Connect with us

Apa Kabar Lampung

Dinkes Lamsel Sosialisasi Gerakan Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lentera SL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Lampung Selatan menggelar sosialisasi Gerakan Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) di Aula Dinkes setempat, Selasa (6/8/2019).

Acara yang dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Lampung Selatan Supriyanto, S.Sos, MM diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari 5 desa/kelurahan di Kecamatan Kalianda serta lintas program dan lintas sektor terkait.

Dalam sambutannya, Supriyanto mengatakan, Indonesia pada saat ini menghadapi pergeseran pola penyakit dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular (PTM).

Dia menyebut, prevalensi beberapa penyakit tidak menular utama itu seperti hipertensi, jantung, stroke, diabetes melitus, kanker terus meningkat, sementara penyakit menular sendiri saat ini masih tinggi.

“Sebagai salah satu program pengendalian penyakit tidak menular dan faktor resikonya, dapat dilakukan mulai dari upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan sampai dengan upaya rehabilitasi,” ujar Supriyanto.

Menurutnya, kegiatan promotif dan preventif seperti pencegahan dan deteksi dini dapat dilaksanakan dengan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang dilaksanakan oleh kader terlatih.

“Saat ini kegiatan Posbindu telah dilaksanakan oleh kader dibeberapa desa di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan Posbindu ini dimaksudkan sebagai kegiatan screening untuk memilah masyarakat yang sehat, beresiko dan masyarakat yang sakit,” katanya.

Untuk itu, melalui pertemuan itu, dirinya berharap dapat memberikan manfaat, utamanya pada masyarakat yang sehat agar dipertahankan supaya tetap sehat, dan yang beresiko diupayakan agar kondisi faktor resiko  penyakit tidak menularnya dapat normal kembali.

Kemudian bagi masyarakat yang sudah menyandang PTM untuk mencegah komplikasi, kecacatan dan kematian dini, serta meningkatkan kualitas hidup.

“Mengingat pentingnya upaya pengendalian penyakit tidak menular, dan salah satu strategi pengendalian penyakit tidak menular yang efektif dan efisien adalah dengan pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat melalui kegiatan Posbindu,” tuturnya.

Lebih lanjut Supriyanto menyampaikan, kegiatan Posbindu PTM memerlukan peran lintas program seperti promosi kesehatan, gizi, pelayanan kesehatan, surveylans dan lain-lain.

Selain itu, dibutuhkan juga adanya dukungan lintas terkait seperti organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan dan pemangku kepentingan lainnya.

“Maka kepada seluruh peserta, saya minta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan hati, dan secara aktif memberikan saran serta masukan, sehingga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam upaya pengendalian Penyakit Tidak Menular,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lampung Selatan, Kristi Endarwati menjelaskan, tujuan umum dilaksanakannya kegiatan itu adalah, tersosialisasinya program pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular kepada pemangku kepentingan, baik lintas sektor maupun lintas program.

“Adapun, tujuan khusus dari kegiatan ini adalah diketahuinya pembagian peran lintas sektor dan lintas program dalam upaya penurunan prevalensi PTM. Serta diperolehnya dukungan komitmen dalam hal kebijakan, regulasi dan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan pencegahan dan pengendalian PTM,” terangnya.

Adapun, pantauan tim ini, kegiatan itu menghadirkan narasumber, dr. Sri Aryanti, MM, M.Kes selaku Kepala Seksi PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinkes Provinsi Lampung. Hadir pula Kepala Diskes Lampung Selatan dr. Jimmy B. Hutapeas, MARS. (Eko/kmf)

Apa Kabar Lampung

Wali Kota Tinjau Jalan Yang Akan Dibangun 2021

Zuli Ardiansyah

Published

on

METRO : Wali Kota Metro Wahdi dan Wakil Wali Kota Qomaru Zaman tinjau beberapa jalan yang akan dibangun pada tahun 2021, Senin (8/3/2021).

Peninjauan meliputi Jalan Hasanudin di Kecamatan Metro Pusat, Jalan Wr Supratman dan Jalan Walet Kecamatan Metro Utara.

Peninjauan yang dilakukan bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah ruas.

Sementara jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat untuk menopang kegiatan dalam segala aspek kehidupan ekonomi, sehingga keberadaan jalan merupakan kebutuhan yang tidak bisa di kesampingkan.

Peninjauan diawali dari Jalan Hasanudin Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat, Kemudian Walikota bersama rombongan menuju Jalan Wr Supratman Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Metro Utara. Selanjutnya rombongan Wali Kota bergerak ke Jalan Walet di Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara.

