Connect with us

Apa Kabar Lampung

Gubernur Arinal Sampaikan Raperda Pengendalian Covid-19 dan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

Redaksi LT

Published

on

Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunidi menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung dalam Rangka Pembicaraan Tingkat I Penyampaian dua Raperda Provinsi Lampung di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (2/11/2020).

Dua raperda itu, tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan/Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

Penyampaian raperda ini merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung sesuai amanat ketentuan Pasal 236 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah uncto Pasal 56 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Raperda ini dinilai sangat prioritas bagi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Seperti pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 dan untuk mewujudkan pesantren sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah yang berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat di Provinsi Lampung.

“Dengan telah diagendakannya pembahasan Raperda oleh Dewan Yang Terhormat, maka dapatlah dipahami bahwa pembahasan sebuah Raperda merupakan salah satu tahapan implementasi terhadap dan fungsi kita selaku penyelenggara dalam rangka meningkatkan fungsi pelaksanaan tugas pemerintahan daerah, pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pelaksanaan pembangunan di daerah,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur Arinal, dasar pemikiran dan pertimbangan perlu disusunnya Raperda ini antara lain: Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Lampung.

Selain itu, untuk menindaklanjuti ketentuan berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2742/BAK tanggal 21 September 2020 hal Pelaporan Data Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditujukan kepada Gubernur di Seluruh Indonesia, agar Pemerintah Daerah dapat meningkatkan Peraturan Kepala Daerah terkait dengan peningkatan Displin dan Hukum Penegakan Protokol Kesehatan Disease 2019 (COVID-19) menjadi Peraturan Daerah.“Sedangkan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, yang menjadi dasar pemikiran dan pertimbangan antara lain tentang Pesantren, pemerintah kewenangannya dapat memfasilitasi pondok pesantren,” kata Gubernur.

Fasilitasi penyelenggaran pesantren tersebut, lanjut Gubernur, untuk pengembangan pesantren di daerah Lampung yang mengalami banyak kendala dalam hal sumber dana terbatas, tenaga pendidik dan kependidikan belum mencapai standar kompetensi, sarana dan prasarana pondok pesantren yang belum memadai serta membantu optimalisasi dalam pengembangan kurikulum.

“Demikian penyampaian dan penjelasan singkat yang dapat kami sampaikan berkenaan dengan kedua Raperda yang kami ajukan kepada Dewan Yang Terhormat. Semoga dengan penjelasan yang singkat tersebut, Dewan Yang Terhormat dapat memperoleh gambaran yang jelas, baik mengenai dasar pemikiran, maksud dan tujuan yang ingin dicapai, sehingga diharapkan dapat lebih memperlancar dalam pelaksanaan proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tersebut,” ujar Gubernur.

Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, didampingi dua Wakil Ketua Ririn Kuswantari dan Raden Ismail dan anggota Dewan serta para kepala OPD. (W9-jam)

Apa Kabar Lampung

Pemkab Lamsel Dan BPD Tandatangani PKS

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) Cabang Kalianda, Jumat (9/4/2021).
Penandatanganan PKS itu dilakukan antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bank Lampung terkait pengelolaan keuangan kas daerah Pemkab Lampung Selatan, dengan masa waktu 1 tahun.
Kemudian PKS antara BPPRD dan Bank Lampung terkait dengan penunjukan PT. Bank Lampung Cabang Kalianda sebagai bank operasional tempat pembayaran pajak dan retribusi daerah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dengan masa waktu 2 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan itu, turut disaksikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, S.Sos, MM, dan sejumalah pejabat utama setempat.
Nampak hadir pula Kepala PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda, Mala Tisno, beserta jajaran.
Supriyanto mengatakan, penandatanganan PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai proses kegiatan yang telah dilaksanakan sejak bulan Desember 2020.
“PKS ini tindak lanjut dari proses rangkaian yang kita lalui sejak Desember dan Januari. Karena kerjasama ini, didalamnya juga memuat beberapa poin-poin yang perlu kita sepakati dan telah disepakati,” ujarnya.
Supriyanto berharap, kedepan akan terjalin kembali PKS lainnya antara Pemkab Lampung Selatan dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung Cabang Kalianda. (Eko/kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Bersama Nanang Ermanto Keliling Kebun Edukasi, Rektor ITERA : Kami Siap Bantu Kembangkan

