Connect with us

Bandar Lampung

572 Bonsai Meriahkan Jemur Bersama Bokafa, Peserta : Kopdar Rasa Pamnas

Published

on

Lampung Selatan, – 572 Pohon Bonsai meriahkan Kopi Darat (Kopdar) yang digelar oleh Komunitas Bonsai Katibung Familia (BOKAFA) yang mengusung tema Jemur Bareng Bonsai dan Ngupi Jejama.

Acara yang digelar pada tanggal 18 sd 20 Maret 2022 dihadiri langsung oleh ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Provinsi Lampung Zurizal sekaligus bertindak sebagai juri Nasional , Dewan Pembinan PPBI Cabang Lampung Selatan Abdul Karim, serta 17 Komunitas Pecinta Bonsai, diantaranya BMS, KBC, ELEKTRIK, NADI BONSAI, BOMANTA, BN BONSAI, SBMM, BONPAZ, KEBONTABIN, PENTABOJA, JAYA BONSAI, KOBALS, PRBLS, SABAH BALAU, NATAR, PBL, Komunitas Pencinta Bonsai Lampung Timur dan peserta perseorangan yang tidak tergabung dalam Komunitas.

Ketua Umum Bokafa Andi Sopian SH, MH menagatakan Kopdar yang digelar oleh Bokafa dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar sesama penggemar bonsai serta loncingya Komunitas Bonsai Katibung Familia yang dibentuk pada bulan desember tahun 2021.

“Acara Jemur Bonsai dan Ngupi Jejama ini sebagai sarana diskusi, bertukar ilmu bagaimana menghasilkan karya terbaik serta menjalin tali silaturahmi dengan penggemar bonsai yang ada di provinsi lampung khusunya di kabupaten lampung selatan, serta sebagai moment terbentuknya Bokafa yang kini usianya genap dua bulan” Jelas andi yang didampingi Anggota DPRD Lampung Selatan Farizal Purba S.E. Senin (21/03)

Lebih lanjut Alumni Pascasarjana UBL ini menjelaskan terlaksananya kegaiatan yang dipusatkan Lapangan Gudang Gimo Desa Tanjung Agung dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan Anggota Bokafa dapat melaksanakan Kopdar perdana dalam sejarah di kecamatan Katibung dengan sumber dana Murni Swadaya Anggota Bokafa.

“alhamdulillah Jemur Bareng Bonsai dan Ngupi Jejama ini dapat terlaksana dengan sukses dan meriah dari Semangat Kekeluargaan, Bermusyawarah, dan Gotong Royong seluruh anggota Bokafa yang kini berjumlah 60 orang” jelasnaya

“ucapan terimakasih dan pengargaan setingi-tingginya atas partisipasi seluruh Komunitas Bonsai dan perseorangan yang telah hadir dan antusias yang luar biasa dengan jumlah pohon bonsai mencapai 572 pohon” tambahnya

Lebih lanjut andi sapaan akrab yang juga Tokoh Adat kecamatan Katibung Gelar Suntan Mangku Negara ini berharap seluruh stakeholder bisa mensupport Komunitas dan pecinta seni bonsai yang ada diprovinsi Lampung.

“Kami Berharap stakeholder dapat mensupport secara penuh Komunitas dan pecinta seni bonsai yang ada diprovinsi lampung, karna lewat bonsai kita bisa membawa nama harum Daerah, serta sebagai sarana promosi budaya dan pariwisata karna didalamnya juga seni bonsai terdapat dinilai Ekonomis tinggi” Harapnya

Sementara itu Woko dari Komunitas Bonsai Elektrik Salah satu Peserta Kopdar menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Jemur Bareng tersebut.

“saya sanggat mengapresiasi Jemur Bareng Bonsai dan Ngupi Jejama dengan Komunitas Bonsai Katibung Familia, ini mah Kopdar Rasa Pamnas, dengan ratusan Dorpres yang diberikan oleh Panitia” ungkapnya singkat
Dilokasi Kopdar Dewan Pembinan PPBI Cabang Lampung Selatan Abdul Karim menuturkan “sementara ini Kopdar Jemur Bareng Bonsai yang diselenggarakanya oleh Komunitas Bonsai Katibung Familia terbesar di Kabupaten Lampung Selatan” katanya. (*)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Kenalkan Produk UMKM di Apeksi Padang

Published

on

LAMPUNG TODAY.COM-SUMATERA BARATA/PADANG :
Pemerintah Kota Bandar Lampung menjadi salah satu peserta yang memeriahkan Rakernas Apeksi di kota Padang 7 hingga 10 Agustus 2022.

Rombongan yang dipimpin Walikota Bandarlampung Eva Dwiana itu, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, Seminar Dinas Lingkungan Hidup, Indonesia City Expo 2022, Pawai Budaya Nusantara, Beach Clean Up, Gowes hingga Lomba Marandang & teh talua.

Dalam kegiatan tersebut berbagai isu nasional dibahas mulai dari sinergi dan kolaborasi menjaga pertumbuhan ekonomi dan surplus perdagangan, hingga kebijakan pemerintah pusat untuk menghapus tenaga honorer pada tahun 2023.

