Connect with us

Apa Kabar Lampung

Manfaatkan DD, Pembangunan Tiyuh Tirta Kencana Merata

Redaksi LT

Published

on

Tulang Bawang Barat : Pembangunan Melalui Dana Desa Tiyuh Tirta Kencana Tahun Anggran 2019 terus di lakukan pembangunan secara merata.,baik fisik atau pun pemberdayaan masrakat.

Kepalo Tiyuh Tirta Kencana Samidi saat ditemui di ruang kerja nya senin 19/08/19 Mengatakan.,Tiyuh Tirta kencana mendapatkan anggaran Transper Dana Desa Pusat sebesar Rp.956.471.000.Dana tersebut akan terus di lakukan untuk pembangunan fisik baik Itu pembukaan badan jalan baru atau untuk pembangunan gedung Paud dan untuk Perehapan gedung Balai Tiyuh yang saat ini sedang dalam keadaan rusak yang memang sepatut nya sudah dalam perbaikan.

“Dana Desa Tahun Anggran 2019 ini,kami akan melakukan pembangunan gedung paud yang terletak di RK, 01.,pembuatan 2 titik sumur bor yang terletak di RK 02 dan RK,08 Pembukaan Badan Jalan Baru untuk pemakaman umum, Sampai ke pembangunan Handelag sepanjang 500 meter serta perehapan Gedung Balai Tiyuh Tirta Kencana dan sisa nya akan kita pergunakan untuk pemberdayaan masyarakat”.kata nya

Lanjut Samidi.Dia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat tiyuh tirta kencana agar dapat sama-sama mengawasi dan merawat pembangunan,sesuai dengan tujuan dari Dana Desa bisa membuat Tiyuh lebih maju dan sejahtera dapat menjadi salah satu daya saing untuk mengejar ketertinggalan Tiyuh tirta Kencana dari Tiyuh/Desa yang lain nya.

“Semoga pembangunan yang Tiyuh lakukan ini dapat dimanfaatkan sebenar-benar nya oleh warga Masyarakat,sebab pembangunan Tiyuh tahun Anggaran 2019 ini memang sudah suatu keputusan bersama dalam musrembang di tingkatTiyuh pada tahun 2018 yang lalu.yang mana telah kita ketahui bersama bahwa Dana Desa memang di prioritaskan untuk Kesejahteraan warga masyarakat,”pungkas nya. (ADV Jonsi).

