Connect with us

Apa Kabar Lampung

Pemprov Lampung Siapkan SMKN Gratis

Redaksi LT

Published

on

SEMARANG : Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim akan membuat proyek percontohan (pilot project) SMKN gratis untuk siswa kurang mampu yang berorientasi kerja seperti yang diterapkam Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Untuk itu, Wagub Chusnunia, yang akrab disapa Nunik, melakukan kunjungan kerja ke SMKN Jawa Tengah, di Jalan Brotojoyo, Semarang, Jumat (19/07/2019) siang.

Wagub Chusnunia mendapat kehormatan karena mendapat penjelasan langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Jumeri, serta sejumlah pejabat.

“Kami ingin belajar dari Jateng mengenai pendidikan yang berkualitas, sekaligus bisa membantu siswa dengan gratis, terutama keluarga tidak mampu.
Kami pelajari biayanya, kurikulumnya dan apa saja sampai kualitas, quality control, dan sebagainya. Ini sangat diperlukan,” ungkap Wagub Nunik.

Menurut Nunik, sistem pendidikan yang terkoneksi dengan pasar kerja (link and match pendidikan) menjadi keunggulan SMKN Jateng.

Bahkan jurusan yang tersedia juga menyesuaikan kebutuhan atau pasar kerja, dengan pendidik yang mumpuni. Dia pun optimistis bisa meniru apa yang dilakukan di Jawa Tengah.

“Pilot project memungkinkan untuk diaplikasikan di Lampung. Tidak membangun semua dari nol, jadi bisa juga yang sudah ada eksis kita tata, kita manajemen ulang dan seterusnya dengan pola yang lebih baik untuk penyelenggaraan yang seperti ini,” tandas Nunik.

Nunik juga mengatakan kunjungan kerja tersebut untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) anak anak di Lampung.

“Maka dibutuhkan sekolah yang bermutu agar generasi P
penerus lita memiliki daya saing dan juga produktif diterima di dunia kerja. Bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Dengan demikian angka pengangguran bisa diminimalisir, Rakyat Lampung Berjaya akan terwujud,” ujar Wagub Nunik.

Dalam kesempatan itu, Wagub tertarik melihat kemampuan siswa dan penjelasan Gubernur Ganjar.

Diakui Nunik, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya untuk membantu siswa dari keluarga miskin. Mulai dari pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) meski belum di seluruh kabupaten/ kota, maupun pemberian beasiswa.

Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki, dia ingin mempelajari metode yang ada di SMKN Jateng, mulai dari pengelolaan anggaran, sistem, pembelajaran, dan sebagainya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengakui, pendidikan merupakan satu-satunya investasi yang mendorong masyarakat untuk hidup lebih baik.
Untuk itu, pihaknya berupaya membantu pengentasan masyarakat tidak mampu dengan memutus mata rantai kemiskinan melalui SMKN Jateng.

Siswa tidak mampu bisa mengenyam di sekolah itu tanpa dipungut biaya. Bahkan, mereka mendapat fasilitas lebih, seperti asrama, makan minum, seragam, dan sebagainya.

Tak hanya itu, kerja sama dengan industri terus diperbanyak. Sehingga, semakin banyak siswa yang tersalurkan di perusahaan.

Namun, pihaknya terus menempa siswa dengan pendidikan karakter, agar SDM yang dihasilkan tidak sekadar siap kerja, tapi juga berkarakter.

“Kami ingin mengubah nasib mereka, tapi sebenarnya dia sendiri yang harus berubah.
Saya ingin nantinya menteri itu dari anak petani dari ibu yang pembantu atau istilah sekarang asisten,” kata Ganjar.

Pada kunjungannya ke SMKN Jawa Tengah ini, Wagub Chusnunia Chalim didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). (Humas Prov)

Apa Kabar Lampung

Pembukaan LKF 2019 Berlangsung Meriah

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Suasana Malam Puncak pesona kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai Lampung Krakatau Festival (LKF) ke 29 tahun 2019 di Lapangan Saburai, Enggal, Sabtu (24/8/2019) Malam berjalan meriah.

Selain penampilan band- band indi serta seni budaya Lampung, acara juga semakin meriah dengan performa Tarian Kipas Sate khas Purwakarta asal Jawa Barat turut memeriahkan acara. Bahkan Gubernur Arinal Djunaidi diwakili Pj. Sekdaprov Fahrizal Darminto turut mengikuti gerakan penari mengipas sate.

