Connect with us

Advetorial

DPRD Lampung Gelar Paripurna LKPJ 2019

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung : Anggota DPRD Lampung menggelar rapat paripurna Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah Provinsi Lampung, Rabu (03/06/2020).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Mingrum Gumay itu digelar di ruang rapat paripurna DPRD Lampung.

Hadir dalam paripurna, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, sebagian Anggota DPRD Lampung, dan sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Lampung. Paripurna digelar secara virtual.

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung yang telah mencermati dan menelaah, serta memberikan rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Akhir TA 2019 yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung tentang Pembicaraan Tingkat II Laporan Panitia Khusus LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun 2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (03/06/2020).

Gubernur Arinal akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai pertimbangan penyusunan program Eksekutif dan Legislatif.

“Kami yakin, bahwa penyampaian LKPJ Kepala Daerah dan pemberian Rekomendasi oleh DPRD pada hari ini, selain akan meningkatkan kinerja, fungsi dan tugas eksekutif dan legislatif itu sendiri, juga merupakan perwujudan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Lampung di segala bidang,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur juga menuturkan bahwa rekomendasi DPRD merupakan catatan-catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan/atau koreksi terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi/konkuren, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.

“Rekomendasi ini juga sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program/kegiatan antara eksekutif dan legislatif ke depan, sehingga sasarannya benar-benar dapat terarah dan terukur kemajuannya sesuai dengan visi dan misi Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap rekomendasi ini dapat diimplementasikan dalam berbagai program termasuk program prioritas yang dilakukan oleh seluruh OPD di berbagai urusan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Lampung di tahun- tahun yang akan datang.

Gubernur juga menyinggung bahwa LKPJ Kepala Daerah tahun 2019 merupakan setengah perjalanan Tahun Anggaran Gubernur dan Wakil Gubernur (Periode 2014-2019) dan sejak tanggal 12 Juni 2019 kami mengemban amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024.

“LKPJ Kepala Daerah Tahun 2019 berisikan 6 urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, 18 urusan non pelayanan dasar dan 8 urusan pilihan, penyelenggaraan tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan yang telah dioperasionalkan ke dalam berbagai program/kegiatan oleh OPD se-Provinsi Lampung di Tahun Anggaran 2019,” jelasnya.

Gubernur menjelaskan penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2019 disusun berdasarkan Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang isinya menyebutkan bahwa, Kepala Daerah wajib melaporkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah, Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Sistematika, ruang lingkup dan muatan dalam penyusunan LKPJ berpedoman pada PP Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaran Pemerintahan Daerah, Permendagri Nomor 18 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemda dan Surat Menteri Dalam Negeri nomor 700/479/OTDA perihal Format Laporan Keterangan Pertanggungjawaban.

“Pada kesempatan pembahasan antara Pansus LKPJ dengan OPD yang telah dilaksanakan, sangat kami hargai oleh karena itu hal tersebut akan segera kami koordinasikan lebih lanjut ke lembaga pemerintah terkait dan perlu adanya pemikiran kita bersama, sehingga penyusunan LKPJ di tahun yang akan datang secara subtantif telah sesuai dengan ketentuan yang ada, komprehenship dan akuntabel,” ujar Gubernur Arinal. (ADV).

Advetorial

Gubernur Lampung Lantik Budi Utomo Sebagai Bupati Lampung Utara

Redaksi LT

Published

on

Badnar Lampung : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik Budi Utomo sebagai Bupati Lampung Utara sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Acara yang dihadiri Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan anggota Forkopimda Provinsi Lampung digelar di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (03/11/2020).

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal mendorong semangat Kabupaten Lampung Utara untuk bangkit di bawah kepemimpinan Budi Utomo.

“Kabupaten Lampung Utara harus optimistis untuk terus mampu menjadi lebih baik,” ujar Gubernur.

Seperti diketahui, Budi Utomo sebelumnya merupakan Wakil Bupati Lampung Utara. Pelantikan ini diawali penyematan tanda jabatan dilanjutkan pembacaan naskah pelantikan.

Arinal meminta kepada Bupati Lampung Utara yang baru dilantik, agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan dapat menjalankan wewenang dengan baik.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bupati Lampung Utara yang baru saja dilantik, semoga dapat menjalankan wewenang dengan baik dan dapat menyelesaikannya dengan penuh tanggung jawab. Jujur dalam tindakan dan Ikhlas dalam pengabdian,” katanya.

