Connect with us

Apa Kabar Lampung

UU Dikesampingkan Petunjuk BANGDA Jadi Senjata

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lampung Utara tahun 2019-2024 dipastikan tidak ditetapkan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Bahkan, DPRD Lampung Utara dalam rapat paripurna penyampaian keterangan Bupati rancangan akhir RPJMD, Sabtu (21/9/2019) malam lalu, telah mengagendakan jadwal Paripurna kembali soal RPJMD pada tanggal 30 September mendatang.

Padahal, besok tanggal 25 september 2019 merupakan batas akhir penetapan Perda RPJMD dan tepat enam bulan Kepemimpinan Agung Ilmu Mangknegara-Budi Utomo sejak dilantik pada 25 Maret 2019 sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara periode 2019-2024. Berdasarkan Undang-Undang, Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 (enam)bulan setelah kepala daerah terpilih dilantik. Apabila Perda tidak ditetapkan sesuai dengan tepat waktu, maka anggota DPRD dan kepala daerah dikenai sanksi administratif berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan selama 3 (tiga) bulan.

Apakah nantinya Bupati dan Anggota DPRD bakal menerima sanksi lantaran disinyalir tidak mematuhi Undang-Undang?

Ketua sementara DPRD Lampung Utara, Rendy Apriansyah, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktorat Bina Pembangunan Daerah (BANGDA) Kemendagri. Petunjuknya, yang penting Rancangan Akhir RPJMD Lampung Utara 2019-2024 sudah diterima DPRD sebelum tanggal 25 September 2019, maka tidak ada persoalan.

” Kecuali sebelum tanggal 25 memang enggak kita bahas sama sekali dan belum kita terima (rancangan akhir RPJMD), itu dari BANGDA. Nggak ada masalah lagi dan enggak ada sanksi, enggak ada,” Ucap Rendy, belum lama ini.

Menurut Rendy, Kemendagri memaklumi keterlambatan dalam RPJMD Lampung Utara 2019-2024. Yang penting, rancangan akhir RPJMD sudah dibahas sebelum tanggal 25 dan deadlinenya sampai dibulan september.

” Kita inikan banyak diskresi, banyak masalah terkait dengan ketua sementara karena belum jelasnya ketua sementara kan gitu. Setelah jelas, walaupun terlambat, mereka(kemendagri) pun memaklumi itu,” Ngototnya.

Lucunya lagi, petunjuk BANGDA Kemendagri yang nampaknya dijadikan ‘senjata’ untuk mengenyampingkan UU yang berkaitan dengan Perda RPJMD hanyalah berbentuk lisan.

” (Petunjuk BANGDA soal RPJMD) hanya secara lisan. Rencana kami nanti sepulang dari orientasi, berupaya dan jika memang ada waktunya minta secara tertulis,” kata Rendy.

Wakil Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, saat dimintai tanggapannya terkait batas waktu penetapan RPJMD, menyerahkan sepenuhnya persoalan RPJMD yang dipastikan di luar batas waktu ini kepada pemerintah pusat.

‎” Nanti, pemerintah pusat yang berikan penilaian. Yang penting, program visi dan misi sudah disampaikan,” ujarnya sembari berlalu menuju mobil dinasnya BE 2 J.