Seperti disampaikan Gubernur Arinal Djunaidi, penyelenggaraan LKF 2019 merupakan perhelatan kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Ajang ini wadah mempromosikan pariwisata Lampung baik di tingkat nasional maupun Internasional.

LKF merupakan salah satu event kepariwisataan Provinsi Lampung yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun dan sekaligus merupakan event kepariwisataan nasional yang masuk dalam 100 kalender event nasional.

Gubernur Arinal menyampaikan, target yang ingin dicapai dari rangkaian kegiatan ini adalah peningkatan peranan budaya daerah dalam pengembangan kepariwisataan di Provinsi Lampung serta meningkatkan peranan pariwisata dalam pengembangan perekonomian daerah dan nasional.

Siang harinya, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan ratusan peserta antusias ikuti kegiatan Trip Krakatau sebagai rangkaian kegiatan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019.

“Saya sangat antusias untuk ikut dalam trip krakatau 2019. Saya juga ingin merasakan secara langsung berada di dekat gunung anak krakatau. Dan alhamdulillah kita semua bisa ikut dalam trip krakatau 2019,” ujar Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam opening ceremony trip krakatau 2019, di kapal jatra III dengan rute menuju kepulauan Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa trip krakatau kali ini sangat istimewa karena diikuti oleh ratusan pengunjung yang sangat antusias untuk melihat gunung anak krakatau. (Humas Pemprov)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Chusnunia Festival Krakatau Tahun Ini Istimewa

Redaksi LT

Published

on

LAMPUNG SELATAN — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan ratusan peserta antusias ikuti kegiatan Trip Krakatau sebagai rangkaian kegiatan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2019.

“Saya sangat antusias untuk ikut dalam trip krakatau 2019. Saya juga ingin merasakan secara langsung berada di dekat gunung anak krakatau. Dan alhamdulillah kita semua bisa ikut dalam trip krakatau 2019,” ujar Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam opening ceremony trip krakatau 2019, di kapal Jatra III dengan rute menuju kepulauan Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa trip krakatau kali ini sangat istimewa karena diikuti oleh ratusan pengunjung yang sangat antusias untuk melihat gunung anak krakatau. “Ini sangat istimewa, karena sebelumnya hanya blogger dan media yang ikut trip, dan sekarang ratusan pengunjung juga bisa mengikutinya dengan menggunakan kapal yang lebih bagus. Tentunya kedepan akan terus ditingkatkan,” jelas Wagub Chusnunia.

Bahkan peserta yang mengikuti trip krakatau tahun ini, jelas Wagub Chusnunia, telah melebihi dari target yang ditetapkan. “bahkan peserta yang ikut telah over target. Tentunya ini bukan hanya kerja keras satu pihak, tetapi berbagai pihak turut menyukseskannya,” jelasnya.

Lanjut, Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa pelaksanaan trip krakatau selanjutnya akan terus ditingkatkan, hal ini mengingat Lampung sudah memiliki dermaga eksekutif, sehingga sarana dan prasarana pendukung trip krakatau selanjutnya akan semakin ditingkatkan.

“Kita sudah memiliki fasilitas lengkap, seperti memiliki Dermaga Eksekutif dan Bandara Internasional Raden Intan II dalam menarik para wisatawan untuk menuju ke lokasi wisata, seperti Trip krakatau. Tentu kedepannya akan terus didukung dalam meningkatkan pelaksanaan trip krakatau, seperti penambahan atraksi, pengenalan adat budaya, pengenalan lebih dalam terkait gunung anak krakatau, dan kegiatan lainnya selama keliling krakatau. Bahkan rencananya akan ada pemandu wisata khusus yang paham tentang Gunung Anak Krakatau,” jelasnya.

Terkait potensi, lanjut Wagub, Gunung Anak Krakatau memiliki daya tariknya tersendiri. “Trip Krakatau ini telah banyak menarik peserta, bahkan sampai bingung untuk menolaknya karena over target. Bahkan Trip krakatau ini akan semakin menarik apabila dilihat pada malam hari,” jelasnya.

Trip krakatau 2019 ini diikuti peserta sekitar 730 peserta yang terdiri dari Mahasiswa (250 orang), ASN (150 orang), Umum (180 orang), Tamu VIP (100 orang), Media, Blogger dan Vloger (50 orang).

