Connect with us

Apa Kabar Lampung

Ini Pengakuan Terdakwa Korupsi Dana BOK Lampura

Alex BW

Published

on

Lampung Utara : Maya Metissa, mantan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara yang terjerat kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Biaya Operasional Kesehatan (BOK) di Dinas Kesehatan Lampung Utara tahun anggaran 2017-2018, menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjung Karang, Senin (9/11/2020), dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa, dilakukan secara virtual. Sidang di pimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Siti Insirah, SH.,MH, didampingi hakim lainnya, Zaini dan Gustina. Hadir juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gatra Yudha, Kuasa Hukum terdakwa, Joni Anwar. Sedangkan, terdakwa Maya Metissa mengenakan rompi tahanan mengikuti sidang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B, Kotabumi, Lampung Utara.

Menurut pengakuan terdakwa, dirinya tidak sendiri mendapatkan potongan dana sebesar 10 persen yang berasal dari anggaran dana BOK tahun 2017-2018 .

” Saya hanya terima sebesar empat persen, uang yang saya terima dari potongan 4 persen tersebut, dibawah 500 juta. Empat persen lainnya mengalir kepada Yustian Adhenata, selaku Kepala Bidang Perbendaharaan BPKA Lampung Utara. Sedangkan sisanya dua persen mengalir kepada Ketua Pengelola BOK Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, Daning Pujiarti,” aku Maya.

” Uang bagian saya itu saya simpan, dan saya pergunakan untuk sejumlah kegiatan ataupun pengadaan, yang sifatnya Non Budgeting. Karena pada saat itu di Dinkes Lampura banyak sekali kegiatan yang sifatnya Non Budgeting,” imbuhnya.

” Kapan dan bagaimana proses penyerahan potongan dana BOK sebesar empat persen yang telah mengalir kepada Yustian Adhenata?,” tanya Hakim Anggota, Zaini, kepada terdakwa Maya Metissa.

Terdakwa menjelaskan, penyerahan dilakukan pada saat akhir tahun, tepatnya menjelang lebaran Idhul Fitri, karena telah dikejar deadline, pada sore menjelang maghrib.

” Saat itu, bendahara keuangan Dinas Kesehatan Lampung Utara mendatangi rumahnya. Maksud kedatangannya, ingin memberi tahu bahwa uang tersebut akan diserahkan kepada Yustian Adhenata pade sore itu juga. Dengan alasan uang tersebut telah ditunggu Yustian Adhenata,” terangnya.

Namun untuk 2 persen lainnya, terdakwa Maya Metissa hanya mendengar secara lisan dari bendahara keuangan Dinas Kesehatan Lampung Utara.

” Seluruh pemotongan dan bagian-bagian itu, bendahara Keuangan yang mengatur dan membagikannya. Secara teknis memang benar, bendahara keuangan tidak ada bagian dalam pembagian maupun pemotongan itu, namun dia menerima sejumlah bagian dari hasil 4 persen dana potongan yang saya dapatkan,” ucapnya.

” Apa resiko dan dampaknya, jika uang tersebut tidak diserahkan kepada Yustian Adhenata. Dan apakah status dirinya (Maya Metissa) merupakan bawahan dari Yustian Adhenata,” tanya Zaini lagi.

” Uang itu hanya untuk memperlancar proses pencairan saja, tidak ada pengaruh lainnya, dan saya juga bukan bawahan Yustian,” jawab Maya.

Dalam sidang kali ini, Maya menyesali semua perbuatannya yang telah merugikan keuangan negara hingga mencapai 2,1 miliar lebih.

” Saya menyesali semua perbuatan itu. Seandainya ada kerugian negara yang di timbulkan, insya allah saya siap untuk mengembalikannya. Karena apapun bentuknya,saya harus bertanggungjawab atas apa yang telah saya lakukan,” sesalnya.

Diakhir sidang, Ketua majelis Hakim Pengadilan Tipidkor Tanjungkarang, Siti Insirah, mengatakan, Sidang perkara Korupsi dengan terdakwa Maya Metissa akan kembali di lanjutkan, Senin pekan depan (16/11/2020).

” Sidang dilanjutkan pada senin pekan depan, dengan agenda mengkonfrontir keterangan saksi dan terdakwa,” ujarnya.