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Dan BPD Tandatangani PKS

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Cabang Kalianda, Jumat (9/4/2021).
Penandatanganan PKS itu dilakukan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bank Lampung terkait pengelolaan keuangan kas daerah Pemkab Lampung Selatan, dengan masa waktu 1 tahun.
Kemudian PKS antara BPPRD dan Bank Lampung terkait dengan penunjukan PT. Bank Lampung Cabang Kalianda sebagai bank operasional tempat pembayaran pajak dan retribusi daerah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dengan masa waktu 2 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan itu, turut disaksikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, S.Sos, MM, dan sejumalah pejabat utama setempat.
Nampak hadir pula Kepala PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda, Mala Tisno, beserta jajaran.
Supriyanto mengatakan, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai proses kegiatan yang telah dilaksanakan sejak bulan Desember 2020.
“PKS ini tindak lanjut dari proses rangkaian yang kita lalui sejak Desember dan Januari. Karena kerjasama ini, didalamnya juga memuat beberapa poin-poin yang perlu kita sepakati dan telah disepakati,” ujarnya.
Supriyanto berharap, kedepan akan terjalin kembali PKS lainnya antara Pemkab Lampung Selatan dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda. (Eko/kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bersama Nanang Ermanto Keliling Kebun Edukasi, Rektor ITERA : Kami Siap Bantu Kembangkan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima kunjungan silaturahmi Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc, P.hD di Rumah Dinas, Jumat (09/04/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Nanang didampingi Sekda Thamrin, Staf Ahli Bidang Keuangan Akar Wibowo, Kadis Pariwisata Rini Ariasih, Plt Staf Ekobang Muhadi dan Plt Kadis Kesehatan Eka Riantinawati.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai di gazebo halaman samping rumdin tersebut, Rektor ITERA banyak menyampaikan usulan kepada Bupati Lamsel, diantaranya perlu penambahan gedung baru sarana olahraga, beasiswa dan keberlangsungan luring di kampus yang bakal mencetak ahli-ahli di bidang teknologi tersebut. Terkait gedung baru, Rektor ITERA akan membuat gedung tersebut sebagai Icon Lamsel.
Usai berbincang sekitar 1 jam lamanya, rombongan Rektor ITERA diajak berkeliling dan memanen buah semangka di Kebun Edukasi.
“Kami bagian daripada Kabupaten Lampung Selatan, Kampus ITERA adalah milik Lampung Selatan pada hari ini kami bersilaturahim bagaimana dan apa yang bisa kami kerjakan, apa yang ada di kita itu akan kami berikan dengan ikhlas untuk perkembangan Lampung Selatan,” ujar Profesor Ofyar, pakar tranportasi sipil jebolan University Of Birmingham tersebut.
Untuk perkembangan Kebun Edukasi, Profesor Ofyar akan siap membantu mewujudkan keinginan Bupati Lamsel dengan segenap SDM yang dimiliki Kampus Teknologi diluar Pulau Jawa tersebut.
“Banyak sekali Prodi-Prodi dikami itu bisa dimanfaatkan demi kemajuan Lampung Selatan. Banyak hal yang bisa kami lakukan disini, kita banyak mahasiswa, kita banyak dosen yang membutuhkan lapangan, kami akan terjunkan mahasiswa praktek disini khususnya dibidang kebun, kan ada teori dan ada praktek. Yang penting adalah saling menguntungkan,” pungkas Profesor Ofyar. (Eko/Kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Jelang Ramadhan, Bupati Lampura ‘Muncul’ di Pasar Sentral

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, menyambangi pasar tradisional yang berada di Pasar Sentral, Jalan Soekarno-Hatta, Kotabumi, Jum’at (9/4/2021)).

Pasca dilantik sebagai Bupati Lampung Utara sisa masa jabatan 2019-2024, inilah kunjungan pertama kali Budi Utomo di Pasar Sentral. Ia tampak didampingi Sekretris Daerah Lampung Utara, Lekok dan unsur Forkopimda.

Kedatangan orang nomor satu di Lampung Utara beserta rombongan ini untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan serta mengantisipasi melonjaknya harga sembako di Kabupaten Lampung Utara saat akan memasuki bulan puasa.

Di pasar Sentral tersebut, Budi memantau harga kebutuhan pokok seperti beras, daging sapi, dan sayuran. Tidak ada lonjakan harga yang signifikan, semua kebutuhan pokok tersedia dan dipastikan aman untuk menghadapi bulan suci Ramadhan.

” Alhamdulillah semua stok sembako cukup tersedia di Lampung Utara, namun harga relatif, sesuai dengan harga pasar nanti,” Katanya.

Budi terlihat sesekali berinteraksi dengan pedagang terkait kondisi bahan pangan maupun komoditas lainnya. Dimana, ada sejumlah jenis bahan pangan mengalami kenaikan harga karena bertambahnya permintaan dan stok yang terbatas. Seperti harga daging sapi hari ini tercatat kisaran Rp 130 ribu perkilogram.

Ia lalu meminta kepada Perangkat Daerah terkait memastikan stok daging sapi dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

” Apabila kebutuhan pasar meningkat tetapi ketersediaan terbatas, maka harga akan naik. Tapi ada beberapa kebutuhan pokok yang ketersediaannya cukup sampai Idul Fitri nanti,” Ucap Budi Utomo.

(Diskominfo Lampura)

Continue Reading

Trending