Connect with us

Apa Kabar Lampung

Sekertaris DPC Pospera Lampung Nilai Kejari Lamban Tangani Kasus Sri Widodo

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Mantan Wakil Bupati Lampung Utara periode 2014-2019 sudah cukup lama menyandang status tersangka dalam perkara dugaan penggelapan kendaraan dinas milik Pemerintah Lampung Utara yang ditangani Kepolisian. Perkara ini pun nampaknya seperti tersendat-sendat untuk segera di meja hijaukan, lantaran hingga kini perkara yang ‘menyeret’ Sri Widodo masih menggantung di penegak hukum. Lalu, apa penyebab lambannya penanganan perkara tersebut?

Sekretaris DPC Pospera Lampung Utara, Yoki Agung Malian, pun angkat bicara atas lambannya penanganan perkara dugaan penggelapan kendaraan dinas dengan tersangka Sri Widodo.

Ia menilai, perkara Sri Widodo telah ditangani Kepolisian sejak April dan sudah dilimpahkan oleh Kepolisian kepada Kejaksaan Negeri. Artinya, kasus ini semestinya sudah dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan.

” (penanganan perkara) Ini sangat lamban. Padahal, perkara ini tidak begitu sulit, tapi kok sampai sekarang penanganan perkaranya belum ada perkembangan yang berarti,” katanya,

Diketahui pada 23 Juli 2019, Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono mengatakan, pihaknya telah melimpahkan kasus Sri Widodo kepada pihak kejaksaan.

Berkas perkara Sri Widodo) sudah dilimpahkan (di Kejaksaan). Lagi diteliti berkasnya‎,” kata Kapolres Lampung Utara, Budiman Sulaksono kala itu.

Kendati berkas perkara Sri Widodo telah masuk ke Kejaksaan, Budiman menuturkan, pihaknya tidak melakukan penahanan atas yang bersangkutan. Keputusan untuk tidak melakukan penahanan itu berdasarkan pertimbangan pihak penyidik.

“(beliau tidak ditahan ) karena kooperatif dan juga itu kewenangannya pihak penyidik,” kata Perwira Menengah Kepolisian ini.

Tersandungnya Sri Widodo dalam perkara penggelapan kendaraan dinas bermula dari laporan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Lampung Utara kepada Kepolisian. Kepolisian langsung bergerak memproses perkara tersebut dan kemudian menetapkan mantan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo.

Tersangka Sri Widodo dalam proses perkaranya telah memulangkan empat kendaraan dinas dengan diantaranya
Toyota Innova putih BE 2334 JZ, Toyota Innova hitam BE 234 JZ, Suzuki Vitara hitam BE 1023 JZ, dan mobil Isuzu Panther BE 1029 JZ‎‎. Meski telah dikembalikan, namun proses hukum terhadap Sri Widodo terus berlanjut hingga saat ini.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Baznas Tubaba Bantu Rehab Rumah Korban Puting Beliung

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Kasmuri (31) warga Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba)merupakan salah saru korban puting beliung yang mendapatkan bantuan rehap rumah oleh Baznas Tubaba. Penyerahan tersebut langsung diserahkan pihak Baznas melalui aparatur Tiyuh, Senin 12/4.

Kegitan sosial tersebut di hadiri oleh perangkat Tiyuh Penumangan Baru dan warga sekitar serta dari unsur pimpinan Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang di wakili Sekcam Tulang Bawang Tengahl

Dalam s3ambutannya, pengurus Baznas Tubaba yang di wakili oleh H. Purwanto mengungkapkan bahwa Baznas akan selalu ada dan hadir membantu masyarakat yang membutukan. “kami sifatnya hanya menyalurkan apa yang menjadi kewajiban kami selaku pengurus untuk selalu mendampingi masyarakat rentan” ujar H. Purwanto.

Sementara itu Aris Sutopo Juru Tulis Tiyuh Penumangan menyampaikan terimakasih atas kepedulian Baznas pada salah seorang warga nya yang terkena puting beliung. “saya berharap ada manfaat dan menjadi keberkahan bagi para muzakki dan penerima nya “ujar Aris Sutopo.

