Connect with us

Apa Kabar Lampung

Komisi IV DPRD Lamsel Soroti Penambahan Anggaran

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday – Komisi IV DPRD Lampung Selatan (Lamsel), menyoroti adanya penambahan anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Seperti halnya yang terjadi pada penambahan anggaran RS Bob Bazar, dianggaran perubahan yang signifikan perubahannya hampir 60% dari anggaran awal.
Hal tersebut tertuang dalam Rekomendasi laporan hasil pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2020 yang dibahas tingkat komisi sejak tanggal 15-16 September 2020. yang selanjutnya disampaikan dan dibahas dalam pembahasan tingkat Banggar.
Diketahui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lamsel, menggelar Rapat Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) APBD Perubahan tahun 2020.
Rapat pembahasan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tentang Rencana Kerja Anggaran (RKA) APBD Perubahan tahun 2020 yang dipimpin oleh Wakil ketua II DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Golkar, Agus Sutanto beserta anggota tim Banggar di laksanakan di Aula Rumah Dinas ketua DPRD setempat, Kamis (17/09/20)
Menurut ketua komisi IV DPRD Lamsel, dari Fraksi Golkar, Ahmad Muslim. Penambahan anggaran diperubahan itu baiknya tidak lebih dari 50% dari anggaran awal.
“Selain itu mekanisme management pelayanan dokter yang ada di Rumah Sakit Bob Bazar sebaiknya di tata agar lebih disiplin terutama kedatangannya agar tepat waktu sehingga tidak berbenturan dengan pelayanan di poly dan pelayanan visit yang menyebabkan antrian jumlah pasien rawat jalan dan terjadi penumpukan pasien, apalagi saat ini masih masa pandemi Covid-19” ujar politisi dari Golkar itu.
Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Lamsel, dari Fraksi PKS, Andi Supriyanto mengusulkan agar Dinas Pendidikan memperhatikan adanya penambahan anggaran untuk meubeleir didalam RKA perubahan, Dinas Pendidikan sebaiknya dialihkan untuk program kegiatan yang lebih bermanfaat dimasa Pandemi saat ini.
“Mengingat situasi serta keadaan saat ini yang belum memungkinkan untuk dilakukan Kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka, sehingga kegiatan pengadaan meubeleir tersebut akan mubazir karena tidak terpakai dalam kegiatan belajar mengajar” bebernya.
“Jika memang ingin melakukan kegiatan pembangunan gedung kantor baiknya melakukan rehap di sekolah – sekolah yang memang keadaannya memprihatinkan” kata dia.
Komisi IV DPRD Lamsel, dalam pembahasan tingkat komisi juga merekomendasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamsel, tidak hanya memperhatikan Pembangunan hunian tetab bagi korban Tsunami dalam pembangunannya saja.
“Baiknya memikirkan sarana dan prasarana pendukung yang akan digunakan oleh masyarakat seperti air bersih dan sarana prasarana pendukung lainnya
“Tujuannya agar masyarakat dapat merasa nyaman di tempat tinggal yang baru dan dapat dengan cepat dalam pemulihan trauma pasca Tsunami” jelasnya.
Selain itu BPBD Lamsel, dalam menganggarkan anggaran, sebaiknya bukan hanya dalam upaya pencegahan namun pasca bencana serta pemulihan pasca bencana.
“Mohon agar dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran apa yang menjadi usulan-usulan hasil pembahasan tingkat komisi IV ini.” pungkas politisi dari Golkar itu. (eko)

Apa Kabar Lampung

Tak Lama Lagi Warga Mesuji Punya Masjid Agung Iconik

Redaksi LT

Published

on

Mesuji : Bupati Mesuji Sally TH lakukun pemasangan tiang pancang pertama secara simbolis tanda dimulainya pembangunan Masjid Agung Wisata religi di Desa Wira Bangun kecamatan Simpng Pematang Mesuji.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Mesuji didampingi Wakil Bupati, Sekertaris Daerah, Ketua DPRD Mesuji,Dandim 0426 Tulang Bawang dan undangan penting lainnya.

Dalam sambutanya Bupati Mesuji Saply TH menyampaikan pembangunan masjid agung bernuansa relygi ini menggunakan dana APBD perubahan th 2020 dan apbd 2021 sebesar 73,449,918,000 M2 .dalam pengerjaan menggunakan metode multi years.

Alhamdulilah hari ini saya bersama pejabat daerah yg ada di mesuji telah melakukan pancang secara simbolis bertanda dimulainya pembangunan ini telah resmi di mulai.kita pemerintah daerah memiliki tiga harapan dalam pembangunan masjid agung bernuansa religi ini yaitu satu simbol ke Islamian di bumi yang berjuluk “Ragap Begawe Caram” dimana kedua dapat memiliki arti keislamian yg majemuk,dan ketiga dapat menjadi pendongkrak penghasilan daerah kab Mesuji. (Pardi/Red)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Usai Dilantik Lantunan Sholawat Warnai Nanang-Pandu Kembali ke Markas Perjuangan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW iringi langkah Bupati dan Wakil Bupati Nanang Ermanto – Pandu Kesuma Dewangsa menuju kediaman markas perjuangan di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang, usai dilantik Gubernur Lampung, Jum’at (26/02/2021).
Sejumlah pendukung dan simpatisan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid 19, menyambut kedatangan bupati terpilih periode 2021-2026 hasil pilkada serentak tahun 2021 yang didampingi istri Winarni Nanang Ermanto dan Nuri Maulida Pandu.

Sambutan perdananya sebagai bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto didamping wakilnya Pandu Kesuma Dewangsa mengatakan bahwa perjuangan politik selama masa Pilkada 2020 telah mencapai puncaknya. Yakni sebuah kemenangan akhir Nanang dan Pandu.
“Kita tidak akan sampai di kemenangan ini jika tidak ada dukungan dari rakyat Lampung Selatan. Untuk itu, hari yang baik ini adalah kemenangan kita semua,” katanya diwarnai rasa haru.
Dirinya menambahkan, perlu sebuah persatuan dari seluruh masyarakat Lamsel dalam rangka mewujudkan niat membangun Kabupaten Lamsel.
“Kuncinya adalah satu, dimana kita bisa mewujudkan pembangunan Lampung Selatan lebih maju. Yaitu dengan gotong royong,” pungkasnya. (Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Dilantik Gubernur, Nanang-Pandu Pimpin Lampung Selatan Periode 2021-2026

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi secara resmi melantik pasangan H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan periode 2021-2026.
Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III Kantor Gubernur Lampung, pada Jumat (26/02/2021). Prosesi pelantikan dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai tugas kedinasan di masa pandemi Covid-19.
Diketahui Kementerian Dalam Negeri sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran bahwa pelantikan bupati dan wakil bupati di seluruh daerah dilakukan secara virtual.
Namun Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi telah mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk dapat melakukan pelantikan secara tatap muka.
“Sebenarnya bapak ibu dilantik secara virtual. Tapi dengan sangat hormat saya meyakinkan Menteri Dalam Negeri untuk dapat melantik secara langsung,” ujar Arinal saat menyampaikan arahannya.

Menurut Arinal, pelantikan secara virtual akan menjadi beban psikologis bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan dilantik.
“Kalau virtual tidak nyata. Tapi kalau saya melantik secara langsung, mereka (kepala daerah) tahu dan mengerti jika saya melantik atas nama Presiden. Dengan syarat jangan sampai berkerumun dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Dalam arahannya Arinal juga mengatakan, bahwa dengan telah dilaksanakannya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, maka telah usailah seluruh rangkaian demokrasi yang syarat dengan dinamika, idealisme dan harapan pada saat Pilkada yang lalu.
“Tinggalkan cerita menang kalah. Hari ini saya punya tujuh Bupati/Wali Kota dengan pakaian putih bersih. Saya berharap jiwanya juga akan putih. Tunjukan kerja dan prestasi bersama-sama bisa membangun masa depan Provinsi Lampung sesuai yang kita harapkan,” imbuhnya.
Selain itu, pada kesempatan itu, secara khusus Arinal juga berpesan, agar kepala daerah yang baru dilantik untuk bersungguh-sungguh dalam mengatasi persoalan Covid-19 di wilayahnya masing masing.
Diketahui, selain pasangan Nanang-Pandu, secara bersamaan Gubernur Lampung juga melantik enam kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 desember 2020.
Mereka yakni, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Way Kanan Raden Adipati Surya-Ali Rahman, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis-S. Marzuki.
Lalu, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lampung Timur Dawam Rahardjo-Azwar Hadi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Metro Wahdi-Qomaru Zaman.
Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lampung Tengah Musa Ahmad-Ardito Wijaya, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Bandar Lampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah. Sedangkan hasil pilkada Kabupaten Pesisir Barat masih proses sengketa.
Pelantikan kepala daerah tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.18-365 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-252 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Lampung yang ditetapkan di Jakarta tanggal 24 Februari 2021. (Kmf/Eko)

Continue Reading

Trending