Connect with us

Apa Kabar Lampung

DPRD Tuba Barat Gelar Paripurna APBD-P 2020

Published

on

Tulangbawang Barat : Dewan perwakilan rakyat DPRD Kabupaten tulang bawang barat menggelar Rapat Paripurna tentang Pembicaraan Tingkat II atas APBD-P Tahun Anggaran 2020.(Kamis 7/9/20)

Hadir Paripurna Ketua, Wakil Ketua serta anggota DPRD Kabupaten Tubaba Sdr. Anggota Forkopimda,Pejabat Tinggi Pratama, dan Pejabat Administratur di lingkup Pemerintahan Kabupaten setempat.

Dalam sambutan Wakil Bupati Fauzi Hasan.SE, MM mengapresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD, yang telah menunjukkan dukungan, kerjasama, dan komitmen yang sangat tinggi dalam melakukan pembahasan atas KUA-PPAS APBD tahun 2020, sehingga kita dapat menuntaskan pembahasan sesuai dengan jadwal dan ketentuan dalam siklus perencanaan daerah.

“Dengan disepakatinya Kebijakan Umum beserta Prioritas Plafon Anggaran APBD-P 2020, maka pada hakekatnya antara jajaran eksekutif dan legislatif di daerah ini memiliki landasan untuk melanjutkan tahapan berikutnya dari perencanaan pembangunan daerah, yaitu melaksanakan pembahasan atas Raperda APBD-P Tahun 2020 yang kami sampaikan pada hari ini”.

Fauzi Hasan Menjelaskan.Secara garis besar, beberapa hal penting yang termuat pada Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2020.

“Pendapatan Pada Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2020.Pendapatan Asli Daerah sebelum perubahan sebesar Rp.37.069.490.825,00 (37 milyar 69 juta 490 ribu 825 rupiah) kemudian mengalami penambahan sebesar Rp.4.595.221.264,09 (4 milyar 595 juta 221 ribu 264 rupiah) menjadi Rp.41.664.712.089,09 (41 milyar 664 juta 712 ribu 89 rupiah) setelah Perubahan.

Penambahan PAD ini berasal dari penambahan Pajak Daerah, dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan serta rasionalisasi Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.

Untuk Dana perimbangan pada perubahan APBD ini juga mengalami perubahan yaitu pengurangan sebesar Rp.114.437.661.629,00 (114 milyar 437 juta 661 ribu 629 rupiah).

Dimana sebelum perubahan sebesar Rp.742.398.556.000,00 (742 milyar 398 juta 556 ribu rupiah) menjadi Rp.627.960.894.371,00 (627 milyar 960 juta 894 ribu 371 rupiah) setelah perubahan. Pengurangan Dana Perimbangan ini merupakan pengurangan dari Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak.

pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp.209.142.583.768,00 (209 milyar 142 juta 583 ribu 768 rupiah) mengalami pengurangan sebesar Rp.30.836.554.339,00 (30 milyar 836 juta 554 ribu 339 rupiah) menjadi Rp.178.306.029.429,00 (178 milyar 306 juta 29 ribu 429 rupiah) setelah perubahan.

secara keseluruhan. Pendapatan daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengalami pengurangan sebesar Rp.140.678.994.703,91 (140 milyar 678 juta 994 ribu 703 rupiah) dari sebelum perubahan sebesar Rp.988.610.630.593,00 (988 milyar 610 juta 630 ribu 593 rupiah) menjadi Rp.847.931.635.889,09 (847 milyar 931 juta 635 ribu 889 rupiah) setelah perubahan”ujar nya

Belanja Daerah.lanjut Fauzi Hasan. Dengan adanya pencapaian target pembagunan, terutama dalam pembangunan infrastuktur maka dipandang perlu untuk mempercepat penyelesaian program-program, maka dipandang perlu Pemerintah Daerah melakukan Perubahan Belanja Daerah dengan melakukan penataan Belanja Daerah yang meliputi belanja langsung dan Belanja tidak langsung.

“Pada perubahan APBD Tahun 2020 ini dilakukan penataan belanja daerah sebesar Rp. 117.141.114.369,29 (117 milyar 141 juta 114 ribu 369 rupiah) atau terjadi penurunan dari Belanja Daerah sebelum Perubahan yaitu sebesar Rp.1.074.611.005.177,00 (1 trilyun 074 milyar 611 juta 005 ribu 177 rupiah) sehingga total belanja secara keseluruhan pada Perubahan APBD 2020 menjadi Rp.957.469.890.807,71 (957 milyar 469 juta 890 ribu 807 rupiah).

Perubahan Belanja tersebut dilakukan dengan menata dan mengurangi belanja tidak langsung yang semula sebesar Rp.497.678.532.767,00 (497 milyar 6…

Apa Kabar Lampung

Buruan Daftar, Kuota SMAN 1 Tuba Tengah Hanya 252 Siswa Baru

Published

on

Tulang Bawang Barat : Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),Sekolah Menengah Atas negri (SMAN) 1 Tulang bawang tengah, Kabupaten Tulang Bawang barat,di mulai pada 14 juni tahun 2021 lalu, dimana penerimaan siswa/i melalui proses empat jalur.

