Connect with us

Apa Kabar Lampung

Parade Budaya Meriahkan LKF 2019

Published

on

BANDARLAMPUNG : Parade Budaya “Lampung Culture and Tapis Carnival” yang merupakan rangkaian acara Lampung Krakatau Festival (LKF) Tahun 2019 berhasil menggetarkan Bandarlampung. Sementara rangkaian acara LKF sendiri berhasil berada pada 3 puncak trending topic nasional.

Parade yang dibuka langsung Menteri Pariwisata RI Arief Yahya bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Minggu (25/8/2019) di Lapangan Enggal Bandarlampung berlangsung meriah dan penuh suka cita.

Adapun Rute parade menempuh jarak sekitar 3 km melintasi jalan-jalan protokol Bandarlampung diantaranya Jl. Jenderal Sudirman, Tugu Gajah, Jl. Ahmad Yani, Jl. RA Kartini, Jl. Raden Intan kemudian rute finish kembali lagi ke Lapangan Enggal.

Menpar Arief Yahya didampingi Gubernur Arinal dan Wagub Chusnunia Chalim turun langsung dalam acara tersebut. Masyarakat tampak antusias menyaksikan parade.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam laporannya menyampaikan LKF merupakan agenda tetap tahunan Pemprov Lampung guna mempromosikan keunggulan-keunggulan daerah khususnya atraksi dan daya tarik wisata unggulan Lampung.

Kegiatan ini, lanjut Arinal, merupakan peluang bisnis bagi dunia usaha maupun masyarakat untuk mempromosikan dan memasarkan produknya saat festival berlangsung.

Adapun Tema LKF 2019 adalah “Urban Etnik”. Tema ini, ujar Arinal, merupakan sebuah konsep yang memadukan unsur modern perkotaan dengan unsur tradisi yang berakar dari adat istiadat/tradisi budaya masyarakat serta sosial yang unik dan menarik untuk ditampilkan menjadi sebuah sajian seni maupun pertunjukan budaya.

Adapun rangkaian kegiatan Lampung Krakatau Festival ini sendiri, ujar Gubernur, terdiri dari 5 kegiatan utama dan bertempat di Lapangan Saburai Bandarlampung, yaitu, Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai, Krakatau Expo, Parade Permainan Anak Tradisional dan Trip Krakatau serta Parade Budaya Lampung Culture And Tapis Carnival.

Pada kesempatan itu, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya merespons upaya Gubernur Arinal untuk meningkatkan kunjungan wisata. Salah satunya mendatangkan penerbangan internasional ke Provinsi Lampung.

“Tadi saya menelpon Dirut Angkasa Pura II, dan ini berita bagus karena sebentar lagi, start September Branti akan dikelola Angkasapura II. Jadi saya yakin pelayanan akan semakin baik,” ujar Menpar.

Menpar juga meminta Angkasa Pura mendukung Lampung untuk mendatangkan wisman sebanyak-banyaknya. “Direct dari luar, dari Malaysia, Australia, Singapura, dan lain-lain,” ujar Menpar.

Untuk pengembangan pariwisata Menpar mendorong agar Provinsi Lampung memiliki kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata agar pembangunan pariwisata semakin cepat.

Seperti daerah-daerah lain yang telah memiliki KEK pariwisata salah satunya di KEK Mandaling yang ada di Nusa Tenggara Barat mampu mendatangkan investasi hingga Rp30 triliun.

“Jadi jika sudah ada KEK, Investasi akan semakin mudah masuk. Lahannya yang disiapkan minimal 300 hektare, tahun ini juga usahakan ada KEK,” ujarnya.

Menpar mengatakan Provinsi Lampung memiliki potensi yang tinggi dalam pengembangan pariwisata, dan ia ingin anak-anak Lampunglah yang menjadi pengelolanya. Untuk itu Menpar berharap ke depan Provinsi Lampung memiliki program studi berbasis pariwisata guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung.

“Saya ingin, dalam 5-10 tahun lagi, industri pariwisata di sini berkembang pesat dan anak-anak Lampung lah yang akan mengelolanya. Oleh karena itu, saya menyarankan ada program studi pariwisata. Jika ada prodi pariwisata Kemenpar akan mendukungnya dengan standar kurikulim
Internasional,” katanya.

