Connect with us

Apa Kabar Lampung

Wakil Bupati Pesibar Hadiri Paripurna KUA-PPAS

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Paripurna penyampaian nota pengantar kebijakan umum anggaran dan prioritas

dan plafon anggaran sementara,
anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten pesisir barat (Pesibar) tahun anggaran 2020, di Gedung Dharma Wanita, kecamatan Pesisir Tengah, (8/7).

Dalam Sambutannya Bupati pesisir barat Yang di sampaikan oleh Wakil Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pimpinan dan anggota dewan yang terhormat yang telah bersama-sama dengan pemerintah daerah melaksanakan berbagai program pembangunan di kabupaten pesisir barat yang kita cintai secara baik, profesional dan akuntabel.

berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, mengamanatkan bahwa pemerintah daerah melaksanakan bidang kewenangan berdasarkan pada urusan wajib dan urusan pilihan, serta pelaksanaan urusan penunjang dan pendukung pemerintahan daerah. penyelenggaraan urusan-urusan tersebut diimplementasikan dalam bentuk program dan kegiatan dari masing-masing perangkat daerah, dimana penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah didanai dari dan atas beban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

selanjutnya, pada pasal 310 ayat (1) dijelaskan bahwa kepala daerah menyusun kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) berdasarkan rencana kerja pembangunan daerah (Rkpd) dan diajukan kepada dprd untuk dibahas bersama. pada pasal 310 ayat (2) kembali diatur bahwa kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) yang telah disepakati kepala daerah dan dprd akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen rencana kerja dan anggaran perangkat daerah hingga nantinya menjadi dasar dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) apbd tahun 2020 ini disusun dengan berpedoman pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) kabupaten pesisir barat tahun 2005-2025, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kabupaten pesisir barat tahun 2016-2021. rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) kabupaten pesisir barat tahun 2020. serta dengan tetap memperhatikan dokumen rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2020 dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) provinsi lampung tahun 2020.
dokumen kebijakan umum anggaran (KUA) apbd tahun anggaran 2020 ini merupakan dokumen yang berisikan gambaran kondisi ekonomi makro daerah, asumsi yang digunakan dalam penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, kebijakan pembiayaan daerah dan strategi pencapaian asumsi dimaksud. kebijakan umum anggaran (KUA) apbd akan digunakan sebagai dasar penyusunan plafon anggaran sementara (PPAS) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020.

berikutnya dokumen prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2020 sebagai tindak lanjut dari dokumen kebijakan umum anggaran (Kua) disusun dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan daerah, prioritas program dan kegiatan masing-masing urusan pemerintahan daerah yang telah disinkronkan dengan prioritas pembangunan nasional. dalam dokumen ini juga tergambar capaian kinerja, sasaran dan plafon anggaran sementara untuk masing-masing program dan kegiatan.”jelasnya”

rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) kabupaten pesisir barat tahun 2020 merupakan penjabaran tahun keempat rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kabupaten pesisir barat tahun 2016-2021, yaitu tahun perencanaan 2019 untuk penganggaran di tahun 2020.
sebagaimana kita pahami bersama, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kabupaten pesisir barat tahun 2016-2021 menetapkan visi daerah “terwujudnya masyarakat pesisir barat yang madani, mandiri dan sejahtera”. sebagaimana usaha pemerintah daerah dalam percepatan pencapaian visi tersebut, dalam dokumen RKPD kabupaten pesisir barat tahun 2020 tema pembangunan yang ditetapkan adalah “peningkatan kualitas sumber daya manusia diiringi penguatan ekonomi kerakyatan untuk mengentaskan kemiskinan”.
tema ini dipilih dan ditetapkan selain untuk percepatan pencapaian visi daerah juga sebagai wujud sinkronisasi dan sinergitas antara pemerintah kabupaten pesisir barat dengan pemerintah provinsi lampung dan pemerintah pusat”papar Wakil Bupati”

berikutnya, diperlukan penegasan terhadap upaya-upaya umum yang akan dilaksanakan dan akan mendasari gerak langkah pemerintah kabupaten pesisir barat selama periode tahun anggaran 2020 mendatang.