Dalam kesempatan itu, Walikota Metro Wahdi mengatakan peninjauan jalan ini untuk mengetahui sejauh mana kerusakan ruas jalan yang ada.

“Sebelum kita laksanakan pengerjaannya kita harus matangkan perencanaannya terlebih dahulu, sehingga speck dan kapasitasnya harus di sesuaikan dengan kondisi kelasnya atau tipe jalannya,”singkat Wahdi.

Sementara Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yeri Ehwan yang turut mendampingi peninjauan tersebut menjelaskan baru tiga tempat yang dikunjungi.

“Hari ini baru ada tiga lokasi jalan yang kita kunjungi dan jalan ini sudah masuk tahap proses lelang. Dari ketiga paket tersebut kurang lebih nilainya 5 Milyar.yang diambil dari dana DAK,”ungkapnya.

Ditambahkan Yeri memang secara keseluruhan ada 10 paket yang sedang proses lelang tender.

Dan yang baru kita tinjau baru 3 titik, berarti masih ada 7 titik lagi,”ujarnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bupati Umar Terima SK JBT-JBKP

Redaksi LT

Published

on

Tulang Bawang Barat : Bupati Tulang bawang Barat Umar Ahmad SP menerima penyerahan Surat Keputusan (SK) Penetapan Kuota Jenis Bahan Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Tahun 2021 kabupaten setempat, dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas).yang berlangsung di berugo cottage komplek islamik center. Senin (08/03)

Bupati Umar Ahmad menyambut kedatangan kepala Badan Pengatur Hlilir (BPH ) Minyak dan Gas Bumi Fanshurullah Asa beserta rombongan di dampingi kepala dinas PUPR, kepala BPKAD dan Kepala Bappeda Kabupaten Tulang Bawang Barat

Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) M Fanshurullah Asa mengatakan.dari data penetapan tahun 2021, penetapan kuota untuk bahan bakar minyak jenis solar dan premium mengalami penurunan dari tahun 2020.

“Tahun 2020, Kabupaten Tubaba mendapatkan kuota JBT sebanyak 22, 097 KL/ terealisasi sebanyak 11,297 KL atau sekitar 51,13 pers. Sedangkan untuk JBKP pemkab setempat memperoleh kuota sebanyak 3, 382 KL dan terealisasi 2,056 KL atau sekitar 24.53 per KL”kata nya

Selanjut nya.Surat penetapan kuota tersebut nanti akan kita serahkan langsung kepada Bupati Umar Ahmad,SP dan surat penetapan ini juga akan di sampaikan dan ditembuskan kepada kementerian BUMN dan Kemendagri sebagai bahan laporan.

Seusai acara tersebut.Bupati Umar Ahmad mendampngi Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa melakukan peninjauan ke sejumlah titik yang terkait dengan BPH Migas yang tersebar di kabupaten berjuluk Bumi Ragem sai Mangi Wawai.Jonsi putra

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pastikan Pelayanan Kelurahan Berjalan Lancar Walikota Metro Datangi Kelurahan Yosomulyo

Zuli Ardiansyah

Published

on

Lampungtoday.com

Metro — Walikota Metro dr. H. Wahdi, Sp.OG (K) mendatangi Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Senin 8 Maret 2021, pukul 08.30 WIB untuk memastikan pelayanan berjalan lancar dan sesuai standar operasional prosedur.

Walikota Metro mengecek kehadiran pegawai di kelurahan tersebut serta mengecek pelayanan berjalan maksimal. Walikota Metro dalam kesempatan tersebut juga meminta aparat kelurahan untuk responsif terhadap kondisi alam saat ini, karena di tengah musim penghujan disertai angin rawan akan terjadi banjir.

“Dalam bekerja tentunya harus dengan nilai-nilai kedisiplinan, saya berharap kepada pihak kelurahan agar tetap menjaga kedisiplinan serta responsif terhadap keluhan masyarakat, karena sifat dari kelurahan adalah pelayanan, berikan pelayanan yang terbaik untuk menciptakan Good Clean Governance,” pesan Walikota Metro, dalam kunjungannya.

Walikota Metro juga menegaskan, dalam setiap pelayanan harus menciptakan keceriaan sehingga masyarakat senang dan puas terhadap pelayanan. Walikota juga berpesan agar apararatur kelurahan sering berkoordinasi dengan masyarakat untuk mendengar segala masukan masyarakat.(*)

Pewarta : Mery

Continue Reading

Trending