Connect with us

Apa Kabar Lampung

Septi Istiqlal Himbau Ibu PKK Untuk Membawa Tumbler Sebagai Wadah Air Minum

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Ketua TP. PKK Kabupaten Pesisir Barat Hj.Septi Istiqlal melakukan pembinaan PKK Pekon Rata Agung, Pekon Tanjung Sakti dan Pekon Tanjung Jati , di Balai Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Jum’at (6/3).

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Hj.Septi Istiqlal menyampaikan kepada seluruh kader PKK Binaannya, bahwa dalam rangka  mempersiapkan kedatangan Tim Penggerak (TP – PKK) Provinsi Lampung yang akan melaksanakan Pembinaan PKK Kabupaten Pesisir Barat, maka PKK kabupaten pun harus mempersiapkan diri dengan melakukan pembinaan PKK Pekon, jelasnya.

Pembinaan yang dilakukan nantinya tidak hanya sebatas itu saja, melainkan ada proses lanjutan, agar Pekon – Pekon yang dibina dapat mencapai hasil yang maksimal dalam proses menjalankan kinerja PKK, jelas Septi Istiqlal.

Selain itu, PKK  juga menggandeng Dinas PP dan KB untuk memberikan pelayanan  KB gratis kepada masyarakat Kecamatan Lemong, tambah Septi Istiqlal.

Harapan kami kedepannya, kegiatan program PKK ini tidak hanya sampai disini saja, dan ada proses berkelanjutan guna mencapai hasil yang maksimal, ujarnya.

Septi Istiqlal juga mengajak para ibu PKK mengurangi penggunaan air minum kemasan yang sekali pakai. Hal tersebut tentunya untuk menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan, salah satunya dengan cara menggunakan kemasan air minum isi ulang, jelasnya.

Septi Istiqlal juga menghimbau kepada para ibu PKK agar membawa wadah sendiri, seperti tumbler sebagai tempat minum. Hal itu dilakukan untuk mengurangi penggunaan botol plastik yang sekali pakai, tutupnya.

Tidak lupa dalam acara tersebut, Septi Istiqlal menyerahkan bantuan secara simbolis, 25 bibit cabe kepada tiga Pekon tersebut.

Reporter : Indra
Editor : Red

Apa Kabar Lampung

Usai Libur Lebaran ‘tercepat’, Budi Utomo Gelar Rapat Perdana

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Mengawali hari pertama kerja usai Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, mengenakan setelan lengkap Aparatur Sipil Negara (ASN) berwarna coklat muda, melakukan rapat koordinasi bersama jajarannya, diruang rapat wakil bupati, Selasa (26/5/2020).

Budi memimpin langsung rapat tersebut usai libur lebaran yang bisa dibilang libur paling cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terlihat, dalam rapat yang dipimpin orang nomor satu di Lampung Utara untuk saat ini, Penjabat Sekretaris Daerah, Sopyan, Kepala Inspektorat Lampung Utara, Man Kodri, Plt. Kepala Kesbangpol, Fadli dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Abdurrahman.

Belum diketahui pasti, apa saja yang sebenarnya dibahas dalam rapat tersebut.

Yang jelas saat ini Lampung Utara sedang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari soal Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang terus menuai kritik, sampai masalah keuangan negara di Lampung Utara. Dan tentunya, yang sama-sama dirasakan baik dari kalangan menengah keatas, menengah dan menengah kebawah saat ini yakni Wabah Virus COVID-19.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Seleksi Pejabat Lampung Utara bakal diulang, DPRD Belum Bersikap

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Proses Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lampung Utara, kemungkinan besar bisa diulang lagi. Penyebabnya, karena pada lelang jabatan itu ada beberapa jabatan yang tidak terisi lantaran pada proses uji kompetensi yang telah dilakukan tidak menghasilkan seluruh pejabat dengan nilai yang memuaskan.

Hal ini terungkap dalam rapat bersama antara Wakil Ketua I DPRD Lampung Utara, Madri Daud beserta Komisi I dengan Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Abdurrahman yang didampingi Kepala Bidang Pengembangan, Mutasi dan Promosi Pegawai BKPSDM, Hendri Dunant, Rabu (20/5/2020).

Kepala Bidang Pengembangan, Mutasi dan Promosi Pegawai BKPSDM Lampung Utara, Hendri Dunant, mengungkapkan, 30 (tiga puluh) peserta Seleksi Terbuka JPTP ikut berkompetisi untuk jabatan Sekretaris Daerah dan 10 (sepuluh) jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Asisten II, Kepala Bappeda, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kepala Dinas Kominfo dan Staf ahli bidang ekonomi dan keuangan.

” Dari ketiga puluh peserta hanya tujuh yang nilainya memenuhi ambang batas sehingga dinyatakan lulus kompetensi. Untuk posisi Sekretaris Daerah, yang berkompeten, dua peserta, Dinas Lingkungan Hidup, tiga peserta dan dinas perdagangan, dua peserta. Yang lainnya tidak lulus kompetensi,” katanya.