Apa Kabar Lampung

Jika Terpilih, Hari Pertama Pemerintahan WaRu Realisasikan 5 Program Untuk Masyarakat

Zuli Ardiansyah

Published

on

WWW.LAMPUNGTODAY.COM

METRO — Pasangan calon Walikota Metro nomor urut 1 Wahdi-Qomaru akan menyiapkan anggaran hingga miliaran yang diperuntukkan untuk masyarakat jika terpilih nantinya. Hal tersebut diperuntukkan menunjang kinerja 100 hari setelah dilantik menjadi Walikota dan wakil Walikota Metro.

Diantaranya, Wahdi-Qomaru akan memberikan santunan rumah yatim piatu masing-masing senilai Rp.10 juta. Ia juga akan memberikan bantuan sosial kepada 1500 Lansia yang ada di Kota Metro. Bantuan akan diberikan masing-masing senilai Rp. 500 ribu.

Selain itu bagi pasangan yang ingin menikah akan di gratiskan yang diperuntukkan 1000 pasangan pengantin. Data di Kementrian Agama biaya nikah menghabiskan Rp. 500 ribu.

Dan Wahdi-Qomaru juga akan mendukung aktivitas ibadah masyarakat dengan membantu insentif masing-masing seluruh rumah ibadah seluruh agama, baik muslim, Kristen dan Katolik, Pure, maupun Wihara. Untuk rumah ibadah diperkirakan akan mencapai 250 tempat. Itu akan diberikan masing-masing senilai Rp. 1 juta.

Begitu juga santunan kematian nantinya akan dikucurkan senilai Rp. 2 juta untuk ahlul musibah di keluarga yang ditinggalkan. Nantinya uang tersebut akan diberikan senilai Rp. 1 juta untuk Yasinan dan Rp. 1 juta untuk pengurusan penguburan. Wahdi-Qomaru akan menyiapkan dana senilai Rp. 1 milyar untuk santunan kematian ini. Hal itu diproyeksikan tercatat data statistik dalam perharinya mencapai 4—5 orang.

Program 100 hari kerja Wahdi-Qomaru akan direalisasikan sehari paskah pelantikannya menjadi Walikota Metro. “Program 100 hari kerja ini akan dilakukan setelah sehari paskah pelantikan,”ucap Edo Tim sukses Wahdi-Qomaru di TMII, Jumat (4/12/20).

Dikatakannya, Wahdi juga kedepannya telah memprogramkan biaya berobat gratis untuk masyarakat melalui BPJS kelas III gratis. (Mery).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Fauzi Hasan Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul-Huda

Redaksi LT

Published

on

Tubaba:Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Fauzi Hasan SE. MM. melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul-Huda Tiyuh Cahyou Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Jum’at (04/12/2020).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Kecamatan Pagar Dewa, Eriko Fernando SE. MM. , beserta jajaran nya , Para Apratur Tiyuh Cahyou Randu, Para Donatur , Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutan, Wakil Bupati Fauzi Hasan, mengapresiasi serta mendukung pembangunan masjid tersebut.

“membangun rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama.Untuk itu saya mengajak Segenap Masyarakat Tiyuh Cahyou Randu untuk ikut berpartisipasi mensukseskan pembangunan Masjid Nurul-Huda ini”.kata nya

Wakil Bupati juga berharap,setelah di bangun nya rumah ibadah tersebut, dapat dirawat agar bisa menjadi Tempat Rest area bagi para pengguna jalan Tol .

” Saya Harap Kepalo Tiyuh Bisa menghimbau Warganya agar lebih mendukung pembangunan Masjid Nurul-Huda , dengan cara menarik sumbangan semampu nya kepada para masayarakat di tiyuh ini,mengingat masjid ini adalah tempat mencari bekal kita di akhirat.Apalagi tiyuh Cahyou Randu ini Tempat Keluar Masuk Kendaraan dari Tol”ujar nya

Di tempat yang sama. Muhamad Syaifudin selaku donatur utama Pembangunan Masjid Nurul-huda , menyampaikan. Pembangunan Masjid Nurul-Huda akan di sesuaikan dengan Keinginan para panitia,namun masjid tersebut akan di tambah 4 kubah sehingga menjadi 5 kubah sesuai simbol Rukun Islam dan siap menyelesaikan nya pada 4 desember 2021 .

