Connect with us

Apa Kabar Lampung

Usai Terjaring OTT, Oknum Kades Bebas…Ya Ampun

Redaksi LT

Published

on

Kades yang Terjaring OTT Uda Bebas, namun wajib lapor

Lampung Timur : Bebasnya sang kepala desa Cempaka Nuban kecamatan Batanghari Nuban lampung timur paskah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada hari Sabtu 04/07/20 lalu menjadi pertanyaan berbagai kalangan, Pasalnya. Itu melibatkan Aparatur Sipil Negara ( ASN).

Peristiwa OTT Sabtu lalu Tersebut dibenarkan. Anto Budiyanto Kepala Desa Cempaka Nuban. Kepada sejumlah wartawan Selasa (07 Juli 2020) Anto mengaku Hinga saat ini belom mengetahui persis atas kasus OTT yang melibatkan dirinya.

Betul kejadian itu sekitar pukul 13.00 siang dikediaman BPD, setelah saya serahkan uang degan jumlah Rp 75 juta namun uang tsb hanya yang ada 65 juta karena yang 10 juta hilang., Dan kawan_kawan itu sedang menghitung tiba_tiba datang tiga mobil, ternyata rombongan polis Polda, mengerbek, kami bertiga diangkut ke mobil, karena panik saya sendiri tidak tau apa persoalannya.” Terang Anto Budiyanto Kepada sejumlah wartawan.

Kepada Wartawan Kades Cempaka Nuban itu mengaku tidak tahu dan tidak mengenal para Anggota polisi yang mengangkut nya, bahkan sampai saat ini masih merasa bingung dengan peristiwa OTT tersebut,

Saya tidak tau, dan sampai sekarang belum begitu faham kasus apa ini”, ujarnya
Antok jugak mengaku di hadapan para awak media saat ini. Dia masih wajib lapor (walab). Kamis ini nanti saya masih di suruh menghadap ke polda Tutur pak Antok panggilan kades Cempaka Nuban tsb.

Pada bagian Laen, Yuriansya Tamrin, salah satu Akademisi Lampung menilai ada kejanggalan atas bebasnya sang kepala Desa yang ikut Terjaring OTT lantaran telah memberikan sejumlah uang kepada pejabat pemeriksa ( Inspektorat Red ) atau pegawai negeri sipil.

Kepala Desa itu kan jabatannya pegawai negeri, dan pejabat pada Inspektorat itupun jugak sama PNS, Keduanya terhubung dengan kegiatan pemerintahan, yaitu pemeriksaan atas dugaan dan Laen sebagainya, apabila pemberian uang itu untuk pengamanan atau kepentingan jabatan kepala Desa, tentu di sebut suap atau tindak pidana korupsi, dan apabila uangnya untuk lembaga diluar pemerintah misalnya LSM atau Wartawan bisa dikatagorikan pemesanan, begitu mestinya, kata Yuriansya.

Kemudian mau komfirmasi terkait OTT yang melibatkan ASN sebagai stap di Inspektorat namun Tarmizi selaku insfektur dan sumbersya selaku sekretaris sedang tidak ada di kantor, di tanya dengan kedua penjaga ia bilang keduanya sedang dinas luar di bandar Lampung, kemudian Inspektur dan sekertaris di hubungi via telfon dan Whats App, tidak ada yang aktif, Hinga berita ini terbit.( Desi maisaroh )

Apa Kabar Lampung

Pjs. Bupati Pesibar Lakukan Monitoring Di Kecamatan Bangkunat

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Pjs. Bupati Pesisir Barat Achmad Crisna Putra dan di dampingi Asisten I Audi Marpi melakukan Monitoring ke Puskesmas dan Kantor Kecamatan Bangkunat, pada Rabu 02 Desember 2020.
Menurut Pjs. Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra, tujuan monitoring ini untuk mengecek kesiapan, baik itu dokter, perawat dan staf-stafnya agar bisa bekerja semaksimal mungkin, ujarnya.

Pjs. Bupati berharap kepada seluruh Puskesmas yang ada di Pesisir Barat untuk tidak pandang bulu dalam melayani pasien, semua warga Pesisir Barat berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik, ujar Pjs. Bupati.

Pjs Bupati Pesisir Barat juga menghimbau kepada semua masyarakat yang ada di negeri Para Sai Batin dan Para Ulama agar tidak henti-hentinya selalu menggunakan masker dalam setiap kegiatan.

