Connect with us

Advetorial

Gubernur Lampung Lantik Budi Utomo Sebagai Bupati Lampung Utara

Published

on

Badnar Lampung : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik Budi Utomo sebagai Bupati Lampung Utara sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Acara yang dihadiri Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan anggota Forkopimda Provinsi Lampung digelar di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (03/11/2020).

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal mendorong semangat Kabupaten Lampung Utara untuk bangkit di bawah kepemimpinan Budi Utomo.

“Kabupaten Lampung Utara harus optimistis untuk terus mampu menjadi lebih baik,” ujar Gubernur.

Seperti diketahui, Budi Utomo sebelumnya merupakan Wakil Bupati Lampung Utara. Pelantikan ini diawali penyematan tanda jabatan dilanjutkan pembacaan naskah pelantikan.

Arinal meminta kepada Bupati Lampung Utara yang baru dilantik, agar melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan dapat menjalankan wewenang dengan baik.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bupati Lampung Utara yang baru saja dilantik, semoga dapat menjalankan wewenang dengan baik dan dapat menyelesaikannya dengan penuh tanggung jawab. Jujur dalam tindakan dan Ikhlas dalam pengabdian,” katanya.

Arinal menjelaskan dunia saat ini masih menghadapi bencana wabah Covid-19. Untuk itu, Arinal meminta kepada Bupati/Walikota untuk melakukan percepatan penyusunan semua dokumen yang diperlukan untuk merealisasikan APBDes, termasuk penyaluran dan pencairan dana Desa tahap berikutnya.

Dengan pengutamaan penggunaan Dana Desa untuk dapat digunakan untuk bantuan langsung tunai kepada penduduk miskin di desa dan kegiatan penanganan pandemi Covid-19.

“Dengan memperhatikan keselarasan pada program sejenis seperti bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan lain-lain, sehingga tidak terjadi duplikasi penerima manfaat,” ujarnya.

Arinal juga mendorong untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak Tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Termasuk menjaga dan menciptakan hubungan dan iklim yang kondusif antar tatanan Fokorpimda dan seluruh lapisan masyarakat sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten/Kota dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Arinal mengajak Bupati/Walikota untuk ikut mensosialisasikan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Tidak henti-hentinya saya tegaskan bahwa harus dipatuhi dan ditaati seluruh penyelenggara Pilkada, Pasangan Calon Kepala Daerah dan elemen masyarakat untuk memperhatikan dan mentaati Protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Selanjutnya, Gubernur Arinal meminta kepada Bupati/Walikota beserta jajarannya, agar melakukan pendataan yang baik dan benar terhadap penduduk rentan sakit, seperti orang tua, balita, serta orang yang memiliki penyakit tetap dan penyakit kronis lainnya.

“Dan mendata keluarga yang berhak mendapatkan manfaat atas berbagai kebijakan terkait jaring pengamanan sosial dari pemerintah pusat dan daerah. Baik yang telah maupun yang belum menerima akibat dampak Covid-19 agar tidak terjadi penumpukan pemberian bantuan, yang akibatnya melanggar keadilan dan peraturan,” katanya.

Terkait Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020, Arinal meminta untuk menyampaikan laporan permasalahan dan perkembangan persiapan pelaksanaan Pilkada kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur setiap hari.

Arinal juga meminta kepada Kepala Daerah beserta jajarannya untuk menjaga netralitas ASN.
“Dengan tidak mempengaruhi atau memaksa ASN dan menjadikan ASN sebagai alat untuk mempengaruhi masyarakat untuk memilih salah satu calon,” ujarnya.

Dengan dihadiri secara terbatas, pelantikan ini tetap melaksanakan protokol kesehatan serta dapat disaksikan secara virtual melalui akun youtube milik Pemerintah Provinsi Lampung. ( ADV/Alex).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advetorial

Sekda Mesuji Lepas Jemaah Haji Ke Tanah Suci Mekah

Published

on

Mesuji : Pemerintah yang Daerah Kabupaten Mesuji laksanakan pelepasan calon jama’ah haji kabupaten Mesuji tahun 1443 H / 2022 M, di Masjid Agung Al Muhajirin Desa Simpang Pematang, Mesuji 18 Juni 2022.

Acara di hadiri oleh penjabat Bupati Mesuji di wakili oleh sekda kabupaten Mesuji, ketua DPRD kabupaten Mesuji, Kapolres Mesuji, Dandim 0426 Tulang Bawang, kepala Kemenag kabupaten Mesuji, Pejabat perangkat daerah kabupaten Mesuji, camat se-kabupaten mesuji, anggota DPRD kabupaten Mesuji, ketua MUI kabupaten Mesuji, kepala desa yang sempat hadir.

Kepala Kemenag Kabupaten Mesuji Drs. H.Karwito, M.M. melaporkan jumlah calon jama’ah haji yang akan berangkat yaitu laki laki 26 orang, perempuan 24 orang. Umur tertua 64 tahun 10 bulan dan umur termuda 21 tahun 7 bulan.

