Connect with us

Apa Kabar Lampung

‘Istimewanya’ Kepala BKPSDM Lampura, DPRD pun Batalkan Rapat Seleksi Pejabat

Alex BW

Published

on

Lampung Utara – Keinginan besar DPRD Lampung Utara ‘mendudukkan’ Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Panitia Seleksi Terbuka (Panselter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), bertepuk sebelah tangan.

Rapat bersama antara legislatif dan Kepala BKPSDM Lampung Utara serta Panselter JPTP yang sedianya berlangsung pada Jum’at (15/5/2020) lalu, akhirnya batal digelar.

Berdasarkan pantauan pada hari Jum’at itu, hingga pukul 10.30 WIB, tidak ada tanda-tanda bahwa ada kegiatan di DPRD Lampung Utara. Ini terlihat dari kendaraan dinas para pimpinan DPRD yang tidak ada di parkiran. Bahkan, kendaraan pribadi anggota-anggota DPRD tak tampak satupun yang terparkir.

Kepala BKPSDM Lampung Utara, Abdurrahman dan Panselter JPTP yang diketuai Budiyono dipastikan tidak hadir dalam rapat tersebut karena bertepatan dengan jadwal tahapan uji kompetensi Seleksi Terbuka JPTP.
Abdurrahman pun terkesan mendapat perlakuan ‘istimewa’ dari Legislatif, lantaran ketidakhadirannya dalam rapat bersama itu, hanya disampaikan melalui sambungan telephone kepada Wakil Ketua I DPRD Lampung Utara, Madri Daud, jelang h-1 dari pertemuan.

Hal ini terang saja membuat awak media kecele, karena sejak pagi sudah menunggu kegiatan rapat DPRD dengan Kepala BKPSDM Lampung Utara dan Panselter JPTP.

Padahal sebelumnya, Pimpinan DPRD Lampung Utara, Wakil Ketua I, Madri Daud yang ditemani Wakil Ketua II, Dedi Sumirat dan anggota DPRD, Dewi murni, telah berkoar-koar memanggil Kepala BKPSD dan Panselter, ketika menerima aspirasi LSM Lentera perihal adanya indikasi praktik-praktik kecurangan dalam seleksi terbuka JPTP, Rabu (13/5/2020) lalu.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Alat Kelengkapan Dewan Lampung Utara, Helmi, melalui sambungan ponselnya, mengungkapkan, bahwasannya rapat bersama dengan Kepala BKPSDM Lampung Utara dan Panselter JPTP, pada Jum’at (15/5/2020) lalu, batal dilakukan.

” Kemarin (Kamis, 14 Mei 2020) kita sudah telpon langsung kepala BKPSDM (Abdurrahman) untuk hari ini (Jum’at, 15 Mei 2020) jadwal rapat. Ternyata, Kepala BKPSDMnya nelpon Pak Madri (Wakil Ketua I DPRD Lampung Utara), katanya (Abdurrahman) tidak bisa hari ini hadir untuk rapat ke DPRD. Jadi, nanti hari Rabu (20/5/2020), rapatnya,” terangnya, beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, DPRD Lampung Utara telah mengagendakan rapat dengan Kepala BKPSDM, Abdurrahman dengan pihak-pihak yang terkait Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

” Selain Kepala BKPSDM Lampung Utara yang dipanggil pihak DPRD, juga pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan seleksi terbuka ini,” ujar Helmi.

” Yang jelas Kepala BKPSDM (Abdurrahman), tidak bisa hadir hari ini. Nanti, (hari) Rabu ya rapatnya,” imbuhnya kembali.

Diketahui, pelaksanaan Seleksi Terbuka JPTP Lampung Utara yang prosesnya kini sedang berlangsung guna menjaring pejabat-pejabat potensial dan mumpuni guna menduduki jabatan yang diperebutkan, telah mengundang reaksi berbagai pihak. Sebagian besar pihak menuding bahwa pelaksanaan Seleksi Terbuka sarat dengan adanya praktik kecurangan dan monopoli kekuasaan.

Seperti LSM Lentera Lampung Utara yang menilai seleksi terbuka terindikasi adanya praktik-praktik kecurangan. Bahkan, pihak panitia seleksi terbuka JPTP tidak pernah menjelaskan standar atau pola apa yang digunakan dalam penentuan peringkat bagi para peserta yang memiliki nilai sama. Apakah penentuan peringkat pertama dan selanjutnya itu ditentukan oleh urutan abjad, usia, atau karena kepangkatan.

” Ada ketidak siapan panitia seleksi dalam melakukan proses seleksi terbuka ini. Lentera berharap DPRD ikut melakukan pengawasan sesuai tupoksinya. Kami yakin harapan kami terhadap DPRD sebagai bentuk pengawasan disini,” kata Ketua Umum Lentera Lampung Utara, Muharis Wijaya.

