Connect with us

Apa Kabar Lampung

Weleh-Weleh.. Kabid di Lampung Utara ditanyai BOKB Malah ‘Ngabur’

Alex BW

Published

on

Lampung Utara : Ada-ada saja kelakuan salah satu pejabat di Lampung Utara dalam menghindari ‘kejaran’ para Jurnalis. Bermodalkan ketidaktahuan awak media dengan wajah sang pejabat itu, akhirnya Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Kabid Dalduk) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Lampung Utara, Fiska Rozaina berhasil mengecoh wartawan
lampungtoday.com, teraslampung.com dan FSTV (Fajar Sumatera Televisi Group).

Aksi sang pejabat ini terjadi saat ketiga awak media menyambangi ruangan bidang Dalduk untuk menemui si Kabid (Fiska Rozaina) terkait persoalan
pengelolaan Bantuan Operasional KB tahun 2018 dan 2019 yang disinyalir ‘bermasalah’. Hal ini dikarenakan pengelolaan BOKB dikabarkan dikelola oleh sang Kabid.

Saat memasuki ruangan tersebut, terlihat ada tiga orang wanita yang sedang asyik mengobrol, satu memakai baju honor dan dua lainnya berpakaian cokelat muda ciri khas Aparatur Sipil Negara (ASN).

” Assalamu’alaikum, ada bu Kabidnya, mau konfirmasi soal BOKB,” tanya awak media.

” (Kabid) baru saja keluar. Kalau (bertanya) soal BOKB coba temuin Sekretaris aja,” kilah salah satu pegawai yang ada diruangan Bidang Dalduk DPPKB Lampung Utara, Selasa (23/6/2020) siang.

Merasa ada yang tidak beres, salah satu awak media iseng-iseng membuka salah satu aplikasi media sosial dan ternyata dari ketiga orang yang ada didalam ruangan Bidang Dalduk itu, salah satunya adalah si Kabid yang hendak dikonfirmasi.

Awak media pun kembali ke ruangan tersebut, dan langsung menanyakan kepada yang bersangkutan Kabid Dalduk DPPKB Lampung Utara, Fiska Rozaina, berdasarkan penelusuran di salah satu aplikasi media sosial. Tapi sayangnya, , sang Kabid keukeuh menolak jika dirinya Kabid yang dimaksud.

Tak lama, sang Kabid itu pun terlihat terburu-buru meninggalkan kantor DPPKB Lampung Utara, dengan menumpangi motor yang ditunggangi salah satu staf honornya.

Diketahui, pengelolaan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Lampung Utara yang tidak transparan semakin menguatkan adanya dugaan penyimpangan.

Berdasarkan penelusuran, dugaan penyimpangan anggaran BOKB itu meliputi biaya operasional penyuluh, bahan bakar minyak/gas, transportasi, akomodasi, uang saku, dan narasumber.
Pengalokasian anggaran untuk kegiatan tersebut yang nilainya miliaran ini memang diwajibkan dalam petunjuk teknis tentang penggunaan dana BOKB.

Menurut salah satu Kepala UPT Balai Penyuluhan KB yang menolak disebutkan namanya, selama ini, dari tahun 2018-2019, pengelolaan uang langsung dilakukan oleh DPPKB. Seluruh kegiatan berikut anggarannya dilaksanakan dan dikelola oleh DPPKB.

” Enggak ada uang yang kami kelola karena langsung dari kabupaten (DPPKB),” ungkapnya, Selasa (17/3/2020) lalu.

Apa Kabar Lampung

Budi Utomo : Program PTSL Bermanfaat Untuk Masyarakat

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, mengapresiasi dan mendukung penuh program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

” Program PTSL ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Utara. Warga tentu mendapatkan ketenangan dalam kepemilikan tanah karena telah terdaftar di Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Utara,” Katanya, saat menghadiri acara Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat Secara Virtual, di Aula Tapis, Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Jum’at (3/7/2020).

Tampak hadir dalam kesempatan itu, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lampung Utara, Sofyan, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor ATR/BPN Lampung Utara Agus Purwanto beserta jajaran dan
perwakilan masyarakat yang akan menerima secara simbolis sertipikat.

