Connect with us

Bandar Lampung

Plt Kadis Kominfotik Buka Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XXII PWI Provinsi Lampung

Redaksi LT

Published

on

– Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP), Alma Rostow, membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung dengan tema “Wartawan Berkompeten, Pers dan Pemerintah Daerah Bersinergi Membangun Lampung”, bertempat di Kantor PWI Bandar Lampung, Jumat (26/03).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Pusat Oktaf Riady dan Jajaran Pengurus PWI Provinsi Lampung.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kabid PKP, Plt Kadis Kominfotik mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Lampung, sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme, wawasan dan etika wartawan, sehingga dalam melaksanakan tugas jurnalistik selalu memegang teguh Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Sebagaimana diketahui, menjadi wartawan merupakan hak asasi seluruh warga negara, kendati demikian bukan berarti setiap warga negara bisa melakukan pekerjaan kewartawanan. Ada ketentuan yang perlu dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan profesi kewartawanan itu. Sehingga dalam melaksanakan tugasnya, wartawan harus memiliki standar kompetensi yang memadai dan disepakati oleh masyarakat pers terutama Dewan Pers. Standar kompetensi itu menjadi alat ukur profesionalitas wartawan.

Standar kompetensi tersebut diantaranya meliputi kemampuan untuk memahami etika dan hukum pers, konsepsi berita, penyusunan dan penyuntingan berita, serta bahasa jurnalistik. Hal ini juga menyangkut kemahiran melakukan kemampuan yang bersifat teknis. Disinilah dapat diketahui tentang profesionalitas Wartawan dalam membuat berita.

“Maka, dalam menjawab tantangan tersebut perlu dilakukan uji kompetensi wartawan sebagai salah satu upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia khususnya dalam pengenalan dunia pers yang begitu berkembang dengan kecepatan yang luar biasa,” ujar Alma Rostow.

Pelaksanaan uji kompetensi wartawan ini tentunya akan membawa kemajuan terhadap “Dunia Jurnalistik” di Provinsi Lampung, khususnya dalam membina para insan pers agar semakin bertanggung jawab sebagai jurnalis serta dapat bersikap profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Di alam demokrasi dan era globalisasi sekarang ini, arus informasi semakin membuka peluang bagi setiap individu dalam mengakses informasi secara penuh. Derasnya arus informasi yang dibawa media massa baik cetak maupun elektronik, pada gilirannya berpengaruh besar terhadap pergeseran sistem nilai dalam kehidupan berbagai tatanan kehidupan, bermasyarakat, berbangsa, berpemerintahan dan bernegara.

Pesatnya kemajuan teknologi dan informasi di satu sisi merupakan tantangan. Di sisi lain merupakan peluang bagi insan pers di daerah Lampung untuk berkarya, lebih produktif, dan kreatif dalam menghasilkan produk informasi yang berkualitas sebagai upaya untuk mencerdaskan masyarakat.

Menyikapi pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, para wartawan dituntut untuk terus menerus meningkatkan keterampilan, kemahiran dan profesionalisme sebagai landasan berkarya bagi seluruh insan pers.

“Oleh karena itu, dengan mengikuti uji kompetensi ini diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh wawasan, pengetahuan dan kompetensi dalam menjalankan tugasnya sehingga mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung beserta Stakeholder terkait lainnya dan masyarakat,” ungkap Alma.

“Selamat mengikuti uji kompetensi ini dengan baik. Semoga pengetahuan, wawasan dan keterampilan yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam melaksanakan tugas saudara-saudara. Mari kita bersama-sama bersinergi membangun Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya,” lanjut Alma menutup sambutan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Bandar Lampung

Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Anggota DPRD Lampung

Redaksi LT

Published

on

Lampung Tengah – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Dapil 7 Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T. mengadakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. (12/04/2021).

Dalam kesempatan ini, Ni Ketut menghadirkan Dharma Setyawan, MA, Dosen IAIN Metro sekaligus penggerak wisata di Kota Metro, yang saat ini juga diamanahi sebagai pembina GenPi Provinsi Lampung.

130 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat antusias menerima penjelasan terkait dengan ideologi pancasila. Lebih khususnya terkait intisari pancasila yang disebut juga ekasila.

Dharma sebagai narasumber menyampaikan soal Pancasila dalam sebuah ekasila yang diterapkannya dalam membangun Wisata Dam Raman dan Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) di Kota Metro.

Dharma menyebut jika diperas, Pancasila intinya adalah ekasila, yaitu kegotong royongan. Dharma memberikan contoh gerakan-gerakan yang selama ini sudah dilakukannya, bisa berhasil karena gotong royong.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Ketua Dekranasda Lampung Bangkitkan Tenun Asal Tanggamus jadi Icon Lampung Craft 2021

Redaksi LT

Published

on

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, sangat berdampak pada ekonomi global. Tak terkecuali pelaku ekonomi lokal termasuk industri kerajinan.

