Connect with us

Advetorial

Meriah Ribuan Warga Bandar Lampung Hadiri Pembukaan Pekan Raya Lampung 2019

Redaksi LT

Published

on

BANDARLAMPUNG : Ribuan masyarakat Lampung berbondong-bondong menyaksikan Pekan Raya Lampung 2019 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Arinal Djunaidi, di PKOR Way Halim, Bandarlampung, Sabtu (3/8/2019) malam.

Masyarakat memadati acara pembukaan pekan raya bergengsi itu, yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.

Sebelum membuka acara, Gubernur, Wagub, Pj. Sekda, Ketua TP. PKK beserta Forkopimda mengunjungi anjungan Kabupaten/Kota. Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal mengunjungi anjungan Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, Mesuji, dan Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menjelaskan Pekan Raya Lampung 2019 dipersembahkan sebagai apresiasi kepada masyarakat Lampung atas kerjasama mereka dalam bahu membahu mendukung Pemerintah mewujudkan masyarakat Lampung Berjaya.

“Pekan Raya Lampung ini sebagai media informasi pembangunan kepada masyarakat dan media pameran dagang expo dan promosi investasi, pembelajaran, dan wadah interaksi serta sarana hiburan masyarakat,” jelas Gubernur Arinal.

Ia menjelaskan ke depannya kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan sebagai upaya dalam memperkenalkan produk dan potensi Provinsi Lampung. “Kegiatan ini tak lepas dari harapan masyarakat untuk mengetahui tentang berbagai hal yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung. Sekaligus sebagai media promosi investasi dalam mendukung Provinsi Lampung berjaya kedepannya,” jelas Gubernur.

Gubernur Arinal menjelaskan Provinsi Lampung memiliki potensi luar biasa. Di antaranya memiliki letak sangat strategis sebagai penghubung Sumatera dan Jawa. Juga merupakan bagian tak terlepaskan dari pusat ekonomi Indonesia, Jakarta.

“Provinsi Lampung juga merupakan bagian tak terlepaskan dari produk Nasional, di antaranya sebagai Lumbung pangan nasional dimana Lampung merupakan penghasil tapioka nomor 1 dunia, pengasil nanas dan pisang nomor 1 dunia, penghasil jagung nomor 3, penghasil beras nomor 7. Lampung juga sebagai lumbung ternak Sumatera dan akan ditingkatkan menjadi lumbuk ternak nasional,” jelas Arinal.

Di sektor pertanian, jelas Gubernur, Lampung juga penghasil lada hitam nomor 1 dunia, penghasil kopi nomor 1 di Indonesia, dan penghasil coklat nomor 2 di Indonesia. Di sektor perikanan, Lampung merupakan penghasil udang terbesar di Asia.

“Namun pada kenyataannya rakyat masih belum berjaya. Untuk itu, pada rakor bupati/walikota kedepan, saya akan mengeluarkan kartu petani berjaya agar perekonomian kerakyatan dapat lebih baik lagi. Dan insha Allah ini menjadi pintu awal Lampung berjaya,” tuturnya.

Gubernur Arinal menegaskan pihaknya akan mengambil alih Ketua Forum Komunikasi Petani, ehingga dapat merasakan perih sakitnya para petani.

“Ini saya lakukan agar dapat merasakan secara langsung apa yang dirasakan petani, dan saya mengajak para bupati untuk menjadi ketua forum petani di daerahnya masing-masing,” ungkap Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Gubernut Arinal juga menjelaskan bahwa pertumbuhan perekonomian Lampung menunjukkan hal positif, karena pertumbuhannya berada di atas rata-rata nasional.

“Tentunya hal ini akan terus ditingkatkan guna mendukung dan meningkatkan perekonomian rakyat Lampung. Di antaranya dengan meningkatkan produksi hilirisasi komoditas pertanian, peningkatan ekonomi kreatif, dan mendukung SDM-nya,” ujarnya.

Selain Pekan Raya Lampung, dalam waktu dekat Provinsi Lampung juga akan menggelar acara puncak Lampung Festival Krakatau pada 23-25 Agustus 2019.

“Lampung kaya akan festival. Perhelatan pekan raya Lampung dan Lampung krakatau Festival merupakan salah satu dari 33 janji kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Hal ini guna mendukung pariwisata Lampung dan upaya peningkatan ekonomi kreatif Lampung,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menjelaskan bahwa Pekan Raya Lampung 2019 akan berlangsung 16 hari, mulai dari 3 agustus sampai 18 Agustus 2019, bertempat di PK.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menjelaskan bahwa Pekan Raya Lampung 2019 akan berlangsung 16 hari, mulai dari 3 agustus sampai 18 Agustus 2019, bertempat di PKOR Way Halim, Bandarlampung.

Pekan Raya Lampung ini, jelas Fahrizal, juga bertujuan sebagai sarana untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang hasil-hasil pembangunan atau prestasi yang telah dicapai dan yang akan dilaksanakan da|am berbagai sektor sebagai informasi tentang potensi daerah. Selain itu, sebagai media Pameran dagang, promosi investasi dan ekspo, serta menyajikan hiburan untuk masyarakat Provinsi Lampung.