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, melalui rapat kerja nasional (Rakenas) XV asosiasi pemerintah kota seluruh indonesia (APEKSI) akan ada trobosan bersama dalam membangkitkan daerah.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam memajukan daerah, Bunda berharap akan ada
terobosan bersama, rekomendasi dalam memajukan daerah”

Setelah pembukaan Rakernas, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon durian di Kebun Buah Dinas Pertanian Kota Padang Sungai Lareh, Senin (8/8).

Dalam kegiatan itu Bunda Eva  secara langsung menanam bibit pohon durian.

“Apeksi kali ini, Kita (Walikota) diminta membawa pohon durian untuk ditanam di Kebun Apeksi Padang, Bunda Eva Berharap pohon ini tumbuh subur dan bermanfaat bagi generasi yang akan datang.

Dihari kedua Apeksi XV, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengikuti lomba Lomba Marandang & teh talua antar Walikota se-Indonesia dalam kegiatan itu Kota Bandarlampung meraih juara tiga. Menurut Eva Dwiana, randang atau rendang, sudah termasuk Warisan Budaya Dunia dari Sumatera Barat.

“Sebagai warga negara, kita harus ikut serta menjaga dan melestarikan warisan kuliner, melalui kegiatan seperti ini, kita sama-sama menjaga dan mempromosikan kuliner Nusantara”

Dalam mempromosikan hasil produksi UMKM, kota Bandarlampung ikut serta dalam Indonesia City Expo (ICE) 2022, kegiatan itu menjadi momen dalam mempromosikan produk dan kerajinan khas Kota Bandar Lampung di tingkat nasional.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengaku dirinya mengunjungi pameran ICE 2022 usai mengikuti Rakernas APEKSI 2022 di Kota Padang.

“ICE 2022 yang merupakan salah satu ajang untuk mempromosikan dan mengenalkan produk serta kerajinan khas dari Bandarlampung”

Sementara, Kepala Dinas Koprasi dan UKM Kota Bandarlampung Riana Apriana mengatakan,
Kerajinan tangan dan produk khas yang ditampilkan di stan Kota Bandar Lampung ICE 2022 diantaranya batik, tapis, tas, sulam usus, kopi, keripik pisang, ikan teri, cumi kering, dan lainnya.

Ada ada delapan UMKM dan satu pengerajin dari Kota Bandar Lampung yang ikut dalam kegiatan ICE 2022, Tutup Riana Apriana. (***)

Continue Reading

Bandar Lampung

Waketum KSPSI Apresiasi Keberanian Kapolri Bongkar Kasus Brigadir J

Published

on

JAKARTA : Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Alzier Dianis Tabranie mengapresiasi Kapolri membongkar kasus pembunuhan Brigadir J tanpa tedeng aling-aling.

“Masyarakat Indonesia harus mengapresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pihak kepolisian yang telah membongkar kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriasnyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sampai terang benderang,” kata Alzier di Karawaci, Rabu (10/8/2022).

Alzier dan masyarakat pada umumnya, pada awalnya pesimistis kasus ini terbongkar. Karena adanya faktor kedekatan. Tetapi rupanya sikap tegas dan profesionalitas Listyo Sigit mampu membongkar kasus pembunuhan Brigadir J dan menetapkan status tersangka pada mantan Kadiv Prompam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo.

“Kita patut bersyukur, Kapolri mampu menyelamatkan institusi Polri berkat sikap tegas dan profesionalitas. Tentu kita ingin tahu siapa yang menjadi aktor utama dan atau otak intelektual dalam kasus terbunuhnya Brigadir J,” ujar Alzier.

Ketua Golkar Lampung tiga periode ini mengharapkan kasus dapat dijadikan oleh Polri sebagai momentum untuk instrospeksi diri agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.

Dengan demikian, lanjut Alzier, Polri pun diharapkan dapat menjadi salah satu institusi penegak hukum yang mampu menegakkan keadilan. Sehingga pada akhirnya ikut serta mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. (Rilis)

Continue Reading

Bandar Lampung

Berjibaku Dengan Maut, Sopir Pengangkut Sampah di Balam Merintih

Published

on

Bandar Lampung : Kondisi mobil pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung kian memprihtikan dan mengancam jiwa sopir pengangkut sampah.

Betapa tidak, dengan kondisi serba rusak, para sopir pengangkut sampah DKLH Kota Bandar Lampung dipaksa untuk tetap beraktivitas meski nyawa taruhannya.

Dede salah satu sopir pengangkut sampah Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung mengaku terpaksa membawa mobil sampah yang kondisinya sudah sangat tidak layak. Alasannya pihak dinas terkait tidak mau memperbaiki mobil tersebut, padahal mobil digunakan untuk operasional mengangkut sampah.

“bayangin aja mas ban gundul, bak bolong-bolong tapi tetep kami pakai kerja, karena dari dinas DLH nya sendiri ngak ada perbaikan, sementara kami harus mengangkut sampah tiap hari”. Ujar Dede

Dede yang bekerja sejak tahun 2015 tersebut mengaku khawatir dan ketakutan dengan kondisi mobil pengankut sampah yang ia bawa lantaran ban mobil yang gundul dan dapat mengancam nyawanya.

Dia berharap kepada pemerintah Kota Bandar Lampung agar lebih memperhatikan kesejateraan kami, terutama soal gaji, alhamdulillah kami sudah gajian, dan berharap gaji gaji kami kedepan nya kalo bisa jangan sampe terlambat lagi ujar nya. (Zaldi/Red)

Continue Reading

Trending