Menpar berharap anak-anak Lampung yang lulus prodi pariwisata ijazahnya level internasional dan di sertifikasi pada level regional Asean, agar anak-anak Lampung bisa langsung kerja di luar negeri atau dalam negeri dengan mutu luar negeri.

Menpar juga mengapresiasi dan bangga perhelatan Lampung Krakatau Festival berhasil menjadi trending topic nasional, bahkan hastag krakatau festival menempati urutan tertinggi di media sosial.

“Untuk pertama kalinya saya hadir pada acara yang menjadi trending topic nasional, bukan hanya satu hastag tapi hingga tiga hastag sekaligus menjadi trending. Hastag Lampungkrakataufestival2019 menempati urutan yang tertinggi, kemudian hastag lkf dan yang ketiga hastag kunkerkemenparkelampung. Sekali lagi terimakasih Lampung sudah cetak hattrick,” ujar Menpar.

Arief Yahya juga mengatakan jika Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang cukup produktif dalam menggelar even- even pariwisata. Dalam setahun, Lampung memiliki 53 even, dua di antaranya sudah masuk dalam agenda even nasional yakni Krui World Surving yang telah dilaksanakan pada bulan April dan Mei yang lalu, dan yang kedua adalah Lampung Krakatau Festival.

Menpar berharap semakin banyak lagi kegiatan pariwisata Lampung yang masuk dalam kalender pariwisata nasional. Untuk itu, ia berpesan agar Provinsi Lampung dalam pelaksanaan even dapat memenuhi beberapa kriteria even nasional yakni memperhatikan Creative value, salah satunya berkolaborasi dengan seniman nasional mulai dari desainer, aransemen musik hingga koreografer.

Kemudian harus pula meperhatikan commercial value, artinya kegiatan harus dipromosikan dengan gencar. “Acara seperti ini harus menarik sebanyak mungkin wisatawan, karenanya saya ingatkan untuk terus promosi, promosi dan promosi. Dan yang terakhir, even-even harus lagi memiliki konsistensi, jelasnya.

Seperti diketahui, sebelum digelarnya Lampung Krakatau Festival, telah dilaksanakan berbagai kegiatan Pre-Event yang antara lain Lampung Tourism Goes To School/Campus, Road To LKF meliputi Promosi Pariwisata Promosi Budaya di Magelang. Save Our Beach dilaksanakan di Pulau Sebesi.

Selain itu, untuk menggugah kesadaran masyarakat khususnya kalangan milenial dilaksanakan Flash Mob berupa musik dan tarian di beberapa tempat umum seperti Mall dan Car Free Day, Press Conference, Lomba Cipta Puisi Krakatau Award, Parade Tari dan Lagu Daerah Lampung, Festival Krakatau Kelagian.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan On-Event, dilaksanakan kegiatan Post-Event (akhir bulan Agustus – September). Kegiatannya yaitu Lomba Blogger & Sosmed Fotografi berupa penulisan artikel dan foto Lampung Krakatau Festival melalui media online sehingga diharapkan gaung Lampung Krakatau Festival sampai pada pelaksanaan tahun berikutnya. (Humas Pemprov)

Apa Kabar Lampung

Perubahan APBD Lampura 2021 Surplus atau defisit 190 miliar, Silpa 0 Rupiah

Published

on

By

Lampung Utara : DPRD Lampung Utara telah mengesahkan Perubahan APBD Kabupaten Lampung Utara 2021. Pengesahan Perubahan APBD Lampung Utara Tahun Angaran (TA) 2021 dilakukan dalam rapat paripurna dengan agenda kesepakatan bersama terhadap Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, di ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (22/9/2021).

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Lampung Utara, Nurdin Habim, mengatakan, Rancangan Perubahan KUA APBD tahun anggaran 2021, dilakukan karena adanya perubahan asumsi penerima sehingga berpengaruh kepada asumsi belanja, penyesuaian dilakukan guna tetap menjaga keseimbangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

” Hasil pembahasan mereka disepakati untuk tetap memprioritaskan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kepentingan itu di antaranya menyangkut pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat. Selain itu diperlukan juga untuk lebih menggali pelbagai potensi pendapatan asli daerah serta optimalisasi penyerapan anggaran perangkat daerah harus dilakukan,” Katanya.

