Connect with us

Apa Kabar Lampung

Kota Metro Raih Rekord MURI

Published

on

METRO   :    Untuk yang kedua kalinya Rekord MURI diraih Kota Metro. Kali ini Kota Metro berhasil mencatat pemecahan rekord dengan sebanyak 6964 anak terdiri dari 61 kelompok bermain, dan 64 TK menabung di celengan secara serempak. Jumlah itu merupakan jumlah terbanyak melampaui dari yang ditrgetkan sebanyak 6914 peserta. Penyerahan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yang dilaksanakan di Lapangan Stadion Tejosari 24, Metro Timur, Kamis (8/08).

Acara tersebut langsung dihadiri Bunda PAUD Provinsi Riana Sari Arinal. Juga turut hadir Wakil Walikota Metro Djohan, Forkopimda Kota Metro, Sekda A.Nasir, Bunda PAUD Kota Metro Heriyati Pairin, dan Ketua GOW Sirti Aisyah Djohan, Tim Penilai Rekor MURI  Andre Purwandono beserta rombongan serta Kepala OPD se-Kota Metro.

Berdasarkan laporan dari Bunda Paud Kota Metro, pemecahan rekor MURI ini tercatat sebanyak 6.964 anak  yang terdiri dari 64 Taman kanak-kanak (TK) dan 61 Kelompok Bermain (Kober) Se-Kota Metro yang melebihi target yang pada sebelumnya hanya berjumlah 6.914 orang peserta dengan cara memasukkan uang ke celengan secara serempak.

Celengan yang dipakai untuk kegiatan tersebut merupakan hasil karya anak-anak yang dibantu oleh wali kelas dan wali murid yang terbuat dari botol bekas yang dikreasikan menjadi bentuk yang unik. Adapun tema  kegiatan tersebut yakni “Menabung Sejak Dini Bahagia Setelah Dewasa”.

“Saya mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik Pemerintah Kota Metro, sponsor, seluruh panitia pelaksana, tenaga pendidik, wali murid PAUD se-Kota Metro.” ucap Heriyati Achmad Pairin.

Sementara Walikota Metro Metro, yang disampaikan oleh Wakil Walikota Metro Djohan, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Gerakan Menabung Masal ini, dengan harapan dapat memberikan edukasi kepada anak usia dini dan penanaman karakter agar dapat berhemat.

“Menabung merupakan kebiasaan yang wajib ditanamkan sejak dini. Dengan menabung, anak-anak dengan sendirinya mulai belajar berhemat dan bertanggung jawab dengan memegang uang. Selain itu, menabung juga dapat mendidik anak memahami rencana masa depannya, membiasakan anak menghargai pemberian orang lain, dan tentu saja untuk mewujudkan masyarakat Kota Metro agar gemar menabung”, ucapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyatakan, dalam gerakan menabung masal sejak usia dini, anak-anak diajarkan untuk menanamkan kebiasaan menyimpan uang sejak dini, dan kelak anak-anak siap untuk mengelola keuangannya sendiri.

“Gerakan menabung masal sejak usia dini, anak-anak PAUD se-Kota Metro ini mengkampanyekan gemar menabung, semoga kegiatan menabung masal ini bisa menjadi percontohan nasional,”tuturBunda  Riana Sari Arinal.

Lanjutnya, Tim Penilai Rekor MURI, Andre Puwandono mengatakan, acara pemecahan rekor MURI menabung dicelengan yang mana tercatat sejumlah 6000 anak ini merupakan suatu indikator kami untuk memecahkan rekor sebelumnya yang hanya tercatat berjumlah 3.121 anak.

Reporter : Zuli

 

Apa Kabar Lampung

Bupati Tuba Barat Sambut Kepala Balai Besar POM

Published

on

Tulangbawang Barat : Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad SP menyambut kedatangan kepala Balai besar POM di Lampung Sukriadi Darma, S.Si, Apt di kota budaya Uluan Nughik. Rabu (15/09)

Dalam sambutan Bupati Umar Ahmad.SP mengatakan.Kunjungan Kepala Balai Besar Pengawas Obat Dan makanan di Tubaba dalam rangka audensi dengan seluruh Tim dari Balai Besar POM lampung untuk bisa lebih mensinkronisasi antara pemkab Tulang Bawang Barat dengan BB POM lampung tentang urusan Obat dan makanan khusus nya untuk kantin kantin di sekolah.

