Connect with us

Lampung Selatan

Nahkodai DPD GUPPI Lampung Selatan, Winarni Harap Perempuan Memajukan Dunia Pendidikan Islam

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Plt. Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto hadiri pengukuan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (DPD GUPPI) Kab. Lampung Selatan Masa Periode 2020 – 2024 dan Seminar Peningkatan Peran Wanita GUPPI Bagi Pendidikan Karakter Anak di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (04/01/2020).
Berdasarkan Surat Keputusan DPP GUPPI No. 07/DPP-GUPPI/SK/X/2019 Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) Prof Dr. H. Imam Tholkhah mengukuhkan Hj. Winarni Nanang Ermanto dan 46 orang lainnya sebagai Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GUPPI Lampung Selatan masa bakti 2020 – 2024.
Pada Kesempatan itu Ketua Wanita GUPPI Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto yang baru saja dikukuhkan menyampaikan dalam sambutannya Pendidikan wanita Islam pada saat ini sangatlah perlu untuk ditingkatkan dalam rangka persamaan hak memperoleh pendidikan dalam segala bidang.
“Dengan telah dikukuhkannya kami selaku pengurus Wanita GUPPI, maka kami bertekad untuk mewujudkan kesetaraan wanita dalam memperoleh haknya untuk berkiprah dan memajukan dunia pendidikan Islam di Kabupaten Lampung Selatan, hingga tidak ada lagi wanita yang tidak memperoleh pendidikan secara baik dan keterbelakangan ilmu pengetahuan”, Ujarnya.
Winarni juga menyampaikan agar Peran Wanita GUPPI diharapkan memiliki beberapa progam keagamaan, dalam rangka membina dan membimbing peserta didik untuk lebih mengenal Islam secara luas, dan nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) Prof Dr. H. Imam Tholkhah berharap agar Lampung Selatan dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya kususnya dalam kepengurusan GUPPI.
“Saya terharu di lampung selatan pelantikan GUPPI dapat berjalan dengan baik, saya berharap bahwa lampung selatan memiliki role model sendiri dan dapat menjadi contoh kabupaten/kota lainnya, karena memang tantangan GUPPI pada masa sekarang berbeda dari 50 tahun yang lalu”, Ucapnya.
Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan kepengurusan DPD GUPPI yang baru dapat terus membantu dan membina para guru untuk bekerja dan meningkatkan prestasinya dan menjadi Tenaga Pendidik yang Profesional.
Nanang juga menyampaikan Kegiatan Seminar Peningkatan Peran Wanita GUPPI bagi pendidikan karakter anak merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan peran wanita di bidang pendidikan khususnya dalam pendidikan karakter anak.
Nanang berharap peran kaum wanita dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik harus dimulai dari lingkungan terkecil dalam masyarakat yaini keluarga.
“Saya berharap Gerakan Usaha Pembaharuan Pendidikan Islam (GUPPI) ini, diharapkan dapat berpikir kritis, inovatif, kreatif, berkomunikasi efektif dan kolaboratif dalam membentuk pendidikan karakter anak”, Ucapnya.
“Oleh karena itu, melalui terselenggaranya kegiatan ini, mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab bersama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan karakter anak”, Pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan Seminar Nasional Wanita GUPPI Lampung dengan Narasumber Pendidikan Karakter Perspektif Islam Oleh Prof. Dr. Nurhayati Djamas, Masalah Pemberdayaan Keluarga dan Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Anak Oleh Dr. Kustini dan Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Madrasah Oleh Dr. Iyoh Mastiyoh. (Eko/kmf)