” Diluar Sekda (Sekretaris Daerah), sudah final yang disampaikan, kita dapat dua dinas (Dinas Lingkungan Hidup dan Perdagangan) menurut asesor dan pansel,” imbuh Hendri Dunant.

Untuk posisi Sekretaris Daerah, Hendri Dunant, menjelaskan, Karena faktanya menurut hasil asesor (asesmen/penguji kompetensi) untuk jabatan Sekretaris Daerah hanya 2 (dua) orang. Karena di Peraturan Pemerintah no 11 tahun 2017 pasal 121 ayat 3, ini dalam keadaan normal bisa 3 (tiga) yang diajukan, sedangkan di Surat Edaran Menteri PAN-RB itu boleh 2 (dua).

” Mereka (Pansel) menyurati KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) untuk minta pertimbangan. Apakah ini harus dilanjutkan atau tidak dilanjutkan. Nah, sampai detik hari ini, tindaklanjut dari KASN belum ada. Melaksanakan atau tidak, nanti menunggu hasil tertulis dari KASN. Sesuai dengan obrolan dengan Ketua Pansel Budiono, apapun hasil dari KASN, pansel ikuti, kalau bubar ya bubar, kalau terus, ya pansel lanjut,” terang Hendri Dunant.

” Kalaupun ada pihak-pihak (kata pansel), yang merasa kurang puas , salurannya ada, SK salah ada PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara), proses Seleksi salah, ada laporan, indikasi ada kecurangan, ada laporan pidana,” tambahnya lagi.

Terkait dengan pengumuman hasil administrasi Selter JPTP yang tidak konsisten alias cucuk cabut?

Kepala BKPSDM Lampung Utara, Abdurrahman mengatakan, bahwa adanya perubahan pengumuman hasil administrasi Selter JPTP yang sesuai dengan abjad berdasarkan perintah dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

” Untuk pengumuman hasil administrasi sebenarnya tidak ada aturan yang mengharuskan sesuai abjad, tapi etikanya yang mengharuskan. Dan, LSM Lentera pernah menyampaikan hal ini ke KASN, dan KASN pun memerintahkan pansel untuk merubah pengumuman sesuai dengan abjad,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Lampung Utara, Madri Daud dan koleganya, Ketua Komisi I Rahmat Hartono, beserta Anggota Komisi I, Herwan Mega dan Tabrani Rajab, belum berani mengambil kesimpulan atas penyampaian-penyampain yang diberikan BKPSDM Lampung Utara. Hal ini disebabkan, tidak ada satupun dari Panitia Seleksi Terbuka JPTP Lampung Utara yang hadir dalam kesempatan itu. Padahal, agendanya telah terjadwal yakni rapat bersama dengan Kepala BKPSDM dan Panitia Seleksi Terbuka JPTP.

Meski dalam rapat sesekali terdengar nada-nada keras nan sumbang dari para wakil rakyat. Tapi, hanya satu kata yang terpatri dalam hati mereka yakni bagaimana membuat Lampung Utara kedepannya lebih baik dan lebih maju dibawah pemimpin yang didampingi para pembantu-pembantu yang mumpuni, kredibel dan amanah.

Mereka pun akhirnya sepakat akan lebih dulu menggelar rapat antara Komisi I dan Pimpinan DPRD Lampung Utara, dan segera menentukan jadwal rapat kembali dengan Panitia Seleksi Terbuka JPTP.

” Kita belum bisa ambil kesimpulan karena Pansel (Panitia Seleksi Terbuka JPTP) tidak hadir dalam rapat bersama kali ini. Kita terlebih dahulu akan gelar rapat pimpinan bersama dengan Komisi I, dan segera menentukan pelaksanaan jadwal rapat dengan Pansel,” ucap Madri Daud.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kabupaten Persibar Mendapatkan Bantuan Sembako Dari Pemprov Lampung

Diki Hairul

Published

on

Pesisir Barat : Atas nama Pemkab Pesibar, Bupati Agus Istiqlal menerima bantuan paket sembako dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung terkait dampak covid-19, Selasa (19/05/2020).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Lampung atas penyaluran bantuan sembako ke Kabupaten Pesisir Barat. Bantuan ini akan kami salurkan dengan sebaik baiknya, ujar Bupati.

Bantuan dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung tersebut berupa paket sembako dan berjumlah 700 paket untuk setiap bulannya hingga bulan September 2020.

Pekon yang mendapatkan bantuan tersebut meliputi, Pekon di  Kecamatan Pesisir Tengah dan Kecamatan Pulau Pisang, dengan total Pekon (Desa) sejumlah empat belas Pekon.

Continue Reading

Trending