Connect with us

Apa Kabar Lampung

Awas!!! Pengembalian Temuan BPK Tinggal Menghitung Hari

Published

on

Lampung Utara : Menghitung hari! Ya… Batas waktu pengembalian keuangan daerah di Lampung Utara yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2020 tinggal menghitung hari saja. Hingga kini, tercatat ada tiga instansi yang masih ‘mbalelo’ menyelesaikan pengembalian tersebut.

Sekretaris Inspektorat Lampung Utara, Herty Lenie, ketika ditemui diruang kerjanya, mengungkapkan, proses pengembalian keuangan daerah di tahun 2020 yang menjadi temuan BPK hingga kini belum selesai.

‎” Masih ada tiga instansi yang belum menyelesaikannya hingga saat ini. Tapi, poses tindak lanjut dari temuan BPK masih terus kita lakukan,” Ucapnya, Kamis (1/7/2021).

Ketiga instansi yang hingga kini belum menyelesaikan temuan BPK itu adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan, dan Sekrtariat DPRD Lampung Utara.

” Kami berharap, besok sudah selesai semua (temuan BPK),” Imbuh Herty .

‎Saat disinggung soal langkah Inspektorat, jika temuan BPK tidak diselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan? Hertiy mengatakan, jika memang hingga batas waktu pengembalian masih belum diselesaikan juga, maka pihaknya akan meminta arahan lebih lanjut pada BPK terkait langkah apa yang akan dilakukan.

” Kami lapor ke BPK soal itu (tidak diselesaikannya temuan). Karena, peranan Inspektorat dalam temuan BPK ini hanya sebatas mengkoordinir atau menyampaikan, serta memposes sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) saja,” Tukasnya.

Diketahui, temuan BPK atas kelebihan pembayaran dalam belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di Lampung Utara kembali terjadi di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020.

Nilai temuan ini pun terbilang cukup fantastis hingga mencapai miliaran rupiah dan terindikasi kuat temuan ini bukan maladministrasi atau kesalahan administrasi. Fakta ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dengan nomor 27B/LHP/XVIIIMBLP/05/2021 pada tanggal 2 Mei 2021.

Atas temuan tersebut, BPK merekomendasikan Bupati Lampung Utara agar memerintahkan Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, dan sejumlah kepala OPD terkait untuk melakukan berbagai langkah.

Langkah yang harus diambil itu di antaranya menyusun anggaran perjalanan dinas secara rinci sesuai dengan kebutuhan riil, memperbaiki mekanisme pembayaran belanja perjalanan dinas, serta memproses dan menyetorkan kelebihan pembayaran tersebut ke kas daerah.‎

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Wagub Nunik Resmi Buka Lampung Begawi 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

Published

on

—- Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, membuka acara Lampung Begawi 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), di Lapangan Enggal, Jumat (19/8/22).

Mengawali sambutannya, Wakil Gubernur Lampung mengungkapkan bahwa saat ini, pertumbuhan ekonomi Lampung secara nasional merupakan salah satu yang masuk dalam jajaran terbaik.

“Semua karena peran dan kerja keras semua pihak dan stakeholder, terutama kerja keras Gubernur dan para Kepala Daerah Kabupaten/Kota serta tentunya berkat kerja keras masyarakat, bahu membahu gotong royong agar perekonomian di Lampung ini, pertumbuhannya dapat tetap terjaga dengan baik,” kata Wagub Chusnunia.

Terkait inflasi, Wagub berharap seluruh pihak dapat bekerjasama agar angka inflasi di Provinsi Lampung dapat terkendali dan ditekan seminimal mungkin supaya pertumbuhan ekonomi Lampung dapat tetap terjaga dan semakin baik lagi.

“Saya harap, bangkit lebih kuat pulih lebih cepat, bukan hanya jargon tapi betul-betul terimplementasi di Provinsi Lampung. Alhamdulillah, memang nyata adanya, di Lampung ini dari aspek kesehatan, Covid-nya dapat tertangani dengan baik, ekonominya juga tertangani dengan baik,” ucap Wagub Chusnunia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiyono, menyebutkan bahwa kegiatan Lampung Begawi 2022 yang akan berlangsung selama tiga hari ini merupakan momentum untuk mengangkat berbagai kiprah, karya serta kerja, khususnya bagi pelaku usaha menengah dan kecil (UMKM).

Budiyono menjelaskan Lampung Begawi 2022 diisi berbagai kegiatan, diantaranya lomba antar pelajar, donor darah bekerjasama dengan PMI Provinsi Lampung, sarasehan dengan pondok pesantren, talkshow dan fashion show.

Budiyono selanjutnya mengungkapkan, Bank Indonesia ingin mendorong agar potensi investasi di Lampung bisa diangkat dan ditawarkan kepada investor dengan mengundang beberapa calon investor untuk mengikuti paparan beberapa proyek investasi yang potensial di Lampung.

Budiyono kemudian menjelaskan bahwa angka inflasi di Lampung masih tergolong baik, karena untuk ukuran sumatera dan nasional masih tergolong rendah. Selain itu, guna menjaga angka inflasi, Budiyono mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan serta.

