Connect with us

Apa Kabar Lampung

Paguyuban Tionghoa Dukung Budi Utomo tangani Covid-19

Alex BW

Published

on

­Lampung Utara – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung Utara tunjukkan kepeduliannya dalam mengurangi beban pemerintah mengahadapi Covid-19.

Hari ini, PSMTI memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) lengkap yang terdiri dari 30 baju pelindung (hazmat) dan 50 face shield untuk tenaga kesehatan penanganan COVID-19.

Ketua PSMTI, Hendrik Anyun didampingi pengurusnya menyerahkan langsung APD itu kepada Plt Bupati Lampung Utara Hi.Budi Utomo sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, di Rumah Jabatan Wakil Bupati.

Plt. Bupati Lampung Utara Hi.Budi Utomo, menyambut baik dan mengapresiasi  langkah PSMTI Lampura yang menunjukkan kepeduliannya secara bersama-sama menghadapi wabah Covid-19.

” Saya sangat berterima kasih, atas bantuan APD dari PSMTI. Ini jelas sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya, Senin (4/5/2020).

Sementara, Ketua PSMTI Lampung Utara, Hendri Anyun, mengatakan, PSMTI akan terus mendukung pemerintah dalam menangani Covid-19. Untuk bantuan APD juga diberikan kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit swasta yang ada di Lampung Utara.

” Total keseluruhan bantuan yang kami berikan 300 masker, 900 face shield, 270 baju hazmat. Kita juga bekerja sama dengan pihak Kodim (TNI) dalam membagikan sembako. Dan sembako sudah kita bagi pada tanggal 22 Aprillalu, sebanyak 375 paket,” katanya.

Apa Kabar Lampung

DPRD Tuba Barat Gelar Paripurna APBD-P 2020

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Dewan perwakilan rakyat DPRD Kabupaten tulang bawang barat menggelar Rapat Paripurna tentang Pembicaraan Tingkat II atas APBD-P Tahun Anggaran 2020.(Kamis 7/9/20)

Hadir Paripurna Ketua, Wakil Ketua serta anggota DPRD Kabupaten Tubaba Sdr. Anggota Forkopimda,Pejabat Tinggi Pratama, dan Pejabat Administratur di lingkup Pemerintahan Kabupaten setempat.

Dalam sambutan Wakil Bupati Fauzi Hasan.SE, MM mengapresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD, yang telah menunjukkan dukungan, kerjasama, dan komitmen yang sangat tinggi dalam melakukan pembahasan atas KUA-PPAS APBD tahun 2020, sehingga kita dapat menuntaskan pembahasan sesuai dengan jadwal dan ketentuan dalam siklus perencanaan daerah.

“Dengan disepakatinya Kebijakan Umum beserta Prioritas Plafon Anggaran APBD-P 2020, maka pada hakekatnya antara jajaran eksekutif dan legislatif di daerah ini memiliki landasan untuk melanjutkan tahapan berikutnya dari perencanaan pembangunan daerah, yaitu melaksanakan pembahasan atas Raperda APBD-P Tahun 2020 yang kami sampaikan pada hari ini”.

Fauzi Hasan Menjelaskan.Secara garis besar, beberapa hal penting yang termuat pada Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2020.

“Pendapatan Pada Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2020.Pendapatan Asli Daerah sebelum perubahan sebesar Rp.37.069.490.825,00 (37 milyar 69 juta 490 ribu 825 rupiah) kemudian mengalami penambahan sebesar Rp.4.595.221.264,09 (4 milyar 595 juta 221 ribu 264 rupiah) menjadi Rp.41.664.712.089,09 (41 milyar 664 juta 712 ribu 89 rupiah) setelah Perubahan.

Penambahan PAD ini berasal dari penambahan Pajak Daerah, dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan serta rasionalisasi Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.

Untuk Dana perimbangan pada perubahan APBD ini juga mengalami perubahan yaitu pengurangan sebesar Rp.114.437.661.629,00 (114 milyar 437 juta 661 ribu 629 rupiah).

