Connect with us

Bandar Lampung

Petani Singkong Desa Banjar Ratu Keluhkan Harga Yang Makin Merosot

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung — Sejumlah petani singkong di desa Banjar Ratu Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah mulai keluhkan harga jual singkong yang terus menurun sepekan terakhir. Kamis (26/05)

Rubis salah satu warga Desa Banjar Ratu menyebutkan sepekan terakhir harga singkong mulai turun dan membuat petani khawatir sebagaimana sebelumnya harga singkong sangat anjlok dan membuat petani rugi.

“ Baru tahun ini kami merasakan harga yang cukup membantu kehidupan petani, sebelumnya jangankan untung modal saja tidak kembali,“ ujar Rubis

Rubis juga berharap pemerintah dapat berperan aktif melakukan monitoring kepada pengusaha tapioka guna memastikan kestabilan harga terus terjaga bahkan ditingkatkan demi kesejahteraaan petani.

“ ami sangat berharap peran aktif pemerintah, karena ini sangat berdampak terhadap kesejahteraan kami “ Ungkapnya

Saat ditemui dalam kegiatan Reses, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay SH., MH mengungkapkan akan melakukan peninjauan harga jual dan meminta pengusaha tapioka tdak terkesan menggunakan ego sektoral dalam menurunkan harga tanpa jawaban yang konkrit.

“ Boleh dan sah saja jika ada jawaban yang konkrit dan bisa diterima oleh petani untuk menurunkan harga, tapi harus jelas dan baiknya menggunakan proses komunikasi yang tepat, jangan terkesan suka suka, karena lembaga legislatif ini punya fungsi pengawasan,“ ujar Mingrum

Mingrum juga mengingatkan kepada sejumlah pihak untuk tidak mencoba melakukan intervensi harga sehingga membuat harga jual petani anjlok yang berdampak kepada kesejahteraan petani.

“ Kita kawal secara bersama, saya ingatkan apapun yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mencoba memainkan harga petani,saya minta pemerintah setempat dan pihak terkait untuk lakukan dan periksa kebenaran tersebut, karena kepentingan dan kesejahteraan rakyat merupakan tanggung jawab kita bersama,“ Tutup Mingrum.

Bandar Lampung

Gebyar Ops Patuh Krakatau 2024, Kapolresta Bandar Lampung Berikan Reward Bagi Pengendara Tertib

Redaksi LT

Published

on

Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang aman dan tertib, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K, memimpin kampanye keselamatan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2024.

Kampanye yang dibungkus dalam tajuk Gebyar Ops Patuh Krakatau 2024 ini, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk polisi cilik dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), untuk menyemarakkan acara.

“Hari ini, Kita melaksanakan kegiatan kampanye keselamatan dalam rangka operasi Patuh Krakatau 2024. Kegiatan ini kita laksanakan dengan melibatkan stakeholder yang ikut di sini dan kita libatkan adik-adik polisi cilik, PKS untuk menyemarakkan kegiatan hari ini,” ujar Kombes Pol Abdul Waras, Kamis (18/7/2024).

Fokus utama kampanye ini adalah memberikan penghargaan kepada pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas.

Pengendara yang tertib, memiliki spion lengkap, dan surat-surat kendaraan yang lengkap mendapatkan reward berupa helm.

“Harapan kita dengan masyarakat yang tertib dalam berlalu lintas insyaallah selamat sampai tujuan, itu yang kita harapkan bersama. Sekaligus juga untuk menekan angka kecelakaan di wilayah khususnya Polresta Bandar Lampung,” tambahnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan simulasi kondisi kecelakaan, dengan menghadirkan korban luka di kepala, patah tulang, dan lain sebagainya.

Simulasi ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya jika tidak tertib dan tidak taat peraturan lalu lintas.

“Harapan kita masyarakat mau tertib, dan tanpa keterpaksaan, jangan karena takut ditilang. Tetapi, tumbuh kesadaran dari pengendara itu sendiri, bahwa saya butuh tertib, saya butuh nyaman, dan saya butuh selamat di jalan,” jelas Kombes Pol Abdul Waras.

“Dari kegiatan kampanye ini, Alhamdulillah sebagian besar masyarakat sudah tertib berlalulintas, kedepannya kita harap terus meningkatkan ketertiban lalu lintas lagi. Karena ini merupakan kebutuhan dasar dalam keselamatan berkendara,” sambungnya.

Kombes Pol Abdul Waras juga mengingatkan bahwa kecelakaan memiliki efek domino yang tidak hanya berdampak pada pengendara, tetapi juga keluarga yang harus dinafkahi.

“Karena apabila terjadi kecelakaan efeknya seperti efek domino, itu bukan hanya pengendara saja tetapi ada keluarga yang harus dinafkahi, ini juga harus jadi pemikiran para pengendara. Ayo tertib berlalu lintas,” tutupnya.

