Connect with us

Bandar Lampung

Alzier Dianis Thabranie : Saya Usulkan UMP Lampung Rp 5 Juta Perbulan

Published

on

BANDARLAMPUNG : Wakil Ketua Umum DPP KSPSI Alzier Dianis Thabranie mengusulkan UMP Lampung Rp 5 juta perbulan. Alasannya UMP saat ini yakni sebesar Rp 2,4 juta dinilai tak layak.

Kadisnaker Lampung Agus Nompitu yang hadir dalam pembukaan Musda FSPTI itu mengaku setuju namun belum bisa di wujudkan dengan berbagai pertimbangan.

“UMP itu harus mempertimbangkan provinsi lainnya. Ada aturan tentang keseimbangan UMP antar provinsi,” kilah Agus, saat hadir di pembukaan Musda FSPTI Lampung di Cafe Alun-alun Pramuka Rajabasa Bandarlampung, Sabtu (5/6/2022).

Agus menjelaskan, menetapkan UMP itu tidak mudah dan sederhana. Tetapi diputuskan melalui Dewan Pengupahan Provinsi dengan mempertimbangkan aspek makro ekonomi daerah, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan kondisi ketenagakerjaan masing-masing daerah.

Forrmula penetapan sesuai PP 36/2021 tentang pengupahan dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI. Termasuk mempertimbangkan aspek keselarasan antar daerah. Sehingga penetapan UMP tidak bisa juga terlalu tinggi karena mempertimbangkan situasi ekonomi yang terjadi.

“Terlebih tahun 2020 dan 2021 kita menghadapi Pandemi Covid 19, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang terimbas pada produktifitas dan keuangannya. Jadi semua itu harus kita putuskan secara hati-hati dan dampak yang akan terjadi dari keputusan yang akan diambil,” papar alumni Ekonomi Unila ini.

Saat di arena Musda, Agus mengungkapkan temuan menarik. Saat ini banyak perusahaan yang mengabaikan faktor struktur dan skala upah. “Pekerja yang bekerja di atas 10 tahun, gajinya sama dengan pekerja yang baru masuk kerja. Kami Disnaker siap melakukan intervensi jika ada temuan seperti ini,” ucap Agus.

Mantan Ketua Umum KAHMI Lampung ini menyambut positif adanya wadah serikat pekerja. Pemprov membuka selebar-lebarnya. Termasuk demo sebagai jalan memperjuangkan nasib. “Boleh buktikan, saya tidak pernah melarang baner, spanduk dan demonstrasi. Saya tidak anti kritik,” tegas Ketua ISEI Lampung ini.

Agus memberikan saran, agar para pekerja fokus memperjuangkan empat jaminan sosial. “Tolong serikat pekerja kawal empat jaminan sosial yakni, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun, dan jaminan hari tua” kata Agus. Bila empat jaminan ini sudah terpenuhi, maka selanjutnya pekerja berhak dapat jaminan kehilangan pekerjaan

Di ujung sambutan, Agus berjanji siap mengundang KSPSI dalam upaya memperjuangkan nasib pekerja. “Bang Alzier dan Kang Juli siap kami undang. Untuk bersama pemerintah memikirkan nasib buruh,” kata Agus. (Rilis)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Bandar Lampung

DUH! Reses Oknum Anggota DPRD Bandarlampung Diduga ‘Fiktif’

Published

on

Bandar Lampung : Laporan reses anggota DPRD Kota Bandarlampung, Nisfu Apriana untuk masa persidangan kedua tahun sidang 2021-2022 yang diduga fiktif, semakin mencuat.

Dugaan ini semakin kuat, ketika semua ketua RT di Komplek Yuka Karang Maritim tempat laporan reses Nisfu, membantah atas pelaksanaan kegiatan reses anggota dewan tersebut.

Hal tersebut semakin jelas saat tim media mengkonfirmasi kepada ketua RT setempat saat menanggapi foto-foto kegiatan reses Nisfu di komplek yuka, dengan membagi-bagikan kotak kepada sejumlah warga tanpa ada keterangan secara rinci dan tidak terliput oleh media.

Berdasarkan keterangan laporan reses yang disampaikan ke bidang keuangan DPRD Bandarlampung, Nisfu menyebutkan, reses dilakukan pada Selasa, 23 April 2022 di Jalan Komplek Y.U.K.A Karang Maritim pukul 10.00 WIB s.d. selesai. Atas dasar laporan itu, setelah ditelusuri melalui keterangan semua ketua RT di wilayah Komplek Y.U.K.A Karang Maritim, yang masuk dalam lingkungan II Karang Maritim, Panjang, semua ketua RT menyatakan tidak pernah mengetahui adanya reses yang dilaksanakan Nisfu pada April 2022.

Fahrul, Ketua RT.01 komplek yuka karang maritim yang notabene juga merupakan tim sukses Nisfu Apriana, saat ditunjukkan foto-foto reses Nisfu pada bulan april mengatakan bahwa, salah satu foto tersebut diyakini olehnya adalah kegiatan tahun sebelumnya dan wilayah kegiatannya pun ada di kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras.

“Wah ini bukan warga warga sini. Dan ini bukan kegiatan disini,”terang Fahrul Ketua RT 01 Komplek Yuka Karang Maritim. Kamis (30/6/2022). Ketua RT.02 Kelurahan Karang Maritim Lungkungan 2, Alwini saat dikunjungi wartawan di kediamannya saat ditunjukkan foto foto kegiatan reses menegaskan bahwa tempat tersebut bukan wilayah Komplek Yuka Karang Maritim.