“Saya dan adek saya beserta Pt. Bintang Lima Menggala memulai tanggal 4 desember 2020 ini dan pada tanggal 4 desember tahun depan akan menyelelesaikan nya, untuk itu kami mohon minta doa dan dukungan nya agar kami selalu sehat serta selalu dan murah rezeki”.tutup nya. (jns putra)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Tubaba Sosialisasi Permendagri No 72 Tahun 2020

Redaksi LT

Published

on

Tulangbawang Barat : Fasilitasi dan Dukungan Tim Pemantauan Persiapan Pilkades Serentak Tahun 2020 dan Sosialisasi Permendagri No 72 Tahun 2020.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Ponco Nugroho, Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Muhadi, SIP, MIP, Asisten I Bidang Pemerintahan Agus Subagyo, Forkopimda, Camat dan Kepala Satker di Lingkup Pemkab Tulang Bawang Barat, di Ruang Rapat Bupati. Panaragan, Jum’at (04/12).

Dalam sambutan. Asisten I Bidang Pemerintahan Agus Subagyo,mengatakan Sebagai wujud pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah melaksanakan tahapan pemilihan kepalo tiyuh serentak gelombang I tahun 2015 dan Gelombang ke II Tahun 2018, serta Gelombang ke III pada Tahun 2020 ini .

“Pemilihan Kepalo Tiyuh Serentak Tahun 2020 tersebar di 3 Kecamatan yang bejumlah 5 Tiyuh dengan rincian sebagai berikut “kata nya

Kec. Tulang Bawang Tengah :Tiyuh Panaragan, Tiyuh Penumangan Baru, Tiyuh Mulya Kencana.

Kec. Tulang Bawang Udik : Tiyuh Gunung Katun Tanjungan

Kec. Gunung Agung : Tiyuh Bangun Jaya

Berdasarkan Keputusan Bupati Tulang Bawang Barat Nomor B/302 /I.01/HK/TUBABA/2019 tanggal 20 Desember 2019 tentang Penetapan Jadwal dan Tahapan Pemilihan Kepalo Tiyuh Secara Serentak Tahun 2020 meliputi :

Pembentukan Panitia Pelaksana Pemilihan Kepalo Tiyuh di 5 Tiyuh dalam wilayah 3 Kecamatan Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tanggal 07 s/d 16 Januari 2020.

Pengumuman dan Pendaftaran Calon Kepalo Tiyuh yang meliputi :

Tahap I dilaksanakan pada tanggal 8 s/d 16 Februari 2020 dengan jumlah calon yang memenuhi persyaratan sebanyak 25 orang Calon dan 1 Bakal Calon dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Tahap II dilaksanakan pada tanggal 02 s/d 04 Maret 2020 bagi Bagi Tiyuh yang pendaftar lebih dari 5 (lima) orang dilakukan seleksi tambahan yaitu Tiyuh Mulya Kencana dengan Bakal Calon 8 Orang dan Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Bakal Calon 6 Orang.

Tahap III dan Tahap IV tidak dilaksanakan karena pada proses Tahap 1 dan Tahap II telah memenuhi ketentuan yaitu bakal calon telah lebih dari 2 orang.

Dari tahapan pengumuman dan pendaftaran tersebut, sebanyak 19 orang Calon dinyatakan memenuhi syarat Berdasarkan Keputusan Bupati Tulang Bawang Barat Nomor B/104/I.01/HK/TUBABA/2020 tanggal 10 Maret 2020 tentang Hasil Verifikasi Berkas dan Penetapan Hasil Seleksi Tambahan Bakal Calon Kepalo Tiyuh Pemilihan Kepalo Tiyuh Secara Serentak Tahun 2020 dengan rincian sebagai berikut :

Tiyuh Panaragan bakal Calon yang mendaftar sebanyak 3 Orang dan seluruhnya memenuhi syarat.

Tiyuh Penumangan Baru bakal Calon yang mendaftar sebanyak 4 Orang dan seluruhnya memenuhi syarat.

Tiyuh Mulya Kencana bakal Calon yang mendaftar sebanyak 8 Orang dan 3 orang gugur dalam seleksi tambahan.

