Connect with us

Apa Kabar Lampung

Namanya Disebut Terima 2 % DAK BOK, DP : Enggak Benar

Alex BW

Published

on

Lampung Utara : Dua nama pejabat di pemerintahan Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, berinisial YA dan DP disebut-sebut telah menerima aliran dana DAK Biaya Operasioanl Kesehatan di Dinas Kesehatan Lampung Utara tahun 2017-2018.

Keduanya masing-masing menerima aliran dana sebesar 4 % dan 2 %. Peran keduanya di ungkapkan terdakwa Maya Metissa dalam persidangan perkara dugaan koprusi DAK BOK di Dinas Kesehatan Lampung Utara tahun 2017-2018 yang telah merugikan keuangan negara Rp. 2,1 miliar. Maya sendiri yang kala itu menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan diduga telah melakukan pemotongan DAK BOK hingga 10%, hingganya dia berurusan dengan hukum.

Ironinya, ‘nyanyian’ Maya Metissa mendapat bantahan dari para mantan koleganya di pemerintahan yang menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor, Tanjung Karang, Lampung.

DP yang saat itu menjabat Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) di Dinas Kesehatan Lampung Utara disebut-sebut menerima aliran sebesar 2 %.

Ketika dikonfirmasi diruangannya, DP yang kini menjabat sebagai staf fungsional Dinas Kesehatan Lampung Utara, menampik semua tuduhan yang disampaikan terdakwa Maya Metissa di persidangan.

” (Tuduhan menerima 2%) Semuanya enggak benar. Dan saya juga sudah menyampaikannya di dalam persidangan Tipikor, Tanjung Karang, ” ucapnya, Selasa (6/10/2020), sekira pukul 12.50 WIB.

Wanita berhijab dan berkacamata ini, menjelaskan, bahwa dirinya telah memberikan kesaksian di persidangan Tipikor Tanjungkarang, pada Senin (28/9/2020) lalu, bersama 5 orang saksi lainnya yaitu, Novrida Nunyai, R. Anggun Budiyanti, Lia Pujiarti, Tri Yuli Sinta Dorowati, dan seorang pegawai dari BPKA, Yustian Adhinata.

Lanjut DP, permasalahan tersebut kini telah masuk kedalam ranah hukum. Oleh sebab itu, dirinya tidak bisa memberikan komentar lebih lanjut terkait persoalan itu.

” Jadi, marilah kita sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini. Saya minta maaf, Jikapun ada yang mesti di konfirmasi lebih lanjut, silahkan saja untuk meminta keterangan ibu dokter Maya Manan selaku Plt Kadiskes saat ini,” katanya.

Sementara YA yang juga disebut-sebut menerima aliran dana DAK BOK hingga 4 %, hingga saat ini belum bisa di konfirmasi. Saat ditemui dikantornya, ia tak berada ditempat.

Apa Kabar Lampung

Mendengar Arahan Wahdi, Warga Tionghoa Siap Dukung WaRu

Zuli Ardiansyah

Published

on

www.lampungtoday.com
KABAR LAMPUNG KOTA METRO

Metro — Pasangan Calon Walikota Metro Wahdi-Qomaru menerima langsung warga Tionghoa Aheng dan rekan-rekan dari Metro Timur, di Lamban Agung TMII Kota Metro, Selasa (27/10/20).

Menurut warga Tionghoa Aheng, ia siap mendukung dan beri semangat buat dr. Wahdi untuk menuju orang nomor 1 Kota Metro.

“Saya kesini Memang mendukung pencalonan dr Wahdi menjadi Walikota Metro dan saya melihat dari arahannya semoga beliau menjadi orang nomor 1 di Kota Metro, kita siap dukung dan beri semangat untuk kemajuan Kota Metro, ayo semangat,”ajak Aheng kepada pendukung Wahdi di Lamban Agung TMII Metro.

Ucapan terimakasih dr. Wahdi atas kunjungan saudara Aheng dan rekan-rekan ke Lamban, penuh rasa shukur Wahdi kepada Allah SWT telah memberikan kesehatan sehingga di beri kesempatan untuk mewakili Masyarakat Kota Metro untuk mencalonkan diri menjadi Walikota Metro jalur Independen.

