Connect with us

Advetorial

Dinas PUPR Tubabarat Siap Sukseskan Pembangunan 2019

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat terus membangun berbagai kegiatan di tahun anggaran 2019.yang mana program tersebut mengacu, sesuai Rencana tata ruang Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022.

“Selain infrastruktur jalan dan jembatan, tahun ini kita juga fokus pada pembangunan sejumlah gedung kantor pemerintahan, sesuai dokumen tata ruang yang mengacu pada RPJM Kabupaten Tubaba yang telah dirancang tahun 2017-2022,” kata baharudin kabid bina marga mendampingi Iwan Mursalin, Kepala Dinas PUPR Tubaba diruang kerjanya.06/08/19.

Secara jelas Baharudin mengatakan., kegiatan pembangunan fisik yang dilaksanakan Dinas PUPR Tubaba, antara lain pembangunan lima ruas jalan dengan alokasi anggaran Rp33, 8 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari pemerintah pusat melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Kemudian, pembangunan 9 unit jembatan dengan total anggaran Rp16,7 miliar dan pembugaran satu unit bangunan bersejarah dengan anggaran Rp1 miliar. Pelestarian arsitektur tradisional senilai Rp1,9 miliar, Pembangunan satu masjid dengan nilai anggaran Rp3 miliar, di samping itu peningkatan dan pembangunan jaringan irigasi baru di tujuh Lokasi dengan total anggaran Rp12,9 miliar.

“Selanjutnya, program penyediaan dan pengelolaan air baku dengan anggaran Rp4,6 miliar, program perencanaan tata ruang senilai Rp500 juta dan Pembangunan Tugu Ornamen Lambukibang dengan anggaran Rp1 miliar,”pungkas nya. (ADV) Jhonsi

Advetorial

Pelaksanaan Upacara HUT RI Ke 74 Pemkab Tuba Berlangsung Hikmat

Redaksi LT

Published

on

Bupati Tulangbawang Hi. Winarti SE MH, mempimpin upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-74, yang dilaksanakan di Lapangan Apel Pemda Tulangbawang, dengan diikuti dari berbagai unsur, Sabtu, (17/08/2019).

Usai upacara, Bunda Winarti memberikan tali asih kepada para Veteran Tulangbawang sebagai bentuk tanda perhatian terhadap para pahlawan bangsa, dan juga memberikan penghargaan kepada 45 ASN dilingkup Pemkab Tulangbawang, berupa Satya Lencana Karya Satya.

Selain itu, dalam momentum peringatan Kemerdekaan Tahun 2019, Bupati perempuan pertama di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini, turut pula menyaksikan pemberian remisi kepada para Narapidana di Rutan Kelas II B Menggala.

Turut hadir selain Bupati Winarti, hadir pula Wakil Bupati Tulangbawang Hendriwansyah dan Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthoni MM beserta Seluruh Unsur Forkopimda Plus Kabupaten Tulangbawang.

Dalam upacara bendera ini, melibatkan berbagai unsur peserta upacara, diantaranya Ormas Pemuda Pancasila, RAPI, masyarakat dan para ASN, dengan Paskibraka Kabupaten Tulangbawang yang berasal dari siswa-siswi Menengah Atas se-Tulangbawang sebagai pasukan pengibar bendera.

Saat pemberian remisi di Rutan Kelas II B Menggala, Bunda Winarti mengatakan, bahwa pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu, sebab remisi merupakan apresiasi Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukkan perubahan perilaku.

Memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional.

“Melalui pemberian Remisi ini diharapkan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab baik kepada Tuhan Maha Pencipta maupun kepada sesama manusia,” harap Bunda Winarti.

Continue Reading

Advetorial

Serap Aspirasi Warga, Sofi’i Blusukan

Redaksi LT

Published

on

TULANG BAWANG, : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Sopii Azhari, SH, gelar konsolidasi dengan menyapa masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) tiga kecamatan Penawar Tama, dan kecamatan Gedung Aji Baru.

“Sebagai anggota DPRD yang di pilih masyarakat maka sudah menjadi kewajiban kita untuk mendengarkan aspirasi. Karena kegiatan ini merupakan komunikasi dua arah antara Legislatif dengan Konstitusi melalui kunjungan kerja secara berkala yang merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin,” katanya, Selasa (06/08).

Sebagai upaya menyaring aspirasi masyarakat dari berbagai aspek sosial, untuk kemudian di selidiki dan di pertanggungjawabkan, sebagai perwujudan peran legislatif.

“Tujuan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan,” ujarnya.