Pada kesempatan ini, Penjabat Bupati Mesuji yang diwakili oleh sekdakab Mesuji Syamsudin,S.Sos. menyampaikan pesan agar tetap mengunakan dan mentaati protokol kesehatan serta senantiasa menjaga nama baik kabupaten Mesuji. Semoga diberikan kemudahan Kelancaran dari keberangkatan hingga kembali ke kabupaten Mesuji senantiasa memelihara kekompakan dan kebersamaan.

Di sampaikan juga bahwa rombongan Jamaah Haji ini akan didampingi seorang petugas Tim Pendamping Haji Indonesia dari Kementerian Agama, oleh sebab itu saya minta kepada Tim Pendamping untuk dapat mengiringi dan memandu Jemaah Calon Haji, dan kepada para Jemaah calon Haji untuk senantiasa Disiplin mengatur waktu dan mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pendamping.

Saya titip kepada jama’ah calon haji, kiranya selain berdoa untuk diri dan keluarganya, juga berkenan untuk berdoa demi Kabupaten Mesuji agar kabupaten yang kita cintai ini senantiasa mendapatkan ridho dari Allah SWT agar semakin maju dan sejahtera serta terbebas dari segala bencana, karena saya yakin doa dari para jemaah haji sangat mustajabah. Ucapnya.

untuk Tim Pendamping Haji dari kabupaten Mesuji saya mengharapkan agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga kehadiran Saudara di tengah-tengah jemaah calon haji akan dirasakan sangat berarti, khususnya untuk kelancaran pelayanan yang diberikan kepada jemaah calon haji, mulai dari tanah air, selama dalam perjalanan, hingga kembali lagi di Kabupaten Mesuji. Tegas sekdakab

Atas Nama Saya pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mesuji Dan Mewakili Penjabat Bupati Mesuji Bapak Drs Sulfakar MM Kami mengucapkan selamat jalan dan selamat menunaikan Ibadah Haji, seraya memohon ridho Allah SWT Dan Dengan mengucap “Bismillahirrohmirrohim”, Jama’ah Calon Haji Kabupaten Mesuji Tahun 1443 H / 2022, secara resmi saya nyatakan dilepas. (ADV/Agus)

Continue Reading

Advetorial

Alhamdulillah, Dengan Dana Desa Jalan Kampung Bumi Harapan di Bangun

Published

on

MESUJI : Dengan kesepakatan bersama Atau melalui musyawarah Kampung, Pemerintah Desa Melakukan Kegiatan pembangunan jalan. Yang terletak di RK 02 RT 02 Kampung Bumi Harapan Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji Senin 24/05/2022.

Pembangunan jalan tersebut di anggarkan dari Dana Desa, Dengan volume = 200x3x0.10 Dengan Nilai Anggaran = Rp 48.946.500. Dengan pembangunan jalan tersebut menjadi trobosan awal dari Bapak Barkah selaku Kepala Kampung yang Baru menjabat.

Saya senang mas dengan pembangunan jalan ini yang dulu nya agak susah untuk di lewati, Sekarang jadi mudah untuk di lewati. Semoga aja pemerintah Kampung kami selalu semangat untuk membangun dan memberi trobosan trobasan baru untuk kampung, agar tidak kalah atau ketinggalan dari Kampung Kampung yang lain. Ujar salah satu warga RK 02 RT 02.

Dengan terleasasinya jalan Subasse ini, mudah mudahan semua Masyarakat senang dan merasakan manfa’at dari pembangunan jalan tersebut khusus nya masyarakat Kampung Bumi Harapan. Saya akan terus berbenah dan membangun untuk kesejahteraan masyarakat kampung saya. Tegas Bapak Barkah.

Saya selaku Kades Bumi Harapan mewakili masyarakat berterimakasih Kepada Pemerintah, Yang telah menurunkan bantuan melalui Dana Desa (DD). Guna untuk membangun dan kesejahteraan masyarakat, Semoga tidak hanya Dana Desa saja yang kami terima. Masih banyak yang kami butuhkan selain dari Dana Desa. Tutup Kades Barkah.
(ADV Agus s)

Continue Reading

Advetorial

Lantik 3 Pj. Bupati, Zaidirina Jabat Pj. Bupati Tulangbawang Barat

Published

on

Tulangbawang Barat : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Melantik mengambil Sumpah Jabatan tiga Penjabat (Pj) Bupati untuk Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tulang Bawang Barat (Tubaba), di Balai Keratun, Komplek Perkantoran Gubernur Lampung, Minggu (22/5/2022).

Pada kegiatan tersebut Gubernur melantik Sulpakar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung sebagai Pj Bupati Mesuji, kemudian Adi Erlansyah Kepala Bapenda Provinsi Lampung sebagai Pj Bupati Pringsewu, dan Zaidirina Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung sebagai Pj bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Adapun pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 131.18-1228 Tahun 2022, Kemudian Nomor : 131.18-1229 Tahun 2022 dan Nomor 131.18-1230 Tahun 2022, Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Pringsewu, Penjabat Bupati Mesuji, dan Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung.