Mewakil Camat Tulang Bawang Tengah memberikan apresiasi yang tinggi atas gerak cepat Baznas dalam bekerja membantu warga yang terkena musibah. “semoga ini menjadi penguat kepedulian sosial di antara kita dan menjadi inspirasi bagi warga untuk saling membatu antar sesama ” ujar Sekcam Samsul Hadi. (Jonsi Putra).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Dan BPD Tandatangani PKS

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Cabang Kalianda, Jumat (9/4/2021).
Penandatanganan PKS itu dilakukan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bank Lampung terkait pengelolaan keuangan kas daerah Pemkab Lampung Selatan, dengan masa waktu 1 tahun.
Kemudian PKS antara BPPRD dan Bank Lampung terkait dengan penunjukan PT. Bank Lampung Cabang Kalianda sebagai bank operasional tempat pembayaran pajak dan retribusi daerah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dengan masa waktu 2 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan itu, turut disaksikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, S.Sos, MM, dan sejumalah pejabat utama setempat.
Nampak hadir pula Kepala PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda, Mala Tisno, beserta jajaran.
Supriyanto mengatakan, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai proses kegiatan yang telah dilaksanakan sejak bulan Desember 2020.
“PKS ini tindak lanjut dari proses rangkaian yang kita lalui sejak Desember dan Januari. Karena kerjasama ini, didalamnya juga memuat beberapa poin-poin yang perlu kita sepakati dan telah disepakati,” ujarnya.
Supriyanto berharap, kedepan akan terjalin kembali PKS lainnya antara Pemkab Lampung Selatan dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda. (Eko/kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bersama Nanang Ermanto Keliling Kebun Edukasi, Rektor ITERA : Kami Siap Bantu Kembangkan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima kunjungan silaturahmi Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc, P.hD di Rumah Dinas, Jumat (09/04/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Nanang didampingi Sekda Thamrin, Staf Ahli Bidang Keuangan Akar Wibowo, Kadis Pariwisata Rini Ariasih, Plt Staf Ekobang Muhadi dan Plt Kadis Kesehatan Eka Riantinawati.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai di gazebo halaman samping rumdin tersebut, Rektor ITERA banyak menyampaikan usulan kepada Bupati Lamsel, diantaranya perlu penambahan gedung baru sarana olahraga, beasiswa dan keberlangsungan luring di kampus yang bakal mencetak ahli-ahli di bidang teknologi tersebut. Terkait gedung baru, Rektor ITERA akan membuat gedung tersebut sebagai Icon Lamsel.
Usai berbincang sekitar 1 jam lamanya, rombongan Rektor ITERA diajak berkeliling dan memanen buah semangka di Kebun Edukasi.
“Kami bagian daripada Kabupaten Lampung Selatan, Kampus ITERA adalah milik Lampung Selatan pada hari ini kami bersilaturahim bagaimana dan apa yang bisa kami kerjakan, apa yang ada di kita itu akan kami berikan dengan ikhlas untuk perkembangan Lampung Selatan,” ujar Profesor Ofyar, pakar tranportasi sipil jebolan University Of Birmingham tersebut.
Untuk perkembangan Kebun Edukasi, Profesor Ofyar akan siap membantu mewujudkan keinginan Bupati Lamsel dengan segenap SDM yang dimiliki Kampus Teknologi diluar Pulau Jawa tersebut.
“Banyak sekali Prodi-Prodi dikami itu bisa dimanfaatkan demi kemajuan Lampung Selatan. Banyak hal yang bisa kami lakukan disini, kita banyak mahasiswa, kita banyak dosen yang membutuhkan lapangan, kami akan terjunkan mahasiswa praktek disini khususnya dibidang kebun, kan ada teori dan ada praktek. Yang penting adalah saling menguntungkan,” pungkas Profesor Ofyar. (Eko/Kmf)

Continue Reading

Trending