Connect with us

Apa Kabar Lampung

Forkopimda : Ridho Ficardo “Smiling Governor”, Kondisi Sesulit Apapun Selalu Tersenyum dalam Menyelesaikan Persoalan

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung menilai sosok Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo patut dicontoh.

Selain selalu tersenyum dalam kondisi sesulit apapun, Ridho juga dinilai komunikatif dan selalu memberikan solusi di setiap permasalahan.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Kolonel (Inf) Taufiq Hanafi, saat mewakili anggota Forkopimda Provinsi Lampung pada acara silaturahmi bersama anggota Forkopimda Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Sabtu (1/6/2019) Malam.

Menurut Taufiq, sosok Gubernur Ridho dalam kondisi situasi sesulit apa pun yang terjadi di Provinsi Lampung selalu menunjukkan wajah tersenyum.

“Saya melihat pak Ridho apa pun situasi selalu tersenyum. Sesulit apa pun tugas kita baik pribadi maupun kedinasan, bapak selalu tersenyum dan itu yang saya ingin belajar. Kami harus belajar banyak dari bapak,” ujar Danrem Taufiq.

Mewakili rekan Forkopimda Provinsi Lampung, ia menyampaikan bahwa Gubernur Ridho juga sosok yang komunikatif dan selalu memberikan solusi disetiap permasalahan.

“Secara pribadi saya baru empat bulan bersama bapak Gubernur, namun demikian kami dan saya rasakan disini bahwa komunikasi sangat luar biasa, artinya kami tidak mengalami hambatan yang berarti dan kami merasakan segala sesuatu berjalan dengan baik sehingga permasalahan fungsi dan tugas kami selalu ada solusi,” katanya.

Taufiq menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Ridho atas kerjasama yang dilakukan bersama Forkopimda Provinsi Lampung dalam membangun Lampung.

“Terimakasih banyak atas bantuan kerjasama dan motivasi yang diberikan, kami mohon maaf apabila selama bertugas bersama baik pribadi ataupun kedinasan kurang berkenan. Kami doakan bapak dimana pun dan tugas apa pun selalu diberikan kesuksesan,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Ridho mengatakan begitu banyak pembangunan dan program strategis nasional yang terwujud di Provinsi Lampung atas dukungan semua unsur termasuk anggota Forkopimda Provinsi Lampung.

“Kami begitu banyak kekurangan dan ketidaklengkapan tetapi ditutupi oleh anggota Forkopimda Provinsi Lampung, sehingga semua pembangunan bisa berjalan dengan lancar,” ujar Ridho.

Dengan kerja keras dan kebersamaan, Ridho mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda Provinsi Lampung yang memberikan dukungan dan bantuan di masa kepemimpinannya.

Ridho juga mengatakan kekompakkan dan kebersamaan hendaknya terus dipertahankan. “Kebersamaan ini tidak pernah berubah, walaupun selalu ada pergantian komandan tetapi selalu punya dukungan sangat baik, ini yang berbeda dengan Provinsi lain. Kita semua merasa dekat dan tidak ada retakan sama sekali,” ujarnya.

Ridho menyebutkan bahwa dalam membangun Lampung, dirinya melakukan dengan berorientasi untuk kepentingan masyarakat dan untuk jangka panjang Provinsi Lampung.

“Bukan berapa lama saya dan pak Wakil Gubernur bertugas, tetapi lakukan yang terbaik sehingga apa yang dapat kita perbuat dan setelah kita tidak bertugas lagi bagaimana orang lain mengenang dan mengingat kita,” katanya.

Ridho menitipkan Provinsi Lampung kepada anggota Forkopimda Provinsi Lampung dan juga jajaran di lingkungan Pemprov Lampung. Ia berharap bahwa kedepan Lampung harus terus maju.

“Malam ini adalah malam terakhir saya sebagai Gubernur Lampung, akan ada Penjabat Gubernur yang akan dilantik. Saya harap Forkopimda Provinsi Lampung berdasarkan pengalaman dan situasi selama ini terus memberikan masukan dan dukungan kepada Penjabat Gubernur, begitu juga di internal Pemprov untuk memberikan pelayanan yang optimal sebagaimana kalian melayani saya,” katanya.(Humas Prov Lampung)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

BINDA Lampung Road Show Jemput Bola Percepatan Vaksinasi Booster Di Lampura

Published

on

By

Lampung Utara : Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Lampung bekerjasama dengan Pemkab Lampung Utara dan stakeholder terkait, masih terus melanjutkan kegiatan road show Jemput Bola percepatan vaksinasi booster Covid-19.

Kegiatan kali ini menyasar masyarakat Kabupaten Lampung Utara dan sekitarnya, hal tersebut diungkapkan Kabinda Lampung, Harseno, pada Kamis (11/8/2022).