Menurut Gubernur, kegiatan hari ini merupakan pemenuhan atas ketentuan
peraturan perundang-undangan dalam hal
pengisian kekosongan jabatan Kepala Daerah
dan Wakil Kepala Daerah Mesuji, Tulang Bawang
Barat dan Pringsewu, yang habis masa
jabatannya pada tanggal 22 Mei 2022.

Sementara, tahapan penyelenggaraan Pemilihan
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang
habis masa jabatannya pada Tahun 2022, 2023
dan 2024, akan dilaksanakan bersamaan dengan
Tahapan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil
Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.

Selain melantik dan mengambil sumpah jabatan, pada kegiatan tersebut juga dilakukan serah terima jabatan dari Bupati yang telah habis masa jabatannya kepada Pj Bupati.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Sujadi Saddat dan Wakilnya Fauzi, kemudian Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad dan Wakilnya Fauzi Hasan, dan Bupati Mesuji Saply TH dan Wakilnya Haryati Cendralela yang telah selesai masa jabatannya.

“Atas pengabdian yang telah Saudara-saudara berikan selama ini di masing-masing
daerah. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kemajuan
daerah Kabupaten Mesuji, Kabupaten
Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Pringsewu
yang telah dicapai hingga saat ini, merupakan
hasil kerja keras, buah pemikiran, cipta, rasa dan
karsa yang telah Saudara-Saudara curahkan, oleh karenanya atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan Terimakasih dan Penghargaan yang setinggi-tingginya,” ucap Gubernur.

Selanjutnya kepada para pejabat struktural Pemerintah Provinsi Lampung yang baru saja dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Penjabat Bupati, Gubernur ingatkan bahwa
Jabatan ini bersifat sementara.

Oleh karenanya Gubernur meminta untuk segera menyesuaikan
diri, menetapkan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menjaga
harmonisasi daerah, menjaga kondusifitas
kehidupan bermasyarakat, mempercepat
pemenuhan pelayanan publik, serta
merealisasikan pembangunan
daerah yang telah ditetapkan sebelumnya dalam
Rencana Strategis maupun Rencana Kerja
Daerah, demi terwujudnya Masyarakat
Lampung Berjaya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan bahwa Penjabat Kepala Daerah, memiliki peran,
fungsi dan kewenangan sebagaimana telah
diatur dalam ketentuan peraturan perundang- undangan.

Berdasarkan Peraturan
Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang
Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah
Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan,
Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, maka
Penjabat Kepala Daerah dilarang untuk :

1. Melakukan mutasi pegawai;
2. Membatalkan perijinan yang telah
dikeluarkan oleh pejabat sebelumnya
dan/atau mengeluarkan perijinan yang
bertentangan dengan yang dikeluarkan oleh
pejabat sebelumnya;
3. Membuat kebijakan tentang pemekaran
daerah yang bertentangan dengan kebijakan
pejabat sebelumnya; dan
4. Membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.

Selain hal tersebut, menurut Gubernur terdapat sejumlah tugas penting dan strategis untuk segera ditangani dan dilaksanakan Penjabat Bupati yaitu Menyelenggarakan pemerintahan daerah di Kabupaten dan Memfasilitasi Tahapan Pemilukada di wilayahnya masing-masing.

“Selanjutnya beberapa pokok yang perlu
saya sampaikan kepada Penjabat Bupati yang
baru dilantik dalam kesempatan yaitu,” lanjutnya

“Menyelenggarakan Pemerintahan Daerah
di kabupaten masing-masing sesuai
ketentuan Perundang-Undangan yang
berlaku, kemudian Menjaga dan menciptakan hubungan dan iklim yang kondusif antar tatanan
Forkopimda, Parpol dan seluruh lapisan
masyarakat sehingga penyelenggaraan
pemerintahan, pembangunan dan
kemasyarakatan di Kabupaten dapat
berjalan lancar, aman dan tertib.
dan yang terakhir Menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati,” papar Gubernur.

Kemudian, selain itu Gubernur juga meminta kepada segenap jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, DPRD Kabupaten, perangkat daerah, tokoh masyarakat, maupun unsur-unsur lintas sektoral lainnya yang ada di Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulangbawang Barat dan Kabupaten Pringsewu, untuk senantiasa mendukung
Penjabat Bupati yang baru saja dilantik dalam
melaksanakan pembangunan dan mengelola
pemerintahan di masing-masing daerah.

Kemudian terkait Kebijakan perpanjangan atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau yang lebih sering disingkat dengan PPKM, yang untuk sementara akan berakhir pada tanggal 23 Mei 2022 dengan mempertimbangkan kondisi faktual tingkat paparan Covid-19 dan pencapaian vaksinasi bagi masyarakat, Gubernur meminta untuk tetap menjaga pola hidup sehat.

“Di masa transisi ini, Saya menghimbau
kepada segenap institusi serta warga masyarakat Provinsi Lampung sampai di pedesaan, untuk tetap antisipatif serta menjaga kebiasaan pola hidup bersih dan sehat dalam segala aktifitas kesehariannya,” pungkasnya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung). (ADV/Jonsi)

Continue Reading

Trending