Apa Kabar Lampung

Lampung Selatan Terapkan New Normal, 14 Hari Kedepan Tahap Sosialisasi

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai menerapkan tatanan normal baru alias new normal ditengah masa pandemi Covid-19.
Kebijakan new normal dilakukan setelah Pemkab Lampung Selatan bersama Gugus Tugas Covid-19 serta jajaran TNI-Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Lapangan Korpri setempat, Selasa pagi (2/6/2020).
Saat ini, Pemkab Lampung Selatan tengah melakukan sosialisasi sekaligus menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar tatanan baru tersebut bisa dipatuhi masyarakat. Termasuk pelibatan TNI-Polri dan intansi terkait lainnya.
Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi new normal ditengah pandemi sesuai anjuran pemerintah.
Protokol kesehatan itu kata Nanang, selalu menjaga jarak aman antar manusia dan menghindari kerumunan atau physical distancing, rajin mencuci tangan setelah berkativitas dan selalu mamakai masker.
Ia mengatakan, sebagai pelaksana Gugus Tugas di daerah, tim Gugus Tugas harus melaksanakan secara optimal semua kebijakan terkait percepatan penanganan Covid-19.
Sebab menurutnya, virus korona merupakan bencana nasional non alam yang perlu ditangani secara bersama-sama yang melibatkan berbagai lintas sektoral. Untuk itu semua pihak terkait harus mampu mengarahkan masyarakat mematuhi skenario yang ditetapkan pemerintah.
“Sebab tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang situasi ini tidaklah sama. Perlu adanya upaya yang lebih represif tetapi humanis agar kebijakan ini bisa dipahami masyarakat,” ujar Nanang dalam arahannya pada Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.
Sementara, usai mengikuti apel tersebut, dalam arahannya, Komandan Kodim (Dandim) 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktovianus Bessie mengatakan, kebijakan new normal diterapkan supaya masyarakat bisa hidup normal kembali.
Kegiatan itu kata dia, mengedukasi masyarakat dan pengelola ruang publik agar memahami tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Seperti mengimbau masyarakat yang belum patuh, mengingatkan dan menertibkan prosedur kesehatan di ruang publik.
“14 hari kedepan mulai dari sekarang, kita masih bersifat melakukan sosialisasi dan imbauan. Kemudian akan kita evaluasi sekitar pertengahan bulan ini, selanjutnya kita akan lakukan patroli lanjutan dengan melihat bagaimanan kedisipilnan warga di lapangan,” kata Robinson dihadapan Danramil, Kapolsek dan Camat se-Lampung Selatan.
Robinson juga meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk mulai merancang konsep pemberian hukuman atau sanksi bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Sehingga, setelah upaya penegakan kedisiplinan dilakukan, dan masih ada warga yang tidak patuh, akan ada efek jera dalam rangka mendidk warga menjadi tertib.
“Apabila semua sudah dilakukan, langkah terakhirnya adalah represif, kita lakukan secara humanis. Tapi perlu diingat, yang kita lakukan ini bukan semau kita, jangan sampai kontraproduktif, nanti malah kita di viralkan, aparat bertindak diluar batas. Nah ini juga salah,” katanya.
Disamping itu, ia pun menekankan peran pengelola publik dan pusat-pusat keramaian untuk memberdayakan pengamanan internal. Meskipun nantinya ada aparat TNI-Polri yang berjaga, ia meminta pengelola publik tidak bergantung dengan aparat.
“Berdayakan pengamanan internal yang ada disitu dulu. Misal di pasar, pengelola pasar harus punya penanganan sendiri. Dia yang harus melarang warga masuk pasar tanpa masker. Ini kita laksanakan dan awasi 14 hari kedepan. Kalau tidak berjalan sesuai yang kita harapkan, baru kita ambil langkah hukum,” tegas Dandim muda ini.
Disisi lain, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Eddie Purnomo meminta aparat dalam hal ini TNI-Polri untuk dapat memahami new normal itu sendiri.
Sebagai aparat, ia berharap petugas di lapangan dapat memberikan tauladan kepada masyarakat. Jangan sampai petugas yang melakukan penegakan disiplin justru melakukan pelanggran dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.
“Intinya new normal ini adalah kita mengembalikan aktivitas seperti biasa tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan operasi pendisiplinan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak. Mendisiplinkan protokol kesehatan, ini yang harus kita pahami dulu,” tegas Kapolres.
Senada disampaikan Dandim, Kapolres Eddie Purnomo pun meminta pihak pemerintah daerah bisa membuat peraturan bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Seperti diberikan sanksi yang dirumuskan secara bersama-sama. Namun ia berharap, masyarakat sudah sadar sebelum sanksi dan peraturan tersebut diberlakukan.
“Misalnya penjual dan pembeli tidak memakai masker, kita tutup seminggu dan dijaga Pol PP. Begitu masih ngeyel lagi ditutup satu bulan atau dicabut izinnya. Begitu juga rumah makan, pembeli yang makan ditempat tidak boleh melebihi kasapsitas yang ditentukan,” ucapnya.
Untuk itu, dirinya berharap semua pihak harus bisa menyamakan persepsi, bahwa new normal ini bukanlah membiarkan masyarakat beraktivitas begitu saja. Akan tetapi bagaimana membuat aktivitas yang ada seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan. (Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Budi Utomo Serahkan Beras Untuk Warga Kelurahan

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, Budi Utomo menyerahkan bantuan beras bagi warga miskin yang terdampak Covid-19.

