Connect with us

Apa Kabar Lampung

Pj. Gubernur Boytenjuri Lakukan Sidak ke Sejumlah Instansi Pelayanan Publik

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG : Pj. Gubernur Lampung Boytenjuri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa instansi terkait dengan pelayanan masyarakat, Senin (10/6/2019).

Sidak dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan tentang kehadiran ASN dan aktivitas pelayanan kepada masyarakat pasca libur Idul Fitri 1440 H. Sidak dilakukan usai Upacara Bulanan dan briefing bersama eselon II dan III.

Adapun instansi yang dikunjungi yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Badan Pendapatan Daerah.

“Sidak ini untuk melihat bagaimana kesiapannya setelah libur ini,” ujar Boytenjuri. Boy mengapresiasi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang taat akan disiplin kerja usai cuti bersama.

“Para karyawan/i Pemprov Lampung ini benar-benar mengikuti apa yang diminta oleh pimpinan sesuai instruksi baik dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maupun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) bahwa usai cuti bersama pasca Idul Fitri. Kenyataannya hadir hampir 100 persen,” katanya.

Boytenjuri juga mengapresiasi kinerja pegawai RSUDAM yang terus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Untuk pelayanan publik lancar sekali hari ini, seperti di RSUDAM berjalan dengan normal dan dokter-dokternya pun siap melayani, tadi saya cek satu-satu dokter spesialis semuanya hadir,” ujarnya.
Menurut Boytenjuri, masyarakat juga menilai puas akan pelayanan yang diberikan oleh RSUDAM. “Tadi kita tanya ke masyarakat. Pada prinsipnya pelayanan yang mereka terima cukup baik. Mereka juga menyatakan cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah,” katanya.

Boytenjuri menyebutkan Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menurunkan lima tim untuk melakukan sidak keseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tim sidak terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Kepegawaian Daerah, dan Inspektorat.

Adapun data kehadiran para pegawai pada sidak tersebut masih dilakukan rekapitulasi. Meskipun begitu, Boytenjuri menyebutkan bila hasil rekap ditemukan ASN yang tidak hadir tanpa keterangan akan diberikan sanksi.

“Untuk ASN yang tidak hadir tanpa keterangan itu nanti akan kita pertanyakan kepastiannya kenapa tidak ada keterangan. Kalau kenyataannya memang ada, akan dikenakan sanksi baik lisan maupun tulisan. Tetapi yang ditemui di lapangan hari ini sementara tidak ada atau dikatakan ada keterangan semua, baik izin maupun sakit,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir mendampingi Pj. Boytenjuri, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Fahrizal Darminto, dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Theresia Sormin.

Selain itu, Plt. Asisten Administrasi Umum Minhairin, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Dewi Budi Utami dan Plt. Kepala Biro Humas dan Protokol Heriyansyah.(Humas Prov Lampung)

Apa Kabar Lampung

Mendengar Arahan Wahdi, Warga Tionghoa Siap Dukung WaRu

Zuli Ardiansyah

Published

on

www.lampungtoday.com
KABAR LAMPUNG KOTA METRO

Metro — Pasangan Calon Walikota Metro Wahdi-Qomaru menerima langsung warga Tionghoa Aheng dan rekan-rekan dari Metro Timur, di Lamban Agung TMII Kota Metro, Selasa (27/10/20).

Menurut warga Tionghoa Aheng, ia siap mendukung dan beri semangat buat dr. Wahdi untuk menuju orang nomor 1 Kota Metro.

“Saya kesini Memang mendukung pencalonan dr Wahdi menjadi Walikota Metro dan saya melihat dari arahannya semoga beliau menjadi orang nomor 1 di Kota Metro, kita siap dukung dan beri semangat untuk kemajuan Kota Metro, ayo semangat,”ajak Aheng kepada pendukung Wahdi di Lamban Agung TMII Metro.

Ucapan terimakasih dr. Wahdi atas kunjungan saudara Aheng dan rekan-rekan ke Lamban, penuh rasa shukur Wahdi kepada Allah SWT telah memberikan kesehatan sehingga di beri kesempatan untuk mewakili Masyarakat Kota Metro untuk mencalonkan diri menjadi Walikota Metro jalur Independen.