Oleh karena itu, pada kegiatan Lampung Craft 2021 yang akan digelar Maret nanti, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Lampung Hj. Riana Sari Arinal, SH, mendorong kerajinan Lampung tetap bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu langkah yang dilakukan Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal dengan mengangkat Tenun Lampung asal Kabupaten Tanggamus sebagai Icon dalam event Lampung Craft 2021.

Dijadikannya Tenun Lampung asal Tanggamus menjadi icon Lampung Craft, karena Kabupaten Tanggamus sevagai tuan rumah dalam event Lampung Craft 2021. Selain itu, lanjut Riana Sari, pihaknya terus mendorong agar kerajinan di Lampung tetap bangkit termasuk Tenun Lampung meski dalam situasi pandemi Covid-19. Terlebih Tenun Lampung saat ini langka sehingga melalui event Lampung Craft Tenun Lampung akan bangkit dan lebih berkembang.

Pengrajin Tenun Lampung Hedri Dunan, beberapa hari lalu sudah mempresentasikan berbagai motif dan keunggulan Tenun Lampung hasil produksinya di depan Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal, Wakil Ketua Dekranasda Maminyani Fahrizal Darminto dan Sekretaris Rusdiana Adi Erlansyah, di Galeri Dekranasda.

Hendri Dunan menceritakan, Tenun Lampung yang dikerjakan sekarang merupakan satu-satunya di Lampung. Karena untuk mewujudkan kerajinan ini harus melibatkan tenaga cukup banyak. Satu alat tenun harus didukung 4-5 orang dengan membutuhkan waktu dua bulan untuk menjadi satu lembar kain Tenun Lampung.

Hendri Dunan mendirikan usahanya ini sejak tahun 2017. Tekad besar untuk mempertahankan usahanya di kampung Sailing Sumberejo Tanggamus Menjadi desa wisata tenun. Sehingga dengan berbagai cara dilakukan agar Tenun Lampung tetap bertahan.

Lebih lanjut Hendri menceritakan, dulu Lampung ada budaya tenun. Tapi sekarang punah. Karena itulah ia tetap bertahan menggeluti usaha ini untuk mempertahankan Tenun Lampung. Salah satu langkah yang dilakukan mempertahankan SDM yang ada.

Dengan cara memperkerjakan pengrajin lokal untuk merajut kembali motif-motif etnik Lampung. Mereka yang kebanyakan dari masyarakat di kampunya.

Hendri Dunan bertekad untuk berkreasi demi menjaga niat luhur, melestarikan, dan mengembangkan motif dan budaya khas masyarakat Lampung.

“Kami berharap eksistensi yang kami jaga dapat menggugah kesadaran masyarakat, khususnya Provinsi Lampung untuk dapat turut andil melestarikan budaya yang tak ternilai harganya ini,” kata Hendri Dunan Founder Tenun Lampung ini.

Meski banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, Hendri Dunan terus bertekad
untuk semakin melambungkan motif-motif Tenun Lampung di kancah nasional.

Usaha Tenun Lampung yang Hedri Dunan tekuni sejak tahun 2017, sekarang sudah memberdayakan 30 Penenun dan
pengrajin kain tapis, Memiliki Galeri, dan selalu menjadi pusat perhatian dalam kegiatan pameran, baik tingkat kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.

Sesuai dengan visinya, Hendri mengharapkan usahanya ini bisa mengintegrasikan potensi wisata Tanggamus, khususnya Kecamatan Sumberejo dan Sekitarnya.

Bisa membangun lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Menciptakan atmosfer wisata edukasi kerajinan yang berdampingan dengan Agro Wisata dan Wisata alam lainnya. Dan tentunya menjaga dan melestarikan serta mengembangkan motif khas Lampung.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Nunik Ketua Kwarda Lampung dan pengurus Kwarda Lampung Periode 2020-2025

Redaksi LT

Published

on

Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi selaku Kamabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung melantik Hj. Chusnunia Chalim sebagai Ketua Kwarda Lampung dan pengurus Kwarda Lampung periode 2020-2025, di Lt.3 Balai Keratun komplek kantor Gubernur, Rabu (10/2/2021).

Sebelumnya, Gubernur Arinal Djunaidi dilantik oleh Sekjen Kwarnas Mayjend TNI (pur) Bachtiar sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung.

Pelantikan ada tiga tahap, pertama Ka Mabida dan Mabida harian. Pelantikan tahap kedua pengurus Kwarda Lampung dan Pengurus Lembaga Keuangan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi selalu Kamabida. Pelantikan tahap ketiga Pengurus Dewan Kerja Daerah oleh Ketua Kwarda Lampung Chusnunia.

Continue Reading

Trending