Connect with us

Apa Kabar Lampung

Aje Gile! Kredit Macet Serai Serumpun Lampura Capai Rp 10 Miliar, Dewas Kemana?

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara : Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Serai Serumpun Lampung Utara ternyata memiliki tunggakan pembiayaan senilai 10,3 Miliar kepada PT. Bank Syariah Mandiri.

Pemberian pembiayaan kepada KPRI Serai Serumpun yang cukup fantastis ini hingga kini belum seluruhnya terbayarkan. Kredit tersebut kini berstatus macet setelah KPRI Serai Serumpun ditutup alias tak beroperasi lagi.

PT. Bank Syariah Mandiri pun diketahui menunjuk Law Firm Gunawan Raka and Partners sebagai kuasa hukum untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

” Kami (pemerintah) sudah menerima surat dari Law Firm Gunawan Raka and Partners sebagai kuasa hukum PT. Bank Syariah Mandiri. Surat itu ditujukan kepada Wakil Bupati Lampung Utara dan Ketua KPRI Serai Serumpun,” ucap
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Lampung Utara, Hendry, ketika dimintai tanggapannya terkait kredit macet Serai Serumpun, belum lama ini.

‎Lebih lanjut, Hendry mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu persis pemberian pembiayaan KPRI Serai Serumpun oleh Bank Syariah Mandiri

” Ya yang saya tau, di dalam surat itu dijelaskan bahwa besaran kredit macet yang hingga kini belum seluruhnya terselesaikan itu sebesar Rp10,3 Miliar,” katanya.

Ironinya, salah satu Dewan Pengawas (Dewas) KPRI Serai Serumpun Lampung Utara ternyata sama sekali tidak mengetahui besaran nominal kredit macet dari PT. Bank Syariah Mandiri.

” Dulu, saya di Serai Serumpun cuma sebagai dewan pengawas aja. Tapi saya enggak tahu menahu tentang kredit macet itu,” kata mantan Dewas KPRI Serai Serumpun, Ansyori Rasyid, ketika ditemui, Selasa (24/3/2020).

Ia juga lantas idak mengetahui‎ ke mana saja dana itu mengalir dan digunakan untuk apa saja dana tersebut oleh nasabah.

“Jangankan ke mana saja uang itu mengalir, besaran kredit juga saya enggak tau m‎enau,” ucapnya.

” Yang saya tahu koperasi itu sudah tutup sejak lima atau enam tahun yang lalu. Coba tanya ke ibu Dina (Kepala Dinas Koperasi) karena dia waktu itu juga sebagai dewan pengawas,” ‎imbuhnya.

Diketahui, besaran iuran yang dikumpulkan oleh KPRI dari para anggotanya yang notabene ‎ASN Lampung Utara diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp1,2 Miliar. Hitung – hitungan kasar ini didapat berdasarkan tarif iuran sebesar Rp10.000 dikali dengan jumlah pegawai Lampung Utara yang mencapai sekitar 10.000 an orang.

Berdasarkan pantauan di kantor KPRI Serai Serumpun di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, No. 12 B yang letaknya tidak begitu jauh dari Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara, kondisinya begitu memprihatinkan, dengan rerumputan yang tak pernah dijamah, gedung kantor yang terlihat usang bahkan tulisan KPRI Serai Serumpun sudah tak terlihat jelas lantaran diterjang panas dan hujan.

Reporter : Alex BW
Editor : Red

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Silahkan Tinggalkna Pesan Anda

Apa Kabar Lampung

Bilik Book Sterilisasi Disinfektan Di Depan Pintu Masuk Pemkot Belum Difungsikan

Zuli Ardiansyah Zuli

Published

on

METRO   :   Sejumlah Wartawan mempertanyakan bilik book sterilisasi Disinfektan yang berada didepan pintu masuk kantor Pemkot Metro yang tidak difungsikan.

Wartawan meminta sebaiknya jika tidak difungsikan lebih baik digunakan untuk Masjid Taqwa atau lokasi lain yang lebih membutuhkan. Hal tersebut terungkap pada Konfrensi Pers di Kantor Pemkot, Rabu (1/4).

Juru bicara Pemkot Sekda A.Nasir menuturkan karena masih adanya pro kontra pernyataan edaran WHO bahwa penyemprotan sterilisasi diinfektan dapat membahayakan, makanya untuk sementara belum digunakan.

Padahal, menurut Kadis Kesehatan Metro book sterilisasi tersebut aman digunakan, karena bahannya mengunakan campuran betadin.

“Jadi menurut Kadis Kesehatan aman untuk digunakan lantaran tidak membahayakan untuk tubuh,”ucap Sekda A.Nasir. Selain itu juga ditambahkannya, pemkot masih kesulitan untuk mendapatkan bahannya lantaran langka. “Kita masih menunggu bahannya, karena sulit untuk mendapatkannya,”tambahnya.