Tiyuh Gunung Katun Tanjungan bakal Calon yang mendaftar sebanyak 6 Orang dan 1 orang gugur dalam seleksi tambahan.

Tiyuh Bangun Jaya bakal Calon yang mendaftar sebanyak 4 Orang dan 1 orang tidak memenuhi syarat administrasi.

Selanjutnya berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri R.I Nomor: 141/2577/SJ tanggal 24 Maret 2020 perihal Saran Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dalam rangka menghambat penyebaran wabah Coronavirus Disease (covid 19). Maka Panitia Pemilihan Kepalo Tiyuh Tingkat Kabupaten Tulang Bawang Barat menunda tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepalo Tiyuh, diantaranya tahapan yang ditunda sebagai berikut :

Penetapan Nomor Urut Calon Kepalo Tiyuh.

Pendaftaran dan pemutakhiran Data Pemilih, Pendaftaran Mata Pilih Tambahan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang direncanakan 18 Maret s/d 25 April 2020.

Pelaksanaan kampanye yang direncanakan pada 13 s/d 15 Mei 2020.

Masa tenang yang direncanakan tanggal16 s/d 18 Mei 2020.

Pemungutan Suara & Rekapitulasi Perolehan Suara pada tanggal 19 Mei 2020.

Pelantikan Kepalo Tiyuh Terpilih yang direncanakan tanggal 17 Juni 2020 s/d 16 Juli 2020.

Sebelum terbitnya Surat Menteri Dalam Negeri R.I Nomor: 141/4528/SJ tanggal 10 Agustus 2020 hal Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW)

Pemkab Tubaba telah bersurat kepada Kemendagri melalui Dirjen Bina Pemerintahan Desa yaitu Surat Bupati Tulang Bawang Barat Nomor: 100/232/I.01/TUBABA/2020 tanggal 4 Agustus 2020 hal Permohonan Saran Terkait Pemilihan Kepala Desa/Tiyuh serentak di Kab. Tubaba Lampung .

Telah DIJAWAB oleh Kemendagri dengan Surat Sekretaris Direktur Jenderal Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri R.I Nomor: 141/3861/BPD tanggal 1 September 2020 hal Penjelasan Terkait Penundaan Pilkades Serentak , pada angka 5 huruf (b) dengan penjelasan sbb:

Tahapan persiapan dan tahapan pencalonan kepala desa dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Protokol Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Selanjutnya tahapan kegiatan yang melibatkan orang banyak seperti kampanye dan pemungutan suara dilaksanakan setelah selesai penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak tanggal 9 Desember 2020.

Sebagai pedoman Panitia Pemilihan Kepalo Tiyuh maka telah diterbitkan Keputusan Bupati Tulang Bawang Barat Nomor: B/207/I.01/HK/TUBABA/2020 tanggal 17 September 2020 tentang Penetapan Perubahan Jadwal dan Tahapan Pemilihan Kepalo Tiyuh Serentak di Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2020.

Adapun jadwal dan tahapan lanjutan sebagai berikut :

Penetapan Nomor Urut Calon Kepalo Tiyuh pada tanggal 13 Oktober 2020.

Pendaftaran dan pemutakhiran Data Pemilih dilaksanakan pada 15 Oktober s/d 13 November 2020, dilanjutkan dengan Pengumuman Daftar Pemilih Sementara pada tanggal 14 s/d 16 November 2020, Pendaftaran Mata Pilih Tambahan pada tanggal 17 /d 19 November 2020 dan pengesahan daftar pemilih tetap (DPT) tanggal 20 s/d 22 November 2020.

Pencetakan Surat Undangan pada tanggal 23 s/d 30 November 2020, dilanjutkan penyampaian surat undangan kepada pemilih tanggal 01 s/d 08 Desember 2020

Pelaksanaan kampanye akan dilaksanakan pada 10 s/d 12 Desember 2020.

Masa tenang pada tanggal 13 s/d 15 Desember 2020.

Pemungutan Suara & Rekapitulasi Perolehan Suara pada tanggal 16 Desember 2020.

Pelantikan Kepalo Tiyuh Terpilih dijadwalkan tanggal 11 s/d 30 Januari 2021.(Jhonsi Putra)

Continue Reading

Trending