Apa Kabar Lampung

Beri Contoh Berdemokrasi Yang Baik, WaRu Turunkan Langsung APKnya

Zuli Ardiansyah

Published

on

www.lampungtoday.com
KABAR LAMPUNG KOTA METRO
#WAHDI QOMARU #SAHABAT WARU #SAHABAT WARU CERIA #KOTA METRO CERIA #METROBISA #WARUBERGERAK #WARU UNTUK METRO #INDEPENDEN

METRO — Pasangan calon Independen, WaRu (Wahdi – Qomaru) nomor 1 langsung menurunkan APKnya berupa Baleho, Banner dan Spanduk dimulai dari Lapangan Hadimulyo 22 Metro Pusat.

Penurunan APK WaRu itu di mulai hari ini, Sabtu (27/9) di Lapangan Hadimulyo dipimpin langsung dr Wahdi SpOG dan Drs Qomaru Zaman MA dibantu Tim Pemenangannya.

Usai menurunkan APK, Wahdi kepada media ini mengatakan, pihaknya sangat komit dengan aturan dan protokol kesehatan. “Kami sangat mendukung aturan kampanye dan memberikan contoh terbaik, ” jelasnya.

Di sisi lain Wahdi maupun Qomaru menambahkan, jika WaRu selalu ingin yang terbaik. Itu semuanya dilakukan untuk menciptakan suasana damai pilkada. “Kalau kita ingin masyarakat tertib, damai dan harmonis maka kita harus berbuat lebih dulu, ” kata Wahdi.

Penurunan APK WaRu sesuai jadwal atau tahapan pilkada serentak 2020. Dan, dr Wahdi – Qomaru saat melakukan penurunan juga, bekerja sendiri, membongkar paku kerangka Baleho, kemudian mereka berdua mengusung baleho, untuk dinaikkan ke mobil terbuka.

Bahkan, masyarakat yang melintasi prapatan 22 Hadimulyo sempat mengacungkan jempol, isyarat memberikan apresiasi kepada WaRu.
WaRu juga mendapat aplusan dari beberapa petugas yang mendampinginya. (Mery).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Septi Istiqlal Sosialisasi Senam Bersama Untuk Cegah Covid-19

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat Hj. Septi istiqlal mengikuti senam bersama, dalam rangka sosialisasi penceghan covid-19 dengan berolahraga di lapangan Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (25/09/2020).

Septi Istiqlal juga menyampaikan bahwa senam bersama ini bertujuan untuk Sosialisasi senam covid-19 sekaligus untuk meningkatkan imun tubuh, agar supaya seluruh pegawai di dinas selalu tetap sehat.

Septi istiqlal mengingatkan agar selalu mengikuti protokol Covid-19, yaitu melaksanakan 4 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan selalu menghindari kerumunan.

Launching senam covid-19 ini agar dapat dilakukan di di setiap Kecamatan dan di OPD Pesisir Barat, ujarnya.
Septi Istiqlal juga berpesan kepada Karang Taruna agar dapat mensosialisasikan wajib memakai masker sebagai langkah awal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Acara dilanjutkan dengan pembagian masker kepada para pegurus Karang Taruna di beberapa Kecamatan.

Turut hadir dalam senam bersama tersebut perwakilan seluruh OPD Pesisir Barat, para anggota TP-PKK Pesisir Barat dan para anggota Karang Taruna Pesisir Barat. (Indra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkot Metro Atur Jumlah Pegawai Dalam Pelaksanaan Tugas Kedinasan

Zuli Ardiansyah

Published

on

www.lampungtoday.com
KABAR LAMPUNG KOTA METRO

METRO — Memperhatikan status penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia dan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 serta mengurangi risiko penularan yang dapat terjadi di Lingkungan Kantor Instansi Pemerintah Kota Metro, maka Pemkot Metro mengatur banyaknya jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor paling banyak 75% pada unit kerja instansi yang bersangkutan.

Hal tersebut tercantum dalam Surat Edaran Walikota Metro Nomor 40/SE/SETDA/07/2020 tentang Perubahan atas surat edaran Walikota Metro Nomor 058/23/SETDA/07/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru di Lingkungan Instansi Pemerintah Kota Metro.

Dengan dikeluarkannya surat edaran tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin meminta kepada Kepala OPD untuk mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor sesuai dengan kondisi Organisasi Perangkat Daerahnya masing-masing.

“Saya minta setiap Kepala OPD untuk mengatur jumlah pegawainya masing-masing sesuai surat edaran ini, dan selain itu bagi yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor agar dapat mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku”, ujarnya.

Diketahui, Surat Edaran Walikota Metro Nomor 058/23/SETDA/07/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru di Lingkungan Instansi Pemerintah Kota Metro masih tetap berlaku dan merupakan satu kesatuan dengan surat edaran Walikota Metro Nomor 40/SE/SETDA/07/2020 ini. (Mery/rls).

Continue Reading

Trending