Dengan adanya kampanye ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara dan semakin patuh terhadap peraturan lalu lintas, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin. (*)

Continue Reading

Bandar Lampung

Matikan Mesin Traffic Light, Pak Ogah Di Bandar Lampung Diamankan Polisi

Redaksi LT

Published

on

Bandar Lampung – Polsek Sukarame, Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang lelaki berinisial SN (24), warga Koala, Panjang, Bandar Lampung, lantaran aksi nekatnya, mematikan mesin Traffic Light di persimpangan jalan Urip Sumoharjo – Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Way Halim, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (18/7/2024) malam.

Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan mengatakan SN (24) diamankan pasca mendapatkan laporan dari masyarakat dan petugas Dinas Perhubungan, jika ada orang yang menurunkan saklar pada box Traffic Light, sehingga mengakibatkan kemacetan di lokasi tersebut.

“Semalam yang bersangkutan sudah kita amankan di lokasi tidak jauh dari Traffic Light urip Sumoharjo” Kata Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan, Kamis (18/7/2024).

Rohmawan mengatakan aksi nekat SN (24) dilakukan agar dirinya mendapatkan uang dari hasil mengatur lalu lintas lantaran kondisi lampu Traffic Light yang mati.

“Jadi kalo lampunya mati, otomatis lalu lintas di persimpangan itu krodit, nah barulah SN (24) turun ke jalan mengatur lalu lintas” Jelas Rohmawan.

Cara yang dilakukan SN (24) untuk mematikan mesin “lampu merah” tersebut dengan membuka box mesin yang berada di dekat tiang Traffic Light, kemudian menurunkan saklar di dalam box tersebut.

Saat diamankan, Polisi juga mendapati uang tunai sebesar 25 ribu rupiah dari tangan SN (24) diduga dari hasil jadi “Pak Ogah”.

“Uang 25 ribu itu didapatkan dari hasil pemberian pengendera saat dia ngatur lalu lintas, waktu Traffic lightnya padam” ungkap Mantan Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung.

SN (24) langsung dibawa petugas ke Mapolsek Sukarame guna dilakukan interogasi dan pembinaan.

“SN (24) ini, kita duga mengalami disabilitas mental” Kata Rohmawan. (*)

Continue Reading

Bandar Lampung

IWO Lampung Hadiri Ulang Tahun Pantera MC Indonesia

Redaksi LT

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung ikut hadiri ulang tahun ke-8 tahun Pasukan Tempur Nusantara (Pantera) MC Indonesia, di Kawasan Wisata Sumur Putri, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Lampung, Sabtu, 14 Juli 2024, pagi.

Plt. Ketua IWO Lampung, Aprohan Saputra dalam kesempatan itu, menyampaikan, selamat ulang tahun. Kehadiran PW IWO Lampung merupakan bentuk dukungan, agar Pantera MC Indonesia semakin solid dan bermanfaat bagi dunia pencinta motor klasik.

Didampingi beberapa pengurus, Aprohan berharap wadah perkumpulan klub motor tersebut, dapat semakin kompak dalam menjalin persaudaraan antar sesama pecinta motor.

“Salam kompak dan semoga selalu memberi kebermanfaatan,” ringkas Pemred Lampung Newspaper itu, di sela-sela acara.

Sementara itu, El Presiden Pantera MC Indonesia Syahrudin mengucapkan terima kasih kepada semua sahabat yang datang di acara anniversary Pantera MC Indonesia yang ke-8 tahun.

“Terima kasih buat teman-teman tim Pantera MC Indonesia, yang sudah mengerahkan semua tenaga, waktu, dan semangatnya, hingga acara ini bisa terlaksana sesuai yang kita harapkan,” ucapnya.

“Gak kerasa Pantera MC Indonesia sudah masuk usia ini, kedepannya semoga keluarga Pantera semakin Solid, semakin Keren, semakin banyak chapternya di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Udin menyebutkan, Pantera MC Indonesia berdiri pada 16 Juni 2016. Dimana klub Pantera ini merupakan gabungan dari ketua-ketua klub motor yang ada.

“Pantera ini yang kita tanamkan rasa kekeluargaan, sehingga bukan hanya sekedar tempat berkumpul. Melalui klub ini, kita bisa menambah saudara yang memang bukan sedarah tapi bisa menjadi saudara,” ucapnya.

Kegiatan untuk menumbuhkan rasa solidaritas, kekeluargaan, dan damai ini juga dikemas dengan acara musik, penyerahan santunan kepada anak yatim-piatu, bersih-bersih Sungai Sumur Putri, dan penanaman pohon.

Adapun tema kegiatan yang diusung “Sewindu Bikin Rindu” dihadiri dari perwakilan klub di Lampung dan luar provinsi.

“Ini juga sekaligus menunjukkan bahwa semua bikers turut aktif dalam kegiatan sosial bermasyarakat dan peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending