Connect with us

Apa Kabar Lampung

Forum Silaturahmi Mulei Meghanai Lampung Tengah Sambangi Polres

Redaksi LT

Published

on

Lampung Tengah : Pemuda-pemudi yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Mulei Meghanai Lampung Tengah silaturahmi dengan pimpinan Polres Kabupaten setempat, Senin (10/6) siang ini.

Kedatangan pemuda-pemudi yang berasal dari berbagai kampung di Lampung Tengah ini disambut baik oleh Kapolres, AKBP I Made Rasma  dan Wakapolres, Kompol Harto Agung Cahyono. Turut hadir dalam  pertemuan yang berlangsung 2 jam tersebut, Kasat Bimnas,

Idul Fitri adalah momentum yang paling tepat dalam mempererat tali silaturahmi. Kehadiran Forum Silaturahmi Mulei Meghanai Lampung Tengah yang diketuainya hadir untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan wadah yang concern dibidang  pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata dan Kepemudaan.

Hal tersebut diungkapkan, Rosim Nyerupa selaku Ketua Forum Silaturahmi Mulei Meghanai Kabupaten Lampung Tengah.

“Terimakasih atas jamuan Pak Kapolres dan Pak Wakapolres yang telah menyambut kami. Silaturahmi ini tentunya selain dalam momentum Hari Raya Idul Fitri juga memperkenalkan forum yang terbentuk beberapa waktu lalu. Forum ini dibentuk sebagai bentuk kecintaan kami terhadap daerah dengan harapan mampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunan daerah khususnya eksistensi masyarakat Lampung di Lampung Tengah” Kata Rosim dihadapan Kapolres dan jajarannya berserta anggota yang hadir.

Rosim menambahkan, Forum Silaturahmi Mulei Meghanai Lampung Tengah juga memberikan berbagai masukan kepada Kapolres dalam membangun dan mewujudkan Kamtibmas yang aman damai serta kondusif.

“Berbagai masukan kami sampaikan kepada Kapolres sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan Kamtibmas. Sebab, Untuk mewujudkan Lampung Tengah yang aman dan kondusif tidak bisa hanya pihak kepolisian saja yang bergerak, Masyarakat termasuk pemuda-pemudi harus ikutserta mewujudkannya.

Jika Lampung Tengah aman dan kondusif tentu akan berefek terhadap pembangunan baik dibidang pariwisata, dunia usaha dan lain sebagainya. Pendekatan secara persuasif pemimpin lokal termasuk Kapolres yang intensitas juga akan mampu mencegah terjadi konflik horizontal ditengah masyarakat” Lanjutnya” Lanjut pemuda yang menetap di Kampung Komering Agung ini.

Dirinya berharap, kedepan Kapolres Lampung Tengah dan jajarannya dapat bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat termasuk Forum Silaturahmi Mulei Meghanai Lampung Tengah. ujar Rosim

Selanjutnya Kapolres Lamteng AKBP Made Rasma SIK mengatakan kehadiran forum muli menghanai sangat berdampak positip bagi masyarakat lampung itu dikarenakan dengan berbagai kegiatan adat budaya dan misi forum ini sangat membantu pihak kepolisian untuk mewujutkan Kabupaten Lampung Tengah yang aman nyaman bagi warga asli lampung dan pendatang di karenakan beberapa waktu yang lalu ada krjadian baik di bumi ratu dan di buyut udik ,untuk itu saya selaku kapolres lamteng di bantu dengan waka polres sangat senang melihat kaum milenial ini sangat peduli bagi keamaan dan ketertiban masyarakat dan budaya Lampung Tengah.

Reporter : Candra
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Bupati Umar Ahma Launching Pusat Oleh-Oleh Khas Tubaba

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, SP .Launching Pusat oleh-oleh hasil kerajinan Kabupaten Tubaba di Rest Area Km 215, Kecamatan Way Kenanga. Selasa (02/03).

Turut adir Wakil Bupati Fauzi Hasan, Sekdakab Novriwan Jaya, Ketua Dekranasda Kabupaten, Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten, Ketua Dharma Wanita, pimpinan PT. Hutama Karya, Kadis Koperindag, Kadis Kominfo serta Camat Way Kenanga.

Bupati Umar Ahmad mengatakan.Berdirinya stan Dekranasda tersebut diawali pertemuan ketua Dekranasda Kabupaten Tubaba dengan pimpinan PT. Hutama Karya dengan Kabupaten Tulang Bawang Barat sehingga di berikan tempat di Rest Area 215.

“Stand Dekranasda ini merupakan Etalase Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk menampilkan produk – produk unggulan ciri khas Kabupaten Tubaba”.katanya

Lanjut Bupati umar Ahmad.Di sisi lain kita juga bisa mempromosikan destinasi wisata dan kebudayan.” yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat agar dapat dikenal oleh daerah lain, khususnya oleh pengguna jalan tol Trans Sumatra”pungkas nya.(jonsi putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pengusiran Wartawan, KJHLS Angkat Bicara

