Connect with us

Apa Kabar Lampung

Gubernur Lampung Tinjau Lokasi Energi Panas Bumi di Lambar

Published

on

LAMPUNG BARAT : Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi tinjau langsung kawasan yang direncanakan akan dibangun Geothermal (Energi Panas Bumi) oleh PT. Star Energy, Selasa (24/9/2019).

Salah satu titik pengecekkan yakni di Dusun Kayu Are, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Peninjauan ini sebagai tindaklanjut dari pertemuan Gubernur Arinal bersama Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan pihak PT. Star Energy di Ruang Kerja Gubernur beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, geothermal ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), dimana kawasan ini merupakan kawasan hutan yang dilindungi dan sudah terdaftar sebagai World Heritage Sites (Warisan Dunia) oleh UNESCO.

Namun demikian, menurut Arinal geothermal ini sebagai solusi energi masa depan yakni Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang lebih ramah lingkungan. Potensi energi yang dihasilkan sendiri dari pembangunan geothermal ini yakni kurang lebih 495 MW.

“Dimana bahan baku yang mengandung polusi nantinya akan ditertibkan dimana penertibannya sudah dimulai oleh Eropa dan Amerika, tidak menutup kemungkinan nantinya Indonesia akan seperti itu. Untuk itu kita harus mempersiapkan geothermal yang ada di Lampung Barat,” ujar Gubernur Arinal.

Terkait permasalahan izin yang harus dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Arinal menyampaikan siap untuk membantu menyelesaikan proses perizinannya.

“Untuk izin dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, insyallah saya akan bantu untuk penyelesaiannya, karena Provinsi Lampung juga butuh bukan hanya Kabupaten Lampung Barat, karena Lampung masih krisis energi,” katanya.

Kebutuhan energi ini juga, sambung Arinal nantinya dapat mendukung kawasan sekitar dari jalan tol di Provinsi Lampung.

“Apalagi dengan adanya jalan tol, industri kita akan bangkit yang memerlukan energi, jadi ini merupakan suatu keharusan,” ujarnya.

Untuk itu, Arinal mengajak semua pihak terkait untuk bergandengantangan mewujudkan hal tersebut.

“Kita harus kompak didalam menjalankan ini, mari kita bergandengantangan agar energi geothermal bisa tumbuh dari Kabupaten Lampung Barat,” ucapnya.

Salah satu warga, Kasman (39) menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Gubernur Arinal di tengah-tengah warga masyarakat.

Gubernur Arinal ini menjadi Gubernur Lampung pertama yang menginjakkan kaki di Dusun tersebut sejak Indonesia merdeka. “Baru pertama kali ada Gubernur yang datang, senang sekali,” ujarnya.

Kasman mengaku siap mendukung Gubernur Arinal, terutama dalam pembangunan geothermal. “Tentu mendukung apa yang dilakukan Gubernur Arinal,” katanya.(*).

Apa Kabar Lampung

Pilkades Serentak Resmi Ditunda, Ini SE Bupati Lamsel

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto, menerbitkan surat edaran tentang penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021.
Dalam surat bernomor 140/2518/IV.13.2021 pertanggal 16 Juli 2021 ini ditujukan kepada seluruh Camat se-kabupaten Lamsel. SE ini menyebutkan, bahwa Pemkab menunda penyeleggraan tahapan Pilkades Serentak sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan.
Penundaan tersebut berdasarkan beberapa pertimbangan, mengingat penyebaran dan penularan covid-19 semakin membahayakan, terlebih Lamsel saat ini masuk kedalam zona orange covid-19.
“Untuk menunda sementara pelaksanaan pilkades serentak yang rencana sebelumnya akan dilaksanakan tanggal 5 Agustus 2021, karena penyelamatan nyawa manusia menjadi yang utama,” kata Kepala Dinas Kominfo Lamsel, M. Sefri Masdian, Sabtu (17/07/2021).
Dilain sisi, Bupati berharap Pilkades serentak dapat segera dilaksanakan, dengan catatan angka kasus covid-19 di Lamsel terus melandai.
“Kita semua berharap, Pilkades serentak dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar serta tidak menimbulkan klaster baru penyebaran covid-19,” imbuhnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Nanang Ermanto Geram dan Kesal Ada Oknum ASN Diduga Pungli Saat PPKM

