Connect with us

Advetorial

DPRD Tulangbawang Sahkan APBD Perubahan 2018

Published

on

Tulangbawang : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang menggelar sidang paripurna pengesaha APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018, di Aula DPRD setempat.

Paripurna di pimpin langsung oleh ketua DPRD Tulangbawang Sopii Azhari, SH, di dampingi oleh wakil ketua I Aliasan, wakil ketua II Hi. Herwan Saleh, dan Bupati Tulangbawang Hj. Winarti, SE, MH.

Hadir pada sidang paripurna ini 32 anggota DPRD 13 izin dari total 45 anggota DPRD.

Badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tulangbawang memberikan delapan catatan kepada Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.

Catatan itu disampaikan juru bicara Banggar DPRD Tulangbawang Sondang Rajagukguk, dalam sidang paripurna Raperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2018.

Delapan catatan itu yakni, pertama Pemerintah Kabupaten Tulangbawang diminta untuk menjadikan kekurangan armada mobil damkar menjadi kebutuhan prioritas dan mendesak. Kedua, masalah KTP Elektronik agar dapat diselesaikan pada tahun ini.

Ketiga, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang diminta dapat memperjelas tapal batas antar kabupaten. Keempat, masalah PDAM pemda diminta adanya perwajaha pengelolaan menejemen perusaah milik pemda dengan menempatkan SDM yang profesional.

Kelima, Pemda disaranka dapat mempertegas kerja sama dengan PLN yakni dengan cara penghitungan pemakaian daya listrik menggunakan KWH bukan menggunakan sistim kontrak gardu. Hal itu terkait dengan adanya tagihan listrik pemda yang mencapai Rp5 miliar.

Keenam, Pemda juga diminta mengalihkan bantuan Rp4 miliar dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk pembangunan sejumlah icon di Tulangbawang yang tidak dapat dilaksanakan, menjadi peningkatan infrastruktur dibidang jalan.

Ketujuh, Pemda diminta dapat menginvitarisir dan menerbitkan dokumen yang menguatkan status seluruh aset yang ada. Kedelapan, Pemda diminta untuk mendata jumlah wajib pajak, karena saat ini masih banyak wajib pajak belum masuk dalam tagihan wajib pajak.

Bupati Tulangbawang Winarti menanggapi sejumlah catatan banggar DPRD setempat mengatakan, terkait pengalihan alokasi dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk pembangunan icon Tulangbawang.

Dia mengaku, sedang akan berkoordinasi dengan Pemprov. “Nanti apakah uangnya akan dialokasikan ke tempat lain sesuai dengan yang disampaikan Banggar. Kita akan lihat regulasi dan konsultasi dengan provinsi, karena pak Ridho (Gubernur Lampung Red) pada saat itu, sepakat sekali ketika dana itu kita gunakan untuk pembangunan Tugu Garuda Menggala agar disitu lebih cantik, besar, dan dapat jadi taman,” kata Winarti usai paripurna. (Advertorial).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advetorial

Sekda Mesuji Lepas Jemaah Haji Ke Tanah Suci Mekah

Published

on

Mesuji : Pemerintah yang Daerah Kabupaten Mesuji laksanakan pelepasan calon jama’ah haji kabupaten Mesuji tahun 1443 H / 2022 M, di Masjid Agung Al Muhajirin Desa Simpang Pematang, Mesuji 18 Juni 2022.

Acara di hadiri oleh penjabat Bupati Mesuji di wakili oleh sekda kabupaten Mesuji, ketua DPRD kabupaten Mesuji, Kapolres Mesuji, Dandim 0426 Tulang Bawang, kepala Kemenag kabupaten Mesuji, Pejabat perangkat daerah kabupaten Mesuji, camat se-kabupaten mesuji, anggota DPRD kabupaten Mesuji, ketua MUI kabupaten Mesuji, kepala desa yang sempat hadir.

Kepala Kemenag Kabupaten Mesuji Drs. H.Karwito, M.M. melaporkan jumlah calon jama’ah haji yang akan berangkat yaitu laki laki 26 orang, perempuan 24 orang. Umur tertua 64 tahun 10 bulan dan umur termuda 21 tahun 7 bulan.

Pada kesempatan ini, Penjabat Bupati Mesuji yang diwakili oleh sekdakab Mesuji Syamsudin,S.Sos. menyampaikan pesan agar tetap mengunakan dan mentaati protokol kesehatan serta senantiasa menjaga nama baik kabupaten Mesuji. Semoga diberikan kemudahan Kelancaran dari keberangkatan hingga kembali ke kabupaten Mesuji senantiasa memelihara kekompakan dan kebersamaan.