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 dosis 1,2 dan Booster 3 sangat penting untuk memastikan kekebalan komunal ditengah masyarakat terus membaik dan bertahan untuk waktu yang lama.

” Saat ini Binda Lampung bersama Pemerintah Daerah se-Lampung serta stakeholder lainnya terus menggencarkan vaksinasi, khususnya dosis booster agar herd immunity yang sudah terbentuk terus meningkat kualitas dan lebih panjang masa aktifnya. Dengan demikian, penurunan angka kasus Covid-19 saat ini bisa terus berlanjut agar pandemi benar-benar tuntas,” Kata Kabinda Lampung, Harseno.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, capaian vaksinasi se-Lampung per 10 Agustus 2022, dosis pertama sebanyak 6.090.107 orang (80.57 persen), dosis kedua sebanyak 4.867.100 orang (64.39 persen), kemudian dosis ketiga atau booster baru sebanyak 1.116.749 orang (19.37 persen).

Untuk menaikkan rasio dosis booster mendekati persentase dua dosis primer, Binda Lampung akan terus berupaya melalui upaya warga bisa menjangkau tempat-tempat vaksinasi massal atau Jemput Bola, dengan harapan dapat lebih menguatkan kekebalan komunal di seluruh wilayah Lampung.

“Jajaran Binda Lampung akan terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 khususnya dosis booster agar semua target terlampaui dan masyarakat aman dalam beraktifitas, sebagaimana instruksi Presiden RI Bapak Joko Widodo kepada Kepala BIN Bapak Budi Gunawan,” Ucap Kabinda Lampung Harseno.

Sementara itu Bupati Lampung Utara, Budi Utomo mengucapkan terima kasih dan kebanggaannya kepada Binda Lampung yang telah secara nyata membantu penyelenggaraan vaksinasi untuk masyarakat di Kabupaten Lampung Utara.

“ Kami mendukung penuh langkah Binda Lampung dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Lampung Utara khususnya. Saya telah memerintahkan seluruh Aparatur Pemerintahan untuk aktif mendukung upaya Binda Lampung dalam percepatan capaian vaksinasi booster tersebut,” Ujarnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada serta tetap mempertahankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), karena itu tidak hanya untuk menghindarkan tertular Covid-19, melainkan juga dari berbagai penyakit lain yang sudah ada sebelumnya, maupun penyakit-penyakit yang belakangan ini merebak,” Imbuh Bupati Lampung Utara, Budi Utomo.

Disisi lain, masyarakat Kabupaten Lampung Utara secara antusias mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Bupati Lampung Utara Budi Utomo karena telah mendapatkan vaksin Covid-19 secara mudah dan gratis serta sangat mengapresiasi langkah percepatan vaksinasi booster Covid-19 oleh Binda Lampung.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Munculnya Varian Baru, BINDA Lampung Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Terutama Vaksin Booster

Published

on

By

Lampung Utara : Badan Intelejen Daerah (Binda) Lampung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara terus melancarkan Vaksinasi Covid 19 baik dosis Dosis 1, 2 dan Booster.

Sasaran kali ini vaksinasi tetap mengutamakan booster (Dosis 3) disamping juga mengejar capaian Dosis 1, 2 dan anak-anak serta remaja.

Menurut Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Lampung Harseno S.IK, MM, mengatakan, organisasinya terus gencar melakukan vaksinasi serentak dengan menyasar semua kategori usia masyarakat, meliputi remaja, dewasa dan lansia. Sementara, saat ini telah muncul varian baru yakni Omicron BA.4 dan BA.5. Makanya Binda Lampung berupaya mencegah penyebaran varian baru tersebut.

“ Sesuai arahan Presiden Joko Widodo meminta BIN melanjutkan percepatan vaksinasi dengan target seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan vaksinasi dengan target 40 juta dosis di seluruh Indonesia, termasuk Binda Lampung dengan 1.440.000 dosis hingga akhir tahun 2022,” katanya, Senin (8/8/2022).

Kabinda Lampung menjelaskan, bahwa saat ini sudah muncul varian baru dari Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia, sedangkan di Provinsi Lampung masih belum ditemukan. Meskipun para ahli kesehatan menerangkan jika varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya.

Binda Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya. Hal ini mendorong Binda Lampung untuk menggencarkan vaksinasi terutama pada vaksin ketiga (Booster) yang capaian masih rendah di Provinsi Lampung.

“ Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker saat berada di luar terbuka yang tidak ramai, tetapi vaksinasi terus kita lakukan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat, dan Alhamdulillah untuk Provinsi Lampung sudah mencapai target dari Presiden yaitu vaksin kedua sebesar 72,59 persen, sedangkan vaksin ketiga masih 13,16 persen. Kita harus kejar capaian vaksinasi ketiga, sehingga proses transisi pandemi ke endemi dapat berjalan sesuai dengan harapan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa kehidupan semakin mendekati normal saat ini,” ujarnya.

