Connect with us

Apa Kabar Lampung

Geledah Kantor Dinas PUPR Lampura, KPK Amankan Satu Tas Koper Berisi Dokumen

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Usai menggeledah hingga hampir tuiuh (7) jam lamanya di Dinas PUPR Lampung Utara, sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB, pegawai KPK terlihat membawa sebuah koper warna hitam yang cukup besar.

Belum diketahui pasti apa isi koper tersebut, apakah berisi dokumen-dokumen penting atau tidak, namun yang jelas koper itu tampak begitu berat hingganya membutuhkan dua pegawai KPK untuk mengangkatnya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dokumen-dokumen penting dari hasil penggeledahan di Dinas PUPR berada didalam salah satu tas para pegawai KPK, karena hampir seluruh petugas KPK terlihat membawa tas gandeng.


Seperti sebelumnya, para pegawai anti rasuah ini begitu kompak untuk bungkam, tidak meladeni pertanyaan-pertanyaan awak media.

Ada salah satu pegawai KPK yang mengenakan jaket levis tidak berkancing dengan daleman kaos warna kuning bergambar, menyarankan untuk menanyakan langsung ke humas KPK.

” Tanyakan langsung ke pak Febri ya (Humas KPK),” katanya sembari menaiki mobil yang ditumpanginya dan berlalu meninggalkan Kantor Dinas pupr Lampung Utara, Kamis (10/10/2019).

Kepala Dinas PUPR Lampung Utara, Syahrizal, yang baru terhitung tiga belas (13) hari menggantikan Kepala Dinas PUPR yang lama Syahbudin, mengungkapkan, penggeledahan yang dilakukan KPK terjadi di semua ruangan yang ada di kantor Dinas PUPR. Mulai dari ruangan Kepala Dinas PUPR yang berada dilantai atas, ruangan Bidang Bina Marga, Cipta Karya, Pengairan, Alkal ruangan Unit Layanan Pengadaan hingga ruangan server.

” KPK mengambil dokumen sebanyak 25 berkas, diantaranya surat Keputusan Bupati tentang Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan ULPnya. Kemudian, daftar lelang pertahun dari 2014-2019,” katanya.

Ditempat lain, dengan waktu yang hampir bersamaan pegawai KPK lainnya yang menggeledah Dinas Perdagangan Lampung Utara di Jalan Kapten Dulhak No. 75, Kota Alam, Kotabumi, terlihat membawa sebuah box berwarna kuning yang juga tidak diketahui pasti isinya. Diduga box itu berisi dokumen-dokumen di Dinas Perdagangan yang terkait dengan dugaan korupsi yang sedang ditangani KPK.

Sekretaris Dinas Perdagangan Lampung Utara, Sinar Barkah, hingga kini belum bisa dimintai komentarnya terkait penggeledahan yang dilakukan KPK sejak pagi hingga ba’da ashar ini.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

WaRu Menyerahkan 70 Dukungan Perbaikan Jalur Independen Pilkada Kota Metro

Zuli Ardiansyah

Published

on

Atribut HSpace di Tag Marquee LAMPUNGTODAY.COM
APA KABAR LAMPUNG
KOTA METRO

LAMPUNGTODAY.COM_Metro — Tim Liaison Officer (LO) Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Metro, dr. H. Wahdi, Sp.OG dan Drs. H. Qomaru Zaman, M.A menyerahkan 70 dukungan perbaikan jalur independen Pilkada Kota Metro, Sabtu (08/08/20).

Diketahui dari sebanyak 70 yang diserahkan dan ketika melalui verifikasi administrasi ada satu yang TMS dikarenakan NIK KTP tidak terbaca di sistem karena buram.

L.O pasangan jalur independen Efril Hadi mengatakan, menyerahkan 70 dukungan dan 69 siap di verifikasi faktual hari ini. “Alhamdullilah kami menyerahkan 70. Dan kami hari ini akan diverifikasi faktual sebanyak 69. Insallah kami lulus untuk menjadi calon pasangan independen,” katanya.