Sesering mungkin mencuci tangan, patuhi protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat supaya kita semua terhindar dari yang namanya virus corona atau Covid-19, pungkas Pjs. Bupati.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pjs. Bupati Pesibar Buka Kompetisi Lokal Surfing

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Pjs. Bupati Pesisir Barat Ir. Achmad Chrisna Putra, MEP membuka acara Surfing Kompetisi Lokal 2020 di pantai Labuhan Jukung Krui, pada Rabu 2 Desember 2020 Pada acara Surfing Kompetisi Lokal tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Gunawan, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyar, Inspektur Pesisir Barat dan TNI dari Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) 0422-03 Pesisir Tengah.

Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Pesisir Barat memberikan apresiasi kepada organisasi PBSA (Pesisir Barat Surfing Asociation) yang telah memberikan gairah dan memajukan olahraga surfing di Kabupaten Pesisir Barat dengan terus mencari bibit-bibit atlet surfing dari usia dini.

Pjs. Bupati Pesisir Barat berharap olahraga surfing di Kabupaten Pesisir Barat bisa terus berkembang dan tidak itu saja tetapi dengan keindahan alam dan ombaknya bisa lebih dikenal di tingkat internasional.

Tidak itu saja, dengan keindahan dan alami alam serta ombak lautnya bisa memberikan dampak positif dan memberikan dampak kemajuan dan akan mempengaruhi banyaknya jumlah kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Pesisir Barat, tutup Pjs. Bupati.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Sekda Pesibar Melakukan Rapat Kerjasama Dengan Pihak TNBBS

Redaksi LT

Published

on

Pesisir Barat : Mewakili Pjs. Bupati Pesisir Barat, Ir. Achmad Chrisna Putra, Sekda Kabupaten Pesisir Barat Ir.N.Lingga Kusuma,M.P membuka langsung rapat perjanjian kerjasama dengan pengelola Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), di ruang Sekda Kabupaten Pesisir Barat, pada Selasa 1 Desember 2020.

Hadir dalam Acara tersebut, Sekda Kabupaten Pesisir Barat Ir.N.Lingga Kusuma,M.P, Asisten1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Audi Marpi S.pd. MM. Insfektur Edy Muchtar M.M, Inspektur Pembantu Wilayah III Syukur Yackub, S.E, Kabag Tapem Sukmawati,S.Sos, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Ruslan Efendi, perwakilan Dari Dinas lingkungan hidup dan Perwakilan dari Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Dalam sambutannya, Sekda Pesisir Barat menyampaikan bahwa dengan wilayah yang luas di TNBBS masuk wilayah Pesisir Barat. Perlu adanya koordinasi kerjasama untuk optimalisasi pengamanan Jalan di Way Haru serta agar nantinya dilakukan percepatan pembangunan jalan Rabat Beton disamping Jalan Patroli, ujarnya.

Jalan di Way Haru tidak bisa dilewati jika terjadi hujan atau pasang air laut tinggi, tambahnya.

Terdapat lima muara sungai yang harus dilalui, namun dua muara sungai sudah ada jembatan gantung sedangkan tiga muara sungai lagi, setiap kendaraan harus menunggu air laut surut agar bisa menyeberang dengan menyusuri pantai.

Hal lainnya akses jalan diharapkan bisa mempermudah alur lalu lintas keluar masuk untuk melintasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS ). Dengan tersedianya akses jalan yang bisa dilalui dan mempermudah masyarakat dalam melakukan aktifitas, tentunya akan berdampak pada sektor sosial dan ekonomi masyarakat, jelasnya.

Sekda Pesisir Barat juga berharap adanya peningkatan kualitas akses jalan, dengan dilakuakan peningkatan perbaikan jalan, sebagai salah satu akses masuk ke wilayah dalam upaya pelestarian Sumber Daya Alam.

Selain itu, perlindungan kawasan tertentu yang meliputi Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Hutan lindung, Hutan Wisata, Taman nasional, Taman laut, dan Taman Wisata harus dilestarikan. Usaha pelestarian sumber daya Alam Hayati lainnya adalah dengan pengelolaan kebun tumbuhan (Botani) dan penyimpanan biji atau jaringan khusus tumbuhan tertentu.

Sekda Pesisir Barat juga berharap, perlunya peningkatan kualitas akses jalan dan perbaikan, hal ini sebagai salah satu akses masuk ke wilayah Kabupaten Pesisir Barat, ujar Lingga.

Dengan adanya perjanjian kesepahaman yang akan dilakukan, semoga nantinya bisa bekerjasama dalam kegiatan pelaksanaan pembangunan serta pelestarian kawasan hutan, tutup Lingga.

Continue Reading

Trending