Dimana sebelum perubahan sebesar Rp.742.398.556.000,00 (742 milyar 398 juta 556 ribu rupiah) menjadi Rp.627.960.894.371,00 (627 milyar 960 juta 894 ribu 371 rupiah) setelah perubahan. Pengurangan Dana Perimbangan ini merupakan pengurangan dari Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak.

pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp.209.142.583.768,00 (209 milyar 142 juta 583 ribu 768 rupiah) mengalami pengurangan sebesar Rp.30.836.554.339,00 (30 milyar 836 juta 554 ribu 339 rupiah) menjadi Rp.178.306.029.429,00 (178 milyar 306 juta 29 ribu 429 rupiah) setelah perubahan.

secara keseluruhan. Pendapatan daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengalami pengurangan sebesar Rp.140.678.994.703,91 (140 milyar 678 juta 994 ribu 703 rupiah) dari sebelum perubahan sebesar Rp.988.610.630.593,00 (988 milyar 610 juta 630 ribu 593 rupiah) menjadi Rp.847.931.635.889,09 (847 milyar 931 juta 635 ribu 889 rupiah) setelah perubahan”ujar nya

Belanja Daerah.lanjut Fauzi Hasan. Dengan adanya pencapaian target pembagunan, terutama dalam pembangunan infrastuktur maka dipandang perlu untuk mempercepat penyelesaian program-program, maka dipandang perlu Pemerintah Daerah melakukan Perubahan Belanja Daerah dengan melakukan penataan Belanja Daerah yang meliputi belanja langsung dan Belanja tidak langsung.

“Pada perubahan APBD Tahun 2020 ini dilakukan penataan belanja daerah sebesar Rp. 117.141.114.369,29 (117 milyar 141 juta 114 ribu 369 rupiah) atau terjadi penurunan dari Belanja Daerah sebelum Perubahan yaitu sebesar Rp.1.074.611.005.177,00 (1 trilyun 074 milyar 611 juta 005 ribu 177 rupiah) sehingga total belanja secara keseluruhan pada Perubahan APBD 2020 menjadi Rp.957.469.890.807,71 (957 milyar 469 juta 890 ribu 807 rupiah).

Perubahan Belanja tersebut dilakukan dengan menata dan mengurangi belanja tidak langsung yang semula sebesar Rp.497.678.532.767,00 (497 milyar 6…

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Wisman Asal Inggris Dan Philipina Betah Berlibur Di Krui

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) memang telah membuat sektor pariwisata menjadi tidak menentu. Salah satunya sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Peningkatan kunjungan para wisatawan dari mancanegara ke Kabupaten ini untuk berlibur, memang terasa sekali telah mengalami penurunan dan ini sungguh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut tentunya bukan hanya di Kabupaten ini saja, ujar wisatawan mancanegara (Wisman) asal negara Inggris yang bernama Aled (33) dan Angelica (25) Wisman asal negara Philipina yang tengah berlibur bersama, saat ditemui di obyek wisata pantai Labuhan Jukung Krui, pada Kamis (17/09/2020).

” Kami berdua telah dua minggu berada di Krui, sebelumnya sejak bulan Januari lalu, kami telah berada di Bali, ” ujar Aled.

” Ini sudah keempat kalinya saya berkunjung ke Krui untuk berlibur dan Kunjungan pertamanya dimulai sejak tahun 2015 lalu, dan setiap tahunnya, saya selalu berkunjung kesini untuk berlibur ” tambahnya.

” Di Krui saya bisa sepuas-puasnya bermain olahraga selancar, karena disini banyak sekali spot (Lokasi) untuk bermain selancar, ” ujar pria yang berprofesi sebagai seorang Kontraktor di negaranya ini.

” Selain itu, hal lainnya yang membuat saya merasa betah dan nyaman jika berlibur disini, karena masyarakatnya yang selalu bersahabat dan selalu menyapa, ” ujarnya.

” Tidak hanya Aled tetapi Angelica juga mengatakan bahwa dia merasa nyaman dan betah selama berada di Krui “.

” Meskipun saya baru pertamakali berlibur disini, tapi saya merasa nyaman dan betah, apalagi selama disini, saya bisa belajar bermain selancar dan menikmati keindahan dan alami alamnya ” ujar Angelica sambil tersenyum.

” Kami berdua menghimbau kepada masyarakat yang ada di Krui, bisa bersabar dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini “. ” Semoga pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir dan berlalu dan sektor pariwisata disini bisa berjalan seperti biasanya, ” ujar mereka berdua.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ops. Yustisia Warga Tak Pakai Masker di Suruh Push UP

Redaksi LT

Published

on

Dalam rangka Operasi Yustisi Polres Lampung Timur menggelar Razia Penggunaan Masker, Kamis 17 September 2020

Sasaran operasi adalah para pengendara yang melintas di seputar jalan raya depan Kantor Bupati Lampung Timur agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker kemanapun dan kapanpun

Kegiatan yang dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Sukadana Polres Lampung Timur Kompol Arsis, S.H itu diikuti anggota Kodim 0429/Lampung Timur, anggota Polres Lampung Timur Dan Pol PP Pemda Lampung Timur.

Dalam operasinya, petugas langsung memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan utamanya tidak memakai masker langsung di beri sangksi berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafalkan Pancasila.

(Desi maisaroh)

Continue Reading

Trending