Bantuan beras diserahkan secara simbolis kepada sejumlah warga di kantor kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Selasa (2/6/2020) pagi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu, Dandim 0412 Lampung Utara, Letkol. Inf. Krisna Pribudi, Pj. Sekda Lampung Utara, Sofyan, Inspektur Inspektorat, Man Kodri, Kepala Dinas PUPR, Syahrizal Adhar, Kepala Dinas Kesehatan, Maya Metissa, dan Plt. Kepala Dinas Kominfo, Sany Lumi.

Budi Utomo mengatakan, dampak dari Wabah Covid-19 begitu melemahkan sendi-sendi perekonomian. Untuk itu, pemerintah telah berupaya keras untuk meringankan beban ekonomi yang begitu berat sejak wabah Covid-19.

” Semoga bantuan beras ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Diketahui, Pemerintah Lampung Utara akhirnya hanya bisa memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakatnya yang terdampak wabah Covid-19. Bantuan beras yang disalurkan untuk saat ini, akan disebar di 15 Kelurahan se-Kabupaten Lampung Utara.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Terapkan New Normal, Pemkab Lampung Selatan Gelar Apel Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Gugus Tugas Tugas Covid-19 di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, pada Selasa pagi (2/6/2020).
Apel yang dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto itu dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan pada masyarakat menuju tatanan kehidupan baru atau new normal di wilayah Kabupaten Lampung Selatan ditengah pandemi Covid-19.
Dalam apel itu, Bupati Lampung Selatan didampingi Kapolres, AKBP Eddie Purnomo dan Dandim 0421/LS Lektol Kav Robinson Oktovianus Bessie. Selain diikuti Tim Gugus Tugas Covid-19, apel juga diikuti jajaran TNI dan Polri serta dinas intansi terkait lainnya.
Dalam arahannya, Nanang Ermanto mengatakan, keberhasilan negara yang sukses menekan penyebaran Covid-19 atau virus korona, adalah negara yang mampu mengarahkan masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Protokol kesehatan itu kata Nanang, seperti tidak keluar rumah atau berpergian apabila tidak mendesak, menjaga jarak aman antar manusia dan menghindari kerumunan atau physical distancing, rajin mencuci tangan setelah berkativitas dan selalu mamakai masker.
Lebih lanjut mengatakan, sebagai pelaksana Gugus Tugas di daerah, tim Gugus Tugas harus melaksanakan secara optimal semua kebijakan terkait percepatan penanganan Covid-19.
Sebab menurutnya, virus korona merupakan bencana nasional non alam yang perlu ditangani secara bersama-sama yang melibatkan berbagai lintas sektoral.
“Untuk itu kita harus mampu mengarahkan masyarakat mematuhi strategi ini. Sebab tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang situasi ini tidaklah sama. Perlu adanya upaya yang lebih represif tetapi humanis agar kebijakan ini bisa dipahami masyarakat,” ujar Nanang.
Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Nanang meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua instansi vertikal serta lembaga-lembaga mulai dari desa sampai tingkat kabupaten, untuk dapat menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat serta penanggungjawab tempat keramaian seperti, pasar, mini market, lembaga keuangan atau Bank, dapat menyediakan temat cuci tangan yang mudah dijangkau. Agar penularan virus korona bisa kita cegah sedini mungkin,” imbuh Nanang.
Meski tugas Gugus Tugas adalah melakukan proses perubahan nilai, sikap dan prilaku masyarakat menuju new normal, dirinya mengingatkan bahwa kegiatan melawan Covid-19 belum berakhir. Walaupun pemerintah pusat telah melonggarkan PSBB dibeberapa daerah.
“Saya percaya kita semua dapat melaksanakan kebijakan ini secara optimal. Untuk itu saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 yang telah bekerja dengan baik, mengutamakan keselamatan masyarakat tana mengabaikan keselamatan diri,” pungkas Nanang. (Eko)

Continue Reading

Trending