Di sampaikan juga bahwa rombongan Jamaah Haji ini akan didampingi seorang petugas Tim Pendamping Haji Indonesia dari Kementerian Agama, oleh sebab itu saya minta kepada Tim Pendamping untuk dapat mengiringi dan memandu Jemaah Calon Haji, dan kepada para Jemaah calon Haji untuk senantiasa Disiplin mengatur waktu dan mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pendamping.

Saya titip kepada jama’ah calon haji, kiranya selain berdoa untuk diri dan keluarganya, juga berkenan untuk berdoa demi Kabupaten Mesuji agar kabupaten yang kita cintai ini senantiasa mendapatkan ridho dari Allah SWT agar semakin maju dan sejahtera serta terbebas dari segala bencana, karena saya yakin doa dari para jemaah haji sangat mustajabah. Ucapnya.

untuk Tim Pendamping Haji dari kabupaten Mesuji saya mengharapkan agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga kehadiran Saudara di tengah-tengah jemaah calon haji akan dirasakan sangat berarti, khususnya untuk kelancaran pelayanan yang diberikan kepada jemaah calon haji, mulai dari tanah air, selama dalam perjalanan, hingga kembali lagi di Kabupaten Mesuji. Tegas sekdakab

Atas Nama Saya pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mesuji Dan Mewakili Penjabat Bupati Mesuji Bapak Drs Sulfakar MM Kami mengucapkan selamat jalan dan selamat menunaikan Ibadah Haji, seraya memohon ridho Allah SWT Dan Dengan mengucap “Bismillahirrohmirrohim”, Jama’ah Calon Haji Kabupaten Mesuji Tahun 1443 H / 2022, secara resmi saya nyatakan dilepas. (ADV/Agus)

Continue Reading

Advetorial

Alhamdulillah, Dengan Dana Desa Jalan Kampung Bumi Harapan di Bangun

Published

on

MESUJI : Dengan kesepakatan bersama Atau melalui musyawarah Kampung, Pemerintah Desa Melakukan Kegiatan pembangunan jalan. Yang terletak di RK 02 RT 02 Kampung Bumi Harapan Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji Senin 24/05/2022.

Pembangunan jalan tersebut di anggarkan dari Dana Desa, Dengan volume = 200x3x0.10 Dengan Nilai Anggaran = Rp 48.946.500. Dengan pembangunan jalan tersebut menjadi trobosan awal dari Bapak Barkah selaku Kepala Kampung yang Baru menjabat.

Saya senang mas dengan pembangunan jalan ini yang dulu nya agak susah untuk di lewati, Sekarang jadi mudah untuk di lewati. Semoga aja pemerintah Kampung kami selalu semangat untuk membangun dan memberi trobosan trobasan baru untuk kampung, agar tidak kalah atau ketinggalan dari Kampung Kampung yang lain. Ujar salah satu warga RK 02 RT 02.

Dengan terleasasinya jalan Subasse ini, mudah mudahan semua Masyarakat senang dan merasakan manfa’at dari pembangunan jalan tersebut khusus nya masyarakat Kampung Bumi Harapan. Saya akan terus berbenah dan membangun untuk kesejahteraan masyarakat kampung saya. Tegas Bapak Barkah.

Saya selaku Kades Bumi Harapan mewakili masyarakat berterimakasih Kepada Pemerintah, Yang telah menurunkan bantuan melalui Dana Desa (DD). Guna untuk membangun dan kesejahteraan masyarakat, Semoga tidak hanya Dana Desa saja yang kami terima. Masih banyak yang kami butuhkan selain dari Dana Desa. Tutup Kades Barkah.
(ADV Agus s)

Continue Reading

Advetorial

Lantik 3 Pj. Bupati, Zaidirina Jabat Pj. Bupati Tulangbawang Barat

Published

on

Tulangbawang Barat : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Melantik mengambil Sumpah Jabatan tiga Penjabat (Pj) Bupati untuk Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tulang Bawang Barat (Tubaba), di Balai Keratun, Komplek Perkantoran Gubernur Lampung, Minggu (22/5/2022).

Pada kegiatan tersebut Gubernur melantik Sulpakar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung sebagai Pj Bupati Mesuji, kemudian Adi Erlansyah Kepala Bapenda Provinsi Lampung sebagai Pj Bupati Pringsewu, dan Zaidirina Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung sebagai Pj bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Adapun pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 131.18-1228 Tahun 2022, Kemudian Nomor : 131.18-1229 Tahun 2022 dan Nomor 131.18-1230 Tahun 2022, Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Pringsewu, Penjabat Bupati Mesuji, dan Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung.

Menurut Gubernur, kegiatan hari ini merupakan pemenuhan atas ketentuan
peraturan perundang-undangan dalam hal
pengisian kekosongan jabatan Kepala Daerah
dan Wakil Kepala Daerah Mesuji, Tulang Bawang
Barat dan Pringsewu, yang habis masa
jabatannya pada tanggal 22 Mei 2022.