Untuk itu ditetapkanlah 5 (lima) prioritas pembangunan kabupaten pesisir barat untuk tahun 2020, sebagai berikut:

1. pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan dengan berpijak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM);

2. meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah;

3. menjaga iklim investasi dengan penerapan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik;

4. pembangunan infrastruktur daerah untuk peningkatan perekonomian masyarakat;

5. menjaga kualitas dan kuantitas sumber daya alam demi keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

adapun garis besar target makro dalam penyusunan kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020 adalah sebagai berikut:

1. target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 – 5,7%;

2. target inflasi sebesar 3,0 – 3,5%;

3. target tingkat pengangguran terbuka sebesar 1,58 – 2%;

4. target kemiskinan sebesar 14,16 – 14,00%;

5. target rasio gini sebesar 0,29 – 0,30%;

6. target ipm sebesar 63,78 – 64,00%;

7. target pendapatan perkapita sebesar 21.350 (dalam miliar rupiah).

ketujuh target makro dan utama pembangunan daerah tahun 2020 mendatang, seyogyanya mampu dicapai dengan pendekatan penganggaran berbasis kinerja yang akan dilaksanakan oleh empat puluh dua (42) perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat.”jelasnya”

berikut ini akan saya sampaikan ringkasan proyeksi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah yang terangkum dalam nota pengantar kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020 sebagai berikut:

i. pendapatan daerah
pendapatan daerah dapat diproyeksikan mencapai 860 milyar 516 juta rupiah sekian atau naik 3,19% bila dibandingkan dengan pendapatan daerah pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019 sebesar 833 milyar 950 juta rupiah sekian.
peningkatan pendapatan daerah didapat dari asumsi peningkatan pendapatan asli daerah yang diproyeksikan sebesar 32 milyar 601 juta rupiah sekian atau naik 8,07% bila dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 30 milyar 167 juta rupiah sekian.

berikutnya untuk dana perimbangan secara umum diproyeksikan akan mengalami peningkatan 5,13% dari tahun anggaran 2019 592 milyar 967 juta rupiah sekian menjadi 623 milyar 401 juta rupiah sekian.
selanjutnya untuk pos pendapatan lain-lain pendapatan yang sah diproyeksi akan mengalami penurunan minor sebanyak 2,99% dari sebelumnya 210 milyar 815 juta rupiah sekian menjadi sebesar 204 milyar 513 juta rupiah sekian.
ii. belanja daerah
belanja daerah pada kebijakan umum anggaran (kua) dan prioritas dan plafon anggaran sementara (ppas) apbd tahun anggaran 2020 ini diproyeksikan sebesar 897 milyar 516 juta rupiah sekian atau meningkat 5,04% dibandingkan dengan belanja daerah pada apbd tahun anggaran 2019 sebesar 854 milyar 450 juta rupiah sekian.
proyeksi peningkatan belanja daerah berasal dari belanja tidak langsung yang meningkat 1,39% dari sebelumnya 427 milyar 109 juta rupiah sekian menjadi 433 milyar 064 juta rupiah sekian.

berikutnya untuk belanja langsung secara umum diproyeksikan akan mengalami peningkatan 8,68% dari sebelumnya 427 milyar 341 juta rupiah sekian menjadi 464 milyar 452 juta rupiah sekian.

iii. pembiayaan daerah
proyeksi penerimaan pembiayaan berasal dari silpa dari tahun sebelumnya sebesar 40 milyar rupiah dari sebelumnya pada apbd tahun anggaran 2019 sebesar 25 milyar rupiah atau naik 60%.
proyeksi pengeluaran pembiayaan dipergunakan untuk penyertaan modal (investasi) daerah untuk bumd pt. krui sukses mandiri yang dianggarkan sebesar 3 milyar rupiah dari sebelumnya pada tahun anggaran 2019 sebesar 4 milyar 500 juta rupiah atau turun 33,3%.
dari perhitungan penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah tersebut, didapatkan pembiayan netto sebesar 37 milyar rupiah.

berdasarkan pada uraian rencana pendapatan daerah dan belanja daerah tersebut di atas, pada kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) apbd tahun anggaran 2020 target pendapatan daerah sebesar 860 milyar 516 juta rupiah sekian dan target belanja daerah sebesar 897 milyar 516 juta rupiah sekian.