Adapun rincian Perubahan APBD TA 2021 terdiri atas pendapatan daerah sebelum perubahan Rp. 1.703.610.895.956,- setelah perubahan Rp. 1.703.228.126.678,-. Pendapatan asli daerah (PAD) sebelum perubahan Rp. 122.197.196.326,- setelah perubahan Rp. 117.446.397.548,-. Yang merupakan sumber PAD terdiri dari Pajak Daerah sebelum perubahan Rp. 25.037.000.000,- setelah perubahan Rp. 29.037.000.000,-,
Retribusi Daerah sebelum perubahan Rp. 1.930.000.000,- setelah perubahan Rp. 5.807.657.800,-.

Selanjutnya, terus Nurdin, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebelum perubahan Rp. 9.148.694.664,- setelah perubahan Rp. 9.831.203.988,-, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebelum perubahan Rp. 86.082.298.262,- setelah perubahan Rp. 72.770.535.760,-

” Pendapatan transfer sebelum perubahan Rp. 1.510.161.499.630,- setelah perubahan Rp. 1.496.000.669.462,-. Terdiri atas
pendapatan transfer pemerintah pusat sebelum perubahan Rp. 1.400.580.014.000,- setelah perubahan Rp. 1.371.054.037.272,-. Pendapatan transfer antar daerah sebelum perubahan Rp. 105.581.485.630,- setelah perubahan Rp. 124.946.632.190,- dan lain-lain pendapatan yang sah sebelum perubahan Rp. 71.251.400.000,- setelah perubahan Rp. 89.781.059.668,-,” Urainya.

Sementara untuk belanja, kata Politisi Gerindra ini,
belanja daerah sebelum perubahan Rp. 1.740.075.128.887,- setelah perubahan Rp. 1.894.180.580.926,-, yang terdiri dari belanja operasi sebelum perubahan Rp. 1.249.905.945.932,- setelah perubahan Rp. 1.275.014.395.001,-, Belanja modal sebelum perubahan Rp. 142.067.790.855,- setelah perubahan Rp. 256.254.180.205,-. Sedangkan, Belanja Tidak Terduga (BTT) sebelum perubahan Rp. 7.500.000.000,- setelah perubahan Rp. 10.000.000.000,-, belanja transfer sebelum perubahan Rp. 340.601.392.100,- setelah perubahan Rp. 352.912.005.720,-, surflus atau defisit sebelum perubahan Rp. 36.464.232.931,- setelah perubahan Rp. 190.952.454,248,-

” Penerimaan pembiayaan daerah sebelum perubahan Rp. 42.626.832.931,- setelah perubahan Rp. 194.515.054.248,-
pengeluaran pembiayaan daerah sebelum perubahan Rp. 6.602.600.000,- setelah perubahan Rp. 3.562.600.000,-
Pembiayaan netto sebelum perubahan Rp. 36.464.232.931,- setelah perubahan Rp. 190.952.454.248,-, dan Sisa lebih anggaran tahun berjalan 0 rupiah,” Ujar Nurdin.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, menyebutkan, Rancangan Perubahan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2021 ini juga memuat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang diatur dalam PP Nomor 23 Tahun 2020, yang merupakan rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

DPRD Sahkan Tatib Pilwabup Lampura, Budi Tunggu Usulan Parpol Pengusung

Published

on

By

Lampung Utara : Peraturan Tata Tertib (Tatib) DPRD tentang Pemilihan Wakil Bupati Lampung Utara yang telah dinanti-nanti banyak pihak akhirnya resmi disahkan.

Ketua DPRD Lampung Utara, Romli memimpin langsung jalannya sidang paripurna internal tersebut dengan dihadiri 34 anggota DPRD.

” Hari ini Peraturan Tata Tertib Pilwabup sudah disahkan. Selanjutnya, pimpinan DPRD dan fraksi-fraksi masih akan membahas langkah-langkah lainnya usai disahkannya tatib ini,” Ucapnya, Rabu (22/9/2021).

