang isolasi untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berada di dua tempat yakni Gedung Islami Center dan RSUD Ryacudu.

Pemerintah beserta unsur lainnya yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 di Lampung Utara terus berjibaku dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Untuk memudahkan koordinasi dan akses informasi, Posko terpadu percepatan penanganan covid-19 yang dipusatkan di Gedung Korpri Lampung Utara telah difungsikan. Posko yang buka 24 jam itu melibatkan sejumlah personel Dinas Kesehatan, Satpol-PP, BPBD, dan TNI-Polri. Disiagakan pula ambulans dan mobil patroli.

” Posko ini nantinya dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya mengenai informasi covid-19. Juga untuk memudahkan koordinasi antar instansi yang masuk gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19,” kata Kepala Sekretariat Posko Terpadu Penanganan Covid-19 yang juga Plt Kadiskominfo Lampura, Sanny Lumi, belum lama ini.

Terkait informasi tentang penyebaran dan perkembangan virus corona, pihaknya saat ini menyampaikan informasinya melalui satu pintu. Tujuannya, untuk meminimalisir kabar bohong atau hoaks terkait wabah tersebut, cukup dengan mengklik website covid.lampungutarakab.go.id.

“ Untuk informasi satu pintu, silahkan klik saja covid.lampungutarakab.go.id. Kita menjaga, agar informasi tentang covid-19 tidak simpang siur atau hoax,” ujar Sanny.

Selain itu, pemerintah telah menyiapkan videoconference untuk menyikapi perkembangan covid-19 secara langsung. Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Lampung Nomor 045:/1118/07/2020 Tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus disease (Covid-19).

” Videoconference ini tujuannya Untuk memantau sekaligus memberikan arahan, kepada semua tim satgas terkait perkembangan covid-19. Ini akan mempermudah dan mempercepat pengambilan keputusan,” ucap Sanny.

” Dengan penggunaan komunikasi visual (tatap muka) membuat komunikasi lebih mudah, seperti videoconference dengan Gubernur Lampung dan Sekda se Provinsi Lampung. Juga videoconference dengan 27 puskesmas di Lampung Utara,” imbuhnya. (ADV).

Continue Reading

Advetorial

Dampak Covid 19 : Pencapaian PAD Triwulan Awal Rp1.297 Triliun

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Virus corona yang sudah menyebar selain menelan korban jiwa, pertumbuhan ekonomi negara-negara Dunia salah satunya Indonesia ikut terdampak salah satunya Provinsi Lampung.

Komisi III DPRD Lampung menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, guna memastikan apakah benar penyebaran wabah virus corona ikut menyeret perekonomian.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Noverisman Subing, membenarkan penyebaran wabah virus corona ikut menyeret perekonomian di Provinsi Lampung hingga mengalami penurunan.

“Ya, kami tadi rapat dengan Badan Pendapatan Daerah untuk mengetahui sejauh mana progres pencapaian PAD kita,” ujarnya usai hearing, Selasa (7/4/2020).

Buktinya, berdasarkan pendataan Bapenda Lampung pencapaian PAD di triwulan awal, hanya mampu bertengger diangka Rp1.297 Triliun. Sedangkan, seharusnya pencapaian PAD di triwulan awal mampu menembus 40 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Normalnya, pencapaian PAD di triwulan awal itu 40 persen. Tadi kami sudah mendengar bagaimana sejauh ini pencapaian PAD, hasilnya mengalami penurunan,” terangnya.

Politisi senior PKB ini memperkirakan, pencapaian PAD Provinsi Lampung di triwulan awal mengalami penurunan, hanya diangka 15-20 persen, ini mengacu terhadap perolehan PAD di triwulan awal.

Kendati begitu pria akrab disapa Kanjeng ini berharap, agar wabah virus corona dapat segera berakhir, tujuannya agar semua aktifitas dan perekonomian dapat berjalan secara normal.

“Maka kita mengapresiasi sekali Pergub tentang penundaan pembayaran administrasi pajak kendaraan bermotor dan menghapuskan dendanya sampai akhir Mei. Akibat wabah Corona ini,” pungkasnya. (adv)

Continue Reading

Trending