Arinal menjelaskan dunia saat ini masih menghadapi bencana wabah Covid-19. Untuk itu, Arinal meminta kepada Bupati/Walikota untuk melakukan percepatan penyusunan semua dokumen yang diperlukan untuk merealisasikan APBDes, termasuk penyaluran dan pencairan dana Desa tahap berikutnya.

Dengan pengutamaan penggunaan Dana Desa untuk dapat digunakan untuk bantuan langsung tunai kepada penduduk miskin di desa dan kegiatan penanganan pandemi Covid-19.

“Dengan memperhatikan keselarasan pada program sejenis seperti bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan lain-lain, sehingga tidak terjadi duplikasi penerima manfaat,” ujarnya.

Arinal juga mendorong untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak Tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Termasuk menjaga dan menciptakan hubungan dan iklim yang kondusif antar tatanan Fokorpimda dan seluruh lapisan masyarakat sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten/Kota dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Arinal mengajak Bupati/Walikota untuk ikut mensosialisasikan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Tidak henti-hentinya saya tegaskan bahwa harus dipatuhi dan ditaati seluruh penyelenggara Pilkada, Pasangan Calon Kepala Daerah dan elemen masyarakat untuk memperhatikan dan mentaati Protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Selanjutnya, Gubernur Arinal meminta kepada Bupati/Walikota beserta jajarannya, agar melakukan pendataan yang baik dan benar terhadap penduduk rentan sakit, seperti orang tua, balita, serta orang yang memiliki penyakit tetap dan penyakit kronis lainnya.

“Dan mendata keluarga yang berhak mendapatkan manfaat atas berbagai kebijakan terkait jaring pengamanan sosial dari pemerintah pusat dan daerah. Baik yang telah maupun yang belum menerima akibat dampak Covid-19 agar tidak terjadi penumpukan pemberian bantuan, yang akibatnya melanggar keadilan dan peraturan,” katanya.

Terkait Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020, Arinal meminta untuk menyampaikan laporan permasalahan dan perkembangan persiapan pelaksanaan Pilkada kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur setiap hari.

Arinal juga meminta kepada Kepala Daerah beserta jajarannya untuk menjaga netralitas ASN.
“Dengan tidak mempengaruhi atau memaksa ASN dan menjadikan ASN sebagai alat untuk mempengaruhi masyarakat untuk memilih salah satu calon,” ujarnya.

Dengan dihadiri secara terbatas, pelantikan ini tetap melaksanakan protokol kesehatan serta dapat disaksikan secara virtual melalui akun youtube milik Pemerintah Provinsi Lampung. ( ADV/Alex).

Continue Reading

Advetorial

TOK! DPRD Sahkan APBD Perubahan Tahun 2020

Redaksi LT

Published

on

Lampung Utara – Rapat paripurna laporan hasil pembahasan Panitia Kerja Badan Anggaran DPRD Lampung Utara tentang Raperda perubahan APBD Lampung Utara tahun 2020 disetujui.

Persetujuan pemgesahan ini terungkap dalam Rapat Paripurna yang digelar DPRD Lampung Utara, Rabu (30/9/2020).

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Lampung Utara, Romli dengan didampingi Wakil Ketua I, Madri Daud, Wakil Ketua II, Dedi Sumirat dan Wakil Ketua III, Joni Saputra. Hadir dalam kesempatan itu, 31 anggota DPRD Lampung Utara, dan Plt. Bupati Lampung Utara beserta jajarannya.

Juru biricara panitia kerja badan anggaran DPRD Lampung Utara, Nurdin Habim mengatakan perubahan APBD 2020 merupakan penyesuain capaian target kinerja atau perkiraan rancangan keuangan pemerintah daerah yang dibahas dan disetujui bersama Pemerintah dengan DPRD Lampung Utara yang ditetapkan dengan peraturan daerah dengan memperlihatkan antara lain, keadaan yang menyebabkan rasionalisasi atau pergeseran anggaran antara unit organisasi antara program, antara kegiatan dan antara jenis belanja.

” Pendapatan daerah semula 1.877.381.353.130 rupiah berkurang 153.704.310.396 rupiah berubah menjadi 1.723.677.042.734 rupiah,”katanya.

Ia menambahkan untuk belanja daerah, semula Rp. 1.909.724.853.980,00, berkurang Rp. 129.116.349.043,00 berubah menjadi Rp. 1.780.608.504.937,00.