Pembahasan lainnya ini, menurut Romli, agar langkah yang diambil dalam prosesi pemilihan Wakil Bupati Lampura sisa masa jabatan periode 2019-2024 benar – benar sesuai aturan. Nantinya, mereka akan membahas apakah panitia pemilihan wakil bupati akan dibentuk sebelum atau setelah adanya dua nama bakal calon wakil bupati. Kedua pilihan tersebut merupakan pilihan yang memerlukan pembahasan yang matang sebelum diputuskan.

” Setiap kebijakan yang diambil harus sesuai aturan. Jadi, kami harus benar-benar cermat dan telitilah. Ini kan (pemilihan Wakil Bupati Lampura) hajat besar kita semua,” Ujarnya.

Sementara, Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, ketika menyikapi telah disahkan tatib DPRD tentang pemilihan Wakil Bupati Lampung Utara, mengatakan, dirinya akan segera menyampaikan dua nama bakal calon wakil bupati pada lembaga legislatif setelah usulan dua nama itu diterimanya dari empat partai politik pengusungnya (Partai Nasdem, Gerindra, PKS dan PAN).

” Bupati hanya bersifat meneruskan usulan yang masuk, sedangkan yang menggodok dua nama itu ranahnya partai politik. Saya sudah berkomunikasi dengan partai politik. Tinggal menerima usulan saja dari mereka,” Tukasnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wabup Tuba Barat Buka Pemanduan Bakat Olahraga (Talent Scouting)

Published

on

Tulang Bawang Barat : Wakil Bupati kabupaten TubabaFauzi Hasan SE.MM.membuka Pemanduan Bakat Olahraga (Talent Scouting)

Kegiatan tersebut di laksanakan pada tanggal 21 dan 22 September 2021, di GOR ZA Pagar Alam, Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang bawang Udik (TBU). di hadiri Dr.Matsuri M.Pd selaku Instruktur Pusat,Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Ketua KONI Tulang Bawang Barat, Kapolres Tulang Bawang Barat, serta Pejabat Administratur.

Wakil Bupati Fauzi Hasan mengatakan.Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Desain Besar Olahraga Nasional dengan meminta untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga, penggunaan big data, dan menjadikan sport science sebagai unsur utama di dalam pembinaan olahraga nasional.

“Sejumlah pihak berkepentingan telah di libatkan dalam penyusunan Desain Besar, dengan menargetkan agar atlet-atlet Indonesia pada tahun 2032 mendatang dapat mampu untuk bersaing dengan atlet-atlet negara lain dalam penyelenggaraan olimpiade dan paralimpiade di tahun 2032.” Kata nya

Fauzi Hasan menjelaskan.saat ini Indonesia tengah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade 2032 mendatang.

“Maka dari itu, Kabupaten Tulang bawang Barat menyatakan siap mendukung dan mengirimkan atlet terbaik nya dalam agenda besar tersebut. Desain Besar ini akan kita dorong karena ini adalah perencanaan tentang prestasi olahraga nasional jangka panjang. Tidak ada prestasi yang kita dapatkan by accident, prestasi harus kita dapatkan by design.” Ujarnya.

Di tempat yang sama,Ketua Pelaksana Kepala Disporapar Tubaba Mansyur Yusuf mengatakan,Tes pemanduan bakat atau talent scouting yang di laksanakan di Kabupaten Tubaba ini di ikuti sebanyak 400 peserta.

“Mulai dari usia 12-14 tahun dari siswa-siswi tingkat SMP atau sederajat dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat,dalam 1 hari masing-masing 4 sesi”.kata nya

dalam kesmpatan tersebut.Dr.Matsuri M.Pd, selaku Instruktur Pusat, Kemenpora dari Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga, dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga mengatakan.di gelar nya talent scouting di kabupaten Tubaba dalam rangka pencarian bakat terhadap peserta.

“Jika di dapat peserta memiliki bakat dan memenuhi syarat sebagai atlet, maka selanjut nya akan di lakukan pembinaan secara berkelanjutan untuk di jadikan atlet berprestasi kedepan nya.”tutup nya.(jonsi putra)

Continue Reading

Trending