Kepala sekolah SMAN 1 Tulang bawang tengah Sirdin Efendi mengatakan.Tahun 2021 SMA Negeri 1 TBT mendapatkan Kuota sebanyak 252.

“Kuota 252 ini melalui empat jalur yaitu jalur zonasi sebanyak 50 persen, jalur afirmasi,sebanyak 15 persen jalur prestasi sebanyak 30 persen dan jalur perpindahan orang tua sebanyak 5 persen”kata nya

Sirdin menjelaskan.Bagi peserta didik baru dapat melakukan pendaftaran melalui online, dan dapat di akses melalui web.www.sman1tbtlampung.sch.id yang telah disediakan oleh sekolah Negeri 1 Tulang bawang tengah.Hal tersebut di lakukan mengingat saat ini masih dalam keadaan pandemi covid 19.

“Berikut jalur pendaftaran. 14 -17 juni 2021.

Proses seleksi real time 14-17 Juni 2021

Verifikasi Faktual Berkas 18-22 juni

Penguman 23 Juni 2021

Pendaftaran ulang 23-24 juni 2021

Masuk MPLS Kelas X 7 – 9 Juli 2021

Hari pertama masuk sekolah 12 juli 2021″tutup nya.(jonsi putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Sri Haryati : Obat-Obatan Sudah Tersedia, Kini RSUD Ryacudu Kekurangan Pasien

Published

on

By

Lampung Utara : Direktur RSUD H.M. Ryacudu Lampung Utara, dr. Sri Haryati memastikan persediaan obat-obatan di RSUD Ryacudu dalam kategori aman hingga dua bulan kedepan.

Hal ini sesuai dengan kebijakan para vendor atau penyedia obat-obatan yang selama ini telah memasok obat-obatan ke Rumah Sakit plat merah ini memberi keringanan dalam pembayaran obat-obatan dan sejenisnya.

” Setelah mengetahui pemberitaan di media massa, (penyedia) mereka pun bersedia meringankan beban Rumah Sakit dengan memenuhi pasokan obat-obatan dan sejenisnya. Alhamdulillah, ketersediaan obat-obatan saat ini, kemungkinan hingga dua bulan mendatang,” Ucap dr. Sri, usai bertemu dengan Sekretaris Daerah Lampung Utara, Lekok, Rabu (16/6/2021).

Persoalan yang melilit di RSUD Ryacudu Lampung Utara begitu menyita perhatian publik mulai dari kurangnya obat-obatan dan sejenisnya hingga belum terbayarnya Jasa Pelayanan (Jaspel). dr. Sri Haryati yang baru beberapa bulan menduduki kursi Direktur telah berupaya keras mengurai persoalan di tubuh Rumah Sakit yang dipimpinnya. Saat ini, untuk pasokan obat-obatan telah terpenuhi meski dalam hitungan bulan. Lalu, bagaimana dengan uang Jasa Pelayanan?

” Untuk obat-obatan dan sejenisnya telah kita laporkan ke Pak Sekda. Dan, untuk Jasa Pelayanan, kita sedang mencari solusinya,” Kata dr. Sri.

” Sekarang ini kita malah kekurangan pasien. Jadi, warga jangan ragu untuk berobat di RSUD,” Selorohnya.

Selain itu, dr. Sri menambahkan, Yayasan Peduli Kasih akan membantu merehabilitasi ruangan thalasemia di RSUD Ryacudu berikut obat – obatan yang diperlukan.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Kornelia Umar, Hadiri Peningkatan Indeks Literasi

Published

on

Tulangbawang Barat: Ketua TP-PKK Ibu Kornelia Umar, S.H., M.H. menghadiri acara Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat dan Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

Acara tersebut di selenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI dan Pemerintah Provinsi Lampung di Bandar Lampung pada Selasa (15/6).

Hadir acara tersebut. Kepala Perpustakaan Nasional RI Bapak Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, M.A. , Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumai, S.H., M.H., Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal dan Bunda Literasi Kabupaten/Kota serta Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota.

Dalam sambutan.Kepala Perpustakaan Nasional RI mengatajan. terima kasih kepada Gubernur Lampung atas komitmen yang kuat meletak kan pondasi yang kokoh untuk membangun sumber daya manusia sebagai penjabaran dari RPJM bapak Presiden Joko Widodo.

“Kita masih percaya bahwa bagaimana pentingnya sebuah bahan bacaan dapat menentukan apakah suatu bangsa bisa menjadi pemenang dalam kompetisi global.”kata nya

Di tempat yang sama.Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dalam sambutan nya mewakili Gubernur Lampung menyampaikan.selamat kepada para Bunda Literasi, semoga amanah yang diemban dapat dijalan kan sebaik-baiknya dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat di Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Saya mendukung acara ini, sebagai upaya untuk meningkat kan minat baca sekaligus sebagai ajang promosi dalam pemanfaatan perpustakaan yang telah bertransformasi sebagai perpustakaan berbasis institusi sosial. Bahwa masih ada fenomena rendahnya minat baca masyarakat, kita semua sama-sama berharap ini dapat segera diatasi menuju perubahan yang lebih baik.”tutup Sekda Provinsi Lampung*(jns putra)

Continue Reading

Trending