Budi Utomo yang akan segera dilantik menjadi Bupati Lampung Utara menggantikan Agung Ilmu Mankunegara yang tersandung kasus korupsi, berharap, dengan adanya sertipikat tanah ini juga dapat meningkatkan nilai manfaat tanah, karena dapat dijadikan kelengkapan prasyarat untuk mendapatkan modal usaha.

” Mudah-mudahan ini (sertipikat) dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Dan dengan melalui jalinan sinergiitas antar lembaga serta berbagai pihak terkait, pelaksanaan program yang menyentuh lapisan masyarakat bawah ini dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan, sehingga target yang telah direncanakan dapat tercapai secara optimal dan tepat sasaran,” ucapnya.

Sementara, Kepala Kantor ATR/BPN Lampung Utara, Agus Purwanto, menyatakan bahwa pelaksanaan PTSL di Kabupaten Lampung Utara telah berjalan mulai dari tahun 2017 sampai dengan sekarang telah diterbitkan 80.612 bidang. Jumlah bidang tanah yang ada di Kabupaten Lampung Utara 355.529 bidang.

” Telah diterbitkan sertipikat di Lampung Utara sebanyak 277.704 bidang. Sedangkan sisanya, 77.825 bidang akan diselesaikan melalui program PTSL sampai tahun 2023 dengan asumsi setiap tahun menyelesaikan sekitar 25.000 bidang,” Ujarnya.

Menurut Agus, pelaksanaan PTSL di Lampung Utara telah berjalan dengan baik atas dukungan dari Para Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.

” Program PTSL di Lampung Utara juga sampai saat ini tidak ada hambatan, berkat dukungan yang luar biasa dari Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, yang melakukan pendampingan mulai dari perencanaan sampai dengan penyelesaian,” tukasnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Budi Utomo : Jangan Kerja Yang Biasa-Biasa

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, mengingatkan agar seluruh pegawai yang telah menerima Surat Keputusan (SK) 100% dapat menguasai tugas pokok dan fungsi kerjanya.

Hal ini dikatakannya saat memberikan SK 100% kepada puluhan CPNS Pemerintah Daerah Lampung Utara melalui jalur khusus dan pegawai tidak tetap tahun 2018, di Aula Tapis, Kantor Pemerintahan Lampung Utara, Jalan Jendral Sudirman, No.1, Kotabumi, Kamis (2/7/2020).

Menurut Budi, para pegawai yang telah menerima SK 100% tidak lagi belajar, namun telah siap bekerja.

” Jangan kerja yang biasa-biasa saja, tunjukkan semangatmu, jemput bola, dan berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Diketahui, para CPNS Pemerintah Lampung Utara yang telah menerima SK tersebut diantaranya, formasi umum jalur khusus 40 orang, tenaga guru 21 orang, tenaga kesehatan 14, tenaga tekhnis 5. Sedangkan untuk formasi tenaga honorer katagori II dan pegawai tidak tetap dari Guru 40 dan Bidan 10 orang.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bupati Pesisir Barat Hadiri Syukuran Hut Bhayangkara ke- 74

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke Tujuh Puluh Empat (74) di Mapolres Lampung Barat, Rabu (01/07/2020).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-74, semoga Polri tetap berjaya dan semakin dicintai masyarakat.

Bupati juga berterimakasih dan memberikan apresiasi atas kerja keras Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa Pandemi Covid-19.

Bupati Agus Istiqlal juga berharap agar sinergisitas dan kemitraan yang sudah terjalin baik antar polres lampung barat dan pemerintah kabupaten pesisir barat tetap terjaga.

Bupati juga berharap agar Polres Lampung Barat ke depannya bisa jauh lebih baik lagi dan lebih sigap, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bupati juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat selalu siap bekerjasama dalam mendukung program kepolisian dalam mengayomi, melayani dan melindungi masyarakat.

Semoga dengan semangat Bhayangkara ini kita semua diberikan kekuatan dan bimbingan. Sehingga setiap gerak langkah dalam membangun negeri khususnya di Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat senantiasa mendapat ridho dan lindungan dariAllah SWT, tutup Bupati.

Reporter : Indra
Editor : Red

Continue Reading

Trending