Sehingga perhitungan apbd kabupaten pesisir barat pada kebijakan umum anggaran (kua) dan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) tahun anggaran 2020 mengalami defisit sebesar 37 milyar rupiah, namun demikian defisit tersebut akan ditutup melalui surplus pembiayaan netto daerah, sehingga anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020 tetap akan mengalami anggaran seimbang pada angka 897 milyar 516 juta 318 ribu 126 rupiah “pungkasnya”

Wakil bupati juga menekankan beberapa hal kepada segenap pimpinan perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat diantaranya:

1. paradigma penganggaran yang saat ini digunakan secara nasional adalah (money follow) program uang mengikuti program, atau dengan kata lain tidak ada penganggaran tanpa perencanaan;

2. proaktif dan bertanggungjawab dalam pencapaian target dan sasaran daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah;

3. mengedepankan efektifitas dan efisiensi dalam penyusunan rka program dan kegiatan;

4. meningkatkan target pendapatan asli daerah berdasarkan pada kewenangan masing-masing perangkat daerah;

5. melakukan koordinasi secara intens terkait dengan peningkatan dana transfer dari pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus.

demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, semoga allah swt senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan hidayah-nya kepada kita semua dalam pelaksanaan pembangunan dibumi para sai batin dan para ulama yang kita cintai ini “Tutupnya”.

Turut hadir Ketua DPRD, Wakil Ketua I DPRD, Wakil Ketua Il DPRD, Pabung, Koramil Pesisir Tengah, perwakilan Kacabjari cabang krui, 15 Anggota DPRD dan seluruh Kepala OPD.

Reporter : Indra
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Gerot Wisata P2WLS Sebagai Respon Aduan Warga Soal Penumpukan Sampah

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerjunkan Tim Penggerak Pesona Wisata Lampung Selatan (P2WLS) melakukan Aksi Gebrak Gotong Royong Terpadu Menuju Wisata Berkelanjutan (Gerot Wisata) di Pantai Pasir Putih, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (17/7/2024).
Aksi Gerot Wisata itu merespon laporan warga yang viral di media sosial soal tumpukan sampah di Wilayah Pantai Pasir Putih, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung.
Rombongan Gerot Wisata yang dikomandoi oleh Ketua P2WLS, Hj. Winarni Nanang Ermanto itu, turun langsung ke lapangan untuk membersihkan dan merapihkan area wisata, menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi para pengunjung.
Ketua P2WLS Hj. Winarni Nanang Ermanto dalam arahannya menyampaikan, dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
“Kami harap dengan Gerot Wisata ini dapat mendorong pengembangan pariwisata lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Kan pasti pengunjung akan senang jika tempatnya bersih, rapih dan nyaman,” kata Winarni.
Winarni juga mengatakan, keamanan dan kenyamanan yang terjaga menjadi kunci untuk mengundang wisatawan kembali berkunjung dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pariwisata di Kabupaten Lampung Selatan.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani mengatakan, lokasi itu dipilih berdasarkan informasi dari warga dan netizen terkait tumpukan sampah yang ada di Pantai Pasir Putih.
“Kita sekarang lagi di Pantai Pasir Putih. Kita respon cepat video viral tumpukan sampah kemarin, kita gotong royong membersihkan sampah ini untuk membantu pengelola wisata agar dapat meningkatkan pengunjung,” ujar Kurnia Oktaviani.
Kurnia Oktaviani juga menyampaikan, bahwa berdasarkan informasi dari pengurus wisata pantai, sampah-sampah tersebut merupakan kiriman dari wilayah Pesisir Panjang dan Teluk.
“Tadi juga sudah ngobrol-ngobrol sama karyawan di sini bang Rudi, kira-kira sampah ini dari mana? Kalau kata beliau sampah-sampah ini kiriman, bisa saja dari Panjang, dari Teluk, khususnya wilayah pesisir,” ungkap Kurnia Oktaviani..
Diketahui, Gerot Wisata merupakan program Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan dan Tim P2WLS melibatkan sejumlah Perangkat Daerah dengan cara gotong royong membersihkan sampah atau hal lainnya di tempat objek wisata.
Selain Perangkat Daerah, dalam kegiatan Gerot Wisata kali ini juga melibatkan sejumlah perusahaan dan stakeholder lainnya, diantaranya Korem 043/Gatam, PT Sinar Mas, PT Charoen Pokphand Feedmill Lampung, Perum Bulog, serta Pemerintah Kecamatan Katibung dan Desa Rangai Tri Tunggal, dan UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Katibung.
Adapun, Gerot Wisata ini akan terus dilakukan secara rutin dan ditingkatkan lagi supaya semua tempat wisata menjadi lebih nyaman dan aman bagi pengunjung. (Rls)
Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ikut Ajang Hijabfluencer di Jakarta, Dara Manis Asal Natar Minta Dukungan ke Bupati