Untuk memeriahkan Pekan Raya Lampung, Pemprov Lampung menghadirkan sederet artis ternama seperti Ayu Ting Ting yang akan tampil pada malam pembukaan ini, Band Kotak pada 5 Agustus, Band Hijau Daun 9 Agustus, Didi Kempot 11 Agustus, Band Republik 12 Agustus, dan Nassar KDI pada malam penutupan.

Acara ini diikuti 14 anjungan dan 253 stand, baik itu dari pemkab, pemkot, Pemprov Lampung, BUMN, BUMD, UKM, dan lainnya. (Humas Prov)

Advetorial

Pembagian BLT DD Tahap ll Kampung Bumi Sari Mulai Di Salurkan Ke Warga

Redaksi LT

Published

on

TULANG BAWANG : Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Di Kampung Bumi Sari Di laksanakan di Balai Kampung Bumi Sari Kecamatan Rawa Pitu Minggu 28/06/2020

Pembagian tersebut di hadiri oleh Bapak Sekcam, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPK dan para tokoh lain nya. Pembagian tersebut berjalan lancar Aman dan Kondusif.

Jumlah penerima bantuan tersebut sebanyak 73 KK, yang sudah di data melalui RT dan RK Dan di ketahui oleh BPK. Pendataan tersebut melalui seleksi siapa siapa saja yang wajib menerima bantuan tersebut. Guna mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid 19.

Dan kedepan nya masih ada lagi satu kali jumlah 600rb, Setelah ada keputusan resmi dari pemerintah Daerah dan Pusat akan ada 3 bulan sampai September dengan jumlah yang tidak sama. Dengan 3bulan awal yaitu 300 perbulan. Ujar Bapak Andi Hajar Pranoto selaku Kepala Desa Bumi Sari

Harapan dari Bapak Andi selaku Kepala Kampung Bumi Sari, Bagi warga penerima bantuan tersebut dapat di gunakan sebagai mesti nya untuk keperluan keluwarga. Jangan sampai di pergunakan untuk hal hal yang tidak penting.

Warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai BLT DD tersebut sangat senang, Dan mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah. Yang menyalurkan Bantuan tersebut melalui Dana Desa (DD) Karna dari bantuan tersebut dapat meringankan beban kami yang saat ini terdampak Covid 19. Ujar salah satu warga. (ADV/Agus)

Continue Reading

Advetorial

Arinal Djunaidi : Kinerja Pansus DPRD Lampung OKE

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Paripurna Pembicaraan Tingkat II Laporan Panitia Khusus LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun 2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung berlangsung lancar, Rabu (5/6/2020).

Dalalm paripurna tesebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi kinerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung yang telah mencermati dan menelaah, serta memberikan rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Akhir TA 2019.

Orang nomor satu di Lampung itu mengaku akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai pertimbangan penyusunan program Eksekutif dan Legislatif.

Gubernur juga menuturkan bahwa rekomendasi DPRD merupakan catatan-catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan/atau koreksi terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi/konkuren, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan. (ADV).

Continue Reading

Advetorial

DPRD Lampung : OTDA Harus Dampingi TIM Pemekaran 3 Kabupaten

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : DPRD Lampung mengimbau Pemerintahan dan Otonomi Daerah (OTDA) Provinsi Lampung mendampingi panitia pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Seputih Timur dan Kabupaten persiapan Lampung Seputih Barat.

“Panitia pemekaran dan penyuluhan hukum secara terpadu pada masyarakat dengan melibatkan aparat hukum terkait yaitu kepolisian dan kejaksaan, ” ujar juru bicara Pansus DPRD Lampung, Siti Rahma, Jumat (5/6/2020).

Menurutnya, produk hukum yang sudah ada seperti pemberian bantuan hukum bagi masyarakat agar peraturan daerah yang telah disahkan sesuai, dengan segera ditindaklanjuti dengan peraturan pembangunan terkait dengan adanya tupoksi.

“Sehingga ke depannya tiga kabupaten pemekaran tersebut dapat terwujud, ” ungkapnya.

Namun, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Nirlan belum bisa memastikan hal itu.

Pihaknya perlu ada pembicaraan dengan DPRD Lampung.

“Terkait pemekaran tiga kabupaten tersebut tidak masalah.
Hanya saja masih terhenti pembahasannya di pusat sejak 2016 lalu,” ujarnya.
Nirlan menegaskan pada intinya semua tergantung pusat. Pemprov Lampung hanya memfasilitasi saja.

“Memang benar ada tiga kabupaten yang sudah masuk pembahasan di pusat. Sementara Kabupaten Natar Agung belum, karena sampai saat ini belum ada pembahasan di DPRD dan pemerintah daerah,” tutur dia. (ADV).

Continue Reading

Trending