Connect with us

Apa Kabar Lampung

Gubernur Arinal Launching Penyerahan Bantuan Sosial Sembako Tunai Kepada Keluarga Penerima Manfaat

Published

on

Gubernur Arinal Djunaidi melakukan Launching penyerahan Bantuan Sosial Sembako Tunai ke keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial Tunai se Provinsi Lampung secara simbolis, bertempat di kantor PT. Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Bandar Lampung, Senin (21/02/2022).

Bantuan ini merupakan bantuan yang berasal dari Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Sosial RI yang disalurkan oleh kantor Pos.

Menurut Risdayati, Eksekutif General Manager PT. Pos Indonesia KCU Bandar Lampung, bantuan berasal dari Kementerian Sosial RI yang disalurkan melalui Kantor Pos di seluruh wilayah Indonesia, termasuk yang diserahkan pada hari ini di Provinsi Lampung.

Untuk di Provinsi Lampung pada tahap awal tercatat sebanyak 297.525 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan untuk 3 bulan, yaitu Januari, Februari dan Maret 2022.Sedangkan untuk Nasional telah ditargetkan sebanyak 18.8 Juta KPM.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar 200 ribu rupiah per bulan per KPM yang diperuntukan untuk dibelanjakan bahan kebutuhan pokok oleh KPM, sesuai kebutuhan masing – masing.

Dalam proses penyalurannya, masyarakat penerima cukup membawa KTP asli dan KK asli dan dicocokan dengan data daftar nominatif yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Gubernur Arinal dalam kesempatan tersebut menyerahkan secara simbolis bantuan sosial sembako tunai kepada salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai tanda dimulainya penyaluran bantuan di Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal berpesan kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah untuk membeli sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan tidak untuk kebutuhan lain yang tidak perlu.

“Pemerintah memberikan bantuan dalam bentuk uang, jangan digunakan keinginan yang bukan sembako, tolong benar – benar ini”, ucap Gubernur.

Pada kesempatan itu Gubernur meninjau langsung pelaksanaan penyaluran bantuan yang dilakukan oleh kantor Pos KCU Bandar Lampung dan melakukan pelepasan petugas Pos, pengantar bantuan kepada masyarakat dengan menggunakan sepeda motor yang akan mengantar langsung bantuan hingga ke tangan penerima bantuan yang tidak dapat mengambil langsung di Kantor Pos

Hadir pada kegiatan launching, Deputi GM PT. Pos Indonesia KCU Bandar Lampung Ady Chandra, Ketua Bappeda Provinsi Lampung, Kadis Sosial Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, Kadis Koperasi & UKM Provinsi Lampung, Kadisdukcapil Provinsi Lampung, Kasat Pol PP. Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Apa Kabar Lampung

Munculnya Varian Baru, BINDA Lampung Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Terutama Vaksin Booster

Published

on

By

Lampung Utara : Badan Intelejen Daerah (Binda) Lampung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara terus melancarkan Vaksinasi Covid 19 baik dosis Dosis 1, 2 dan Booster.

Sasaran kali ini vaksinasi tetap mengutamakan booster (Dosis 3) disamping juga mengejar capaian Dosis 1, 2 dan anak-anak serta remaja.

Menurut Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Lampung Harseno S.IK, MM, mengatakan, organisasinya terus gencar melakukan vaksinasi serentak dengan menyasar semua kategori usia masyarakat, meliputi remaja, dewasa dan lansia. Sementara, saat ini telah muncul varian baru yakni Omicron BA.4 dan BA.5. Makanya Binda Lampung berupaya mencegah penyebaran varian baru tersebut.

“ Sesuai arahan Presiden Joko Widodo meminta BIN melanjutkan percepatan vaksinasi dengan target seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan vaksinasi dengan target 40 juta dosis di seluruh Indonesia, termasuk Binda Lampung dengan 1.440.000 dosis hingga akhir tahun 2022,” katanya, Senin (8/8/2022).