Avatar

Published

on

LAMPUNG SELATAN, LTD : Dara Fortuna Cindra Agroska (21), akan bertanding di ajang nasional Grand Final Putri Hijabfluencer yang akan dilaksanakan di Jakarta.

Dara manis asal Kecamatan Natar itu sengaja datang Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk meminta dukungan pemerintah daerah setempat.

Kedatangan Dara diterima Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Sekretarias Daerah Kabupaten, Thamrin, di ruang kerja bupati setempat, Selasa Selasa (16/7/2024).

“Dara meminta support dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bertanding kembali di tingkat nasional pada bulan Agustus mendatang. Dara sendiri berasal dari Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan,” kata runner-up 3 Putri Hijabfluencer Lampung ini.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik atas prestasi yang telah diraih dan warga asal Kecamatan Natar itu. Nanang mendoakan, Dara dapat meraih juara terbaik ditingkat nasional sehingga mengharumkan nama Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Selatan.

“Semoga apa yang Dara cita-citakan dapat terwujud. Kami Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mensupport dan turut bangga atas prestasi yang diraih,” kata Nanang.

(Kmf/Ko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Desa Talang Bojong Gelar Pembinaan PKK

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Desa Talang Bojong Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, menggelar Pembinaan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Aula Balai Desa setempat, Selasa (16/07/2024/).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kotabumi Susilawati Nujum, Ketua Pokja 4 Bidang Kesehatan Aan Nurhasanah, Camat Kotabumi Nujum Masya, Kepala Desa Talang Bojong Edi Sumantri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para Tim Penggerak PKK Desa Talang bojong.

Kepala Desa Talang Bojong Edi Sumantri mengatakan, kegiatan Pembinaan PKK ini di adakan bertujuan untuk memperluas pengetahuan Tim Penggerak PKK di tingkat Desa, dengan harapan kedepan nya dapat menjadi penggerak Pembangunan di kalanhan masyarakat.

“Saya menyambut baik kegiatan Pembinaan PKK di tingkat desa ini, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang rutin di adakan” ungkap Edi.

Masih kata Edi, dalam kegiatan kali ini narasumber kompeten telah di hadirkan di tengah-tengah Tim Penggerak PKK Desa Talang Bojong.

“Saya berharap Para peserta yang mengikuti Pembinaan PKK, Dapat dengan teliti mencerna apa yang di sampaikan oleh Pemateri Sengingga kedepab dapat di Aplikasikan ke masyarakat” Tutup Edi. (Jul)

Continue Reading

Trending