Sementara, tahapan penyelenggaraan Pemilihan
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang
habis masa jabatannya pada Tahun 2022, 2023
dan 2024, akan dilaksanakan bersamaan dengan
Tahapan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil
Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.

Selain melantik dan mengambil sumpah jabatan, pada kegiatan tersebut juga dilakukan serah terima jabatan dari Bupati yang telah habis masa jabatannya kepada Pj Bupati.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Sujadi Saddat dan Wakilnya Fauzi, kemudian Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad dan Wakilnya Fauzi Hasan, dan Bupati Mesuji Saply TH dan Wakilnya Haryati Cendralela yang telah selesai masa jabatannya.

“Atas pengabdian yang telah Saudara-saudara berikan selama ini di masing-masing
daerah. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kemajuan
daerah Kabupaten Mesuji, Kabupaten
Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Pringsewu
yang telah dicapai hingga saat ini, merupakan
hasil kerja keras, buah pemikiran, cipta, rasa dan
karsa yang telah Saudara-Saudara curahkan, oleh karenanya atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan Terimakasih dan Penghargaan yang setinggi-tingginya,” ucap Gubernur.

Selanjutnya kepada para pejabat struktural Pemerintah Provinsi Lampung yang baru saja dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Penjabat Bupati, Gubernur ingatkan bahwa
Jabatan ini bersifat sementara.

Oleh karenanya Gubernur meminta untuk segera menyesuaikan
diri, menetapkan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menjaga
harmonisasi daerah, menjaga kondusifitas
kehidupan bermasyarakat, mempercepat
pemenuhan pelayanan publik, serta
merealisasikan pembangunan
daerah yang telah ditetapkan sebelumnya dalam
Rencana Strategis maupun Rencana Kerja
Daerah, demi terwujudnya Masyarakat
Lampung Berjaya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan bahwa Penjabat Kepala Daerah, memiliki peran,
fungsi dan kewenangan sebagaimana telah
diatur dalam ketentuan peraturan perundang- undangan.

Berdasarkan Peraturan
Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang
Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah
Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan,
Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, maka
Penjabat Kepala Daerah dilarang untuk :

1. Melakukan mutasi pegawai;
2. Membatalkan perijinan yang telah
dikeluarkan oleh pejabat sebelumnya
dan/atau mengeluarkan perijinan yang
bertentangan dengan yang dikeluarkan oleh
pejabat sebelumnya;
3. Membuat kebijakan tentang pemekaran
daerah yang bertentangan dengan kebijakan
pejabat sebelumnya; dan
4. Membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.

Selain hal tersebut, menurut Gubernur terdapat sejumlah tugas penting dan strategis untuk segera ditangani dan dilaksanakan Penjabat Bupati yaitu Menyelenggarakan pemerintahan daerah di Kabupaten dan Memfasilitasi Tahapan Pemilukada di wilayahnya masing-masing.

“Selanjutnya beberapa pokok yang perlu
saya sampaikan kepada Penjabat Bupati yang
baru dilantik dalam kesempatan yaitu,” lanjutnya

“Menyelenggarakan Pemerintahan Daerah
di kabupaten masing-masing sesuai
ketentuan Perundang-Undangan yang
berlaku, kemudian Menjaga dan menciptakan hubungan dan iklim yang kondusif antar tatanan
Forkopimda, Parpol dan seluruh lapisan
masyarakat sehingga penyelenggaraan
pemerintahan, pembangunan dan
kemasyarakatan di Kabupaten dapat
berjalan lancar, aman dan tertib.
dan yang terakhir Menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati,” papar Gubernur.

Kemudian, selain itu Gubernur juga meminta kepada segenap jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, DPRD Kabupaten, perangkat daerah, tokoh masyarakat, maupun unsur-unsur lintas sektoral lainnya yang ada di Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulangbawang Barat dan Kabupaten Pringsewu, untuk senantiasa mendukung
Penjabat Bupati yang baru saja dilantik dalam
melaksanakan pembangunan dan mengelola
pemerintahan di masing-masing daerah.

Kemudian terkait Kebijakan perpanjangan atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau yang lebih sering disingkat dengan PPKM, yang untuk sementara akan berakhir pada tanggal 23 Mei 2022 dengan mempertimbangkan kondisi faktual tingkat paparan Covid-19 dan pencapaian vaksinasi bagi masyarakat, Gubernur meminta untuk tetap menjaga pola hidup sehat.

“Di masa transisi ini, Saya menghimbau
kepada segenap institusi serta warga masyarakat Provinsi Lampung sampai di pedesaan, untuk tetap antisipatif serta menjaga kebiasaan pola hidup bersih dan sehat dalam segala aktifitas kesehariannya,” pungkasnya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung). (ADV/Jonsi)

Continue Reading

Trending