Kabinda Lampung menjelaskan, bahwa saat ini sudah muncul varian baru dari Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia, sedangkan di Provinsi Lampung masih belum ditemukan. Meskipun para ahli kesehatan menerangkan jika varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya.

Binda Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya. Hal ini mendorong Binda Lampung untuk menggencarkan vaksinasi terutama pada vaksin ketiga (Booster) yang capaian masih rendah di Provinsi Lampung.

“ Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker saat berada di luar terbuka yang tidak ramai, tetapi vaksinasi terus kita lakukan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat, dan Alhamdulillah untuk Provinsi Lampung sudah mencapai target dari Presiden yaitu vaksin kedua sebesar 72,59 persen, sedangkan vaksin ketiga masih 13,16 persen. Kita harus kejar capaian vaksinasi ketiga, sehingga proses transisi pandemi ke endemi dapat berjalan sesuai dengan harapan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa kehidupan semakin mendekati normal saat ini,” ujarnya.

Harseno meminta kepada masyarakat untuk betul-betul sadar bahwa vaksinasi hingga dosis ketiga sangatlah penting. Mengingat sebagai penguatan kekebalan imunitas masyarakat serta tetap menerapkan protokol kesehatan. Setidaknya dengan memakai masker dan mencuci tangan.

” Dengan kegiatan ini masyarakat sangat antusias dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Bapak Kepala BIN, Bapak Kabinda Lampung, Bapak Gubernur Lampung Arinal Djunaedi, dan Bapak Bupati Lampung Utara karena sudah menggelar program vaksin booster secara gratis,” pungkasnya.

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

DKP Lampung Selatan Sosialisasi Keamanan Pangan PSAT

Published

on

Lampung Selatan, Lampungtoday : Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan menggelar sosialisasi sertifikat mutu dan keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT).
Kegiatan berlangsung di aula DKP Lampung Selatan, Kamis (28/07/2022) melibatkan sejumlah kelompok seperti, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani (Poktan), Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) se Kecamatan Kalianda.
Kepala DKP Lampung Selatan Ir. Yansen Mulia menjelaskan, sosialisasi tersebut selain bertujuan memberikan wawasan. Juga bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya keamanan PSAT.
“Apa itu PSAT, Pangan Segar Asal Tumbuhan adalah pangan asal tumbuhan yang dapat dikonsumsi langsung atau yang dapat menjadi bahan baku pangan olahan setelah mengalami pengolahan. Minimal meliputi pencucian, pengupasan, pendinginan, pembekuan, pemotongan, pengeringan, penggaraman, pencampuran, penggilingan, pencelupan, dan proses lain tanpa penambahan bahan tambahan pangan lainnya,” jelas Yansen.
Dengan demikian, kata Yansen pemerintah berkewajiban memperhatikan serta menjamin keamanan dan mutu pangan. Dengan kata lain, konsumen atau masyarakat mendapat jaminan makanan sehat dan bergizi.
“Salah satunya kegiatan sosialisasi tersebut. Bagi peserta, diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, turut serta membantu pemerintah,” kata Yansen.
“Pemkab Lamsel juga berharap kedepannya, di Lampung Selatan bisa memiliki gerai-gerai menyediakan PSAT yang bermutu dan aman konsumsi,” harapnya.
Lebih jauh, Yansen Mulia mengatakan, setelah peserta memahami materi yang diberikan tentang PSAT. Kedepannya atau seterusnya, dapat mensosialisasikan kepada para pelaku usaha PSAT.
“Sehingga dapat meningkatkan jaminan kualitas kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi PSAT dan dapat meningkatkan perekonomian pelaku usaha PSAT,” pungkasnya.