Acara Trip Krakatau 2019 ini dikemas dalam bentuk perjalanan yang mengandung unsur Edukasi (Penjelasan tentang Gunung Anak Krakatau, Mitigasi Bencana dan Kuliah Umum tentang Gunung Anak Krakatau), Hiburan dan Pengalaman pengalaman menyasikan Gunung Anak Krakatau.

Kegiatan Trip Krakatau Tahun ini membuka ruang yang cukup besar bagi mahasiswa dan media untuk ikut serta di dalam dan diharapkan akan memberi dampak bagi pemasaran pariwisata Lampung.

Sebagai informasi, Pada kegiatan LKF Tahun 2019 ini juga, telah terangkai berbagai kegiatan seperti kegiatan Nusa Rasa, dimana kegiatan ini dilaksanakan bazar aneka makanan dan minuman kekinian yang berlangsung 18-25 Agustus 2019.

Selanjutnya, ada juga Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai, dimana kegiatan ini diantaranya selain Pembukaan LKF 2019, dilaksanakan Sendratari, Kesenian Tradisional/Modern Kreasi dan Musik Band yang berlangsung 23-24 Agustus 2019.

Kemudian, Krakatau Expo dimana akan menghadirkan Pameran UKM Ekonomi Kreatif, Demo Masak, Lomba Kuliner Tradisional, Lomba Hias 1.000 Cup Cake, Sajian 5.000 porsi gratis kuliner olahan mie seruit yang berlangsung 23-25 Agustus 2019.

Kegiatan ini juga dimeriahķan dengan Parade Permainan Anak Tradisional pada 24 Agustus 2019 dan Lampung Culture & Tapis Carnival pada 25 Agustus 2019. (Humas Pemprov)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Riana Sari Arinal : Saya Akan Lindungi Kaum Ibu

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menyatakan komitmennya terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan pendekatan langsung dengan para ibu.

“Saya akan melindungi kaum Ibu sebagai teman curhat dan sahabat,” ujarnya. Hal itu disampaikan ketika menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Masyarakat Panjang untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019, Jumat (23/8/2019).

Ketika mereka merasa dekat, Riana yakin masyarakat tidak akan takut dan sungkan untuk mengutarakan keluhan serta permasalahan yang mereka hadapi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung ini.

“Misalnya program jembatan yang putus disini belum, atau bu ada program kesehatan tidak sampai ke saya. Aspirasi dari mereka ini nantinya yang akan saya bicarakan ke bapak Gubernur. Jadi ini memang benar-benar suara dari mereka, jadi Insya Allah programnya akan efektif,” ungkap Riana.

Riana berharap setiap pertemuan yang dilakukannya dengan para ibu dapat memberikan energy positif, semangat dan motivasi kepada mereka.

“Karena saya yakin kalau perempuan-perempuan di Provinsi Lampung ini ibu ibunya sampai di pelosok desa ini berdaya Insya Allah Lampung akan Berjaya,” harapnya.

Riana Sari yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Lampung menyatakan komitmennya untuk selalu turun ke bawah bersama masyarakat. “Saya akan tetap berupaya bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar. Insya allah tidak akan pernah kami ingkari. Seperti pada moment hari Kemerdekaan hari ini, kami mengadakan acara lomba dengan warga sekitar panjang,” ujar Bunda PAUD Provinsi Lampung yang sekaligus Ketua IIPG (Ikatan Istri Partai Golkar) Ini.

Ditambahkannya, IIPG juga akan berperan bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk mensukseskan pembangunan yang akan di canangkan.

“Di dalam IIPG juga kita memiliki berbagai program, seperti program sosial, keagamaan, pendidikan, dan lainnya. Bukan hanya itu terlepas dari unsur pemerintahan sebagai Ketua TP PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD saya juga akan melakukan kunjungan ke suatu daerah untuk bergabung dengan masyarakat,” tambahnya.

Sementara Lisa yang merupakan warga panjang begitu mengagumi sosok ibu Riana Sari Arinal yang tidak sungkan untuk turun langsung mengikuti perlombaan bersama mereka.

“Saya tidak menyangka ibu Riana bisa bersama sama berbaur dengan kami mengikuti berbagai macam perlombaan serta dengan begitu ramah untuk makan bersama masyarakat kecil seperti kami,” ujarnya antusias. (Humas Pemprov).

Continue Reading

Trending