Connect with us

Apa Kabar Lampung

Rakor Pencegahan Korupsi, Winarti Janji Perbaiki Pelayanan

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang : Rapat koordinasikan dan supervisi rencana aksi Program Pemberantasan Korupsi terintegrasi pada Pemerintah Kabupaten Tulangbawang digelar, Kamis (04/07/2019).

Pada acara yang dilaksanakan di ruang Rupatama Lantai II Kantor Bupati Tulangbawang ini, diikuti peserta seluruh OPD dengan Kasubbag bipran serta para Ka OPD Kabupaten Mesuji dibawah pimpinan sekretaris Daerah Mesuji Indra Kesuma Wijaya.

Bupati Tulang Bawang dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur atas terselenggaranya acara ini, bisa bekerja langsung dalam supervisi tim Korsupgah KPK, karena dalam berbuat baik belum semua menyukainya, kita butuh bantuan untuk terus berdiri tengak mengemban amanah dalam melayani warga.

“Sejak awal kami berusaha untuk memperbaiki sistem pelayanan untuk rakyat, salah satunya dengan berdiri dan telah soft openingnya MPP (Mall Pelayanan Publik), kami berusaha setransparan mungkin pelayanan untuk pelayanan masyarakat, juga pelaksanaannya,” ujar Bunda Winarti dalam memulai sambutannya.

“Pada seluruh Pegawai yang hadir, dengarkan, jangan diskusi sendiri, manfaatkan kesempatan untuk bertanya hal-hal detail tentang korupsi, manfaatkan kesempatan besar ini,” pesan Pangeran Suri panggilan adat Bupati Winarti.

Sebelumnya dengan bangga Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH menerima tim Kasatgas Korwil 3 Korsupgah KPK Dian Patria, Koordinator Korsupgah Wil. Lampung Uding J, Anggota Korwil3 Korsupgah Nindyah S, Anggota Korwil3 Korsupgah Rikhi S.

“Sistem harus bagus, lalu praktek pelaksanaannya harus sama, jangan sistem bagus, pelaksanaannya masih, ada uang ketok palu ada uang fee proyek, ini semua harus singkron,” tutur Korsupgah KPK Dian Patria.

“Selalu berkoordinasi dengan kami, apa kendala pelaksanaan program dan hambatan, kami siap menjembatani apa kendala Pemda dengan pihak lain,” tutur Dian Patria.

Dalam penyampaian selanjutnya, tim Korsupgah KPK bertugas membantu Pemda dalam hal mulai dari perencanaan program pelaksanaan dan hal-hal yang menyertainya, karena korupsi saat ini dalam uu no 31 Th 1999 ko uu no. 20 Th 2001 terdapat 30 jenis korupsi yang terklarifikasi dalam 7 kelompok, yaitu suap, gratifikasi, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang serta konflik kepentingan dalam pengadaan.

Reporter : Arek
Editor : Red

Continue Reading
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Deal Polemik RPJMD Lampura Temui Titik Terang

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Polemik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lampung Utara tahun 2019-2024 nampaknya bakal segera berakhir.

Berdasarkan hasil konsultasi Pemerintah dan DPRD Lampung Utara ke Kementrian Dalam Negeri bahwa Pimpinan sementara DPRD dapat melakukan pembahasan dan pengesahan RPJMD.

” Kita telah berkonsultasi ke Kemendagri kemarin bersama dengan Pimpinan Sementara DPRD dan hasilnya RPJMD bisa dilakukan oleh pimpinan sementara. Dan dijelaskan mereka (pihak Kemendagri), SE (Surat Edaran Kemendagri) sudah sesuai dengan pasal-pasal yang merujuk UU no 23 tahun 2014,” kata Pejabat Sekretaris Kabupaten Lampung utara, Sofyan, usai rapat bersama di Gedung DPRD setempat, Jalan Soekarno-Hatta, Kotabumi, Kamis (19/9/2019) sore.

Menurut Sofyan, Pemerintah dan DPRD akan bersama-sama mengupayakan pembahasan rancangan akhir dan pengesahan RPJMD dengan waktu yang semakin sempit ini.

” Saya lihat ada keinginan bersama untuk membahas dan menyelesaikan agenda yang ada didewan ini. Pihak DPRD memandang demi kepentingan masyarakat Lampung Utara yang juga didalamnya ada kepentingan konstituennya. Kita eksekutif juga sama, apa yang tertuang dalam RPJMD, KUA-PPAS 2020 dan Perubahan 2019, sangat berkaitan dengan kepentingan masyarakat Lampung Utara,” jelas Sofyan.

Untuk itu, lanjutnya, secara marathon, DPRD terus mengupayakan itu (pembahasan dan pengesahan RPJMD, KUAPPAS 2020 dan Perubahan 2019).

” Ya saya berharap dengan limit waktu yang tersisa, ini bisa diselesaikan,” harapnya.

Saat disinggung soal limit waktu RPJMD yang berakhir tanggal 25 September, apakah pembahasan RPJMD akan berjalan maksimal?