“Kita mengajak seluruh masyarakat, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk nantinya bisa bersama-sama memenuhi kebutuhan seperti cabai dan lain-lain dari tanaman sendiri, disamping tentu nantinya bisa ditanam di areal yang bisa dikembangkan dengan baik berkolaborasi dengan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Provinsi Lampung serta seluruh Kabupaten/Kota,” kata Budiyono.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Chusnunia juga melakukan Penyerahan bibit cabai kepada perwakilan 6 KWT dan 1 Kelompok Tani, Penyerahan Sertifikasi Halal kepada 3 UMKM, serta menyaksikan Penandatanganan akad kredit kepada 3 UMKM.

Di penghujung acara, masyarakat yang memadati Lapangan Enggal dihibur oleh penampilan Wali Band. Suasana bertambah meriah ketika Wagub Chusnunia berduet dengan Wali Band menyanyikan lagu berjudul “Cari Jodoh”.

Hadir dalam acara, Anggota Komisi XI DPR RI H. A. Junaidi Auly dan Ella Siti Nuryamah, Anggota DPD RI Abdul Hakim, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Bidang 3 Doddy Budi Waluyo, Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung Jauharoh Haddad, Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto, Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Pemprov Lampung Gelar Penilaian Lomba Pondok Pesantren Tahun 2022

Published

on

– Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Ria Andari, mewakili Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, membuka acara sosialisasi Penilaian Lomba Pondok Pesantren Provinsi Lampung Tahun 2022, bertempat di Gedung Pusiban, Senin (29/08/2022).

Hadir dalam Acara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kepala Bagian Kesra Kota dan Kabupaten se Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, dan Perwakilan Pondok Pesantren Kabupaten/Kota.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Kepala Biro Kesra, dijelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan ditahun kedua yang terselenggara dalam rangka memajukan pesantren, kegiatan ini dilakukan oleh Pemprov Lampung guna merealisasikan janji kerja Gubernur bersama Wakil Gubernur yaitu ‘Lampung Mengaji’

Untuk saat ini bagian pendidikan yang diminati oleh masyarakat luas salah satunya adalah pondok pesantren, khususnya yang beragama Islam maka mereka akan ada 60% memilih pondok pesantren, sisa nya memilih pendidikan umum.

Tanggung jawab sebagai pemimpin pondok pesantren diantaranya memperhatikan fasilitas yang ada di pondok pesantren, kesehatan juga lingkungan nya harus terawat. Hal tersebut menjadi poin penting dalam penilaian lomba kali ini. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019, Undang-Undang tentang Pesantren mengatur mengenai penyelenggaraan fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Harapan dari pak Gubernur sendiri ialah bagaimana pondok pesantren menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pola perilaku, pola hidup bersih dan sehat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Pondok Pesantren itu tersendiri.

Ke depan pondok pesantren bisa dinilai dari segi pembelajaran yang berkualitas, dari segi kesehatannya yang bagus, serta membuat nyaman bagi para santri yang tinggal di pondok tersebut.

Ria Andari, juga menyampaikan pesan Gubernur Lampung untuk melakukan kerja sama antar pondok pesantren dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota guna mensukseskan lomba yang akan diselenggarakan.

“Saya menekankan bukan lomba yang menjadi utama, tapi esensi setelah lombanya mulai dari persiapan hingga pelaksanaan hingga akhir dari masing-masing pondok pesantren dan menjadikan atau menerapkan PHBS itu lah yang menjadi poin penting,” tambah Karo Kesra.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

Gubernur Arinal Djunaidi Dampingi KSAU Saksikan Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I

Published

on

Gubernur Arinal Djunaidi mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyaksikan Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I, Hardha Marutha I dan Gwa Wijaya, di Mako Lanud P. M. Bun Yamin, Senin (29/8/22).

Setelah sebelumnya menyambut kedatangan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Lanud P. M. Bun Yamin, Gubernur Arinal Djunaidi bersama KASAU dan rombongan menuju Air Weapon Range (AWR) Astra Ksetra untuk menyaksikan sejumlah rangkaian kegiatan latihan operasi udara.

Rangkaian latihan operasi udara tersebut meliputi 7 operasi udara yang terdiri atas Operasi intelijen, operasi udara serangan strategis, operasi udara perlawanan, operasi mobilitas udara, operasi udara khusus, operasi informasi dan operasi teritorial.

Kemudian Gubernur bersama KASAU bertolak menuju Baseops Lanud P. M. Bun Yamin guna menyaksikan lanjutan rangkaian operasi udara dan manuver prajurit pasukan gerak cepat diantaranya operasi mobilitas udara, operasi perebutan dan pengoperasian pangkalan udara serta operasi perlindungan kekuatan udara.

Ditemui awak media seusai latihan, Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) I Marsda TNI Tedi Rizalihadi menyatakan bahwa Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I, Hardha Marutha I dan Gwa Wijaya T.A 2022 berlangsung aman dan sukses.

Marsda Tedi selanjutnya menjelaskan, kegiatan latihan ini dilaksanakan secara rutin dengan area lokasi latihan yang berpindah-pindah di wilayah Komando Operasi Udara (Koopsud) I mulai dari Lanud Sabang sampai Kalimantan Tengah.

Adapun personil yang diterjunkan dalam latihan udara ini sebanyak 555 personil dengan melibatkan berbagai macam alutsista, seperti 8 Pesawat F-16, 2 Heli Super Puma, 1 Pesawat EC 725 Caracal, dan lain sebagainya.

Continue Reading

Trending