“Bukan, ini bukan disini. Saya pun tidak kenal dengan warga warga yang ada dalam foto,”ujar Alwini. Ketua RT.03 juga mengatakan melalui via tlp mengatakan dan meyakini kegiatan reses Nisfu di tahun 2022 tidak ada ucap Iwan. Sementara itu, Ketua RT 04 Kompleks Yuka Karang Maritim juga menegaskan bahwa foto-foto kegiatan reses diyakini bukan diwilayah Komplek Yuka kelurahan Karang Maritim.

“Gak ada itu bang. Kalo melihat foto tersebut, itu menjorok ke laut,” ujar Bunyamin Ketua RT 04 komplek Yuka Karang Maritim.

Ketua RT 05, Bapak Misbah yang merupakan Guru Ngaji Nisfu saat kecil yang dipanggil Abi menjelaskan bahwa, kontribusi Nisfu Apriana hanya pada saat pencalonan Legislatif dengan memasang lampu penerangan jalan. Setelah ia duduk di legislatif, tidak ada satu pun kegiatan yang terpasilitasi oleh Nisfu.

Tiap tahun hanya meminta ke tiap RT untuk membuat usulan tanpa ada realisasi satu pun di kelurahan ini khususnya Komplek Yuka Karang Maritim maritim.

“Saat pengumpulan usulan nisfu tidak pernah turun langsung, hanya melalui Ketua RT O1, Ketua RT.06 juga mengatakan tidak ada kegiatan reses pak Nisfu saat bulan April yang bertepatan saat bulan Ramadhan, Bu Fani ketua RT.06 ini hanya mengatakan diminta usulan saja melalui tim pak Nisfu, tapi kenyataannya ga ada yang di lakukan untuk masyarakat Komplek Yuka Karang Maritim.

Hingga berita ini di turunkan belum ada konfirmasi resmi dari anggota DPRD Bandar Lampung Nisfu Apriana, reporter lampungtoday.com yang coba mendatangi Nifsu di kantornyapun tidak berhasil menkonfirmasi lantaran yang bersangkutan tidak berada di tempat. (Rek)

Continue Reading

Bandar Lampung

Sisa Hutang Pemkot Bandar Lampung Sisa Rp. 250 Milyar

Published

on

Bandar Lampung : Pemerintah Kota Bandar Lampung ramai di perbincangkan terkait hutang di tahun 2021 tercatat memiliki hutang belanja sebesar Rp653 miliar.

Hal tersebut tertuang pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sementara Plt kepala BPKAD M.Nur Ramdhan menepis hal tersebut.

” terkait dengan kondisi keuangan pemkot bandar lampung saya ingin mengkelarifikasi bahwa informasi tersebut kurang tepat mungkin itu akhir tahun 2021 mungkin informasinya didapat dari hasil BPK tapi kondisi saat ini real jauh dari kondisi itu bahkan perediksi saya akhir tahun selesai,” kata dia.

Namun seperti yang diucapkan M. Nur Ramdhan mengatakan, utang pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung saat ini tersisa Rp250 miliar.

“untuk kondisi saat ini utang kita gak sampe Rp 250milyar lagi utang belanja karna kan kita banyak membangun infrastruktur dan pas banget kena covid , PAD turun akhrinya banyak yang tertunda pembayaranya,”jelasnya.

Melanjuti perkataannya untuk kondisi keuangan pemkot Bandar Lampung sudah membaik dari seblumnya saat pandemi PAD yang di dapat hanya 500juta namun saat ini sudah mencapai 1Milyar perhari nya.

“kalo dulu pas jaman covid PAD kita cuma 500juta dalam sehari kalo sekarang sudah mencapai 1milyar/hari dan mudah mudah terus meningkat,” ucapnya lagi.

Selain itu jelasnya lagi, terkait dengan pembangunan infrastruktur dengan metode peminjaman itulah agar pembangunan cepat namun hasil optimal Apalagi kondisi seperti sekarang ini, kalau misalkan ada banjir maka harus perbaiki gorong-gorongnya dan kalau ada jalan rusak kita harus perbaiki juga.

“karna kan tiap bulan kita angsur sayapun optimis tahun 2023-2024 keuangan kita akan jauh lebih baik karn melihat perkembangan dan proyeksi kedepan dan itu salah satu cara keuangan kita kan juga gimana caranya pembangunan cepat dan optimal dalam waktu cepat,” tutupnya.(zld)

Continue Reading

Bandar Lampung

Anggarkan 90 Miliar, Pemkot Bayar Gaji ASN dan Honorer

Published

on

Bandar Lampung : Pemerintah Kota Bandar Lampung akan membayar gaji ASN maupun Honorer yang sempat tertunda dan akan ditarget pada 1 Juli 2022.

Plt. Kepala BPKAD M.Nur Ramdhan mengatakan Pemkot Bandar Lampung akan menganggarkan untuk pembayaran gajih pegawai sebesar Rp. 90 Milyar namun menurutnya, pegawai honorer tak mendapat gaji 13.

“Pemkot menganggarkan gaji 13 sekitar 45milyar dan bulan juni 43milyar jadi total hampir 90milyar. Untuk gaji 13 bulan juni dan tambahan pukin 50% dibayar tanggal 1 juli ,honorer pun kita bayar juga tapi enggak dapet gaji 13 karena hanya untuk ASN,”Jelas Plt Kepala BPKAD, Rabu(22/06/2022).

Seperti yang diucapkan Plt. kepala BPKAD M.Nur Ramdhan, akan membayar tunggakan gaji para pegawai secara bersamaan.

“Karna besok rencana Walikota mengerahkan kita bayar gaji 13 itu berbarengan dengan bulan juni plus tambahan pukin 50%, jadi bulan juli besok ASN kota bandar lampung akan menerima gaji 13, gaji bulan juni dan pukin 50% sesuai dengan edaran menteri keuangan,” ungkapnya.(zld)

Continue Reading

Trending