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Soal adanya dugaan pengusiran wartawan yang dilakukan oknum Manager PT. Nutech Sinergitas Bakauheni, Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS) angkat bicara.
Ketua KJHLS, Ma’i mengaku miris, dengan masih adanya kasus pengusiran wartawan. Padahal, kinerja pers jelas diatur dalam UU nomor 40 tahun 1999.
Ma’i mengatakan, semestinya seluruh instansi negara baik pemerintahan maupun swasta, dapat lebih menghargai kinerja pers. Mingingat, pers adalah pilar ke-empat Demokrasi.
“Pers bekerja sesuai dengan amanah UU. Yaitu mencari data, mengolah dan mempublikasikan dalam bentuk berita. Hal itu, juga tidak luput dari Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Karenanya, tidak ada dasar hukum apapun yang dapat diklaim untuk membantah amanah UU tersebut,” Tegas Ma’i yang merupakan reporter Radar Tv Lampung, di Sekretariat KJHLS, Komplek Ragom Mufakat II, Kalianda, Selasa (2/3/2021).
Mendampingi Ma’i, Sekretaris Jendral (Sekjend) KJHLS, Dony Armadi menyatakan, secara kelembagaan pihaknya bakal melayangkan surat resmi kepada perusahaan yang diduga alergi terhadap wartawan.
Menurutnya, agar isu yang tersebar tidak semakin runcing, KJHLS meminta agar perusahaan segera melakukan klarifikasi dalam bentuk Press Conference.
“Salah satu poin dalam surat yang akan kami sampaikan kepada perusahaan adalah mengenai klarifikasi. Sejauh ini, kami selaku organisasi yang menaungi jurnalis harian di Lamsel masih menunggu itikad baik perusahaan,” ketusnya.
Dony yang merupakan pemimpin redaksi media-baru.com juga menegaskan, jika itikad baik tidak ditunjukan pihak perusahaan yakni dalam bentuk klarifikasi dan jumpa pers, maka pihaknya tidak segan-segan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
“Dugaan kasus pengusiran terhadap wartawan merupakan bentuk perbuatan yang dengan sengaja menghalang-halangi pekerjaan pers. Sehingga, wartawan tidak dapat melakukan peliputan. Hal ini jelas diatur dalam pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999, bahwa pelaku dapat dipidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak 500 juta,”lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Insiden pengusiran wartawan tersebut dialami Ali Imron wartawan media online globaldrafnews.com, saat hendak melakukan peliputan advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perpukad di PT. Nutech Integritasi Bakauheni, Jum’at (26/2/2021) sekitar pukul 14.30 wib.
Mirisnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, yang melakukan pengusiran adalah Manager perusahaan itu sendiri. Bahkan, pihaknya mengusir wartawan dengan tak beretika melontarkan kalimat kasar.
Lebih lagi, bukan hanya wartawan yang diusir oknum tersebut, melainkan juga dengan beberapa lawyers yang hendak melakukan advokasi di perusahaan itu.
Padahal, saat terjadi pengusiran, wartawan sudah sempat menjelaskan bahwa dirinya adalah salah seorang pers yang hendak melakukan peliputan. Namun, pihak oknum itu enggan mendengar dan tetap melakukan pengusiran.
Diketahui, sejumlah Lawyer bersama dengan wartawan mengunjungi PT. Nutech Integritasi Bakauheni lantaran menindaklanjuti pengaduan dari ke 10 orang karyawan perusahaan.
Dimana, 10 karyawan itu melakukan aksi mogok kerja yang sudah berlangsung sejak Minggu (21 februari 2021), sebagai bentuk kekecewaan. Faktornya, diawali dari kerja lembur saat libur panjang akhir pekan pada bulan November dan lembur ketika liburan Natal serta Tahun Baru Desember 2020 lalu, yang hingga hari ini belum dilakukan pembayaran. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wartawan Divaksinasi, Boby : “Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid19”

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Puluhan wartawan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjalani vaksinasi Covid-19 tahap II, yang dilakukan di Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (2/3/2021).
Berdasarkan tahapan, sejumlah wartawan melakukan verifikasi data diri dan dilanjutkan sesi pendaftaran. Kemudian, para pewarta ini dilakukan screening, setelah itu baru disuntik vaksin.
Sementara, saat di screening terdapat tensi darah tinggi, petugas kesehatan menyarankan untuk menunda suntik vaksin beberapa saat. Wartawan diberikan obat terlebih dahulu agar tensi darah dapat turun.
Boby Erlanda wartawan retorikaonline.com mengatakan, usai disuntik vaksin tidak ada efek khusus yang berdampak pada kondisi tubuh. Hanya saja, sugesti akan ketakutan dengan jarum suntik yang membuat situasi diri menjadi tegang.
“Gak ada yang dirasain sih sebenarnya setelah disuntik vaksin. Hanya karena takut jarum suntik saja makanya tegang, dan agak dramatis,” ujarnya sambil bergurau.
Senada dikatakan wartawan Radar Lamsel, Idho Mai Saputra, usai divaksin tidak ada efek yang berarti.
Ia mengatakan, hal tersebut merupakan upaya dan ikhtiar sebagai manusia untuk mencegah penyebaran Covid-19. Harapannya, agar setelah divaksin dapat meminimalisir akan terserang bahaya Virus Corona.
“Semoga covid cepat berlalu. Tetapi, meskipun kita sudah di vaksin, bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan,”imbuhnya.
Ditempat yang sama, Dony wartawan Media-baru.com mengatakan hal yang sama. Menurutnya, tidak ada efek yang dirasa usai menerima vaksin covid-19.
“Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid-19,” katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (PPMTM), Dinas Kesehatan Lamsel, Kristi Endarwati menyatakan, usai divaksin para wartawan disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan protokik kesehatan.
“Setelah vaksin pertama, 14 hari kedepan anda dilakukan vaksinasi tahap ke-II,” Tukasnya. (Rls)

Continue Reading

Trending