Harseno meminta kepada masyarakat untuk betul-betul sadar bahwa vaksinasi hingga dosis ketiga sangatlah penting. Mengingat sebagai penguatan kekebalan imunitas masyarakat serta tetap menerapkan protokol kesehatan. Setidaknya dengan memakai masker dan mencuci tangan.

” Dengan kegiatan ini masyarakat sangat antusias dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Bapak Kepala BIN, Bapak Kabinda Lampung, Bapak Gubernur Lampung Arinal Djunaedi, dan Bapak Bupati Lampung Utara karena sudah menggelar program vaksin booster secara gratis,” pungkasnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

DKP Lampung Selatan Sosialisasi Keamanan Pangan PSAT

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan menggelar sosialisasi sertifikat mutu dan keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT).
Kegiatan berlangsung di aula DKP Lampung Selatan, Kamis (28/07/2022) melibatkan sejumlah kelompok seperti, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani (Poktan), Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) se Kecamatan Kalianda.
Kepala DKP Lampung Selatan Ir. Yansen Mulia menjelaskan, sosialisasi tersebut selain bertujuan memberikan wawasan. Juga bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya keamanan PSAT.
“Apa itu PSAT, Pangan Segar Asal Tumbuhan adalah pangan asal tumbuhan yang dapat dikonsumsi langsung atau yang dapat menjadi bahan baku pangan olahan setelah mengalami pengolahan. Minimal meliputi pencucian, pengupasan, pendinginan, pembekuan, pemotongan, pengeringan, penggaraman, pencampuran, penggilingan, pencelupan, dan proses lain tanpa penambahan bahan tambahan pangan lainnya,” jelas Yansen.
Dengan demikian, kata Yansen pemerintah berkewajiban memperhatikan serta menjamin keamanan dan mutu pangan. Dengan kata lain, konsumen atau masyarakat mendapat jaminan makanan sehat dan bergizi.
“Salah satunya kegiatan sosialisasi tersebut. Bagi peserta, diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, turut serta membantu pemerintah,” kata Yansen.
“Pemkab Lamsel juga berharap kedepannya, di Lampung Selatan bisa memiliki gerai-gerai menyediakan PSAT yang bermutu dan aman konsumsi,” harapnya.
Lebih jauh, Yansen Mulia mengatakan, setelah peserta memahami materi yang diberikan tentang PSAT. Kedepannya atau seterusnya, dapat mensosialisasikan kepada para pelaku usaha PSAT.
“Sehingga dapat meningkatkan jaminan kualitas kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi PSAT dan dapat meningkatkan perekonomian pelaku usaha PSAT,” pungkasnya.

Sebagai informasi, apa itu PSAT?
Pangan Segar Asal Tumbuhan atau disingkat PSAT adalah pangan asal tumbuhan yang dapat dikonsumsi langsung atau yang dapat menjadi bahan baku pangan olahan setelah mengalami pengolahan. Minimal meliputi pencucian, pengupasan, pendinginan, pembekuan, pemotongan, pengeringan, penggaraman, pencampuran, penggilingan, pencelupan, dan proses lain tanpa penambahan bahan tambahan pangan lainnya, nah adapun pengecualian pelapisan dengan bahan penolong lain yang diijinkan untuk memperpanjang masa simpan loh sobat,
Setelah itu dalam psat pun terdapat Keamanan PSAT dimana Keamanan PSAT adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah PSAT dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.
Dimana untuk istilah PSAT itu sendiri mempunyai banyak arti dimana Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan yang selanjutnya disebut Mutu PSAT adalah nilai yang ditentukan atas dasar kriteria keamanan dan kandungan gizi pangan. Juga Otoritas Kompeten Keamanan Pangan yang selanjutnya disingkat OKKP adalah unit kerja Pemerintah dan Pemerintah Daerah tingkat provinsi/kabupaten/kota nah jadi pada udah pahamkan apa arti dari psat itu sendiri.
Sebagaimana contohnya Sayuran dan buah-buahan sebagai produk yang sering dikonsumsi langsung oleh masyarakat, sehingga untuk menjamin keamanan dan mutu PSAT yang beredar harus dilakukan pengawasan mulai dari tahapan produksi, panen, pasca panen, proses distribusi sampai kepada konsumen yang dalam hal ini adalah masyarakat Pengawasan keamanan dan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan.
Tujuan PSAT :
Memberikan Jaminan Mutu dan Keamanaan Pangan
Memberikan Jaminan dan Perlindungan Masyarakat
Mempermudah Penelusuran Kembali Dari Kemungkinan Penyimpangan Mutu dan Keamanaan Pangan Produk
Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saling Produk
(Eko)

Continue Reading

Trending