Sebagai informasi, apa itu PSAT?
Pangan Segar Asal Tumbuhan atau disingkat PSAT adalah pangan asal tumbuhan yang dapat dikonsumsi langsung atau yang dapat menjadi bahan baku pangan olahan setelah mengalami pengolahan. Minimal meliputi pencucian, pengupasan, pendinginan, pembekuan, pemotongan, pengeringan, penggaraman, pencampuran, penggilingan, pencelupan, dan proses lain tanpa penambahan bahan tambahan pangan lainnya, nah adapun pengecualian pelapisan dengan bahan penolong lain yang diijinkan untuk memperpanjang masa simpan loh sobat,
Setelah itu dalam psat pun terdapat Keamanan PSAT dimana Keamanan PSAT adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah PSAT dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.
Dimana untuk istilah PSAT itu sendiri mempunyai banyak arti dimana Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan yang selanjutnya disebut Mutu PSAT adalah nilai yang ditentukan atas dasar kriteria keamanan dan kandungan gizi pangan. Juga Otoritas Kompeten Keamanan Pangan yang selanjutnya disingkat OKKP adalah unit kerja Pemerintah dan Pemerintah Daerah tingkat provinsi/kabupaten/kota nah jadi pada udah pahamkan apa arti dari psat itu sendiri.
Sebagaimana contohnya Sayuran dan buah-buahan sebagai produk yang sering dikonsumsi langsung oleh masyarakat, sehingga untuk menjamin keamanan dan mutu PSAT yang beredar harus dilakukan pengawasan mulai dari tahapan produksi, panen, pasca panen, proses distribusi sampai kepada konsumen yang dalam hal ini adalah masyarakat Pengawasan keamanan dan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan.
Tujuan PSAT :
Memberikan Jaminan Mutu dan Keamanaan Pangan
Memberikan Jaminan dan Perlindungan Masyarakat
Mempermudah Penelusuran Kembali Dari Kemungkinan Penyimpangan Mutu dan Keamanaan Pangan Produk
Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saling Produk
(Eko)

Continue Reading

Apa Kabar Lampung

BINDA Lampung Siapkan 3000 Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar Dan Masyarakat Lampura

Published

on

By

Lampung Utara : Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Lampung turut andil bagian dalam menyukseskan vaksinasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Utara, dalam rangka percepatan pencapaian vaksinasi, serta mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 varian baru. 

Dalam rangka vaksinasi Covid-19 tersebut BIN Daerah Lampung menyiapkan sebanyak 36.000 dosis yang dilaksanakan 14 kabupaten/kota dan khusus untuk Bumi Ragem Tunas Lampung tersebut, disiapkan sebanyak 3.000 dosis, dengan sasaran pelajar dan masyarakat yang tersebar di 23 kecamatan yang ada di kabupaten setempat.

Vaksinasi dipusatkan di salah satu Sekolah Dasar dengan sasaran sebanyak 500 dosis, maka pada Selasa (26/07) vaksinasi menyasar untuk usia anak-anak, pelajar, Dewasa dan Lansia mendapat sasaran 380 orang untuk dosis satu, dua dan tiga (booster). 

Vaksinasi yang dilaksanakan BIN Daerah Lampung bekerjasama dengan Pemkab Lampura tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan pelajar di wilayah sasaran. Pemkab Lampura juga mengapresiasi upaya yang dilakukan BIN Daerah Lampung, termasuk siap mendukung termasuk menyiapkan vaksinator. 

“Tentunya kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih terhadap BIN yang telah memprogramkan untuk vaksinasi, bahkan dari awal kami menyatakan siap mendukung, salah satunya dengan menyiapkan vaksinator untuk setiap kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN di sejumlah kecamatan,” ungkap Kepala Dinkes Lampura, dr. Maya.

Terusnya, saat ini pemerintah tengah mengupayakan untuk membentuk herd immunity, kekebalan tubuh komunal, sebagai perlindungan kepada masyarakat sehingga tidak mudah penyebaran Covid-19. Oleh karena itu semua pihak untuk berkolaborasi menyukseskan program vaksinasi agar upaya membentuk kekebalan tubuh dapat tercapai. 

Masyarakat Kabupaten Lampung Utara mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Bupati Lampung Utara Budi Utomo karena telah mendapatkan vaksin booster serta sangat mengapresiasi langkah percepatan vaksinasi booster Covid-19 oleh BINDA Lampung.

Continue Reading

Trending