Connect with us

Pemprov Akan Instruksikan Ruang Laktasi di setiap Instansi

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Wakil Gubernur Lampung Chusnunia bakal instruksikan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung juga Pemerintah Kab/Kota untuk mendirikan ruang laktasi (ruang menyusui) di wilayah kerjanya.
Upaya ini guna meningkatkan angka ibu menyusui di Provinsi Lampung.

Ketentuan mengenai penyediaan fasilitas tersebut sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Daerah Lampung Nomor 17 Tahun 2014 tentang Pemberian ASI (air susu ibu) ekslusif, namun penerapannya belum termaksimalkan.

“Untuk itu, kita akan mengingatkan kembali perda tersebut, kita dorong agar kantor-kantor di Pemprov Lampung juga di pemerintah kab/kota untuk menyediakan ruang khusus menyusui,” ungkap Wagub Nunik saat menerima audiensi Asosiasi Ibu Menyusui (AIMI) Lampung, Jumat (12/7/2019) diruang kerjanya.

Lebih lanjut Nunik mengatakan, selain mendorong penyediaan ruang laktasi, ia juga mengusulkan sejumlah program lainnya seperti memanfaatkan lokasi car free day untuk konseling ASI, pelayanan adminstrasi penduduk juga donor darah. “Kita usulkan agar hal ini menjadi program, minimal satu bulan sekali, kita manfaatkan car free day untuk kegiatan pelayanan publik tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Ketua AIMI Lampung Upi Fitriyanti mengungkapkan jika IAMI siap bersinergi Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendukung peningkatan pemberian ASI eksklusif bagi setiap anak di Provinsi Lampung .

Ia mengatakan penyediaan ruang laktasi baik di instansi pemerintahan maupun fasilitas publik untuk memberikan privasi dan rasa nyaman bagi ibu menyusui, agar ASI yang dikeluarkan jumlahnya banyak dan berkualitas.
“ ASI berkualitas akan membantu tumbuh kembang anak, sebagai salah satu intervensi pencegahan stunting,” jelasnya.

Ia melanjutkan jika kesuksesan proses menyusui juga sangat dipengaruhi oleh proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang dilaksanakan segera setelah persalinan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana dalam kesempatan tersebut menuturkan jika angka ibu menyusui Provinsi Lampung sudah mencapai rata-rata nasional yakni sebesar 67 persen. Sementara angka stunting Provinsi Lampung juga berhasil ditekan dari 47 persen menjadi 27 persen, “Kami harus terus bekerja keras agar angkanya bisa ditekan hingga 15 persen,” ujar Reihana. (Humas Pemprov)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tak Lama Lagi Warga Mesuji Punya Masjid Agung Iconik

Redaksi LT

Published

on

Mesuji : Bupati Mesuji Sally TH lakukun pemasangan tiang pancang pertama secara simbolis tanda dimulainya pembangunan Masjid Agung Wisata religi di Desa Wira Bangun kecamatan Simpng Pematang Mesuji.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Mesuji didampingi Wakil Bupati, Sekertaris Daerah, Ketua DPRD Mesuji,Dandim 0426 Tulang Bawang dan undangan penting lainnya.

Dalam sambutanya Bupati Mesuji Saply TH menyampaikan pembangunan masjid agung bernuansa relygi ini menggunakan dana APBD perubahan th 2020 dan apbd 2021 sebesar 73,449,918,000 M2 .dalam pengerjaan menggunakan metode multi years.

Alhamdulilah hari ini saya bersama pejabat daerah yg ada di mesuji telah melakukan pancang secara simbolis bertanda dimulainya pembangunan ini telah resmi di mulai.kita pemerintah daerah memiliki tiga harapan dalam pembangunan masjid agung bernuansa religi ini yaitu satu simbol ke Islamian di bumi yang berjuluk “Ragap Begawe Caram” dimana kedua dapat memiliki arti keislamian yg majemuk,dan ketiga dapat menjadi pendongkrak penghasilan daerah kab Mesuji. (Pardi/Red)

Continue Reading

Usai Dilantik Lantunan Sholawat Warnai Nanang-Pandu Kembali ke Markas Perjuangan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW iringi langkah Bupati dan Wakil Bupati Nanang Ermanto – Pandu Kesuma Dewangsa menuju kediaman markas perjuangan di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang, usai dilantik Gubernur Lampung, Jum’at (26/02/2021).
Sejumlah pendukung dan simpatisan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid 19, menyambut kedatangan bupati terpilih periode 2021-2026 hasil pilkada serentak tahun 2021 yang didampingi istri Winarni Nanang Ermanto dan Nuri Maulida Pandu.