“Terimakasih saudara ku telah berkunjung dan memberikan dukungan kepada WaRu untuk mewakili bagian dari Masyarakat Kota Metro atas pencalonan WaRu Independen pilihan Masyarakat, penuh rasa syukur atas nikmat yang luar biasa telah memberikan kesehatan sehingga WaRu bisa mewakili Masyarakat untuk kemajuan Kota Metro.”tutup Wahdi dalam doa. (Mery).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Debat Publik, Calon Walikota Metro dr. H. Wahdi Sp.OG Menginginkan Metro Memiliki Magnet Yang Hebat

Zuli Ardiansyah

Published

on

www.lampungtoday.com
KABAR LAMPUNG KOTA METRO

METRO — Calon Walikota Metro dr. H. Wahdi, Sp.OG berkeinginan membuat Kota Metro memiliki magnet yang hebat untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Hal itu dituturkannya pada debat Publik Calon Walikota yang digelar KPU setempat di Hotel Aidia Grand. Debat kandidat Calon Walikota Metro dipandu TVRI Lampung. Senin (26/10/20) malam.

Dalam strategi lima tahun kedepan jika terpilih, banyak hal yang akan dilakukan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat. Diantaranya, Ia ingin membentuk pengembangan ekonomi kreatif di tiap kelurahan, sehingga setiap kelurahan nantinya memiliki satu produk yang diunggulkan.

Selain itu Wahdi juga akan membangun infrastruktur untuk para petani, yang nantinya bisa meningkatkan produksi pertanian. Menurutnya masih banyak petani yang membutuhkan jalan memadai untuk membawa hasil produksi pertaniannya.

“Ini akan menjadi perhatian yang menjadi program dari 9 program misi WaRu kedepan,”ucapnya dalam debat publik.

Di bidang kesehatan, calon independen pasangan Wahdi-Qomaru akan menggratiskan BPJS kelas III. Dan meningkatkan sumber daya manusia serta membangun infrastruktur yang berkelanjutan. Wahdi juga menginginkan Kota Metro memiliki fakultas kedokteran.

Dikatakannya, membangun adalah menjadi kewajibannya bersama masyarakat. Wahdi menjawab pertanyaan dari narasumber yakni: TVRI Lampung dengan inovatif. Dikatakannya banyak hal yang akan dilakukan jika ia nantinya terpilih menjadi Walikota Metro. Terkait sumber daya manusia (SDM) Wahdi akan mengemasnya agar bisa mempunyai Daya Saing Global.

“Saya akan berbuat untuk masyarakat. Ada 9 program unggulan yang akan dilakukan WaRu, jika terpilih nanti,”tuturnya. (Mery).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Pesibar Menggelar Rakor Untuk Antisipasi Lonjakan Kunjungan Wisatawan  Menjelang Cuti Dan Libur Panjang

Redaksi LT

Published

on

Pemkab Pesibar Menggelar Rakor Untuk Antisipasi Lonjakan Kunjungan Wisatawan  Menjelang Cuti Dan Libur Panjang

Pesisir Barat : Menjelang akan dilakukan cuti dan libur panjang bertepatan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Rabu 28 Oktober – 01 November 2020 mendatang. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar Rapat Koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid -19), pada Senin (26/10/2020).
Rapat Koordinasi ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Jabatan sementara (Pjs) Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra dan melibatkan instansi terkait, yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Diskominfo dan unsur Forkopimda.

Pada rapat tersebut, Achmad Chrisna Putra meminta kesiapan dari instansi terkait dalam menghadapi libur panjang cuti bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

” Mengingat Pesisir Barat merupakan daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, untuk itu saya menekankan kepada seluruh instansi yang terkait agar supaya menempatkan personilnya di titik lokasi wisata yang kemungkinan akan mengalami lonjakan pengunjung wisata, “ tegas Pjs. Bupati.

Pjs. Bupati juga meminta Forkopimda dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol- PP) untuk menempatkan personil pengamanan di lokasi wisata.

” Untuk Dinas pariwisata saya meminta agar menyiapkan sarana cuci tangan dan membuat himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan “, ujar Achmad Chrisna.

” Dinas kesehatan membuat posko kesehatan, Dinas Perhubungan saya minta untuk mengatur parkir dan menarik retribusi “. Sedangkan untuk Dinas Kominfo supaya membuat banner informasi batad – batas atau jarak untuk para pengunga di tempat wisata terutama di Pantai Labuhan Jukung serta Banner himbauan dilarang Mandi Laut, ” tegas Achmad Chrisna.

Continue Reading

Trending