“Saya berharap Balai Besar POM lampung untuk bisa membantu pemkab dalam menguji seluruh makanan dan minuman yang ada di kantin dan warung makan khusus nya yang ada dilingkungan sekolah”kata nya

Harapan Umar Ahmad Bupati Tubaba ini disambut baik oleh

Di tempat yang sama.Kepala Balai Besar POM lampung Sukriadi Darma dan Tim yang hadir ke Tubaba langsung menyambut baik saran dan masukan Bupati Umar Ahmad.SP dan menyampaikan memang program Untuk pengawasan makanan dilingkungan sekolah sudah kami jalan kan,

“Tetapi karna saat itu sedang dalam masa pandemi dan peserta didik tidak berada disekolah”kata nya

Seusai berbincang santai dengan Tim Balai Besar POM lampung, Bupati Umar Ahmad mengajak Sukriadi Darma beserta TIM dari Balai Besar POM Lampung untuk berkeliling sambil melihat Uluan Nughik Thermal Terapy yang ada di Rumah panggung ibu desa.jns putra

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Fauzi HadiriSanitasi Total Berbasis Masyarakat

Published

on

Tulangbawang Barat : Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Fauzi Hasan menghadiri acara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2021 melalui Zoom Meeting.acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati.di hadiri Kadis Kesehatan, Kadis DPMT, Sekretaris Dinas PUPR, Unsur TNI, Bappeda dan Camat Tulang Bawang Tengah.15/09/2021

Wakil Bupati Fauzi Hasan mengatakan, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di bentuk melalui UU Nomor 50 Tahun 2008 tanggal 26 November 2008, tentang Pembentukan Kabupaten Tulang Bawang Barat di Provinsi Lampung, dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI pada tanggal 3 April 2009 di Jakarta.

“untuk jumlah penduduk Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2019 sebesar 273.215 jiwa, terdiri dari penduduk laki-laki sebesar 139.900 jiwa dan perempuan sebesar 133.315 jiwa”.kata nya

Fauzi Hasan menjelaskan.Kegiatan STBM Di Kabupaten Tulang Bawang Barat dimulai pada tahun 2016 di satu tiyuh margakencana, dalam perjalanan Pada Bulan Oktober Tahun 2020 , 96 tiyuh definitif yang terdaftar di Laporan Online Web Smart STBM kementerian kesehatan Sudah Di Deklarasikan Menjadi Tiyuh Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar Sembarangan Secara Virtual Pertama Di Provinsi Lampung Dihadiri Oleh Perwakilan Kementerian Kesehatan .

“Lembaga Koordinasi Sektor Sanitasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat terdiri dari.Kelompok Kerja Air Minum Sanitasu Penyehatan Lingkungan (POKJA AMPL). Panitia Kemitraan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS).Kelompok Kerja Perumahan dan Permukiman (POKJA PKP).Tim STBM Tiyuh dan Kecamatan”.ujar nya

Fauzi Hasan menambahkan.Kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung dan menerapkan Enabling.Pemicuan oleh Fasilitator STBM di 96 Tiyuh,Pengendalian sampah dengan 3R(Reduce,Reuse,Recycle) di 3 Tiyuh yaitu Candra Mukti, Pulung Kencana, Mulya Asri yang sudah di bina oleh relawan pemerhati sampah.

“TP-PKK dalam mendukung STBM dengan sosialisasi cuci tangan pakai sabun di setiap jenjang baik kecamatan dan tiyuh yang bekerja sama TNI-POLRI dengan gerakan jambanisasi di 9 kecamatan dengan membantu masyarakat yang belum memiliki jamban.Pembuatan alat cetak jamban oleh anggota Shaka Bhakti Husada di Puskesmas Kartaraharja.Melibatkan peran serta masyarakat dalam STBM yaitu pembuatan jamban keluarga dengan arisan jamban di Tiyuh Tunas Asri, Gilang tunggal Makarta, Tiyuh Mulyo Jadi.Monitoring dan evaluasi terkait keberlanjutan STBM di 16 Puskesmas.Pemantauan dan evaluasi Pokja Sanitasi dalam Q-Kotaku, Pamsimas dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT)”(Advetorial/Jonsi putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kepsek SD Duta Yoso Mulyo Sambut Baik Belajar Tatap Muka

Published

on

Tulangbawang Bawang : Kepala Sekolah SD Duta Yoso Mulyo Sarnoto, S.Pd. mengaku mengambut baik dengan telah di mulainya pembelajaran tatap muka untuk seluruh sekolah di Kabupaten Tulangbawang tak terkecuali di sekolah nya.

Iapun mengucakan terimakasih kepada Bupati Tulangbawang Winarti dan Kementrian Pendidikan yang telah mengizinkan sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka meski dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sarnoto pun berjanji, akan menerapkan prokes ketat kepada setiap staf, dewan guru dan murid pada saat melakukan pembelajran tatap muka. Ia optimis dengan menerapkan prokes ketat, pembelajaran tatap muka dapat berjalan lancar.

“Saya ucapkan terimakasih buat ibu bupati Tulangbawang Winarti dan pak menteri Pendidikan yang sudah memberikan kesempatan belajar tatap muka”. ( Agus Susilo / Red )

Continue Reading

Trending