Avatar

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima kunjungan silaturahmi Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc, P.hD di Rumah Dinas, Jumat (09/04/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Nanang didampingi Sekda Thamrin, Staf Ahli Bidang Keuangan Akar Wibowo, Kadis Pariwisata Rini Ariasih, Plt Staf Ekobang Muhadi dan Plt Kadis Kesehatan Eka Riantinawati.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai di gazebo halaman samping rumdin tersebut, Rektor ITERA banyak menyampaikan usulan kepada Bupati Lamsel, diantaranya perlu penambahan gedung baru sarana olahraga, beasiswa dan keberlangsungan luring di kampus yang bakal mencetak ahli-ahli di bidang teknologi tersebut. Terkait gedung baru, Rektor ITERA akan membuat gedung tersebut sebagai Icon Lamsel.
Usai berbincang sekitar 1 jam lamanya, rombongan Rektor ITERA diajak berkeliling dan memanen buah semangka di Kebun Edukasi.
“Kami bagian daripada Kabupaten Lampung Selatan, Kampus ITERA adalah milik Lampung Selatan pada hari ini kami bersilaturahim bagaimana dan apa yang bisa kami kerjakan, apa yang ada di kita itu akan kami berikan dengan ikhlas untuk perkembangan Lampung Selatan,” ujar Profesor Ofyar, pakar tranportasi sipil jebolan University Of Birmingham tersebut.
Untuk perkembangan Kebun Edukasi, Profesor Ofyar akan siap membantu mewujudkan keinginan Bupati Lamsel dengan segenap SDM yang dimiliki Kampus Teknologi diluar Pulau Jawa tersebut.
“Banyak sekali Prodi-Prodi dikami itu bisa dimanfaatkan demi kemajuan Lampung Selatan. Banyak hal yang bisa kami lakukan disini, kita banyak mahasiswa, kita banyak dosen yang membutuhkan lapangan, kami akan terjunkan mahasiswa praktek disini khususnya dibidang kebun, kan ada teori dan ada praktek. Yang penting adalah saling menguntungkan,” pungkas Profesor Ofyar. (Eko/Kmf)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Jelang Ramadhan, Bupati Lampura ‘Muncul’ di Pasar Sentral

Alex BW

Published

on

By

Lampung Utara : Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, menyambangi pasar tradisional yang berada di Pasar Sentral, Jalan Soekarno-Hatta, Kotabumi, Jum’at (9/4/2021)).

Pasca dilantik sebagai Bupati Lampung Utara sisa masa jabatan 2019-2024, inilah kunjungan pertama kali Budi Utomo di Pasar Sentral. Ia tampak didampingi Sekretris Daerah Lampung Utara, Lekok dan unsur Forkopimda.

Kedatangan orang nomor satu di Lampung Utara beserta rombongan ini untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan serta mengantisipasi melonjaknya harga sembako di Kabupaten Lampung Utara saat akan memasuki bulan puasa.

Di pasar Sentral tersebut, Budi memantau harga kebutuhan pokok seperti beras, daging sapi, dan sayuran. Tidak ada lonjakan harga yang signifikan, semua kebutuhan pokok tersedia dan dipastikan aman untuk menghadapi bulan suci Ramadhan.

” Alhamdulillah semua stok sembako cukup tersedia di Lampung Utara, namun harga relatif, sesuai dengan harga pasar nanti,” Katanya.

Budi terlihat sesekali berinteraksi dengan pedagang terkait kondisi bahan pangan maupun komoditas lainnya. Dimana, ada sejumlah jenis bahan pangan mengalami kenaikan harga karena bertambahnya permintaan dan stok yang terbatas. Seperti harga daging sapi hari ini tercatat kisaran Rp 130 ribu perkilogram.

Ia lalu meminta kepada Perangkat Daerah terkait memastikan stok daging sapi dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

” Apabila kebutuhan pasar meningkat tetapi ketersediaan terbatas, maka harga akan naik. Tapi ada beberapa kebutuhan pokok yang ketersediaannya cukup sampai Idul Fitri nanti,” Ucap Budi Utomo.

(Diskominfo Lampura)

Continue Reading

Trending