Lebih lanjut Sopii Azhari menyampaikan, aspirasi yang muncul pada kegiatan tersebut mencakup satu masyrakat Gedung Aji Baru minta agar dibangun kantor polsek, dua masyrakat minta jalan nasional yg melintas wilayah Penawar Tama, Gedung Aji Baru dilanjutkan pembangunanya, tiga masyarakat juga sepakat pemberantasan narkoba terorisme dilakukan sedinimungkin pencegahannya agar tdk meluas dampaknya di wilayah ini, empat berita hoak dan ujaran kebencian para tokoh sepakat agar di perangi bersama guna menjaga kerukunan antar umat beragama wilayah kami.

“Yang ke lima masyarakat melalui camat juga sudah membantu pembangunan gedung Polsek Gedung Aji Baru yang tepatnya di kampung Sidomukti bekas Gedung PGRI, enam yang lain sifatnya umum pertanian kesehatan pendidikan,” paparnya. (Advertorial)

Continue Reading

Advetorial

Dana Desa Panaragan Fokus Benahi Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Dana Desa Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat tahun anggaran 2019 fokus pembangunan insfratuktur jalan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

Kepalo tiyuh panaragan zaibun muin mengatakan.Anggran pendapatan belanja (APBT) tahun 2019 tiyuh panaragan rincian sebagai berikut.

(A).Rp.2.014.914.368.
2.transper dana desa Rp.1.277.723.000.
Bagi hasil pajak retrebusi daerah Rp.9.922.712.
Alokasi dana desa ADD Rp.726.968.654.
3.pendapan lain-lain yang sah dan bunga bank Rp.300.000.

(B) 1.Belanja bidang penyelenggraan pemerintah Tiyuh Rp.536.296.000. 2.pelaksanaan pembangunan tiyuh Rp.1.189.079.000.(3).pembinaan masyarakat tiyuh .Rp 273.407.000.(4).pemberdayaan Masyarakat Tiyuh Rp.40.000.000.(5).Bidang penanggulangan bencana keadaan darurat dan mendesak Rp.1.991.678. Total Jumlah belanja Rp.2.039.773.678.Surplus/depisit Rp.(24.859.312).

(C).Penerimaan pembiyaan Silpa Tahun sebelum nya Rp.24.859.312 .Pengeluaran pembiyaan Rp.0
Selisih pembiayaan(1-2)Rp.24.859.312.Silpa tahun berjalan Rp.0.

Pendapatan dana desa pusat akan terus di lakukan untuk pembangunan yang mana hasil dalam musrembang tingkat tiyuh bersma masyarakat pada tahun 2018 lalu.

“Tahun 2019 dana desa tiyuh panaragan akan di lakukan pembuatan drainase sepanjang 220 meter,100 meter terletak di suku 2 suka mulya,120 drainase terletak di Suku tanjung manis.,selanjut nya sumur bor 3 titik yang mana sumur bor tersebut di bagi pada tiga Suku yaitu suku tanjung manis 1 titik,. suku mulya 1 titik,suku leban 1 titik,pembuatan rabat beton sepanjang 100 meter lerletak di suku mulya,pembukkan badan jalan baru sepanjang 300 meter yang terletak di suku suka maju.pembuatan satu Gedung adat yang terletak di suku mulya.,penanbahan lampu jalan sebanyak 240 titik rumah warga yang terletak di suku 1.,4 dan suku 6”. Kata nya.

Zaibun muin berharap kepada seluruh jajaran masyarakat panaragan agar dapat menjaga dan merawat bangunan yang telah terealisasi selama ini,sebab siapa lagi yang akan merwat kalau bukan masyarakat tiyuh panaragan.,mari kita bahu membahu demi kemajuan tiyuh panaragan.

Terpisah warga suku tanjung manis aswari mengatakan.pembangunan melalui dana desa sangat di rasakan oleh masyarakat,betapa tidak pembangunan tiyuh panaragan dalam kisaran 4 tahun belakngan banyak sekali perkembngan pembangunan,seperti contoh nya saja suku tanjung manis dulu yang jalan tanah saat ini sudah di lakukan pembangunan handerlag pada tahun yang lalu.

“tahun 2019 kita tanjung manis mendapat kan satu unit sumur bor dan drainase sepanjang 120 meter,saya berharap kedepan nya melalu musrembang tahun anggran 2019 nanti kebutuhan masyarakat suku tanjung manis dapat dapat terus akan di realisasikan lagi ke depan nya”. ADVETORIAL.(Jhonsi)

Continue Reading

Trending