Menurutnya, apabila dukungan lebih dari 10, maka dinyatakan sah maju di Pilkada Kota Metro. “Insyaallah kami maju di Pemilu. Dan kemudian kami menyusun strategi untuk pemenangan ke depan, dan kami akan menyampaikan program-program dari WaRu agar diterima masyarakat,” tandasnya.

Masih di suasana penyerahan berkas dukungan di gedung KPU Kota Metro, Ketua KPU Kota Metro, M. Nurris Septa, menjelaskan bahwa hari ini dilakukan verifikasi faktual yang didampingi langsung oleh Komisioner KPU Provinsi Lampung.

“Kalau dihitung waktunya selama tujuh hari, dari hari ini. Dan nanti didampingi ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, serta Bawaslu Kota Metro, dibagi beberapa tim untuk melakukan verifikasi faktual,” katanya.

M. Nurris Septa, menjelaskan, selama tidak ada perubahan dukungan dari nama-nama yang akan diverifikasi maka dukungan dinyatakan memenuhi syarat.

“Kan mereka sudah memasukkan dukungan, maka nanti akan dicocokkan, antara KPU dan B1-KWK, apakah dia menyatakan mendukung atau tidak, apabila tidak mendukung maka dia akan menandatangani B5, apabila tidak mau menandatangani B5, maka dia tetap dinyatakan mendukung,” tuntasnya.

(Samsul)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Weekend, Budi Utomo Ke Rutan Kotabumi

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Di akhir pekan (weekend), Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, menghadiri acara Ramah Tamah dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung, Danan Purnomo.

Ramah tamah ini berlangsung , di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB, Tulung Batuan, Kotabumi, Lampung Utara, Sabtu (8/8/2020).

Selain Budi Utomo, petinggi-petinggi Lampung Utara juga terlihat hadir dalam ramah tamah tersebut, tampak Ketua DPRD Lampung Utara, Romli, Kapolres AKBP. Bambang Yudho Martono, Dandim 0412 Letkol Inf. Harry Prabowo, dan Kepala Rutan Kelas II B Kotabumi, Denial Arif.

Mereka pun duduk melingkar bersama disebuah pondokan. Sesekali mereka berbincang diselingi gelak tawa. Nuansa keakraban menyelimuti suasana ramah tamah itu.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkot Metro Membenarkan Perjanjian MoU Dengan PT. Nolimax Jaya

Zuli Ardiansyah

Published

on

Atribut HSpace di Tag Marquee LAMPUNGTODAY.COM
APA KABAR LAMPUNG
KOTA METRO

LAMPUNGTODAY.COM_METRO — Pemerintah Kota Metro mengadakan pertemuan antara TNI, POLRI dengan pedagang shopping pertokoan dan kaki lima, Jumat (07/08/20).

Bertempat di Aula Pemkot Metro membeberkan mengenai perjanjian MoU dengan PT. Nolimax Jaya sejak tahun 2007 sebagai pihak ke-3 (tiga).

Asisten II Yerri Ehwan mengatakan, untuk mencapai kesepakatan bersama maka Pemkot Metro bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan melakukan pengukuran yang diawasi oleh masyarakat atau pedagang.

“Untuk pengukuran akan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus, untuk penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sedangkan hak PT. Nolimax Jaya seluas 1296 m2 yang sudah mencakup parkir,” ujarnya.

Wakapolres Metro Gusti Iwan Wijaya, menyatakan bahwa TNI dan POLRI tidak memihak kepada PT. Nolimax Jaya ataupun kepada para pedagang.

“Yang kami lakukan sebagai pengamanan yang sesuai dengan aturan hukum. Kami juga minta kepada yang terkait untuk bersepakat guna perekonomian terus berkembang, pusat perdagangan tetap bertumbuh,” ungkap Wakapolres.

Sedangkan dari perwakilan pedagang Pasar Shopping Metro Toro, menuturkan akan mendukung pembangunan ekonomi di Kota Metro. “Kami akan mendukung semua pembangunan, namun pertimbangkan lagi dalam proses pembangunan, jika itu mempersulit kami,” katanya.

Rls (Samsul)

Continue Reading

Trending