Sofyan menegaskan, meski waktu yang tersisa cukup relatif singkat, namun itu nantinya tidak akan mengurangi kualitas pembahasan RPJMD. Karena, bahan RPJMD sudah berada di DPRD dan kemungkinan sudah dipelajari.

” Jadi, kalau besok memang berlanjut, akan ada penyerahan tahap akhir dan isinya juga tidak jauh berbeda dengan bahan RPJMD Rancangan awal. RPJMD sudah dikonsultasikan ke provinsi dan secara substansi tidak ada perubahan,” tukasnya.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Musim Kemarau Bisa Panen, Nanang Ermanto Puji Petani di Kecamatan Way Panji

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melakukan panen raya padi hibrida dalam rangka mendukung Upsus Pajale, di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji, Kamis (19/09/2019).
Data diperoleh media ini, kegiatan panen raya dihamparan sawah desa tersebut, panen raya yang dilakukan seluas 200 heaktare, padi hibrida dengan kalkulasi perheaktar menghasilkan 7 ton padi.
Kegiatan tersebut diikuti unsur pimpinan daerah (Forkopimda), unsur pimpinan kecamatan (Forkopimcam, kepala satuan kerja, perwakilan Kementerian Pertanian RI, Anggota DPRD Lamsel dapil setempat, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Lampung Muverdi, Kepala BUlog Lamel Arif, Perwakilan BPTP Provinsi Lampung, Kepala BPP Provinsi Lampung.
Dalam sambutan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan, mengapresiasi semangat kerja petani di kecamatan setempat. Ia mengatakan, saat ini pada kondisi musim kemarau.
“Ketika dalam perjalanan kesini, saya melihat areal persawahan disini cukup bagus. Padahal, dalam musim cuaca kemarau, tetapi bisa panen. Ini menunjukan, etos semangat kerja petani luar biasa,” kata Nanang.
Lanjutnya mengatakan, pada kondisi kemarau tidak menjadikan penentu bisa atau tidaknya menghasilkan dalam bertani. Namun, kata Nanang, bagaimana mengambil hikmah atau pelajaran mensyukuri hidup serta adanya kemauan. “Karena ada kemauan yang luar biasa, kita bisa panen,” nasehat Nanang kepada audien yang hadir serta kepada petani setempat.
Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lampung Selatan Noviar Akmal menjelaskan, kegiatan panen raya itu terlaksana atas inisiatif dari kelompok tani sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
“Panen raya ini, sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada pemerintah yang tidak henti-hentinya memberikan dukungan, arahan serta bimbingan sehingga petani tetap semangat bertani ditengah musim kemarau yang cukup panjang,” kata Noviar.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Duta Tani Makmur Desa Balinuraga Wayan Yase menyatakan, panen raya yang digelar September ini tidak terlepas dari hasil kerja keras para petani.
“Berkat kerja keras dari petani, kami bisa panen di tengah musim kemarau selama 3 bulan ini. Saking sayangnya kami dengan pak bupati serta ungkapan rasa syukur atas panen raya ini, kami mengundang pak bupati untuk turut hadir juga menyaksikan panen raya ini,” pungkasnya. (eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Apresiasi Bunda PAUD, Winarni Kukuhkan Bunda Paud Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Natar

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Natar, Senin (16/9/2019).
Pengukuhan dan pengucapan ikrar Bunda PAUD tersebut berlangsung dalam acara Apresiasi Bunda PAUD Kecamatan Natar di Aula Bukkuk Djadi, Kantor Kecamatan Natar.
Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Burhanudin, Forkopimcam Natar, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Natar, serta Ketua Persit Chandra Kirana Kecamatan Natar Dra. Titin Yudhi Ardi.
Dalam arahannya, Winarni mengatakan, Bunda PAUD adalah penggerak utama dalam pembinaan layanan Pendidikan anak usia dini dan sebagai pendukung terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas.
“PAUD memiliki peran yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. PAUD juga merupakan wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak sehingga kelak mereka menjadi modal pembangunan yang memiliki daya saing tinggi,” kata Winarni
Lebih lanjut Winarni mengatakan, Bunda PAUD adalah symbol sekaligus mitra utama dalam gerakan nasional PAUD berkualitas. Terlebih sebagai figur ibu sekaligus tokoh sentral di wilayahnya, keberadaan Bunda PAUD diharapkan dapat memberikan motivasi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menyediakan layanan PAUD yang berkualitas.
 Winarni juga menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini bukan hanya semata-mata tanggung jawab pemerintah dan lembaga PAUD semata.
Melainkan pemerintahan mulai dari kabupaten hingga desa juga harus bersama-sama turut berperan aktif dalam menyukseskan pendidikan anak usia dini sesuai perannya masing-masing.
“Saya juga meminta dukungan para Kepala Desa agar dapat membantu tugas-tugas Bunda PAUD dalam mencerdaskan anak bangsa. Selamat bertugas, semoga Bunda PAUD yang baru dapat benar-benar memajukan pendidikan usia dini bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (eko/kmf)

Continue Reading

Trending