Sambutan perdananya sebagai bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto didamping wakilnya Pandu Kesuma Dewangsa mengatakan bahwa perjuangan politik selama masa Pilkada 2020 telah mencapai puncaknya. Yakni sebuah kemenangan akhir Nanang dan Pandu.
“Kita tidak akan sampai di kemenangan ini jika tidak ada dukungan dari rakyat Lampung Selatan. Untuk itu, hari yang baik ini adalah kemenangan kita semua,” katanya diwarnai rasa haru.
Dirinya menambahkan, perlu sebuah persatuan dari seluruh masyarakat Lamsel dalam rangka mewujudkan niat membangun Kabupaten Lamsel.
“Kuncinya adalah satu, dimana kita bisa mewujudkan pembangunan Lampung Selatan lebih maju. Yaitu dengan gotong royong,” pungkasnya. (Eko)

Continue Reading

Dilantik Gubernur, Nanang-Pandu Pimpin Lampung Selatan Periode 2021-2026

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi secara resmi melantik pasangan H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan periode 2021-2026.
Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III Kantor Gubernur Lampung, pada Jumat (26/02/2021). Prosesi pelantikan dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai tugas kedinasan di masa pandemi Covid-19.
Diketahui Kementerian Dalam Negeri sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran bahwa pelantikan bupati dan wakil bupati di seluruh daerah dilakukan secara virtual.
Namun Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi telah mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk dapat melakukan pelantikan secara tatap muka.
“Sebenarnya bapak ibu dilantik secara virtual. Tapi dengan sangat hormat saya meyakinkan Menteri Dalam Negeri untuk dapat melantik secara langsung,” ujar Arinal saat menyampaikan arahannya.

Menurut Arinal, pelantikan secara virtual akan menjadi beban psikologis bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan dilantik.
“Kalau virtual tidak nyata. Tapi kalau saya melantik secara langsung, mereka (kepala daerah) tahu dan mengerti jika saya melantik atas nama Presiden. Dengan syarat jangan sampai berkerumun dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Dalam arahannya Arinal juga mengatakan, bahwa dengan telah dilaksanakannya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, maka telah usailah seluruh rangkaian demokrasi yang syarat dengan dinamika, idealisme dan harapan pada saat Pilkada yang lalu.
“Tinggalkan cerita menang kalah. Hari ini saya punya tujuh Bupati/Wali Kota dengan pakaian putih bersih. Saya berharap jiwanya juga akan putih. Tunjukan kerja dan prestasi bersama-sama bisa membangun masa depan Provinsi Lampung sesuai yang kita harapkan,” imbuhnya.
Selain itu, pada kesempatan itu, secara khusus Arinal juga berpesan, agar kepala daerah yang baru dilantik untuk bersungguh-sungguh dalam mengatasi persoalan Covid-19 di wilayahnya masing masing.
Diketahui, selain pasangan Nanang-Pandu, secara bersamaan Gubernur Lampung juga melantik enam kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 desember 2020.
Mereka yakni, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Way Kanan Raden Adipati Surya-Ali Rahman, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis-S. Marzuki.
Lalu, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lampung Timur Dawam Rahardjo-Azwar Hadi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Metro Wahdi-Qomaru Zaman.
Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lampung Tengah Musa Ahmad-Ardito Wijaya, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Bandar Lampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah. Sedangkan hasil pilkada Kabupaten Pesisir Barat masih proses sengketa.
Pelantikan kepala daerah tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.18-365 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-252 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Lampung yang ditetapkan di Jakarta tanggal 24 Februari 2021. (Kmf/Eko)

Continue Reading

Trending