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Terkait video pungli yang di lakukan petugas PPKM dalam mobil bus di Pelabuhan Bakauheni yang melibatkan oknum ASN BPBD Lamsel, Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto angkat bicara.
Orang nomer satu di Lamsel ini saat di tanya mengenai video tersebut geram, pasalnya petugas PPKM itu menyalahi tugas pokok nya, bahkan kesannya mengabaikan keselamatan orang banyak.
“Bagaimana saya tidak kesal, surat keterangan rapvid tes antigen untuk keperluan perjalanan di perjual belikan, bahkan di buat fiktip oleh oknum ASN tersebut, ini kan sama saja membahayakan nyawa manusia mas, bagaimana jika di dalam bus itu ada orang yang memang sedang terkena virus covid19, kan bisa celaka kita kalau dia tanpa ada surat pemeriksaan anti gen karena bisa menular ke semua orang yang ada di dalam bus nantinya, ujar Nanang.
Nanang berharap kepada petugas -petugas PPKM Pemkab Lamsel yang ada di lapangan, jangan bekerja yang di luar jalur, jangan kita mengerjakan segala sesuatu hanya untuk memikirkan materi, kerjakan lah sesuatu itu dengan penuh keikhlasan.
“Kita sudah capek- capek bekerja dan kita bekerja penuh dengan keikhlasan apalagi untuk keselamatan orang banyak, ilang rasa nya capek kita itu saat kita yang kita kerjakan itu ternyata benar dan bermanfaat untuk nyawa orang banyak,” jelas Nanang.
Untuk permasalahan hukumnya bagi ASN yang tertangkap melakukan pungli ini Nanang sepenuhnya meyerahkan kepada pihak kepolisian untuk tindak lanjut proses hukumnya, dan nanti juga dari Pemkab Lamsel melalui inspektorat akan melakukan kajian sangsi apa nanti yang akan diberikan untuk oknum ASN tersebut. (Eko/kmf)

Continue Reading

100 % Indonesia

Pasca Viral Video Pungli, Polres Lamsel Amankan Dua Orang Tersangka

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Jajaran Polres Lampung Selatan mengamankan Dua orang oknum pelaku pungli (Pungutan liar) saat pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat di Pelabuhan penyebrangan Bakauheni – Merak.
Kedua pelaku diamankan atas laporan dari masyarakat tentang adanya aksi pungli yang dilakukan oleh B, warga desa Sumur Kecamatan Ketapang Lamsel, dan A (oknum PNS) diwilayah pelabuhan Bakauheni.
” Kami mengamankan dua orang pelaku ini, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya Pungli, saat pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat, Minggu (11/7/2021) di Area Pelabuhan Bakauheni ” Kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Jumat (16/7/2021) saat melakukan Pers Release.
Kedua pelaku B dan A (oknum PNS) ditangkap bersama barang buktinya berupa satu lembar Surat Tugas yang dikeluarkan oleh Kantor BPBD Lampung Selatan, uang tunai pecahan seratus ribu rupiah, senilai Rp 400 ribu, dan satu lembar uang pecahan sepuluh ribu rupiah, satu lembar foto Copy petikan surat keputusan yang ditanda tangani bupati Lampung Selatan, Nomor : 821.12 / 192 / IV.04 / X / 2008, tentang Pengangkatan calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Menjadi Pegawai Negeri Sipil Daerah, atas nama A, NIP 460034558, tanggal 20 Oktober 2008.
Adapun modus yang digunakan oleh tersangka B, yang diduga bekerjasama dengan A (oknum PNS) yakni dengan melakukan pungli kepada para penumpang bus yang tidak memiliki surat keterangan Antigen sebesar Rp. 100 ribu/orang, dan menyatakan menjamin bisa menyeberang di Pelabuhan Bakauheni,” kata dia.
Atas aksi yang dilakukannya, akhirnya B dan A ditangkap, Selasa (13/7/2021) karena telah melakukan tindak pidana dalam kasus pemerasan dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular dalam oprasi penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali.
“Kepada kedua tersangka, dijerat dengan pasal 368 KUH pidana, dan atau pasal 14 ayat (1) UURI Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” imbuhnya.
Sebelum menutup keteranganya, Kapolres Lamsel AKBP Edwin, menegaskan bahwa pihaknya bersama Kodim 0421/LS dan Bupati Lampung Selatan, mengingatkan kepada siapapun agar tidak bermimpi, apalagi melakukan tindak pidana Pungli diwilayah hukum Polres Lampung Selatan, karena pihaknya tidak segan-segan untuk menangkapnya.
“Saya ingatkan kepada siapapun, agar jangan sekali kali bermimpi apalagi melakukan tindak pidana pungli, kami bersama Forkompinda akan segera menangkapnya,” pungkasnya. (Rls/Eko)

Continue Reading

Trending