Sebelumnya juga Walikota Metro A.Pairin sempat mengawatirkan jika campuran penyemprotan book sterilasasi  disinfektan bisa membahayakan. Namun, ia telah mendapatkan penjelasan Kadis campurannya aman digunakan tidak membahayakan

Sementara untuk book sterilisasi yang direncanakan akan dipasang di empat pintu masuk perbatasan ke Metro. Menurutnya, besok ini mulai terpasang. Hal itu guna mengamankan penyebaran dan penularan virus Copid-19.

Dikatakannya, Pemkot Metro juga melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan aplikasi untuk memudahkan informasi terkait perkembangan Copid -19. “Masyarakat juga bisa melakukan cek-up kesehatannya melalui aplikasi tersebut, guna mengetahui apakah masuk kategori ODP,”ujarnya.

Hal tersebut dimaksudkan untuk memudahkan mendapatkan informasi atau layanan masyarakat.

Reporter : Zuli

Editor     : Redaksi

 

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

DPRD Metro Hentikan Sementara Perjalan Kunjungan Kerja KeLuar Kota

Zuli Ardiansyah Zuli

Published

on

METRO   :    DPRD Kota Metro menghentikan sementara perjalanan dinas kunjungan kerja ke luar kota dalam waktu yang tidak menentu. Hal itu untuk mengantisipasi dan mencegah penularan Virus Copid-19.

“Untuk saat ini perjalanan dinas kunjungan kerja ke luar kota dihentikan guna mencegah penularan virus Copid-19,”ujar Anggota Komisi I DPRD Kota Metro Wasis Riyadi, di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

Menurutnya, biasanya perjalanan dinas setiap bulannya dilakukan 2 hingga 3 kali. “Kali ini dihentikan karena adanya wabah Corona,”tambahnya.

Namun, kegiatan dewan tetap berjalan seperti biasanya. Pasalnya, di DPRD tidak ada libur untuk bekerja dirumah masing-masing. “Kita tetap membuka akses ke masyarakat untuk menampung aspirasinya,”tandasnya.

Dikatakannya, setiap harinya tetap mengantor untuk menjalani agenda dewan, seperti, Senin kemarin (30/3), dewan menggelar hearing dengan Dinas Kesehatan dan BPBD, terkait tentang pencegahan penyebaran virus corona dan penanganan bencana.

Dikataknnya, DPRD tetap mensuport dan mendukung apa yang dilakukan walikota dalam menangani virus Copid -19.

Perlu diketahui antisipasi penyebaran virus Copid-19, DPRD juga telah menyiapkan tempat mencuci tangan mengunakan sabun dan saniteser. “Diharapkan masyarakat atau tamu yang akan bertemu dengan anggota dewan di kantor diharuskan membersihkan tangannya lebih dulu, guna pengamanan,”tuturnya.

Reporter   : Zuli

Editor       : Redaksi

 

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Rakor Dengan Tim Kesehatan, Bupati Pesibar Bahas Pencegahan Covid 19

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati Agus Istiqlal mengadakan rapat koordinasi tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dengan para tim organisasi profesi kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, di ruangan Batu Gukhi, Selasa (31/03/2020).

Agus Istiqlal menjelaskan bahwa virus covid-19 ini lebih berbahaya penularannya, khususnya lewat pernapasan. Kekebalan (Imunitas) seseorang juga sangat berpengaruh untuk menangkalnya, jelas Bupati.

Kita harus melakukan upaya keras untuk melaksanakan upaya-upaya pencegahan. Pola Hidup Bersih dan Sehat harus diupayakan serta menjaga stamina agar tetap prima sehingga tidak rentan dengan penyakit, ujarnya.

Upaya pencegahan bisa dilakukan manakala setiap orang bekerjasama dengan baik, seperti Social Distancing (Menjaga Jarak) saat berinteraksi, mencuci tangan menggunakan sabun serta saling mengingatkan.

” Ini merupakan kunci untuk keberhasilan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujar Bupati.

Selain itu untuk menngkatkan kewaspadaan penyebaran virus COVID-19, Bupati juga menginstrusikan kepada seluruh masyarakat agar mulai mengurangi aktifitas di luar rumah, tegas Bupati.

Sementara itu Wakil Bupati, Erlina juga menambahkan bahwa untuk menghambat laju penambahan kasus positif Covid-19, masyarakat juga dihimbau untuk melaksanakan kebijakan Pemerintah.

Adapun Himbauan dari Pemerintah saat ini agar bisa mengurangi aktifitas di luar rumah dan menjaga kesehatan. Ini merupakan langkah efektif untuk menghambat penyebaran Covid-19, ujar Erlina.

Cobalah selama ada himbauan dari Pemerintah ini dilaksanakan, seperti membatasi kontak dengan seseorang, dan ini merupakan cara yang paling baik.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar selalu menjaga stamina agar tetap sehat.

Saya juga ingin menjelaskan maksud dari himbauan Pemerintah untuk tidak melaksanakan aktifitas itu, maksudnya kurangi aktifitas di luar rumah jika memang tidak penting. Jadi bukan dimaknai dengan tidak melaksanakan segala aktifitas apapun, jelas Erlina.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Trending