” Surplus garis miring defisit 56.931.462.203 rupiah. Pembiayaan daerah-penerimaan pembiayaan semula 35 miliar bertambah 29.587.961.353 rupiah, berubah menjadi 64.587.961.353 rupiah. Pengeluaran pembiayaan semula 2.656.452.150 rupiah, bertambah 5 miliar berubah menjadi 7.656.459.150 rupiah. Jumlah pembiayaan netto
56.931.462.203 rupiah,” jelasnya.

Pada hakikatnya lanjut Nurdin kegiatan-kegiatan yang tertuang  dalam Raperda Perubahan APBD tahun 2020 merupakan bentuk investasi pembangunan dan sektor publik sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kegiatan yang dilakukan berdasarkan prioritas sesuai dengan kondisi yang kini tengah di hadapi pemerintah Lampung Utara.

Sementara itu Plt. Bupati Lampung Utara Budi Utomo, dalam pendapat akhirnya, mengapresiasi Pimpinan DPRD Lampung Utara beserta anggotanya, bahwasannya berbagai tahapan dan proses pembahasan Raperda perubahan APBD tahun 2020 telah diselesaikan secara bersama.

” Ini adalah wujud kinerja dan tanggung jawab kita bersama. Dari segenap pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, yang telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan pembahasan raperda perubahan APBD tahun 2020 secara efektif. Atas nama pribadi dan selaku koordinator pelayan masyarakat, saya ucapkan terimakasih,”ujarnya.

Continue Reading

Advetorial

Kunker Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Suhardi Kagumi Kemajuan Tubaba

Redaksi LT

Published

on

Tulang bawang barat -Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Suhardi dan Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya beserta rombongan dari Makodim 0412/LU, melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan bakti sosial (Baksos) di kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba),pada jum, at (18/9/2020) yang lalu.

Kedatangan kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya beserta rombongan di sambut langsung oleh Unsur Forkopimda dengan Prosesi Pengalungan Selendang Tapis dan Pemberian Bunga ke Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya.

Kunjungan kerja di langsung kan melaksanakan kegiatan Jum,at Berkah Baksos pembagian sembako “dengan Tema ‘Bersama Lawan Covid-19 Terus Kita Bangun Kesadaran dan Kepedulian Sosial” yang berlangsung di rumah Adat Sesat Agung Komplek Islamic Center.

“Kami Keluarga Besar Kodam II/Sriwijaya beserta Pemerintah Kabupaten Tulang bawang barat memberikan Bantuan untuk meringankan beban masyarakat atas dampak Covid 19,dengan sedikit bantuan sembako ini mudah-mudahan dapat meringankan masyarakat tubaba”kata Mayjen TNI Agus Suhardi.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Suhardi menambahkan.Sangat kagum atas pesat nya pembangunan di kabupaten Tulang bawang barat, dengan berbagai konsep yang penuh dengan ragam mode kebudayaan dan insfratuktur yang sangat luar biasa pesat,membuat kabupaten Tubaba menjadi sangat luar biasa hebat nya.

“Kabupaten tulang bawang barat baru berumur 11 tahun,Tapi kabupaten ini telah berhasil menunjukan kemajuan yang sangat luar biasa. Mulai dari pembangunan seni dan kebudayaan dan insfratuktur nya, seperti komplek islamic center, Gedung Sesat Agung Bimi Gayo, Masjid Baitussobur,kota Uluan Nuhik rumah panggung dan Tugu Rato Nago Besanding,sehingga kabupaten tulang bawang barat menjadi tempat Destinasi Wisata yang sangat luar biasa di kunjungi masyarakat bahkan di kenal oleh wisatawan di tingkat Nasional”ujar nya

Di tempat yang sama Bupati Tulang bawang barat Umar Ahmad,SP mengucapkan terima kasih kepada rombongan Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Suhardi dan Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya beserta rombongan dari Makodim 0412/LU, Telah melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan bakti sosial (Baksos) di kabupaten Tulang Bawang Barat .

“Dengan harapan yang besar di usia 11 tahun kabupaten Tubaba ini,kita sangat berkeinginan untuk ada pembangunan Kodim di wilayah kita, Pemkab Tubaba siap menyiapkan lahan demi terbentuknya Kodim di Kabupaten Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini”tutup nya(ADV)

Continue Reading

Trending