Apa Kabar Lampung

Menyambut Idul Fitri CV ATA Bersama Warga Bersihkan Jalan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Selain sebagai pengaman garis pantai dengan mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai, breakwater juga dibangun untuk memecah ombak/gelombang dengan memecah gelombang dan menyerap sebagian energi gelombang.
Selain itu, breakwater juga berfungsi untuk menenangkan gelombang di pelabuhan, sehingga kapal dapat merapat di pelabuhan dengan lebih mudah dan cepat.
Pemecah gelombang harus didesain sedemikian rupa sehingga arus laut tidak menyebabkan pendangkalan karena pasir yang ikut dalam arus mengendap di kolam pelabuhan. Bila hal ini terjadi maka pelabuhan perlu dikeruk secara reguler.
Salah satu dampak lingkungan yang timbul pada pengerjaan pengaman pantai atau pemecah gelombang (breakwater) di sepanjang garis pantai di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa yakni peningkatan partikel debu. Sumber dampak itu berasal dari hilir mudik angkutan bahan baku ataupun material. Pembangunan breakwater itu sendiri dikerjakan oleh CV. Anugerah Tiara Abadi (ATA).
Guna meminimalisir peningkatan partikel debu dan tanah yang menempel di jalan akibat hilir mudik kendaraan drum truck yang mengangkut material tanah untuk pembangunan breakwater tepatnya di dusun Ujau, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Rajabasa dibantu CV ATA dengan sigap membersihkan jalan lingkungan, Selasa (04/05/2021).
Menurut penanggungjawab lokasi galian tanah Mardian, pembersihan dilakukan pada jam-jam istirahat dan untuk menyambut hari raya idul fitri serta guna mencegah debu yang berterbangan.
“Pembersihan ini setiap hari kami lakukan pada jam-jam istirahat, fungsi nya guna mencegah debu yang bertebangan, dan ini juga di lakukan agar masyarakat sekitar tidak terganggu apalagi mau memasuki hari raya idul fitri serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutupnya
Mardian menambahkan, sebelum melakukan pengambilan tanah yang di lakukan oleh CV ATA, pihaknya selalu koordinasi baik dengan aparat desa rajabasa atau masyarakat setempat.
Disisi lain, pembangunan breakwater juga menimbulkan dampak dampak terhadap peluang kerja dan berusaha serta pendapatan masyarakat. Banyak warga di sekitar lokasi pengerjaan breakwater yang mendapatkan lapangan pekerjaan.
Hal ini diakui oleh Batin Rahman selaku Humas Pokmas di Dusun Ujau. Menurut Batin Rahmat, dengan adanya pembangunan breakwater ini warganya mayoritas mendapatkan lapangan kerja, pasalnya pada sepuluh hari sekali masyarakat desa setempat bergilir untuk bekerja.
“Ya alhamdulillah dengan adanya pekerjaan pembangunan pengaman pantai ini khususnya masyarakat Desa Rajabasa mendapatkan lapangan pekerjaan,” ungkapnya. (Rls)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kada Se-Provinsi Lampung Sepakat Salat Idul Fitri 1442 Hijriah Dilaksanakan di Rumah

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.
Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.
Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.
“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).
Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan. Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (Kmf/Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Dan BPD Tandatangani PKS

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Cabang Kalianda, Jumat (9/4/2021).
Penandatanganan PKS itu dilakukan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bank Lampung terkait pengelolaan keuangan kas daerah Pemkab Lampung Selatan, dengan masa waktu 1 tahun.
Kemudian PKS antara BPPRD dan Bank Lampung terkait dengan penunjukan PT. Bank Lampung Cabang Kalianda sebagai bank operasional tempat pembayaran pajak dan retribusi daerah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dengan masa waktu 2 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan itu, turut disaksikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, S.Sos, MM, dan sejumalah pejabat utama setempat.
Nampak hadir pula Kepala PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda, Mala Tisno, beserta jajaran.
Supriyanto mengatakan, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai proses kegiatan yang telah dilaksanakan sejak bulan Desember 2020.
“PKS ini tindak lanjut dari proses rangkaian yang kita lalui sejak Desember dan Januari. Karena kerjasama ini, didalamnya juga memuat beberapa poin-poin yang perlu kita sepakati dan telah disepakati,” ujarnya.
Supriyanto berharap, kedepan akan terjalin kembali PKS lainnya antara Pemkab Lampung Selatan dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda. (Eko/kmf)

Continue Reading

Trending