“Terimakasih saudara ku telah berkunjung dan memberikan dukungan kepada WaRu untuk mewakili bagian dari Masyarakat Kota Metro atas pencalonan WaRu Independen pilihan Masyarakat, penuh rasa syukur atas nikmat yang luar biasa telah memberikan kesehatan sehingga WaRu bisa mewakili Masyarakat untuk kemajuan Kota Metro.”tutup Wahdi dalam doa. (Mery).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Debat Publik, Calon Walikota Metro dr. H. Wahdi Sp.OG Menginginkan Metro Memiliki Magnet Yang Hebat

Zuli Ardiansyah

Published

on

www.lampungtoday.com
KABAR LAMPUNG KOTA METRO

METRO — Calon Walikota Metro dr. H. Wahdi, Sp.OG berkeinginan membuat Kota Metro memiliki magnet yang hebat untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Hal itu dituturkannya pada debat Publik Calon Walikota yang digelar KPU setempat di Hotel Aidia Grand. Debat kandidat Calon Walikota Metro dipandu TVRI Lampung. Senin (26/10/20) malam.

Dalam strategi lima tahun kedepan jika terpilih, banyak hal yang akan dilakukan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat. Diantaranya, Ia ingin membentuk pengembangan ekonomi kreatif di tiap kelurahan, sehingga setiap kelurahan nantinya memiliki satu produk yang diunggulkan.

Selain itu Wahdi juga akan membangun infrastruktur untuk para petani, yang nantinya bisa meningkatkan produksi pertanian. Menurutnya masih banyak petani yang membutuhkan jalan memadai untuk membawa hasil produksi pertaniannya.

“Ini akan menjadi perhatian yang menjadi program dari 9 program misi WaRu kedepan,”ucapnya dalam debat publik.

Di bidang kesehatan, calon independen pasangan Wahdi-Qomaru akan menggratiskan BPJS kelas III. Dan meningkatkan sumber daya manusia serta membangun infrastruktur yang berkelanjutan. Wahdi juga menginginkan Kota Metro memiliki fakultas kedokteran.

Dikatakannya, membangun adalah menjadi kewajibannya bersama masyarakat. Wahdi menjawab pertanyaan dari narasumber yakni: TVRI Lampung dengan inovatif. Dikatakannya banyak hal yang akan dilakukan jika ia nantinya terpilih menjadi Walikota Metro. Terkait sumber daya manusia (SDM) Wahdi akan mengemasnya agar bisa mempunyai Daya Saing Global.

“Saya akan berbuat untuk masyarakat. Ada 9 program unggulan yang akan dilakukan WaRu, jika terpilih nanti,”tuturnya. (Mery).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemkab Pesibar Menggelar Rakor Untuk Antisipasi Lonjakan Kunjungan Wisatawan  Menjelang Cuti Dan Libur Panjang

Redaksi LT

Published

on

Pemkab Pesibar Menggelar Rakor Untuk Antisipasi Lonjakan Kunjungan Wisatawan  Menjelang Cuti Dan Libur Panjang

Pesisir Barat : Menjelang akan dilakukan cuti dan libur panjang bertepatan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Rabu 28 Oktober – 01 November 2020 mendatang. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar Rapat Koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid -19), pada Senin (26/10/2020).
Rapat Koordinasi ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Jabatan sementara (Pjs) Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra dan melibatkan instansi terkait, yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Diskominfo dan unsur Forkopimda.

Pada rapat tersebut, Achmad Chrisna Putra meminta kesiapan dari instansi terkait dalam menghadapi libur panjang cuti bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

” Mengingat Pesisir Barat merupakan daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, untuk itu saya menekankan kepada seluruh instansi yang terkait agar supaya menempatkan personilnya di titik lokasi wisata yang kemungkinan akan mengalami lonjakan pengunjung wisata, “ tegas Pjs. Bupati.

Pjs. Bupati juga meminta Forkopimda dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol- PP) untuk menempatkan personil pengamanan di lokasi wisata.

” Untuk Dinas pariwisata saya meminta agar menyiapkan sarana cuci tangan dan membuat himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan “, ujar Achmad Chrisna.

” Dinas kesehatan membuat posko kesehatan, Dinas Perhubungan saya minta untuk mengatur parkir dan menarik retribusi “. Sedangkan untuk Dinas Kominfo supaya membuat banner informasi batad – batas atau jarak untuk para pengunga di tempat wisata terutama di Pantai Labuhan Jukung serta Banner himbauan dilarang Mandi Laut, ” tegas Achmad Chrisna.

Continue Reading

Trending